kapal

All posts tagged kapal

Mancing pulau tunda oktober 2016

Rejeki di tangan Allah… hasil mancing siapa tau…

Kali ini SF cerita berdasarkan pengalaman… dalam tahun ini terhitung 3 kali SF pulang mancing boncos (apes) ga bawa ikan. Apa saja sih sebabnya?

1. Kapal tidak memadai peralatannya

Beberapa bulan lalu komunitas SF berangkat menggunakan 2 kapal ke arah P.Mundu melalui Merak. 1 kapal dengan peralatan komplit (fish finder+gps), yang satu hanya GpS saja… akibatnya 1 kapal sukses panen, satu kapal boncos… Continue Reading

Overhead reel kenzi marine 300L

Sebenernya 1 saja cukup sih, pilih saja yang kuat sekalian biar bisa angkut semua jenis ikan. 🙂
Tapi kalau sudah hobi, tingkat kesenangannya bakal berkurang… tingkat pegelnya juga beda…
namanya hobi, mancing ya untuk kesenangan.  Beda sama nelayan yang cari ikan buat hidup. Pake handline saja cukup 🙂
Kali ini SF bahas 2 set tackle andalan SF

 

Continue Reading

Spinning vs overhead reelA

Salah satu alat mancing yang kembali mendapat tempat dihati para pemancing dilaut adalah Overhead Reel paling tidak ini yang terjadi di komunitas yg SF ikuti… Reel ini beda dengan spinning reel yang umum dipakai pemancing disini. Reel overhead posisinya diatas joran , sehingga Jorannya pun perlu khusus, ada pelatuk dibagian bawah reel yang berfungsi agar joran dan reel tertahan oleh jari tangan saat melempar umpan atau sedang fight dengan ikan  .  Kita sebut saja reel dan joran Overhead sebagai OH tackle. Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh OH Tackle :

1. OH tackle lebih ringan dibanding spinning tackle. Sehingga tidak menguras stamina untuk seharian mancing di laut

2. OH tackle lebih stabil, tidak goyang saat reel in jika penggunaannya benar. Telapak tangan angler cenderung mendekap reel dengan bagian bawah (jari tangan) tertahan pada pelatuk. Kalau spinning tackle , telapak tangan menggenggam rod/joran.

3. OH reel menawarkan kepraktisan saat menurunkan umpan atau melepaskan umpan. Cukup menekan tombol untuk nge loose kan spool, dan putar handle untuk membuat spool terkunci siap di reel in. Kalau spinning perlu usaha untuk membuka dan menutup bail arm (kawat rotor)

4.  Benang pancing pada overhead terdapat didalam reel, sedikit melindungi senar dan membuat senar tidak mudah kusut jika settingannya bener.

5. Overhead tackle lebih sensitif mendeteksi gigitan ikan. Karena senar langsung terhubung pada spool

6. Drag/rem saat melawan ikan besar dapat dibantu oleh jempol yang menekan spool dengan tangan satunya tetap standby untuk menggulung senar.

 

Kelemahan utama adalah settingan kudu presisi, harga dan ketersediaan OH tackle.

Sebagai perbandingan harga SF punya reel badak yang jadi primadona angker disini… Ryobi  Applause 8000, harga sekarang sekitar 900rb. Sedangkan Reel OH dengan merk dibawahnya Ryobi dengan kekuatan dan kapasitas setara dihargai sekitar 2jt ! Coba cek saja judulnya reel maguro Emmisary

Tapi bukan SF namanya kalau ga punya alternatif yang lebih murah. Googling sana sini, masuk toko online masukkan kata kunci dan sort harga terendah 😆 ketemu merk kenzi… harganya cuma 500 rban. Judule marine 300L.. konon reel ini asalnya Cina yang diimpor pengusaha Surabaya dan diberi merk Kenzi. Kebetulan sebelumnya SF dah pernah pakai merk kenzi untuk jorannya dan ternyata cukup lumayan kualitasnya…

 

Kapasitas senar PE 3/4 (sekitar 25-30kg) bisa muat 250 meter, drag/ rem memang ga seberapa besar sekitar 6-7 kg , tapi bisa dibantu rem jempol untuk menahan larinya ikan… 10 kg jadi tuh. Keunggulannya utamanya berat cuma 280 gr atau setengahnya berat reel spinning Ryobi Applause 8000 milik SF. Rasio 1:4.7 artinya sekali memutar handle reel, senar terlilit 4.7 kali pada spoolnya. Rasio ini termasuk sapu jagad… masih oke untuk jigging, ringan untuk dasaran, dan konon bisa juga untuk trolling. Mancing terakhir ke P.Mundu kemaren pas arus kenceng, pemberat J20 (sekitar 600gr) masih bisa anteng di gulung oleh Overhead reel. Sementara rekan SF yang pakai ryobi Applause 8000 kewalahan dan kudu memompa joran. Pasangan reel marine 300L ini adalah Joran Maguro Emmisary PE2-3.

Reel Kenzi marine 300L reel plus joran maguro emmisary pe2-3

Kenapa ga pake joran yang agak murah…?kapok saya… ring joran non fuji lebih manja… kudu di bersihkan teliti selepas mancing dilaut, kekuatan ring keramiknya nya juga diragukan. Eh lupa satu lagi reel ini juga didesain untuk casting ! Ada setelan leverwind untuk pengaturan saat cast.

Overall SF sekarang jadi memfavoritkan set tackle Overhead ini menggantikan tackle sebelumnya. Alasan utamanya ringan , ga bikin pegel, dan lifting power mumpungi

 

Kalau ngomongin budget mancing laut ga mahal kok.. bisa cuma puluhan ribu… pake tehnik handline..  cukup beli senar mono dan tempat untuk menggulung. Ada budget lebih bisa nambah sarung tangan biar tangan ga sobek saat strike ikan besar 🙂 . Nelayan di P. Tunda bisa dapet ikan diatas 10 kg pake tehnik ini  :)… ngapain mahal2 wong tujuannya nyari duit ….

image

Tapi klo sport & fun fishing jelas beda donk….
Ada 3 bagian utama dari alat mancing laut yakni joran ,reel dan senar.
Besaran budgetnya tentu tergantung dengan ikan yang ditargetkan… tapi kalau dilaut tentunya  tak dapat terprediksi… paling aman pasang target agak tinggi.
Kali ini SF share piranti mancing medium… kenapa medium? Karena aman buat mancing disekitaran Jakarta dan ada kemungkinan selamat buat mancing di SMR/binuangen 🙂

image

Continue Reading

image

Kali ini SF bikin artikel dengan suasana lain yakni report mancing  di P. Tunda 14 Mei 2016.
Peserta 4 angler , 2 abk dan 1 nahkoda ( Pak Atok) , cuaca sepanjang trip mendung dan sesekali gerimis ringan
Start dari karangantu jam 1 dini hari, sampai dispot pertama sekitar jam 3. Umpan yang dipakai cumi utuh.
Sekitar 10 menit menunggu tiba tiba joran PE5 (50lbs atau sekitar 20kgan) menukik tajam… reel ryobi applause 8000 menjerit ga karuan… Continue Reading

Waktu berangkat turing honeymon bareng nyonya beberapa tahun lalu, ada beberapa kejadian yang bikin was-was karena bel tiger standar ane yang kurang kenceng bunyinya. Pertama, saat tiba- tiba ada motor yang keluar dari arah persawahan, saat ane bunyikan klakson kirain dia denger dan beri kami jalan eh nyatanya malah slonong boiii…. Sedangkan yang kedua kami dipepet bus yang ga mengetahui keberadaan kami.  Sebenernya dari jauh sudah terlihat ada bus berhenti dibahu jalan, ane pun segera kasih sein mendahului dan bunyikan klakson. Eh lah kok saat udah masuk di samping belakang bus itu tiba bus itu berjalan dan masuk ke jalan raya. Langsung deh ane ngalah daripada kena sikat kendaraan dari depan. Geram juga nih… akhirnya saat udah nyampe Jogja ane segera pasang bel angin stebel (abal-abal) yang harganya 75rban.

Ternyata gara-gara klakson ini perjalanan balik lebih nyaman, kendaraan sekitar pun jadi lebih aware keberadaan kami. Klakson kenceng emang sangat berguna untuk turing maupun sehari-hari namun pemakaian hendaknya seperlunya.