Honda CBR

All posts tagged Honda CBR

> image
Sebagian besar rider senior (babe-babe / kakek-kakek) membelikan anaknya motor honda … dalam benak mereka honda itu irit, perawatan gampang, nyaman dan ga bisa kencang sehingga aman buat anaknya… :mrgreen:
Teringat jaman SMA dulu yang namanya GL max/pro itu motornya bapak-bapak/ om-om kurang cocok untuk anak muda 🙂 , rekan-rekan SF banyak yang menunggang bebek dan sport 2 tak.  SF sebenernya ingin RGR atau ninja terpaksa mengubur impian, syarat dari ortu motor kudu honda… akhirnya GL max ada ditangan.. (Alhamdulillah masih motor batangan 🙂 ) biar ga seperti motor om-om SF operasi dah 🙂
Continue Reading

image

Saat berselancar didunia maya untuk ngecek perkembangan terbaru soal assesori ninja 250 eh ndilalah nemu salah satu blog yang membahas soal pemasangan kaca spion cembung di tengah fairing Ninja 250

Continue Reading

CBR vs Ninja 250
Membaca artikel di motorplus soal CBR 250 dioprek agar bisa menyaingi N250. SF jadi teringat artikel terdahulu … yuk ah diintip perbandingan power on wheelnya :

Ubahan CBR 250 mencakup bore up ekstreem hingga 305cc, mengganti ECU,mengubah profil kem, penggantian knalpot sehingga power jadi 31,08 dk @10.000 rpm dan torsi 26,03 Nm @rpm 7.500…. CBR 305ccjelas ubahan ini sudah bisa jauh meninggalkan N250 lah
tapi di oprek sedikit saja tanpa menyentuh daleman mesin N250 bisa kok powernya menyaingi CBR diatas …. cukup pakai parts Plug N Play saja….
1. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET+BMC Filter 32.2 HP 20.26 NM
2. Knalpot Sportisi Full Street Version+DYNOJET+DIAL A JET S31.8 HP 20.50 NM
3. Knalpot R9 NEW MUGELLO EXHAUST+DYNOJET 31.5 HP 18.69 NM
4. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET 30.7 HP 20.97 NM
5. Knalpot NOBI Header Gandhoel+DYNOJET 30.2 HP 18.67 NM
6. Knalpot Yoshimura SLIP ON+DYNOJET 28.8 HP 18.48 NM
7. Knalpot KR-TUNED Header Two Bros+DYNOJET+BMC Filter 28.7 HP 19.05 NM
8. Knalpot custom stanlee+filter racing+Jetting+TCI Racing 35.2 HP 22.79 NM

Entah kalau ninjanya ikut dioprek hingga 300cc jadi berapa ya powernya secara N300fi saja STD bisa mencapai 35hp… itu belum ganti ECU, Kem racing, openn filter loh…

Hasil Oprekan CBR diatas secara power boleh dibilang kalah sama N250 Oprek PnP tapi lihat Torsinya! Joss gandos… kalau dijalanan jelas ngacir duluan si CBR ini. kalau treknya 1KM lebih baru dah N250 berbicara…. dan jalanan sebegitu panjang dan kosong susah ditemui di ibukota :). Ga salah juga si CBR berjaya di Sentul… torsi raksasa plus bobot ringan bikin lincah ditikungan dan selepas tikungan. Ninja? nampaknya kudu puas unggul di straight….
Serem juga ya jalanan kalau motor-motor premium dioprek ektreem karena ga mau kesaingan dengan motor lainnya….

Loh kan si bolot juga upgrade performa? he3… ho’oh…
beda orientasi sihh…ganti knalpot karena suara N250 terlalu uademmm…. sedangkan ubahan knalpot juga butuh jetting ulang agar komposisi bensin+udara sesuai keinginan mesin. hasilnya ternyata mengatasi kelemahan ninja yang ngedrop RPM tengahnya. Nah ini sangat penting buat nyalip mobil yang jalan kenceng di BKT.
ganti TCI unlimited saja takut klepnya tipis apalagi sampai oprek jerohan mesin. analoginya gini saja deh, pake mesin standar ninja saja performa puncak ga pernah dirasakan, buat apa motor dioprek ga karuan 🙂 motor malah bisa dimuseumkan kalau jebol 🙂

Pemilik Ninja RR mungkin cuma mesem baca artikel ini, dengan modal jauh lebih sedikit hasilnya bisa ninggalin jauh motor 250 cc diatas…. :mrgreen:

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image

image

Yup dewa supersport pun tak berkutik melawan duo CBR. Siapa sih yang meragukan skill Fadli yang tahun kemaren menjuarai seri supersport. Nampaknya kawasaki sudah menyadari sebelumnya ancaman Honda CBR ini, sampai rela menurunkan Fadli dikelas 250 cc. Ga salah sih Kawasaki berharap Fadli yang konon SF dengar jago rolling speed bisa mengkompensasikan kelebihan bobot Motor 2 silinder yang 25 kg lebih berat dengan kepiawaiannya. Namun fakta berbicara lain, CBR terlalu hebat di seri IRS kali ini.
Kondisi jauh berubah dibanding saat seri awal tahun kemaren (masih kelas standard) dimana catatan waktu Ninja lebih cepat 5 detik perlap. Sekarang 180° berubah. Faktor pembalapkah? SF rasa bukan… faktor motor rasanya. distraight yang SF kira Ninja 250 lebih digdaya Fadli pun kedodoran seperti yang SF baca di Indobiker . Persiapan tim honda jugalah yang membuat CBR 250 bersinar kali ini. Next… jika regulasi (terutama bobot) ga diubah dan kawasaki ga melakukan rombakan pada motornya CBR bakal ngacir sampai seri akhir. Apalagi menurut P2R di seri ini nampaknya tim kawasaki kurang persiapan .
Gambar dari P2R