Pertimbangan membeli TV resolusi 4K, Memanjakan Mata atau Pemborosan? Review LG 50UK6300

Pengalaman hunting TV kemaren perlu SF share mungkin saja diantara pembaca ada yang galau upgrade TV dirumah.

Karena keluarga dirumah hobby nonton film, SF putuskan untuk upgrade TV keluarga menjadi yang lebih lega. Incerannya sih 45-50” .

SF sudah biasa hunting lewat online, apalagi pas ada promo. Tinggal klik kata pencarian TV led 50” malah jadi bingung. Buanyak pilihannya. πŸ€¦πŸ»β€β™‚οΈ

1 hal penting yang mengganjal hati adalah menentukan tingkat resolusi TV. cukup full HD (1080P) seperti TV sebelumnya tapi ukurannya lebih lega atau sekalian yang 4K? memilihnya bukan hal yang mudah, terutama karena harganya terpaut lumayan sekitar 1-1,5jt untuk ukuran yang sama.

Awalnya SF begitu yakin akan memilih TV led 50 inchi dengan resolusi Full HD. Pertimbangannya buat apa beli yang 4K jika kurang terpakai maksimal. Aplikasi streaming langganan SF maksimal resolusinya Full HD (1080P)!!! SF juga ga punya Blueray player . kalaupun ada mahal dan susah cari disk blueray film dengan resolusi 4K. Pernah iseng cari link download film 4K ukuran filenya menakutkan. Puluhan GigaByte!!!

Hampir saja SF meniatkan eksekusi TV full HD, Sampai akhirnya SF masuk ke channel Youtube langganan SF. Rata- rata channel music dan mancing. SF cek resolusi maksimal yang disediakan channel youtube tersebut dan ternyata beberapa channel menyediakan resolusi maksimal 4K. Sepertinya kedepannya bakal menjamur channel- channel youtube 4K. Mantab hati SF putuskan ambil yang 4 K.

Pilihan layak yang paling rendah ada di Samsung seri 7090 tapi SF cancel gara- gara ga support Bluetooth, HDMI Cuma 2 dan colokan audio out Cuma Optical. SF tetapkan dulu nih syaratnya selain resolusi 4K. harus smart TV (minimal bisa youtube dan browsing), colokan HDMI 3 (buat PS, TV box, PC), dolby surround dan Bluetooth! Akhirnya dengan nambah budget sedikit SF dapat merk LG tipenya 50UK6300. Nah sekalian nih SF reviewnya.

Fitur yang SF cari hampir semua ada di LG ini. Kecuali ada 1 yang kurang sreg. Tidak ada saluran keluaran audio analog out. Mungkin karena audionya sudah menganut dolby surround jadinya saluran audio outnya harus mendukung. Karena itu disematkan koneksi optical dan Bluetooth.

Ya wis lah sekalian SF update speakernya , Soundbar LG SJ2 SF pinang dengan dipotong cashback pembelian TV (soundbarnya ntar belakangan reviewya). Speaker ini semerk dengan TVnya dan juga support dolby surround.

Saatnya menghidupkan TV untuk pertama kali….

Mata yang biasa dimanjakan oleh TV Full HD 40”kali ini dimanjakan oleh TV 4K 50”. Langsung saja SF masuk youtube cari kata kunci dolby atmos 4K!!! Tertegun SF dibuatnya. Cukup jauh bedanya dengan TV sony bravia full HD yang sebelumnya SF miliki. Resolusi 4K plus software HDR terbaru bikin gambar terlihat sangat tajam tapi ga bikin mata capek melihatnya. Saat SF coba nonton film dengan aplikasi bawaan LG… ternyata berbayar. sayangnya lagi system aplikasinya bukan android tapi berbasis ithink milik LG sendiri. Untung bisa streaming langsung dari browser buat nonton film dan sudah ada aplikasi youtube. Akhirnya SF putuskan pasang android Tv box dari TV lama. SF streaming film dari aplikasi LK21 dan Nob21 yang lebih bening dibanding streaming langsung dari browser.

SF tonton film- film lama yang berformat blueray/ full HD. Seperti avenger, transformer, Xmen, dll (semalaman ga tidur nonton bioskop mini πŸ˜› ) Gambar terlihat sangat tajam, adegan kejar-kejaran di keramaian ga meninggalkan ekor bayangan. Apik tenan. Saking tajamnya sampai pigmen kulit sang actor juga makin terlihat. Tau sendiri orang bule kulitnya gimana , detail gambar makin terlihat. Melihat robot transformer saat di zoom out jadi kaya mainan robot-robotan, perubahan mimik actor sangat terlihat. Seakan berhadapan langsung didunia nyata.

Updating dari TV full HD dengan TV 4K ternyata bukan hanya masalah resolusi. Teknologi pengolah grafik yang dibawa juga beda jaman, sama- sama format 1080p tapi saat di mainkan di TV 4K akan terasa lebih Hidup.

Jadi TV 4K SF sarankan bagi penghobi nonton film yang bukan hanya menikmati alur cerita tapi benar-benar yang ingin memanjakan mata, tentu yang mempunyai dana lebih. Syaratnya koneksi internet kudu stabil dan kencang. Maklum video 4k BPSnya gedhe.

Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?

left :kenzi marine, right :Penn Fathom

Penn punya reputasi bagus dikalangan angler, produk ini terkenal daya tahannya. di kelas overhead Peen Fathom masuk jajaran medium. kebetulan kali ini SF berkesempatan menikmati reel ini. Sebagai pembanding ada Kenzi Marine seri KZ300. Reel ini menggebrak pasar Indonesia dengan harga super miringnya. Oke mari bikin perbandingan serta review kedua reel ini.

Continue reading “Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?”

Vario 110 nyendat dan bergetar untuk stop N Go, apa penyebabnya?

Seorang rekan pengguna Vario 110 , curhat kepada SF perihal motor yang baru dibelinya beberapa waktu lalu. Menurutnya motor yang belum menginjak 1000 km ini kurang nyaman untuk stop N Go di kemacetan. Pengakuan dia, muncul getaran serta motor terasa tersendat sendat saat mulai melaju dari posisi berhenti.

Motor sempat di claim garansi ke dealer resmi dan sektor CVT sudah diganti total, tapi enaknya hanya beberapa hari, selanjutnya muncul gejala sama.

Cvt vario

Continue reading “Vario 110 nyendat dan bergetar untuk stop N Go, apa penyebabnya?”

Antara pertamax dan pertalite untuk Nmax

Pertalite oktan 90 vs Pertamax oktan 92. Jelas pemenangnya diatas kertas adalah pertamax. Untuk keseharian bagaimana? Pengaruhnya ternyata cukup lumayan di kenyamanan.
Performa lebih instan pakai pertamax… pakai pertalite seakan ada sedikit delay saat memutar grip gas dibanding laju motor. Continue reading “Antara pertamax dan pertalite untuk Nmax”

Gara-gara pengemudi egois, beberapa mobil tak kuat menanjak

image
SF duduk dibelakang, ngalah sama ortu πŸ™‚

Hari Kamis seminggu yang lalu merupakan liburang kurang berkesan bagi SF dan keluarga besar dari Istri.. berniat liburan ke Bandung malah banyak didera keapesan… dari perjalanan sudah apes… masak perjalanan Bekasi -Bandung ditempuh dalam 5 jam gara-gara macet parah di tol cikampek, nyampai pemandian air panas juga apes ga bisa berlama-lama karena hujan. Terakhir mobil ga kuat nanjak saat gerimis di daerah Bandung Barat…. kisah ini gara-gara saat turun dari lembang niat mampir ke rumah sosis ternyata tutup. Adik ipar SF yang kebetulan nyetir inisiatif untuk cari alternatif rumah sosis di GPS garmin… ditunjukkanlah oleh garmin daerah di sekitar Bandung Barat… (sebelah kanan lembang kalau pas turun) embughh apa namanya… eh nyampai sana tempat yang dituju juga ga ada.

image
Daerah sini, tepatnya ga jelas karena adik yang nyetir

Continue reading “Gara-gara pengemudi egois, beberapa mobil tak kuat menanjak”

Kondom tangki keren buat Ninin, alternatif perlindungan tangki

Awal beli ninja langsung kepikiran melindungi bagian tangki. Ada 3 pilihan saat itu yakni tank protector (tankpad) model tempelan, kondom tangki model setengah, atau kondom tangki full.
image
Pelindung tangki memang sangat diperlukan untuk menghindari baretnya tangki karena gesekan dengan restleting celana/ jaket atau karena seringnya bonceng anak ditangki depan. Paling keren jelas kondom tangki model full karena bikin tampilan makin kekar dan keren tak lupa fungsinya juga bisa melindungi seluruh bagian tangki, tapi keinginan meminang kondom full sirna karena tangki jadi ga bisa lagi ditempeli tankbag (yang bagian bawahnya berupa magnet). image Alternatifnya tinggal 2 yakni kondom tangki model separuh yang hanya menggembungkan tangki bagian belakang dan tank protector tempelan. Daripada bingung 2-2nyaΒ  dipasang aja deh πŸ™‚Β  kondom tangki halfΒ  dapat dari kaskus seharga 200rb dan tankprotector beli 15rb ditukang stiker pinggir jalan.

image

Andaikan semua toko variasi online seperti toko Mitra Jaya, transaksi makin aman dan nyaman

image

image

image

Dijaman serba internet ini bisnis toko online semakin menjamur. Konsumen dituntut untuk kritis dalam membeli barang kebutuhan dalam transaksi online. Berikut SF sharing beberapa tips dalam transaksi online:
1. Komparasikan harga barang sejenis dari toko satu ke toko lain.
2. Cari toko yang menawarkan metode pembayaran dan lokasi terdekat agar minim ongkos transfer dana serta ongkos kirim.
3. Perhatikan kredibilitas penjual.
Nah khusus nomor poin nomor 3, SF ingin sedikit sharing. Bermula dari keinginan membeli sarung tangan SF langsung hunting ke kaskus dan toko online lainnya. Kebetulan SF berminat pada penjual yang satu ini Toko Mitra Jaya jln. Sawah 1 / 20 Jakarta Barat. (Lebih lengkapnya silahkan klik disini) . Alasannya tak lain karena identitasnya terjamin, bahkan toko ini menyertakan alamat lengkap plus peta lokasi. Selain itu harga barangnya tergolong murah. Setelah saling ber PM lewat kaskus(penjual ga memberikan nomor teleponnya alasannya banyak pengunjung yang iseng), SF pun ngedeal sebuah sarung tangan merk probiker half. Karena SF bertransaksi malam hari, terpaksa barang dikirim besok harinya. Nah ternyata besoknya toko ini khilaf/ lupa mengirim barangnya dan segera SMS ane untuk minta maaf. Karena SF ga keburu jadi bukan masalah.
Barang dateng keesokan harinya dan SF diberi bonus keterlambatan sebuah bohlam xenon untuk motor πŸ™‚Β  wah jelas surprise donk.
Sarung tangan segera ane pakai, tapi apes barang yang saya terima ternyata cacat dan sobek bagian ujung-ujungnya pada pemakaian pertama (berangkat-pulang kerja). Otomatis segera ane sms kembali penjualnya untuk masalah ini. Ga disangka penjual segera minta maaf menyarankan barang itu dikirim balik untuk ditukar produk yang sama, hati murem karena kecewa beli produk cacat segera terobati πŸ™‚Β  Padahal SF mengetahui jika ini diluar tanggung jawab toko Mitra Jaya, karena saat barang saya terima dalam kondisi bagus.
Kuatir dapat produk cacat lagi SF coba untuk tukar ganti glove yang full, berhubung di webnya selisih 10rb lebih mahal, otomatis ane selipkan uang 10 rb pada glove yang ane retur. Nah kemaren sarung tangan probiker full saya terima kembali, yang bikin surprise dapat bonus lagi masker tengkorak :mrgreen: buat turing , duit ane yang 10 rb dikembalikan plus surat permohonan maaf. Wuihhh…. bener-bener respect SF dengan toko yang satu ini. Salute!!! Kalau semua toko online pelayanannya seperti ini transaksi online makin aman dan nyaman.

Penggunaan Sarung tangan : Full untuk turing, half untuk harian

image

Lebih safe memang sarung tangan full yang menutupi seluruh jari, apalagi untuk turing. Turing biasanya membutuhkan kecepatan rata-rata yang tinggi dalam jarak jauh. Tentunya resiko juga tinggi. Beda dengan kondisi berkendara sehari-hari dikota besar. Seperti Jakarta misalnya. Sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktu dijalan saat jam padat. Jam Berangkat dan jam pulang kerja, yang pasti melewati titik macet. Nah disinilah SF menyarankan untuk pemakaian sarung tangan model half/ setengah, dimana ujung jari masih terbuka. Selain tidak gerah, aktivitas selain puntir gas masih dapat dengan mudah dilakukan. Misalnya jika saat berkendara tiba-tiba ada telpon penting dari istri atau bos, dengan mudahnya kita menepi merogoh hp di saku dan menerima telpon. Contoh lain saat pulang kerja mampir membelikan oleh-oleh untuk keluarga dirumah, lebih mudah merogoh saku dan menghitung uang dengan ujung jari terbuka.
image
Untuk menempuh perjalanan ke tempat kerja, sehari-hari SF menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk menempuh jarak total pulang pergi sekitar 45 km. Kalau diluar Jakarta jarak segini sepele. Lah saya dulu kerja di Pandaan sedangkan rumah di Surabaya (sehari menempuh 85kman) πŸ™‚ . Otomatis keberadaan sarung tangan sangat dibutuhkan untuk melindungi telapak tangan dari hal-hal yang tidak diinginkan serta mencegah “kapalan” karena sering bersinggungan dengan grip gas. Memakai sarung tangan juga membikin seolah-olah lebih enteng dalam memuntir gas atau memainkan tuas kopling/rem, hal ini karena telapak tangan merasa nyaman dan didukung bagian telapak sarung tangan yang didesain lengket dengan permukaan yang kita sentuh. Saat membeli sarung tangan, pilih yang senyaman mungkin dan ukurannya pas, coba untuk menggenggam dan meregang beberapa kali, sarung tangan yang baik tentunya saat menggenggam tidak terasa berat/ ketat. Pengalaman membeli sarung tangan dipinggir jalan dengan harga berkisar 10 hingga 25 rb keawetan dan kenyamanannya ga terjamin, ukurannya pun all size. susah untuk memilih yang benar-benar pas. Mending sekalian beli yang bermerk harga yang masih terjangkau diantaranya probiker,scoyco,alpine,fox dll.. harganya mulai 80 rban sampai ratusan ribu juga ada. Bagi SF, Probiker half seharga 80 rban sudah cukup kok. (Reviewnya menyusul)