Operasi Ulang fistula, thanks dok

image

Yup.. terpaksa SF mencalani operasi ulang pasca penyakit fistula ani yang SF derita beberapa bulan lalu. Saat hampir sembuh SF rupanya sedikit teledor dalam perawatan luka sehingga penyakit itu kambuh lagi. Untung beribu untung Dr. Panji pengelola klinik wasir safute bersedia operasi ulang penyakit SF tanpa dipungut biaya sepeserpun!!!!  Sifat sosial Dr. Panji memang luar biasa… konsultasi khusus wasir, fistula ani, fissura dan sebagainya gratis! cuma operasinya pertama kali saja yang  bayar … klo gratis semua ya mana bisa hidup :mrgreen: , tapi boleh dibandingkan biayanya dengan rumah sakit lain, jauh lebih terjangkau klinik yang dikelola dr. Panji ini  !
kontrol paska operasi di klinik tersebut juga gratis, padahal SF pulang ga pernah pulang dengan tangan kosong namun selalu dibekali obat yang mendukung penyembuhan. Coba ke rumah sakit atau ke dokter lain… konsultasi ke charge,operasi kena charge, kontrol kena charge lagi… belum lagi jika penyakit tersebut kambuh… double deh biayanya…. setiap saat SF menghubungi lewat whatsapp untuk berkonsultasi maupun kontrol juga selalu dibalas.
image

Karena itu tanpa dimintapun SF dengan senang hati SF memasang space khusus buat klinik wasir safute yang dikelola dr. Panji… thx dok. semoga segala amalannya dibalas berkali lipat oleh Allah SWT. Trims juga pada Mas Kiky, Dr Rizky, dan Mas mas satunya yang belum sempet  SF tanya namanya 🙂

Semoga pasca penyembuhan penyakit ini SF masih bisa update blog ini 🙂

Silahkan bagi yang punya problem wasir,fistula,fissura dsb mampir ke wasirsafute.blogspot.com

Apa yang boleh dan tidak saat perawatan wasir/fistula

Anjuran dari dokter dan beberapa artikel yang SF baca. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat perawatan pasca operasi fistula ani
Disarankan:
+Banyak makan sayuran dan buah terutama yang berserat,
+Banyak minum,
+Perbanyak istirahat
+Jaga kebersihan luka, disiplin ganti tampon atau perban 4-5 kali sehari,pagi hari hati2 saat melepas perban karena biasanya perban/tampon mengering dan menempel dengan luka. Basahi dulu dengan berendam atau ditetesi air/rivanol
+Berendam dengan larutan disinfektan15 menit sehabis bab
+BAB teratur
+Makanan harus dikunyah halus sebelum ditelan
+disiplin minum obat dan mematuhi segala anjuran dokter

Hal yang harus dihindari
-terlalu banyak aktivitas seperti duduk/berdiri terlalu lama (dilarang keras pada Minggu pertama)
-makanan pedas,mengandung soda/alkohol,makanan kecut yang merangsang asam lambung
-menahan BAB karena takut sakit… bahaya karena semakin lama BAB ditahan air dalam feses diserap tubuh dan mengakibatkan feses mengeras
-makanan terlalu banyak bumbu kental misalkan masakan padang
-mie instan
-makanan keras misal tulang ayam/ikan
-mengejan terlalu kuat saat BAB, (jika feses dirasa terlalu keras gunakan pelembut feses atau obat pencahar)

Tambahan sedikit rangkuman untuk mencegah agar sobat sekalian tidak terkena penyakit “perknalpotan” ini (wasir,fistula,fissura)
*bagi pekerja kantoran/biker hindari duduk terlalu lama, selingi dengan berdiri,jalan dan minum yang banyak
*Perhatikan pola makan, intinya hindari feses keras dan kasar, kuncinya perbanyak makanan berserat
*olah raga yang cukup
*hubungan s#x lewat “jalan belakang” sangat dilarang
*BAB secara rutin, hindari BAB sambil baca buku , ngeblog (ini kebiasaan SF dulu), berlama2 di kloset bikin otot anus menerima beban terlalu lama. Jangan terlalu sering mengejan saat BAB.

Tentunya masih banyak hal yang mungkin terlewat mengingat SF bukan ahlinya. Jika ada keluhan jangan malu untuk konsultasi dengan ahlinya. Semakin lama ditahan bisa semakin parah penyakitnya. Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kesehatan .
Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang lain. Jika ada tambahan atau sharing silahkan berbagi dengan saudara kita yang lain

Sharing perawatan pasca operasi filtula ani

Beberapa artikel sebelumnya SF membahas mengenai operasi pengangkatan fistula ani yang SF derita. Nah… kali ini SF akan berbagi sedikit mengenai perawatan pasca operasi. Jaringan fistula yang diambil oleh dokter bedah untuk kasus SF ga seberapa besar hanya sebesar ruas jari, kata dokter karena operasi segera dilakukan jadi jaringan yang diangkat ga banyak. SF menderita fistula ini memang hanya 4 bulan. 2 minggu sebelum operasi benjolan yang semula SF kira wasir pecah dan nanah ga bisa berhenti mengucur. karena saran bapak (yang pernah kena penyakit ini sebelumnya) dan hasil konsultasi dokter akhirnya SF putuskan segera operasi. Kasus yang dialami rekan SF dan bapak SF sendiri lebih berat karena jaringan yang diangkat hampir 10 cm. Pantas saja lah wong rekan SF dan bapak SF menderita fistula sudah bertahun-tahun.
Operasi pengangkatan fistula ini tidak sama dengan operasi lainnya, bekas operasi fistula ani tidak dijahit namun dibiarkan terbuka (bisa dibayangkan ngerinya kan) . Karena penanganan yang segera, fistula yang SF derita belum parah dan bersifat incomplete artinya hanya ada satu muara nanah di dekat anus alias ga sampai tembus kedalam saluran anus (fistula ani complete). Operasi yang dilakukan adalah mengangkat sumber fistula dan salurannya, untuk kasus fistula ani complete terpaksa saluran fistula luar dipotong hingga dinding saluran anus. Untuk SF jaringan yang diambil tidak sampai merobek saluran anus, jadi klo digambarkan luka operasi SF seperti goa sedalam 1 ruas jari.
Perawatan pasca operasi yang harus dilakukan adalah bersihkan luka dengan rivanol,mengganjal luka operasi dengan tampon alias kasa dibentuk bulat dan ditetesi obat merah. Dalam sehari proses ini diulang antara 4-5 kali. Tiap Sehabis BAB berendam 15 menit di cairan PK atau dettol. Diharuskan banyak makan pepaya, sayuran dan banyak minum, kalau perlu minum obat pelembut feses. Paket operasi di klinik wasir safute sudah termasuk obat-obatan, tempat berendam, dan konsultasi gratis seumur hidup 🙂
image

Berikut pengalaman yang akan saya share selama 11 hari pasca operasi :
Hari pertama : operasi jam 11.00 kira-kira jam 1 an SF pulang mengendarai motor (nyetir sendiri). Sampai rumah baru kerasa ga nyaman. Nyeri makin terasa. Malam hari tidur kurang nyenyak. Posisi tidur paling nyaman dengan berbaring, dengan kedua kaki sedikit ngangkang. Kalau digambarkan rasa sakit dan ga nyamannya masih dibawah rasa sakit dan ga nyaman sewaktu menderita fistula. Khusus untuk duduk memang pasca operasi rasanya lebih sakit.
Hari ke- 2 : BAB pertama, eng ingg enggg… ini yang terasa sedikit nyeri. Karena feses bergesekan dengan luka pasca operasi.. setelah itu rasa perih terus-terusan terasa namun masih batas toleransi. Tidur terasa kurang nyenyak. Duduk juga sangat ga nyaman. Disarankan banyak berbaring. Sakit akibat iritasi meningkat sampai hari ke 4. Duduk lama dan berdiri lama masih ga kuat.
Hari ke-4 : BAB masih jadi momok karena nyeri terasa. Sf memutuskan datang konsultasi ke dokter naik motor. Sensasi ridingnya : nyeri menahan sakit selama perjalanan 🙁 . Hasilnya overall luka membaik namun ada beberapa titik terjadi iritasi akibat gesekan luka operasi dengan feses saat bab (kesalahan SF fatal yakni makan mi instan beberapa kali selama 4 hari , bikin bab ga tuntas), dokter kembali memberi resep berupa salep dan obat minum untuk mengatasi iritasi. Hari-hari selanjutnya nyeri semakin berkurang.
Hari ke 6: Nyeri kembali terasa agak kuat sampai 2 hari , hal ini karena semua obat sudah habis. SF kembali konsultasi ke dokter lewat whatsapp kirimkan foto luka ferakhir… menurutnya kondisi luka membaik namun sepertinya ada iritasi. Dokter kembali menyarankan SF beli obat penahan nyeri, perawatan luka sedikit diubah dari semula tampon (ganjal kasa) yang diberi obat merah menjadi kasa plus salep faktu. Selanjutnya nyeri sedikit berkurang. Namun waktu bab dan setelah bab nyeri masih terasa.
Hari ke 8 : SF sudah berani riding kekantor sejauh total 40 km, pulangnya lebih terasa nyeri dan ga nyaman.
Hari ke 11 : Rasa nyeri berkurang, sudah kuat duduk lama namun perlu sesekali beristirahat (berbaring ), sudah kuat naik motor satu jam nonstop di kemacetan, sudah kuat kerja sehari penuh. Kondisi luka sudah mengalami penyempitan , hampir separuh dari kondisi semula. Namun sakit sewaktu BAB dan setelah BAB masih terasa.
Nah.. artikel selanjutnya akan SF share apa yang seharusnya boleh dan tidak boleh dilakukan pasca penyembuhan operasi.