jebakan

All posts tagged jebakan

Mau dibilang ranjau Paku tapi bentuknya sudah ga berupa Paku. Jadi sebut saja ranjau pengempis Ban. Ertiga kena Ranjau baut yang dibalik dengan tatakan plat besi.

Ranjau paku/baut

Sedangkan Nmax tadi pagi, ini sudah kali ke tiga kena ranjau pengempes ban kena 2 tusuk lagi !. Model ranjaunya berupa aluminium kecil yang panjangnya kira2 setengah tusuk gigi. Penampangnya 1/2 lingkaran. Diameter 3mm, Ini penampakannya :

Bentuk ranjau pengempes ban

Rupanya pelaku pengempesan ban mensiasati agar ranjaunya tidak dapat tersapu oleh tim Saber (sapu bersih) yang menggunakan magnet untuk pembersih ranjau paku. Aluminium ga nempel di magnet…

Lokasi ranjau diprediksi di MT haryono mulai lampu merah flyover cawang kearah pancoran) sampai Lakespra (monumen pesawat seberang stasiun cawang)

Lokasi ranjau paku

2 kali SF tambal ban di pengadegan timur raya (titik biru di peta), 1 kali baru ketahuan saat SF dah dirumah (jenis ranjau yang sama). Menurut tukang ban tersebut, hati hati melintas di MT haryono. Mending ambil jalur tengah…. Lah SF sendiri mau belok kiri di lakespra masak ambil jalur tengah .

Ga mau menuduh siapapun, daripada salah nuduh malah dosa….Semoga pelakunya segera insyaf dan di beri hidayah oleh Allah SWT

 

Menangkap ikan perusuh dalam aquarium memang susah susah gampang. Susah kalau ga tau  caranya…gampangnya karena sekarang ada internet…. 🙂
Kalau aquarium ga banyak ornamen cukup pakai saringan… kalau aquascape atau aquarium laut yang penuh koral bisa repot kalau mau dibongkar
Nah diartikel ini SF share  cara efektif dan cukup simple… yang pertama sudah pernah SF bikin artikelnya….
Silahkan baca lagi..
https://smartf41z.com/2016/04/23/membuat-jebakan-untuk-menangkap-ikan-yang-tak-dikehendaki-dalam-aquarium/
Nah cara pakai botol plastik diatas hanya berfungsi untuk ikan kecil (sebesar lubang botol)
Nah kali ini target ikan yang SF incar agak gedhean… Continue Reading

SF sangat dipusingkan dengan ikan laut yang merusak pemandangan didalam aquarium… persis ikan kali. Padahal dulu saat beli warnanya lumayan, kuning cerah plus ada aksennya biru nyala. Mungkin karena perubahan parameter air ,warna ikan jadi berubah.Untuk menangkapnya sangat susah karena lincah ikannya… tiap kali mau ditangkap sembunyi dikarang. Modiar kalau kudu bongkar jeroan aquarium :mrgreen:

Kebetulan SF nyasar di youtube channel yang menayangkan cara membuat jebakan untuk menangkap minnow(ikan kecil) yang akan digunakan sebagai umpan mancing. SF praktekkan ini di aquarium SF dan terbukti 100% sukses!!!
Modalnya cuma botol plastik bening bekas minuman mineral, gunting dan makanan ikan.
Stepnya…
1. Potong botol kira kira seperempat bagian dari ujung / lubang botol

image

2. Potongan botol yang ada lobangnya dimasukkan ke dalam badan botol dalam posisi terbalik.

image

3. Beri lubang lubang kecil pada badan botol agar ada sirkulasi air  yang nantinya berguna agar aroma umpan didalam botol menyebar keluar
4. Beri umpan didalam botol
5. Masukkan botol secara horisontal didalam aquarium.

image

Dalam 5 menit SF berhasil menjebak 2 ekor ikan , termasuk salah satu yang SF incer. Tinggal angkat dah jebakannya

image

Kalau sudah masuk jebakan ikan bakal kesusahan keluar…

SF pindahin ikan buluk ke tandon air laut, sekalian jadi petugas pembersih disono :), Nemonya balik lagi ke aquarium

Shock therapy menurut pandangan penegak hukum perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera terhadap pelanggar rambu lalu lintas… harapannya pengguna jalan makin taat rambu lalu lintas. SF sendiri kurang memahami bagaimana SOP dari kepolisian . Kalau dinas keluar (razia) langsung bisa sewaktu-waktu atau harus ada surat tugas? bisakah hanya dilakukan 1-2 petugas? Kalau di kantor SF sih untuk penugasan keluar kantor wajib ada Surat Tugas dari pimpinan tertinggi di unit tersebut.  Sering sekali SF melihat atau dilapori ada polisi di titik-titik tertentu yang ga bisa dimonitor pengguna jalan. SF sih nyantai saja , kalau ga melanggar ngapain takut….

sumber : doninurul.web.id


Namun apa yang ada dibenak pengguna jalan? Shock therapy = jebakan betmen (embuh opo artinya betmen ini, rekan2 sering menyebut istilah ini 🙂 ) kesan yang ditangkap oleh pengguna jalan polisi sengaja menjebak pengguna jalan dengan berjaga di spot yang tidak termonitor pengguna jalan . Misalnya selepas tikungan… SF ingat bener di salah satu perempatan di rungkut ada perempatan jalan yang tergolong sepi, untuk belok kiri harus mengikuti lampu merah, padahal dulunya ada tulisan belok kiri boleh terus. SF sendiri agak heran dengan rambu ini akhirnya yowis manut saja berhenti di perempatan sepi ini. Eh pengendara motor dibelakang klakson-klakson minta jalan… selepas belok. CILUK …. BAAAAA!  Kena deh… entah karena rider ini ga lihat papan penunjuk, terburu-buru, atau memang nganggep rambu mubazir (lah perempatan sepi kok belok kiri harus ngikut lampu).

Kasus terbaru seperti beberapa waktu lalu (artikel disini), polisinya ngetem di ujung jalan layang. Otomatis pengendara motor panik… maksudnya balik arah menghindar razia polisi dengan berbalik arah namun takdir berkata lain… pengendara motor ini kudu merelakan nyawa istri dan janin yang dikandungnya karena bertabrakan dengan honda jazz honda city 🙁
Diibukota kondisi jalan memang kurang memadai, seringkali hal tersebut jadi pembenaran melanggar aturan bagi pengendara bermotor… sehari-hari SF melihat motor melawan arus… SF ngerti sekali alasannya. SF yang lewat jalur normal datang 10-15menit lebih lambat dibanding rekan SF yang sedikit melawan arus…. putaran balik yang jauh serta macet jadi penyebabnya… yo wis lah dilakoni saja
Semoga saja ibukota ini segera dipindah… macet dan banjirnya sudah mulai ga masuk akal…
Adalagi yang menurut SF shock therapy tidak pada tempatnya… malah bikin kemacetan ber KM-KM (cek artikel yang lalu disini )

SF sangat setuju adanya shock therapy dari aparat agar pengguna jalan benar-benar kapok. Tapi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan akibatnya dan dilakukan dengan tanpa pandang bulu… Ga seperti saat ini yang beberapa pengendara tertentu kebal hukum.

Posted from WordPress for Android