Berkaca pada CBR 150, big skutik honda kudu mengikuti langkahnya

Sebelum bahas Big skutiknya honda dikelas 150cc, mari sedikit flashback pada CBR 150.
CBR 150 lokal sekilas tak berbeda dengan versi import dari Thailand… pembeda yang paling kentara pada rangka teralis dan knalpotnya. Langkah smart dari AHM melokalkan CBR 150. Ga mentah mentah jiplak versi importnya namun menyesuaikan agar memenuhi target pasar yang dituju… jelas menguntungkan saat CBR 150 dilokalkan baik bagi AHM maupun konsumen… harga bisa ditekan abis… alhasil CBR 150 lokal sukses membungkam R15 dalam hal penjualan.

image

Continue reading “Berkaca pada CBR 150, big skutik honda kudu mengikuti langkahnya”

Yamaha Nmax dihargai 27jtan versi ABS…. what next?

Siapa yang paling merasa digampar atas kehadiran Nmax? Jelas AHM lah… dia jualan PCX yang merupakan lawan setara Nmax dengan harga lebih mahal 10jt lebih! Kalau sudah seperti ini SF saja enggan membeli PCX…. Pasalnya…. :
1. Banyak potential buyer PCX lari ke Nmax
2. PCX makin ga laku
3. PCX makin diabaikan AHM, import dikurangi , layanan aftersales juga pasti dikurangi (sparepart makin langka) teringat status FB warungDOHC beberapa waktu lalu.. sparepart CBR250 yang lebih laris saja susah didapat…. apalagi PCX ya? Continue reading “Yamaha Nmax dihargai 27jtan versi ABS…. what next?”

Ban merk impor belum tentu lebih unggul dibanding lokal. Ini buktinya….

Saat cek status FB SF menemui pengakuan seorang rekan dragster yang mencoba mereview ban merk impor pada kuda besinya…

image

Ban bermerk mi**el*n pil*ot sporty memang cepat lengket dengan aspal, jalur airnya bagus, serta terlihat lebih tebal, sesuai habitat ban ini di lintasan drag.
Namun juga punya kelemahan yakni finishing (sisa moulding) berantakan, serta daya tahan payah… bahkan rompal beberapa bagian saat dipakai latihan dragrace… Continue reading “Ban merk impor belum tentu lebih unggul dibanding lokal. Ini buktinya….”