gir

All posts tagged gir

Kabar baik bagi pecinta roda dua. Sinnob gear yang inovatif kini bisa dibeli terpisah girnya saja. yang spesial dari sinnob memang bagian girnya selain gir belakang ber-cover yang bertugas meredam hentakan dan mencegah rantai meloncat, bahan girnya juga berbahan khusus. ada lapisan spesial yang tugasnya meredam bunyi rantai. sedangkan rantainya sendiri adalah rantai pada umumnya yang dijual dipasaran.

selain ukuran standar, sinnob ternyata juga menyediakan ukuran custom cocok bagi yang suka twitching lerforma motor.

dah beberapa kali SF memakai Sinnop gear set untuk tiger. dan berhenti memakainya sejak ganti velg NMP yang perlu juga menyesuaikan ukuran gir. nah sekarang kebutuhan custom gear ini terakomodasi….

Mantab, begini memang harusnya produsen itu. mengerti kebutuhan konsumennya聽 馃檪

Tiger 2004 yang sekarang jadi kendaraan simpanan, dipakai seminggu sekali

Pada jaman kejayaannya (akhir 90an awal 2000an) tiger memang diidamkan banyak orang. Bodinya moge look, cocok dimodif aliran apapun, nyaman untuk turing dan tenaganya mumpungi. Banyak remaja yang saat itu belum kesampaian meminangnya… alasannya karena faktor ekonomi. Apalagi tiger terkenal dengan sparepart mahal. 

Entah memang kebetulan atau memang sedang naik daun lagi, beberapa pembaca blog ini menanyakan soal tiger. Beberapa menanyakan perawatan tiger, beberapa lagi berkeinginan hunting tiger untuk memuaskan rasa penasaran yang sedari remaja… 

Oke deh langsung saja SF bagi sedikit tips dan pengalaman… 

Silahkan hunting tiger lawas tapi dengan catatan…. anda adalah orang yang telaten merawat motor…

Tiger terbandel adalah tiger tahun2 awal yang lampu belakangnya masih single (tahun 94-2000an awal) … saat ini susah nemu yang prima. Partsnya jauh berkualitas dibanding tiger yang lahir belakangan… tapi harga partsnya saat itu nggilani memang. Karena jam kerja tinggi otomatis mengalami peremajaan…. kemungkinan terbesarnya ya pake parts tiger baru yang kualitasnya … ya gitu dahh…. :mrgreen: kecuali nemu harta karun tiger tahun awal yang full ori dab sehat…. sikat saja dahhh…. tapi kalau nemu tiger mata rem double atau tiger revo prima ya monggo saja… perawatan dan karakternya hampir sama…

Tiger sekarang memang dah di suntik mati, tapi jangan kuatir partsnya masih sangat mudah didapat… 

Pahami dulu penyakit tiger yang paling sering terjadi. Sebagai pegangan saat hunting dan perawatan kedepannya. 

1. Rantai keteng/kamrat gampang kendor. Tandanya dari bunyi berisik seperti busi beradu dibagian blok sebelah kiri. Tenaga juga ngedrop. Awalnya muncul di rpm tertentu, kalau dah parah saat stasioner saja berisik parah…. penyakitnya karena kualitas keteng bawaan kurang bagus . Kalau ganti mending cari yang merk DID . Sekarang bahkan ada juga yang jual kamrat alternatif tiger 4 lapis yang dijual bareng gigi sentriknya… konon jauh lebih awet meskipun lebih mahal. LAT alias stasioner kamrat tiger juga terkenal kurang OKE. Nah sekarang ada yang jual stasioner dengan per spiral (bukan per plat seperti bawaan tiger).

2. Cek kancingan gir belakang…. GL max dan tiger SF penyakitnya sama… jalur kancingan gir tergerus… lama2 bisa bikin gir lepas dari bossnya. Pastikan saat akan meminang tiger, daging rumah kancingan gir masih tebal

Tiger SF sendiri sekarang dah pakai velg NMP yang dah ga pake sistem cacat seperti ini. (Baca selengkapnya disini )

3. Tangki keropos…. bukan hal yang baru kan? Cek dengan teliti bagian bawah tangki, terutama bagian pangkal kran bensin. Keroposnya tangki tiger karena ada air yang ngendon didasar tangki… SF sekarang selalu posisikan kran bensin dalam posisi res, karena akan menyedot bbm dari dasar tangki. Jadi tidak memberikan kesempatan air untuk ngendon. Untuk pengaman tambahan SF tambahkan sendiri filter bensin diantara kran bensin dan karbu. Sekali waktu SF bersihkan filter tersebut, dan tak lupa SF buka tutup baut pembuangan di karburator untuk membersihkan kotoran yang ngendon didasar karbu.

SF sendiri kurang ngeh asal airnya. kalau dibilang dari embun/pemuaian kok banyak banget. SF pernah kuras tangki airnya ada setengah liter loh… mungkin dari tutup tangki atau saat isi BBM.

4. Perkabelan… tiger SF beberapa kali bermasalah di bagian penghantar arus positif. (Lupa warnanya klo ga salah kuning) . Cek soket soket kabel dibagian kiri diatas tutup gir depan… pastikan tidak ada tanda gosong di soket maupun kabelnya. SF pernah kesulitan cek sumber korslet kabel ini… akhirnya SF putuskan bypass arus dari spull ke kiprok dengan kabel yang lebih tebal, sedangkan jalur aslinya (yang nampak gosong dan kaku) SF potong sajah.

5. Info dari tukang pressbody… Tiger maupun GL series sangat mudah mleyot bodi belakangnya… apalagi kalau pernah jatuh. Cek kelurusan ban belakang dengan spakbor belakang. 

6. Kopling gampang selip…. kalau SF sih tukar sepasang judger spring dengan plat kopling, dan tukar kampas kecil bawaan tiger dengan kampas besar. Tapi jadi sensitif sih… motor nyundul-nyundul galak. kwkkw…. ntar SF research lagi komposisi yang enak untuk harian.

SF dah bilang kan… kalau memang berniat meminang motor lawas seperti tiger ini ya kudu telaten. Kalau terawat, tiger cukup nyaman kok…. mesin terasa rileks saat melaju karena karakternya yang bertorsi, riding position ga bikin pegal untuk jarak jauh, dan stabil. 

Semiga infonya bermanfaat… silahkan bagi pecinta tiger untuk nambahi

Kali ini bukan share soal pengalaman pake tiger untuk turing namun GL max SF terdahulu. Jaman kuliah dulu SF bersama sepupu turing ke Trenggalek… sesaat memasuki trenggalek tiba tiba bunyi gesekan dari arah gir. Ternyata gir belakang dah mau lepas… kancingan gir sudah lepas dari tempatnya… kuatir ada apa-apa SF segera berhentikan motor dan cari bengkel motor terdekat… eh yang ada cuma toko bangunan… ya sudah SF beli kawat. Continue Reading

Pemakaian gir berat mengurangi stress mesin saat menempuh perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi, rata-rata RPM mesin yang biasanya tinggi saat turing bisa berkurang .. Efeknya konsumsi bensin bisa tambah irit. Kalau soal nambah top speed agak sangsi juga sih… Kondisi normal saja motor (tiger misalnya) akan susah mencapai redline di gigi 6. Namun jika rasio gigi terlalu berat akan menimbulkan beberapa masalah.

image

Berikut sharing SF tiger yang stdnya pake gir 13-43 dengan rasio 3.214 ganti dengan gir set NMP gir 14-42 dengan rasio 3.000… Jadi pergantian diatas sama seperti menurunkan gigi belakang tiger 4 mata!
Ceritanya saat ganti gearset NMP Si mekanik ternyata lupa membesarkan gir belakang, malah pake standar NMP. Simak saja reviewnya….
1. Dulunya kecepatan puncak dicapai digigi 6 (kira2 RPM 500 – 1000 sebelum red line). Setelah pakai gir set NMP Kecepatan puncak dapat di gigi 5, saat naik gigi 6 kecepatan ga bisa nambah karena beban mesin terlalu berat. abaikan angka kecepatan tertinggi karena speedo ga akurat.
2. Akselerasi jelasnya berkurang drastis… Kudu sering pake gigi rendah untuk nyalip.
3. Ngelitik saat mesin panas… Benar-benar tersiksa di kemacetan. Sering kepake gigi satu dan ga bisa akselerasi spontan karena ngelitik.
4. Kondisi ngelitik dan penurunan akselerasi makin parah saat motor buat boncengan.
5. Enaknya rasio gir berat hanya saat SF tanpa boncengan lewat jalur sepi panjang dan mulus… Mesin ga menggerung tapi sudah mencapai kecepatan tinggi.

Kedepannya SF bakal besarin gir belakang NMP yg terpasang pada tiger sekitar 3-4 gigi agar lebih cocok di kemacetan… Ga cuma enak di jalan lempeng doang…

image
Terkait berita beberapa hari lalu mengenai sinnob yang memakai gir indopart (silahkan baca beritanya disini ), pihak sinnob langsung menghubungi SF secara langsung… tak tanggung tanggung pihak RND yang juga merangkap marketing plus PR yang mengontak SF melalui BBM dan telepon untuk klarifikasi mengenai masalah diatas.

Continue Reading

image

Agak kaget juga oleh pengakuan pemakai tiger di facebook.. awalnya dia ingin mencoba memasang pelindung gir belakang sinnob untuk dipasang di gir baru dia… ternyata setwlah terbongkar ada tulisan indopart di balik pelindung gir tersebut… ini dia pengakuannya

image

Kecuks Sutrisno dl pernah pake sinob 1set sharga 650rb pake 1thn habis mau beli sinob lg dah kecewa mahal2 cm kuat stahun, akhirnya beli indopart 200rb trus karet penutup gear sinob tak lepas tak pasang digear indopart saat nglepas karet penutup gear sinob td digear sinob td ada tulisan merk indopart …… wah mantaf dah ktipu dgn penampilan….
3 jam 路 Suka 路 1

Suharto Putra Mang ad z indopart model begono bro?
3 jam 路 Suka

Kecuks Sutrisno indopart ya biasa om…itu karet penutup gear ambil dari sinob bekas..
3 jam 路 Suka 路 1

Erick Ndutzz baru tau ya om klo pke gear indopart??
3 jam 路 Suka

Kecuks Sutrisno mungkin org2 pd ga percy tp aku dah buktiin sendiri tp itu produk 2010 beli di toko AMX,kalo sekarang ga tau…

Adakah pengalaman dari pembaca sekalian soal sinnob ini? Atau jangan-jangan sinnob sudah ada bajakannya?

Update terbaru : http://smartf41z.com/2014/12/21/klarifikasi-sinnob-mengenai-pemakaian-gir-bermerk-lain

image

Ilustrasi dari google

Ban ring 18 dipadu ban kurus saat ini dianggap kurang modern. Alhasil banyak motor sport lawas berganti velg聽 lebar 17″ . Namun perubahan tersebut efeknya seperti mengganti gir belakang lebih besar. Tarikan maknyuss tapi nafas cepat habis jadinya cepat minta pindah gigi. Kalau sudah seperti ini motor hanya enak di jalan macet… saat jalan lowong mesin terasa lebih menggerung. Tiger SF misalnya untuk mencapai kecepatan 80kpj mesin teriak sekitar 5200rpm.
Continue Reading

wpid-wpid-1326789765-picsay-1-1.jpg
Semua kendaraan SF beli bekas :). yang sebiji ini memang sedikit menyusahkan karena umurnya sudah 9 tahun :).
Tiger silver hitam keluaran 2004 ini Mau ga mau minta perhatian lebih. Terlalu banyak sektor yang mengalami keausan. mulaki kaki-kaki, kelistrikan,bodi, hingga mesin. Okelah tak bahas satu-persatu
1. Kaki-kaki
-Kelemahan tiger ada di kancingan gir belakang. bener saja… SF terpaksa Ganti Velg karena jalur kancingan gir Velg original dah hampir kemakan habis. padahal baru pakai 2,5 tahunan
-Bushing Arm baru beberapa bulan lalu ganti karena arm belakang dah goyang kesana kemari
-Kaki depan termasuk handal bebas masalah. Laher cuma sekali ganti sekalian ganti Velg.
-Mulai Timbul masalah di komstril oblagh.. belum sempet ganti. baru dirapetin doang. Putaran agak seret tapi masih dalam batas toleransi (saya 馃槢 )
-Shock breaker bawaan jadi keras setelah pemakaian 6thn akhirnya ganti Shock tipe Nitro milik TVS 160
-Rantai dah 4 kali ganti. terakhir pake Sinnob gear set
2. Kelistrikan
-Spul Jebol 3 kali. jebol pertama sekitar 4 tahun pemakaian, trus di gulung ulang. Jebol lagi 2 tahun kemudian trus di gulung ulang, terakhir jebol lagi setahun lalu akhirnya ganti original. hal ini kemungkinan kurang rapinya perkabelan di motor SF sehingga korslet dan bikin tewas spul. segala macem asesori nempel (penah nempel) di motor ini.misal : lampu mobil 55 Watt,klakson stebel,modif lampu hazard (dah ga dipake, buat gaya-gayaan saat ikut komunitas 馃檪 ) , sampai kunci rahasia.
-Aki ganti beberapa kali (kalau ga salah tiap 2-3 tahun) sekarang pake yang mur-mer merk global klo ga salah harganya 150rban 馃檪 awet dah lewat setengah tahun
3. Bodi.
-Tangki aman belum bocor…. lah ini anehnya padahal katanya tiger favorit tangki bocor
-kancingan bodi tengah belakang banyak yang rompal
-rangka miring , akhirnya dipress beberapa bulan lalu
-mika rem belakang rompal dikit bagian bautnya… ini juga banyak diderita pemilik tiger. karena terlalu kencang saat ngebaut mika waktu ganti bohlam
-Jok beberapa kali ganti kain dan busa
-Cat dah baret dan kusam disana sini akhirnya dicat 3 tahun silam
-bodi samping kiri pecah … bukan karena jatuh pecah karena bagian bodi ini sering buat tumpuan dengkul saat menggeser motor.
4. Mesin
-Sudah oversize 25, gara gara seal bocor oli netes hingga motor kehabisan oli. alhasil Seher baret dan Booring kudu oversize. Noken dan templar sedikit kemakan tapi masih dalam batas toleransi jadi ga perlu diganti
-kampret eh kamrat alias rantai keteng dah sering ganti, sekitar 20rb kman, beberapa bulan lalu ganti LAT (lift assy tensioner), lidah tensioner sudah 2 kali ganti. Sektor ini juga penyakit bawaan tiger. gejala awalnya tiap distater bagi berisik beberapa saat ilang, lama-kelamaan berisik terus
-Sektor kopling kurang handal. sudah 4 kali pantek kopling house karena oblagh, penggantian kampas kopling sekitar 4 X an
wpid-DSC_0481.jpg
Sementara cuma itu yang SF ingat… secara performa sekarang masih lumayan kok. Saat jalanan suepi lepas lampu merah pernah SF kebut hingga 130 kpj dengan nafas masih tersisa, performa sih masih mumpungi dan ga malu-maluin dibanding motor keluaran terbaru. Tapii…… bensin buorossss!!! gaya nyetir ngirit saja paling cuma dapet 1:25 rata-rata normalnya 1:22 an.
wpid-1360896714-picsay.jpg
Dengan berbagai problem yang ada ga salah jika tiger ini harga jual bekasnya lumayan ngedrop, ditahun 2005 SF beli bekas motor ini sekitaran 17 jt (harga baru klo ga salah 21jtan) sekarang palingan 8 jtaan (CMIIW) tapi ya gitu calon pembelinya kudu bener-bener siap mental karena pasti minta jajan, hal-hal diatas mungkin bisa dijadikan acuan parts-parts yang perlu diwaspadai jika membeli tiger tahun lawas.
Ingat karakter pengemudi juga sangat mempengaruhi keawetan motor loh. Dulunya SF speed oriented dan nyetirnya sering ngawur, baru setelah punya momongan jadi insaf 馃檪

Alhamdulillah tigernya sekarang sudah ga ngambekan PR sudah banyak yang dibenahi. paling tinggal sepele saja… ganti bodi belakang, rumah lampu dah ga kinclong, operan gigi sudah mulai oblag, karet footstep sobek, dan pernak-pernik kecil lainnya.

ga mau direpotkan motor lawas ??? ya beli baru saja. Kenyamanan dan kepuasan jelas beda tapi dana memang banyak terkuras :).

atau beli bekas tahun muda. kalau beruntung bisa dapet barang istimewa.
Contohnya di awal 2011 SF cari N250 bekas(th 2009 ) dapet harga 38jt (harga baru saat itu 46jtan) KM baru 600, tanpa baret sedikitpun, kinclong kaya barang dari dealer, toolsbox masih diplastik 馃檪 pokoknya seperti riding motor baru dengan harga selisih 8 juta lebih murah!
Trus cari mobil juga gitu keluaran tahun 2003 tapi KM baru 75 rb, general checkup ke bengkel mesin interior dan bodi mulus istimewa cuma perlu ganti belt dan cairan cuma abis 715rb mobil dah siap tempur seluruh indonesia.
So pilih kendaraan baru atau bekas? pertimbangkan konsekwensi dan dananya!

image

Komentar ini keluar dari seorang montir langganan saat SF datang untuk servis Tiger, doi ngomongin soal gir yang terpasang di tiger. “Wuih berapa duit mas gir set sinnob? Mahal ya… ? ” “Lumayan mas. Tapi mending ini dibanding originalnya yang sama-sama mahal. 馃檪 biasanya sih pake indopart tapi entah kok yang 2 terakhir ini ga awet. Lantas montir ini berkomentar. “Rantai indopart sebenernya kuat mas tapi akhir-akhir ini kualitas girnya kurang bagus. Setelan rante masih panjang tapi gir biasanya kalah duluan. Seringnya menyerang gir depan yang bengkok dulu.” Bengkel ini rupanya sering ganti gir set tiger makanya hafal sama penyakit indopart yang tergolong favorit pengguna honda tiger. “kalau mau irit, rantai bisa pake indopart namun gir depan belakang pakai ori….” katanya Hmmm tapi kok pernah denger bengkel lain nyaranin kalau ganti gir set kudu sepaket dengan merk sama,karena sudah melewati research produsennya. Ada yang punya pengalaman soal ini?