fokus

All posts tagged fokus

9 tahun SF pakai lampu H4 pada tiger (reflektor 7″ autopall punya jimmy). Baru kmaren bohlamnya putus. Ada keuntungan penggunaan reflektor dan lampu mobil untuk motor.

1. Jauh lebih terang. 

Mengingat lampu mobil berdaya 60/55watt, dibanding orinya 36,5/35watt. Karena itu, SF ganti lampu kota dan lampu rem pake led agar ga tekor

2. Jangkauan luas
Saat lampu ori hanya sanggup menyinari 1 jalur/1 ruas jalan, lampu mobil sanggup 1,5-2 jalur/ruas jalan. Jadinya saat turing melewati hutan/pegujungan yang minim penerangan sangat membantu. 

3. Fokus dan tidak menyilaukan

Cahaya padat bertumpu pada fokusnya… sangat minim kebocoran cahaya diluar fokus. Karena itu ga bikin pengendara lawan arah silau

Kalau honda tiger lawas, tinggal belikan reflektor dalam dengan punya jimmy ukuran 7″. Sedangkan ring luar pake punya ori tiger… trus jangan lupa pasabg relay biar maknyusss….Monggo dijajal … 

image

Berawal dari tewasnya bohlam tiger yang harganya bikin kantong bolong (saat itu kalo ga salah 150 rb) serta racun dari rekan komunitas akhirnya SF memutuskan memakai lampu mobil (H4) 50 Watt. Segera berangkat ke kawasan kertajaya Surabaya dan hunting parts yang dibutuhkan berbekal duit yang semula guna nebus bohlam std tiger.  Barang-barang yang dibutuhkan:
1. batok lampu bisa pake hella ukuran 7″ sudah tersedia dudukan lampu senja, atau bisa pakai merk autopal. Enaknya reflektor berbahan plat/ besi sedang penampang luarnya terbuat dari kaca
2. relay x 2 (untuk lampu jauh /dekat)
3. bohlam lampu 55/60watt (harga 20 rban)
4. 3 soket pipih.
5. Kabel secukupnya (nah kalo ini tinggal bongkar-bongkar di gudang banyak 🙂 )
Nah untuk total parts ini SF menghabiskan dana kurang dari 100rb (awal th 2008 silam). Step by step pemasangan bisa intip disini karena SF awalnya juga bikin berdasarkan panduan dari Saft7 tersebut, kecuali SF hanya memakai 2 relay dan tanpa capasitor bank.
Hasilnya cukup bikin puas, nyalanya terang benderang dan fokusnya lebih luas. Saat turing malam, SF yang memakai kacamata merasa sangat terbantu dengan fokus lampunya tersebar hingga 2 ruas jalan. Namun problem timbul saat tiger terjebak kemacetan. Daya lampu yang lebih tinggi 25 watt dari standarnya bikin aki tekor karena pengisian kurang kuat. Nah berbekal informasi dari internet SF berusaha mengefisienkan pemakaian listrik dengan memakai lampu led untuk lampu rem dan lampu senja, jika dikira-kira penghematan yang didapat : dari lampu rem lampu original 18×2 watt dikurangi daya lampu led (kira2) 3 watt x 2 = 30 watt penghematan, sedangkan penghematan dari lampu senja sekitar 4 watt. Nah lebih dari cukup untuk mensiasati naiknya daya dari lampu utama. Cuma dari segi dana ga hemat lagi lah wong cukup mahal harga lampu rem model jagung ini :mrgreen: image
Setelah 2 tahun pemakaian SF ngiler dengan review bohlam h4 bermerk osram nighbreaker yang konon saat itu cahayanya lebih terang dibanding lampu sejenis. akhirnya beli juga lampu ini, hasilnya maknyusss…. makin terang.
image

Gambar diatas dari pancaran lampu suzuki spin dengan bohlam stdnya berdaya 25 watt (CMIIW), kondisi motor digantung gasnya agar nyala lampu maksimal.

image
Gambar diatas memakai lampu autopal bohlam osram tipe nighbreaker H4 55/60watt. Lebih terang dan terfokus (area disekitar titik fokus ga terang, artinya ga bikin pengendara lawan arah silau) .
Mohon maaf, saat bikin artikel ga nemu pembanding tiger berlampu std. Paling tidak foto diatas bisa berguna sebagai perkiraan seberapa terang dan fokusnya lampu h4. Selama 4 tahun menggunakan lampu ini, SF ga menemui permasalahan berarti, kecuali tekor sebelum ganti lampu rem dan lampu senja jenis led, permasalahan yang lain mungkin soket kendor dan relay jebol karena terpapar hujan. Lampu standar tiger sudah mantab dengan 30/35 watt diupgrade jadi H4 55/60 watt makin maknyus 🙂 bohlam pun awet karena belum pernah ganti karena filamen putus (philip usia 2 tahun belum putus, upgrade ganti ke osram nighbreaker hingga sekarang belum putus)