Solusi untuk setting suhu aquarium secara tepat

Repotnya untuk pelihara aquarium Coral dan ikan adalah menentukan suhu yang optimal yang cocok buat keduanya. Kendalanya adalah, coral membutuhkan suhu yang dingin sedangkan ikan kebalikannya. Butuh suhu yang lebih tinggi. Kasus yang sama berlaku untuk aquascape yang memelihara tumbuhan sekaligus ikan.

Awalnya SF menggunakan kipas DC 12 3 buah untuk pendingin aquarium.

Ternyata malam hari, saat lampu aquarium mati, Suhu air aquarium yang kebetulan didalam ruangan ber-ac mencapai 22°C. Ini terlalu dingin buat ikan yang butuhnya suhu 25°C keatas. Beberapa ikan akhirnya stress dan mati 😓.  SF kemudian merubah settingan kipas agar nyala bersamaan dengan nyala lampu. Nah siang hari saat kamar tidak dihuni otomatis ac dimatikan, meskipun lampu aquarium belum hidup. Suhu air didalam aquarium mencapai lebih dari 28°C. Jelas terlalu tinggi buat coral yang suhu optimalnya minta dibawah 25°C. Meski coral masih survive disuhu 28° C, namun jadi stress dan kurang mekar.  Repot kan… !

Berkat saran rekan di forum aquarium ait laut, SF memakai thermostat. Ga nyangka harganya ternyata murah…

Beli di toko komponen mesin tetas harganya lebih murah

Di toko Komponen Mesin Tetas, harganya Ga sampai 50 rb !. Sensor suhunya dah tahan air,jadi aman dicelup ke air. Oleh penjualnya, thermostat ini digunakan untuk mesin penetas telur. Oleh SF, alat ini dipadukan dengan kipas pendingin aquarium. Fungsinya adalah alat ini menginstruksikan kipas untuk menyala pada suhu tinggi , dan mematikan kipas pada suhu rendah. Untuk settingan aquarium laut dirumah , batas atas disetting di 25,5 °C sedangkan batas bawah di 24,5°C.

Cara settingnya gampang… colokkan dulu thermostat ke sumber listrik . Lalu setting kapan thermostat mengkoneksikan arus listrik (menyalakan kipas) , tahan tombol atas hingga display berkedip lalu setting batas atas suhu yang diinginkan. Lalu tunggu beberapa saat hingga berkedip. Langkah selanjutnya tentukan kapan thermostat memutus arus listrik kekipas. Kalau ini dengan menahan tombol bawah.

Dengan cara ini suhu akan selalu stabil di angka 24,5°C – 25,5°C.  Cocok buat suhu ikan dan coral . Klo ada budget lebih ,  mendinginkan aquarium  menggunakan kipas tidak disarankan karena membuat air menguap. Jadi kudu sering top up, top up bikin kandungan mineral air laut goyang. Mending pakai cooler khusus aquarium . Cooler untuk aquarium bukan hanya  mahal namun konsumsi listriknya juga lumayan. 😁

Lampu Led Custom Aquarium Laut Produk Anak Bangsa, bisa di Setting Sekehendak Hati Pemilik

Biasanya blog ini senengnya yang Pahe-pahe. Tapi kali ini dibikin nyerah dengan lampu pahe untuk aquarium laut. Berawal googling informasi aquarium air laut di youtube, kemudian mampir dibeberapa forum aquarium air laut, jadi sedikit tahu jika aquarium laut membutuhkan spektrum warna yang spesifik.

Isenglah googling di toko online, lah kok lampu led yang dikhususkan aquarium laut harganya mencengangkan!!! Nembus jutaan.

Akhirnya nemu juga custom bikinan anak negeri yang harganya lebih terjangkau. Setelah japrian dengan sellernya, SF makin keracunan. Lah dianya mamerin beberapa foto aquarium yang memakai lampu bikinannya.

Ya wis lah SF putuskan mengalihkan dana mancing buat lampu ini…. 😅 . Beberapa hari setelah pemesanan, barang datang langsung saja dijajal. Dan hasilnya cukup mengejutkan. Beda jauh dengan lampu pahe yang biasa SF pakai.

Lampu led 72watt ini penetrasinya lebih kuat, cahaya ga memendar diperjalanan untuk sampai dasar. Ini yang bikin ga silau, mata jadi ga lelah memandang aquarium berlama-lama. Didasar aquarium terlihat jelas sekali bayangan yang berasal dari ombak yang dihasilkan wave maker dipermukaan air. Rahasianya ternyata dari adanya lensa cembung yang terpasang di lampu led. Pantesan sinarnya fokus. Selain spektrum warna lampu sesuai dengan kebutuhan fotosintesis, lampu ini juga mampu menguatkan warna coral/ikan.

Yang juga bikin SF salut adalah lampu yang berlabel RDA ini, bisa dicustom sekehendak hati. Bisa diatur intensitas cahayanya (dimmer), bisa diatur komposisi warnanya, serta lampu ini juga support animasi. Misalkan perpindahan dari cuaca cerah kemudian berawan, sore menjelang malam, atau subuh menjelang pagi. Kecepatan animasi bisa juga diatur. Pengaturan diatas cukup dilakukan melalui remote control. Jangan kuatir overheat karena lampu led ini sudah dibekali kipas pendingin.

Yang tak kalah unik adalah terdapat 6 tombol yang dapat menyimpan settingan pemilik. Misalkan saja tombol diy1 untuk kondisi malam, diy2 buat pagi, diy3 buat siang bolong, dst sampai dengan tombol diy6. Fitur lainnya adalah lampu led ini juga dilengkapi sinar UV terintegrasi untuk membunuh bakteri/alga.

Awalnya SF isi aquariumnya dengan ikan saja (FO tank) tapi karena spek lampunya yang cocok buat coral, SF coba isi dengan beberapa coral seperti batu hyu, jerukan, polip, otak2, dll.

Sudah hampir sebulan lampu custom ini SF pakai dan alhamdulillah berjalan tanpa kendala. Berbagai macam coral sukses membuka tentakelnya secara maksimal, ini tandanya cahaya dan nutrisi buat coralnya pass.

Semoga saja lampu ini awet, mengingat air laut bersifat sangat korosif.

Klo tertarik dengan lampunya mampir saja ke toko online nama sellernya “rila aquarium” atau tanya2 dulu ke produsennya di 081296108846(Om mario). Ini bukan endorse produk loh ya… artikel dan videonya karena salut dengan kreativitas anak bangsa.

Ini dia video reviewnya…

Terserah mau subscribe, comment atau like… lah di channel youtubenya dah di blokir monetizenya… 😅

Aerator bertenaga baterai, selain buat keperluan mancing juga penolong ikan peliharaan dikala Listrik Padam

Awalnya beli aerator (alat pembuat gelembung udara) bertenaga baterai adalah untuk mancing dilaut, tujuannya agar umpan udang atau ikan dapat hidup lebih lama.

Nah saat bencana lampu mati Minggu lalu, aerator ini menyelamatkan nyawa ikan peliharaan SF. 16 jam listrik mati, bikin nyawa biota dalam aquarium terancam tewas. Filter , protein skimmer, dan wave maker stop bekerja. Bikin air tidak bersirkulasi sehingga kadar oksigen di dalam air menurun drastis.

Aerator bertenaga sepasang baterai ukuran besar tersebut sanggup nyala selama 16 jam nonstop. Fauna laut semua selamat meski mati listrik dari siang hari sampai subuh keesokan harinya .

Nyesel banget kalau ga punya alat ini. Rekan SF sendiri mengalami ikan di dalam 2 aquarium lautnya tewas tak tersisa. Hanya anemon laut yang selamat. Kabar tak sedap juga SF dari grup aquascape/aquarium laut yang SF ikutin , banyak laporan ikan peliharaan tewas karena listrik mati.

Pengalaman Mancing di Probolinggo, tersadar Hobi Mancing Laut di Ibukota itu Kelewat Mahal!!!

Tak disangka beberapa hari sebelum mudik ke Surabaya ada ajakan mancing di laut probolinggo (Jawa Timur) oleh adik ipar dan Mertua. Terang saja pas packing mau mudik SF malah sibuk sendiri siapin alat pancing untuk dibawa mudik 😇

Setelah silahturahmi di hari pertama lebaran, malam harinya dari Surabaya langsung menuju pelabuhan Probolinggo. Begitu kapal datang , agak takjub juga SF. Lah kapalnya guedhe. Cuma beda banget dengan kapal di pelabuhan karangantu atau tanjung pasir, dimana area memancing dibelakang dan didepan kapal.

Kapal mancing dari pelabuhan karangantu tujuan p.tunda dan p.mundu

Continue reading “Pengalaman Mancing di Probolinggo, tersadar Hobi Mancing Laut di Ibukota itu Kelewat Mahal!!!”

Perlunya Piranti Cadangan Kelas Berat Saat Mancing. Anda ga Pernah Tau Kapan Saatnya Frenzy

Wajah wajah bahagia ketemu frenzy di saat saat terakhir

Pengalaman mancing seminggu lalu ke selat sunda hampir saja boncos. Dari malam sampai siang hari cukup minim ikan yang berhasil landed. Meski ada beberapa kaci-kaci, kuwe dan beberapa kuniran. Tapi ga biasanya seperti ini. Padahal kondisi arus cakep… Jarang-jarang di selat sunda (P. Tunda) timah J8 bisa nancep. SF sendiri hanya strike baracuda, dan 2 ekor kuniran.

Setelah semalaman sepi strike di sekitaran Rig. Kami putuskan pindah spot karangan. Sampai dispot arah barat rig kami putuskan makan dulu. Cumi umpan dan ikan-ikan kecil kami goreng sebagai lauk makan siang. Mungkin ikan dibawah sono ngiler juga liat para pemancing makan lahap. Ngumpul deh mereka dibawah kapal kami. 🙂

Sehabis makan tak disangka terjadi Frenzy bertubi tubi, gerombolan kakap merah dan wakung sawo bergantian naik ke kapal. SF saat itu memakai piranti light dengan Reel kelas 3000an,dengan senar PE1,5 . Karena ga ingin menyianyiakan momen ini, SF langsung berganti piranti berat. Joran Custom PE5 dipadukan Reel Overhead Penn Fathom 20 dengan line PE4, menggusur piranti ringan sebelumnya. Lupakan sensasi strike dengan light tackle. Kulkas lagi kehabisan ikan soalnya. 🙂 Ga salah kali ini… Piranti kelas berat ini ga memberi ampun ikan. Sukses mengerek ikan ukuran lumayan bertubi-tubi tanpa perlawanan… ! Yup tanpa perlawanan… SF reel in saja terus tanpa Pompa joran… Puteeerrr reel dengan beringas. Bayangkan saja, teman sebelah pakai reel spinning kelas 6000 baru naikin seekor ikan , piranti SF sudah 3 kali menaikkan ikan dengan ukuran sama. Baru kali ini SF narik ikan berkali-kali secara nonstop di laut kedalaman 50meteran… Dan baru kali ini juga SF sampai kecapekan menaikkan ikan.

Penn Fathom 20LWLH piranti saat frenzy

Sayangnya frenzy cuma terjadi sekitar setengah jam. Setelah itu hanya ikan-ikan kecil jenis kuniran yang landed. Tak percuma penantian dari malam sampai siang ini terbayar pada setengah jam terakhir waktu mancing.

Tak ada salahnya bawa piranti ekstra saat memancing dilaut. Piranti ringan untuk menikmati sensasi perlawanan ikan saat strike karena inilah tujuan penghobi mancing. Dan piranti kelas berat untuk moment frenzy yang sayang disia-siakan, kalau ini istilahnya ngomzet… Biar dapat ikan banyak yang memudahkan SIM buat acara mancing selanjutnya. Bini juga pastinya seneng kalau suami bawa ikan banyak… Uang belanjanya utuh beberapa hari…. 😆

Hasilnya memang ga seberapa banyak. Tapi masih terbilang sukses dihari itu. Kapal lain kabarnya hasilnya kurang memuaskan.

Beberapa Pantangan Memancing dilaut, Konon Apes Jika dilanggar

Not me… SF bukan penganutnya. Namun banyak nelayan yang percaya jika hal ini dilanggar maka hasil pancingan akan sepi. Di Pantai Tanjung Pakis Karawang misalnya… kapten senior disana kurang berkenan jika tamu membawa bekal seperti ini:

1. Pisang

2. Telor

3. Kacang

4. Pete/Jengkol

Jika membawanya saat trip mancing dipercaya bikin apes…. Continue reading “Beberapa Pantangan Memancing dilaut, Konon Apes Jika dilanggar”

Mancing dilaut boncos…! Kenapa ya

Kali ini SF cerita berdasarkan pengalaman… dalam tahun ini terhitung 3 kali SF pulang mancing boncos (apes) ga bawa ikan. Apa saja sih sebabnya?

1. Kapal tidak memadai peralatannya

Beberapa bulan lalu komunitas SF berangkat menggunakan 2 kapal ke arah P.Mundu melalui Merak. 1 kapal dengan peralatan komplit (fish finder+gps), yang satu hanya GpS saja… akibatnya 1 kapal sukses panen, satu kapal boncos… Continue reading “Mancing dilaut boncos…! Kenapa ya”

Eh di Tangerang ada pemancingan ikan air laut lohhh… lumayan ngobati sakaw… ini ulasannya

Bulan ber-beran terutama bulan Nopember dan Desember , musim yang kurang baik untuk melaut… SF yang rutin melaut sebulan sekali tentunya sakaw berat dipaksa cuti beberapa bulan. keinginan kuat tapi resiko besar karena baik ombak dan angin dilaut ga bersahabat. Bunda juga merasakan efeknya… rutinitas makan ikan laut segar jadi terganggu… coba beli ikan laut di supermarket besar tetep saja ikannya ga sesegar ikan laut hasil pancingan langsung.

Rekomendasi rekan,SF dikasih tau pemancingan Bakoel desa daerah dadap Tangerang, pemancingan specialist ikan payau dan ikan laut! berbekal Googlemap ,Senin kmaren SF putuskan ksono… karena ikan tambak dangkal , SF putuskan bawa piranti ringan saja… SF yang berencana casting sengaja cuma bawa umpan buatan, seperti minnow, crank bait dan popper.

Senin jam 6 berangkat dari Bekasi ga sampe 2 jam dah sampai lokasi.. keluar tol arah bandara langsung belok kekiri. Tinggal ikuti petunjuk google yang akurat.

4km terakhir kudu melewati jalan sempit yang cukup dilewati 1 mobil dan press berpapasan dengan 1 motor. Untung saat berangkat ga berpapasan dengan mobil lain. Tapi kalaupun papasan jangan kuatir… banyak area yang sengaja disiapkan tiap beberapa meter berupa daratan rata dan beberapa diantaranya disemen jadi aman bagi mobil untuk berpijak.


Sampai dibakoel desa parkir di sebelah papan berisi daftar harga… sempat termenung … mau mancing ikan apa yang worthed dengan harga segitu… muahallll bingitttsss . Harganya sekitar 2 X lipat harga ikan laut di pasaran…monggo listnya liat sendiri

Sayang sangat amat disayangkan… dengan harga segitu pemancingan ini melarang teknik CASTING….!!! dalam hati misuh2 khas Surabaya #@$%^&#^* !!!(sampe keluar semua dah literaturnya)!!!
SF agak protes masalah ini… Tapi pegawainya cuma bilang… ya namanya instruksi dari bos pak.. 

Ya wis dah SF mancing dengan mrengut…. ga seberapa lama umpan gratisan yang disediakan oleh pengelola dilahab seekor Mangrove Jack (yg disebut2 sebagai kakap merah oleh pengelola). Dikolam yang sama selama 3 jam SF berturut2 SF dapat tambahan 2 kakap merah 1 kgan(1 kakap sekitar 1,5 kg lepas karena kail patah!),  1 kerapu 1kg, seekor anakan baramundi/kakap putih 0,2 kg. SF berencana mengakhiri trip ini dengan memancing ikan di kolam 2kg keatas… penasaran sama tarikannya… 10 menit hook ikan besar, sayang rangkaian pancing langsung dibawa ikan ngumpet dibawah saung… akibatnya kail nyantol dan SF terpaksa memutus rangkaian pancing. 

10 menit berikutnya SF merasakan sensasi strike ikan yang cukup besar namun ikan tersebut bukanlah lawan tackle laut meski tergolong light tackle… (kekuatan pancing 15kgan) beberapa menit dah landed ikan kerapu 2kg lebih…Tersenyum penuh duka SF saat mendapatkannya, puas narik tapi mringis bayarnya….!!


Sebenarnya SF ingin merekomendasikan pemancingan bakoel desa kepada angler lain yang kangen sensasi tarikan ikan laut, tapi karena larangan casting SF jadi ogah…. sangat tidak worthed mengeluarkan uang ratusan ribu namun teknik mancingnya Ndak boleh casting pakai umpan buatan.

Alasannya pengelola sering menemukan ikan tewas mengambang dengan luka bagian tubuhnya… luka ini biasa diakibatkan oleh pemakaian lure dengan jumlah kail 2 biji atau lebih dengan 3 mata masing2nya…  

Saran nih… daripada melarang penggunaan teknik casting mending dibolehkan casting dengan catatan kail mata satu dan hanya boleh 1 kail pada tiap lure….!  

Monggo jika ada rekomendasi pemancingan ikan air laut (terutama kakap dan kerapu) yang boleh casting dan lebih terjangkau… pengen coba yang lain….

Menangkap ikan yang tak dikehendaki dalam aquarium jilid 2

Menangkap ikan perusuh dalam aquarium memang susah susah gampang. Susah kalau ga tau  caranya…gampangnya karena sekarang ada internet…. 🙂
Kalau aquarium ga banyak ornamen cukup pakai saringan… kalau aquascape atau aquarium laut yang penuh koral bisa repot kalau mau dibongkar
Nah diartikel ini SF share  cara efektif dan cukup simple… yang pertama sudah pernah SF bikin artikelnya….
Silahkan baca lagi..
https://smartf41z.com/2016/04/23/membuat-jebakan-untuk-menangkap-ikan-yang-tak-dikehendaki-dalam-aquarium/
Nah cara pakai botol plastik diatas hanya berfungsi untuk ikan kecil (sebesar lubang botol)
Nah kali ini target ikan yang SF incar agak gedhean… Continue reading “Menangkap ikan yang tak dikehendaki dalam aquarium jilid 2”