kaki

All posts tagged kaki

Motor memakai box belakang identik dengan motor turing… meski pada kenyataan ada yang memakai box untuk motor harian… alasannya buanyak manfaatnya… ga ada lagi pundak pegel bawa tas kerja, ga ada lagi tas dan sepatu kerja basah karena kehujanan (tinggal bawa sandal saja di dalam box), ga ada lagi was was karena problem motor bisa diatasi karena bawa toolskit dan sparepart (SF sedia kabel kopling di box), helm juga lebih aman di parkiran.

image

Continue Reading

Senin kemaren kembali SF riding tiger kesayangan pasca opname lebih dari seminggu akibat velg retak. Tiger memang rencana SF pensiunkan dan kirim kembali ke rumah SF di Surabaya. Karena motor pengganti tak kunjung datang sedangkan Ninja juga bermasalah seal yang bocor, SF putuskan untuk mengobati tiger weekend kemaren.

image

Continue Reading

Beberapa hari ini ada penghuni baru di garasi SF yakni old vixion…
vixion yang aslinya berkaki kerempeng ini sukses disulap jadi berkaki gambot dengan memakai velg berukuran 2.5″ dan 3.5″. Ban juga terhitung lebar untuk ukuran 150 cc yakni 110 depan dan 130 belakang. Arm vixion sendiri masih standard namun sudah digerinda di bagian sisi dalam arm agar muar ban yang lebih lebar.

Continue Reading

image

Barusan ngobrol dengan sesama peserta diklat bapak-bapak yang juga seorang biker. Salah satu topik bahasan yang menarik mengenai komunitas motor. Doi kurang sreg sama ulah komunitas/klub saat rolling atau jalan bareng. Beberapa kali beliau melihat pimpinan rombongan menyuruh minggir biker lain serta mengintimidasi rider lain dengan cara menurunkan kaki seakan siap menendang dan mengepalkan tangan. SF yang juga mantan member komunitas cuma mesem saja soal ini.. jujur salah satu penyebab SF keluar dari komunitas adalah perlakuan anggota komunitas saat turing yang minta diistimewakan dijalan, termasuk menyuruh minggir pengguna jalan lain. Ga GW bangett… ๐Ÿ™‚ sama-sama bayar pajak kok minta diistimewakan… saat itu alasan member komunitas : agar tidak ada member terpisah…ย  menurut SF tetep saja berlebihan nyuruh orang lain minggir. Daripada ga srek dihati yo wiss… metu wae lah…
Continue Reading

image

Karena merasa sayang ninja 250 milik ortunya yang baru seumur jagung dijual, rekan SF akhirnya memutuskan membeli motor milik ortunya. Keputusan itu bikin rekan SF ini harus melego tiger kesagangannya yang sudah full modif. Sebelum dilego tentu part modif tiger ini dipreteli dulu, kalau dijual sepaket sama motornya bisa rugi karena parts modifnya dihargai murah. Dasar kecanduan modif , rekan SF berniat memasang limbah moge bekas tigernya ke Ninja 250 karbu miliknya.

Beberapa parts yang sempat dijabarkan yakni shock depan upside down milik gsx 750 plus setangnya, velg perpaduan R6 dan R1, lebar velg belakang 5.5″ dengan ban ukuran 180. Beberapa hari lalu terjadi diskusi dengan SF mengenai rencana ini. Karena urusan modif SF ga pernah se heboh ini, SF hanya bisa kasih sedikit masukan.Ban ukuran 180 dipasang ke ninja 250 tentu sangat ekstreem , wong motor turing yang 650cc (ER6) saja dibekali dengan velg 4.5″ dengan ban ukuran 160, lah ini N250 mau dibekali velg 5.5″ dan ban 180. Dengan kondisi buritan Standar dikhawatirkan penampilan belakangnya kebanting, apalagi spakbor belakang ninja lawas yang meruncing dan panjang rasanya ga akur dengan lebarnya ban. Kecuali buritan belakang ganti aftermarket atau spakbor ganti yang kecil. Belum lagi penurunan performa akibat terlalu lebarnya ban. Bagian depan niat ganti Shock USD dipadukan dengan setang dibawah segitiga khas superbike. Kalau ini bakal mungkin menyusahkan karena mungkin mentok fairing dan tangki. Kalau ga sayang sih bodi bisa dicoak, atau ganti fairing total. jika nantinya terlalu banyak kendala memasangkan limbah mogenya rupanya rekan SF memilih untuk merubah aliran ninjanya jadi naked bike ๐Ÿ™‚

Cool.. ditunggu reportase hasil modifnya, yang katanya nunggu tiger revonya laku dijualย  ๐Ÿ™‚

image

Beberapa kali melihat KLX ( atau d tracker ya?) ganti velg 17″ dan ban lebar. Hasilnya muantebbbb tenan… terus terang jadi ngiler juga. Beda saat liat d-tracker std, asli langsung ilfil. Kesannya kaya motor ga serius :).
Lingkar roda kecil kesannya ga cocok disematkan ke motor all terain karena lebih sensitif melindas lubang jalanan. Selain itu motor juga terlihat kerdil dan ga terlihat gagah. Yang SF herankan kok KMI milih ban diameter 14″ untuk roda belakang dtracker 150. Sungguh sangat disayangkan, klo ane jadi pemiliknya langkah pertama langsung ganti rodanya pake velg dan ban lebar. Tapi jangan lupa setelah ganti ban dengan diameter lebih besar perlu menaikkan ukuran gir belakang atau menurunkan gir depan.