Kue lebaran yang seharusnya lezat malah bikin sakit hati

Alkisah Budi punya langganan penjual kue lebaran yang sering dia beli, awalnya kenal penjual kue ini Budi beli kue yang murah dulu… kue salju, rasanya lumayan cocok sama lidah Budi. tahun depannya pesen lagi yang agak mahal kue semprit, nah kebetulan cocok juga dilidah. Kebetulan tahun ini Budi punya rejeki berlebih pengen kue yang lebih lezat, berkelas dan mahal. Untuk itu Budi mau ngincip dulu contoh kue keju yang disediakan langganannya sebelum memutuskan untuk membelinya… wuih rasanya muantebbbb, uennak, gurihhh… pokoke perfect.. jauh dibandingkan kue keju lain yang dibilang orang-orang enak. Pokoknya kue yang satu ini cocok untuk hidangan lebaran, cocok di suguhkan ke tamu. Setelah menyerahkan uang muka (DP) pemesanan kue keju. Budi lantas gembor-gembor ke teman-temannya… eh kue keju langgananku enak loh dari pada kue keju yang itutuh…. kejunya berasa banget..

image

Continue reading “Kue lebaran yang seharusnya lezat malah bikin sakit hati”

Pengguna pulsar itupun melego motornya

image

Sebenernya ini sudah berlalu beberapa waktu lalu, baru sekarang keinget SF kisahnya 🙂 . Salah seorang pengguna pulsar sebut saja bro H, telah berganti motor sebuah bebek matic. Selain karena fungsional berlebih yang ditawarkan matic barunya (bagasi dan tangki bensin besar) doi memutuskan untuk melego P180 karena eksistensi BAI di Indonesia telah tamat.
Continue reading “Pengguna pulsar itupun melego motornya”

PCX 150 banyak yang rela inden, Lah kalau CBR? belum tentu!

white PCX

Yang namanya kepengen apalagi hobi motor, disuruh inden panjang bagi beberapa orang bukan suatu masalah. Apalagi jika motor yang diinden itu cuma satu-satunya pilihan. Seperti misalnya PCX 150… berhubung pabrikan lain ga keluarkan motor sepadan ya gimana lagi …banyak yang rela ngantri…  sampai-sampai importer umumpun memanfaatkan peluang ini dengan menyediakan unit ready stock meski dihargai hampir mahal 10jt!

Tapi jangan samakan dengan kasus CBR 250. Kalau disuruh inden lama sangat..sangat… riskan! biker bakal beralih kelain hati. Apalagi pesaingnya menawarkan sesuatu yang bernilai lain : taste! Belum lagi banyak yang jual Ninja bekas kondisi mint harga dibawah CBR baru. Jika bukan bener bener pecinta Honda, calon konsumen sangat mungkin selingkuh . Kecuali CBR 250 memang sangat amat layak ditunggu misalnya nih : mesin 4 silinder, dan harganya sama kaya N250… ya jelas SF sendiri saja rela inden setahun 😛

wpid-Ninja_300_40095_A_OLRGB-1024x682.jpeg

Yang ga enak didenger kalau konsumen sudah teriak :  AHM niat jualan ga sihhhh !!!?? pakai alasan distribusi tersendat, kendala administrasi dll, KMI saja sanggup distribusi ribuan Ninja sebulan kok AHM kesulitan datangkan ratusan unit CBR, sampai ada konsumen CBR disuruh inden 6 bulan!!!! Opo ga edan kie???

bukannya sama-sama barang import dari Thailand?

 

artikel terkait :

– http://smartf41z.wordpress.com/2013/09/18/penjualan-cbr250-mengenaskan-hampir-kesalip-klx250/

Deteksi kabel speedometer putus

image

Seminggu ini 2 kali mengalami penunjuk kecepatan pada speedometer mati. Yang pertama speedometer Ninja 250 mati pas berangkat kantor… saat istirahat siang pengennya ke bengkel buat beli kabel speedometer. Begitu mundurkan si bolot tiba-tiba kabel speedometer depan bagian atas terlepas dari tempatnya dan jatur terjulur. Ealah ternyata cuma masalah ulirnya saja yang kendor sehingga lepas dari duduoan di speedometer. Ngolong sebentar tinggal ditancepin trus diputer-puter… beres dah. Eh kemaren Minggu kejadian yang sama terulang lagi, kali ini menimpa spin tunggangan bunda. Karena males bongkar kedok atas SF coba ngecek dari dudukan kabel speedo di roda depan. Setelah terlepas dari tempatnya SF coba  cungkit kabel di dalamnya dan menariknya keluar…yup… ternyata putus…tus..tuss.. 🙂  kabel dirakit lagi trus nunggu waktu luang buat ke bengkel resmi …maklum biasanya parts suzuki susah cari di bengkel umum.
So… deteksi awal speedometer mati yakni pada kabelnya.. untuk motor sport yang bisa dijangkau bagian bawah speedometer dengan tangan cukup rogoh ulir kabel speedo yang nempel di speedo dan putar berlawanan jarum jam setelah itu putar roda depan … lihat kawat didalam kabel speedo berputar/diam… kalau kawat dalam diam berarti putus.. klo kawat muter berarti speedo yang error!
Untuk bebek/matic yang males bongkar headlamp …bongkar dulu dudukan kabel speedo diroda dan dicek apakah kabel putus caranya cungkit kawat dalam kabel speedo. Jangan keburu beli kabel speedo dulu sebelum memastikan apakah kabel speedonya bener-bener putus. Emann kalau cuma dudukannya kendor…

Senin kemaren mampir ke bengkel resmi suzuki di kelapa hybrida Jakut, ternyata barang kosong dan harus inden…. yah… bukan jawaban yang mengagetkan. Kudu sabar punya motor suzuki…. cari parts dibengkel umum jarang tersedia, di bengkel resmipun kudu inden. Mending mocin masih banyak parts substitusinya.
Ada yang tau parts substitusi kabel speedo spin ?

New teralis dan new vixion berbarengan brojol, harusnya begitu

Ga ada namanya kalah start, first mover atau moment telat jika keduanya brojol bareng…. Ajang yang paling dinantikan adalah saat JMCS akhir bulan ini. Kedua motor ini memiliki keungulan masing-masing.

image

New vixion jelas telah bertahun-tahun menguasai pangsa sport Indonesia, power sangat lumayan, irit, delta box mengantarkannya sebagai raja di kelas motor batangan. Sedangkan Teralis seakan ga mau kalah dengan menggembar-gemborkan mesin 150cc DOHC titisan CBR 150 berbekal sasis teralis. Secara produksi mungkin new vixion lebih unggul diatas kertas karena banyak common parts yang diambil dari old vixion . Sedangkan perkiran SF, teralis bakal sedikit ketinggal di awal peluncuran, indent mungkin mengular namun produksi bakal sedikit keteteran memenuhi permintaan pasar mengingat motor ini benar-benar baru diIndonesia.

image

Meski jika mesin teralis mengambil blueprint plek CBR dari Thailand namun kualitas vendor di Indonesia nampaknya masih perlu “pembuktian” . Lah wong masalah ini saja masih menghantui kawasaki sehingga belum berani produksi Ninja 250 di Indonesia. Lantas bagaimana pertarungan jangka panjang New vixion dan teralis gimana? Semua tergantung si teralis. Jika awal kemunculan mampu memenuhi ekspektasi konsumen yakni motor keren, powerfull dan tanpa “Problem” bisa saja menggulingkan tahta vixion. Kalau kebalikan ya…. mau bilang apa, vixion bakal tetap jadi raja. Semoga ga ada black campain yang dialamatkan kedua motor baru ini. Agar calon konsumen mendapatkan informasi sebenarbenarnya untuk dua motor ini.

Doorrr…!!! N250 injeksi brojol minggu ini. Banyak kejutan!!!

image

Abis baca TMCblog soal distopnya inden N250 karburator, mampir ke motorplus… tambah dikagetkan berita jika N250 injeksi dalam minggu ini. Pihak motorplus dapet undangan press release tanggal 1 Agustus 2012 dan test ride di sentul keesokan harinya. Ada kejutan lain juga soal kemunculan Ninja 250 ini. Crankase,pisron dan silinder aluminium diecast baru. Ga kalah mengagetkan sasispun mengalami perubahannn… !!! Konstruksi injeksinya juga meniru sang kakak ninja 650. Selain varian standar N250 kabarnya juga menyediakan versi ABS. Harganya diperkirakan kisaran 50 juta-an. Wahh… penjualannya bakal makin ngacir lagi nih. 🙂

Penasaran soal performa dan tampilan visualnya??

Sama….. !!! :mrgreen:

Sekuel Kebimbangan Vario 125 berlanjut… Akhirnya Spacy yang Menang

image

Kaya sinetron saja berlanjut terus…. 😆  awalnya pengen Vario 125 trus batal gara-gara ngorok, milihlah spacy karbu… eh versi karbu sudah diskontinyu, Galau milih Vario 125 lagi. Saat mau deal … ehh … barangnya ga ada, harus inden 1- 2 bulan sementara  motor tunggangan sehari-hari sudah terjual! Ditengah kegalauan itu sobat SF ini berusaha telp dealer lain… sama juga vario 125 kudu inden sebulan lebih!!! Nah karena ga mau nunggu lama akhirnya sobat SF ini memutuskan meminang Spacy FI.  (Yess… masukan SF serta komen pengunjung mengena juga :mrgreen: )
Kemaren waktu istirahat siang langsung nyulik SF buat nganter ke dealer Honda di Plumpang sambil ngiming-ngimingi tongseng kambing :P. Sampai Dealer proses tawar menawar langsung terjadi. Akhirnya dari pricelist seharga 12.900rb dapet diskon 200rb ! Lumayan 🙂 …  setelah pelunasan terjadi motor segera di cek fisik, pasang aki dan langsung dinaikkan ke mobil box untuk dikirim.
image

image
Lamanya inden ternyata sangat mempengaruhi keputusan pembeli untuk meminang motor. Untung saja masih mau beli motor semerk beda tipe, kalau pindah kelain hati kan rugi pabrikannya.

Ngobrol dengan pengguna setia Pulsar…

image

Beberapa hari lalu pas nyuci maticnya bundafaiz ngobrol lama dengan rider pengguna skywave. Awalnya ngobrol soal suka dukanya skutik suzuki. Trus doi nanya mengenai motor yang dimiliki sF lainnya. Saat nyebut Tiger doi langsung bertanya… ga pengen nyoba pulsar bro’? SF pun cerita tiger dimiliki sejak lama thn 2005 saat pulsar belum masuk sini dan saat ini ga mungkin gantiin tiger dengan motor lain karena historical valuenya 🙂 
Rider ini trus ngaku kalau dia pengguna setia Pulsar . Nah…giliran SF yang  mengorek kesannya menggunakan Pulsar :P. Dia sudah
4 tahun menunggang PiBo, selama itu ga ada permasalahan berarti meski sudah turing beberapa kali antara lain ke Bengkulu dan Jogja, kliatannya puas banget pulsarian ini menunggang pulsar. Mesinnya juga masih awet tanpa kendala berarti. Selain mesinnya .. dua hal yang dapat diandalkan  pada Pulsar adalah  konsumsi bensinnya yang super irit dan kekuatan rangkanya! Pokoknya beda dibanding pabrikan Jepang, menurutnya jauh lebih kokoh motor bikinan India ini ( ini yang bikin berat kali ya ).
Masalah sparepart rider ini juga mengakui itu hal terlemah yang dimiliki bajaj.  Harapannya (yang juga diamini SF ) Bajaj segera bangun pabrik disini sehingga permasalahan ketersediaan sparepart dapat diatasi. Tips yang diberikan rider ini jika cari suatu parts di satu dealer ga ada jangan terpaku pada dealer itu, cari di dealer lain yang terdekat. jika beruntung bakal dapat kok barangnya.  Tapi kalau apes ya mau ga mau inden. Sayang sebelum SF mengorek keterangan lebih lanjut , rider ini pamit duluan karena skywavenya selesai dicuci….
motor dengan value of money bagus jika didukung jaringan distribusi memadai produsen Jepang pun bisa dibuat bertekuk lutut (segmen sport)

Kode TPT GW 250 bikin galau pollll…..

image

Perasaan ini hampir sama seperti saat pertama kali mendengar kabar masuknya Ninja 250 yang saat itu merupakan motor dengan Cc terbesar serta satu-satunya yang menganut dua silinder . Ingat betul SF hanya bisa menelan ludah karena berfikir bakal mustahil bisa meminangnya, maklum kondisi ekonomi SF saat itu masih belum menentu. Nah tiba-tiba perasaan itu muncul lagi saat ini ketika di Gmail ada pemberitahuan artikel baru bang Haji Taufik berjudul Nah TPT Impor Suzuki GW 250 nongol . . . siap siap indeeeen !!
Kesamaan apa yang ada pada GW 250 ini dengan N250 sehingga bikin SF Galau..!? Motor fenomenal dan pertama kali ada di Indonesia, yup sport naked 250 twin cylinder ! Yang kedua SF tak punya daya dan kuasa untuk meminangnya, tak lain karena sudah ada si bolot dirumah yang sudah bikin SF susah berpaling.
Mo nambah armada lagi??? No way!!! Iso-iso dicokot sampe tugel karo mbokne 😆 udah ada 3 motor dirumah (ridernya cuma 2 padahal) .
Hmmm… cuma bisa nelen ludah seperti sedia kala. 🙁

Next teralis bermesin CBR150. Pemilik CBR pun senyam-senyum

image

Gimana tidak…. selama ini suku cadang CBR terkenal mahal dan susah carinya. Mesti…lah wong motor CBU … 🙂 terus kalau nantinya Sport teralis keluaran honda bermesin CBR gimana? Wah ya jelas bikin mesam-mesem pemilik CBR baik yang old maupun new.
Meski kemungkinan besar nantinya mesin yang dipakai teralis honda ga 100 % sama dengan CBR 150 namun tetap saja bakal banyak parts mesin yang bisa dipakai bersama. Misal saringan oli, jeroan rumah kopling, parts mesin lainnya bahkan ga menutup kemungkinan perangkat pengapiannya juga. Jika teralis benar-benar booming dan menggeser vixion bakal menjadi motor sport sejuta umat, suku cadangpun bakal banyak di bengkel-bengkel umum. Gimana pendapat brother/ sister sekalian ?