jas hujan

All posts tagged jas hujan

Ini adalah satu hal yang sering dialami SF sebagai pria “subur” yang motor hariannya berjenis sport… yang satu Ninja 250 yang sudah pada tau betapa menunggingnya… yang satu lagi Honda tiger yang juga nungging karena shock belakangnya sudah ditinggikan. Ditambah lagi bagian belakang tiger ini sudah dipasang box yang di geser diatas boncengan. Tentunya perlu upaya lebih bagi rider menaikinya…. Continue Reading

Beberapa hari lalu saat akan berangkat kerja , jas hujan SF ternyata tidak ada di box tiger. Ternyata jas hujan tertinggal dikantor hari sebelumnya. Memang hari itu hujan sangat deras, sehingga jas hujan ASV andalan SF bawa masuk dalam ruangan kerja. Biasanya kalau hujan rintik jas hujan SF jemur di atas motor di parkiran, dan SF bergerimis ria menuju gedung kantor.
image

Continue Reading

banjir plumpang

Rabu siang kemaren sudah janjian ketemu dengan klien didaerah Kelapa Gading Timur, kondisi pagi hingga menjelang siang hujan deras. Untung Jam makan siang hujan berhenti total dan matahari terik bersinar. Prediksi SF jalur yang akan dilalui (Jl Pegangsaan Dua) bakal becek penuh air hujan bercampur air got yang meluap plus lumpur.

Daripada pakaian kerja kotor mending pakai jas hujan komplit ga kuatir kena cipratan air. Biar saja dianggap aneh sama orang yang lihat . Panas terik kok malah paka jas hujan? Benar saja begitu keluar kantor dijalan raya Plumpang genagan air di sepanjang jalan, di Jalan raya Pegangsaan dua malah lebih kotor kondisinya. Motor-motor lain jalan pelan dan mereng-mereng menghindari air karuan saja berpotensi bikin macet.

Sesampai ditempat tujuan karuan saja jas hujan dan motor SF bermotif batik (batik abstrak dari lumpur :mrgreen: ).

Saat berangkat dan pulang kerja SF sering melakukan ini setiap pasca hujan. Daripada pakaian kerja kotor, riding pelan dan ga nyaman karena takut kecipratan motor/kendaraan lain, pakai saja jas hujan komplit.

Sesampai dirumah biasanya jas hujan komplit tetep SF pakai sampai kamar mandi dan SF siram sekujur tubuh (mandi dengan posisi jas hujan masih terpakai) sekalian melap seluruh bagian jas hujan. Setelah itu di keringkan semaleman. Memang lebih baik hujan deras sekalian karena motor lebih bersih dan tubuh ga gerah daripada kondisi pasca hujan yang bikin banjir/becek jalanan yang jelasnya bikin kotor motor dan pakaian.

image

Jas hujan ini untuk menggantikan jas hujan lama yang sudah rembes kemana-mana. Setelah search di google nyasar ke forum pulsarian yang dalam satu kesempatan menyebutkan banyak anggotanya pakai jas hujan merk ASV. Nyari kesono-kemari secara online ketemu deh penjualnya yakni saung motor harganya 125 rb. Weit…hampir sama harganya dengan jas hujan SF dulu yang sudah rembes. Setelah barang diterima segera di cek… kualitasnya lumayan… bahannya terbuat dari karet tentunya lentur.
image

Untuk SF bertinggi 174cm dan berat 90 kg ukuran XXL nampaknya cukup. bagian dalam jas hujan disertai jaring sehingga bikin nyaman, resleting seperti lainnya tertutup oleh bahan yang dapat dikancingkan. Begitu pula celananya disertai jaring dan karet lentur bagian pinggang. Antar sambungan dibikin pres-presan sehingga air ga rembes masuk, untuk aktifitas naik turun motor laki juga ga kuatir robek karena bahan yang lentur dan sambungan kuat.

image

image

Menariknya untuk tutup kepala bagian depan berbahan transparan jadi ga membatasi area pandangan saat berkendara, alias memudahkan melirik spion.
image

Untuk sementara sudah dicoba hujan sedang (ga deres amat) memakai honda tiger dan hujan deras pake spin so far aman ga ada tanda air tembus. Meski belum sempet memakai dalam kondisi ekstreem dalam jangka waktu lama (turing misalnya) namun SF cukup puas memakai jas hujan ini. Jika dibanding jas hujan dengan harga dikisaran itu nampaknya jas hujan ASV termasuk yang diunggulkan (masuk best seller). Monggo jika ingin berkomentar atau menambahkan pengalamannya…..

image

Hampir tiap hari mantel hujan SF terpakai. Gimana tidak, tiap hari hujan. Genangan air dimana-mana. Paling sebel saat jalanan becek tiba-tiba dipotong motor lain atau kena cipratan dari ban mobil. Kotor deh pakaian kerja. Celana kerja yang 2-3 hari ganti bisa tiap hari ganti kalau begitu. Meski pakai sepatu boot yang paling panjang pun ga banyak membantu jika kena cipratan kendaraan lain. Nah solusinya celana jas hujan selalu ane pakai jika jalanan becek meskipun ga hujan. Melibas genangan air jadi PD ga perlu ngurangi kecepatan drastis saat menemui genangan. Sedangkan untuk bagian atas cukup memakai jaket seperti biasanya.
Pakaian bebas kotor, kerja jadi nyaman.

image

Teringat 4 tahun silam saat smartf41z masih kerja di perusahaan swasta dibilangan sepanjang Sidoarjo. Saat itu ada seorang rekan kerja ane yang meninggal saat pulang kerumah melewati jalan sepanjang. Menurut cerita almarhum meninggal saat jas hujannya kecantol motor yang disalipnya sehingga almarhum jatuh kearah kanan dan tubuhnya terlindas bus antarkota yang melaju kencang. Akibatnya rekan saya meninggal ditempat.

Jas hujan yang tidak dianjurkan, bahaya jika nyantol dan nutupi spion :ilustrasi dari google:

Jas hujan model kelelawar memang sangat berbahaya digunakan saat mengendarai motor, namun nyatanya jas model ini masih banyak dipakai karena alasan kepraktisannya. Sebenernya jas model ini masih bisa sih dipakai saat berkendara tapi harus benar-benar dipastikan tidak berkibar- dijalan, caranya dengan merapatkan semua kancing dan menduduki bagian belakang jas hujan agar tidak berkibar. Namun tetap saja lebih safe jas hujan model 2 pieces (jaket+celana). Masih sering saya liat dijalan saat hujan rider make jas hujan model kelelawar namun makenya asal-asalan, bagian depan menutup spion dan lampu utama bahkan setang sehingga dapat mengganggu handling , sedangkan bagian belakang berkibar kaya supermen. Keep Safety On Road!