Hujan sudah berhenti alangkah baiknya tetep pakai jas hujan

banjir plumpang

Rabu siang kemaren sudah janjian ketemu dengan klien didaerah Kelapa Gading Timur, kondisi pagi hingga menjelang siang hujan deras. Untung Jam makan siang hujan berhenti total dan matahari terik bersinar. Prediksi SF jalur yang akan dilalui (Jl Pegangsaan Dua) bakal becek penuh air hujan bercampur air got yang meluap plus lumpur.

Daripada pakaian kerja kotor mending pakai jas hujan komplit ga kuatir kena cipratan air. Biar saja dianggap aneh sama orang yang lihat . Panas terik kok malah paka jas hujan? Benar saja begitu keluar kantor dijalan raya Plumpang genagan air di sepanjang jalan, di Jalan raya Pegangsaan dua malah lebih kotor kondisinya. Motor-motor lain jalan pelan dan mereng-mereng menghindari air karuan saja berpotensi bikin macet.

Sesampai ditempat tujuan karuan saja jas hujan dan motor SF bermotif batik (batik abstrak dari lumpur :mrgreen: ).

Saat berangkat dan pulang kerja SF sering melakukan ini setiap pasca hujan. Daripada pakaian kerja kotor, riding pelan dan ga nyaman karena takut kecipratan motor/kendaraan lain, pakai saja jas hujan komplit.

Sesampai dirumah biasanya jas hujan komplit tetep SF pakai sampai kamar mandi dan SF siram sekujur tubuh (mandi dengan posisi jas hujan masih terpakai) sekalian melap seluruh bagian jas hujan. Setelah itu di keringkan semaleman. Memang lebih baik hujan deras sekalian karena motor lebih bersih dan tubuh ga gerah daripada kondisi pasca hujan yang bikin banjir/becek jalanan yang jelasnya bikin kotor motor dan pakaian.