karakter

All posts tagged karakter

http://whenwaterwaseverywhere.com/?x=how-to-get-viagra-super-active-us Pas banget… karakter seperti inilah yang SF inginkan untuk tiger… suara tetap ngebas alus seperti ori namun sedikit terdengar bunyi prek/pecah… jadi karakter suara mendekati suara scorpio namun ada nuansa ngebas seperti tiger lawas (suara menyusul)

get link image

Tenaga meningkat, terasa pada akselerasi. Kecepatan atas belum sempet jajal … tapi harusnya juga meningkat… lari 100kpj saja motor terasa lebih rileks.

image

Knalpot pesanan khusus (bersekat/sarang tawon) yang awalnya buat Ninja SF lalu pasang ke tiger karena ninjanya pakai replika GSX (agar lebih keluar bunyi multi silindernya)… hasilnya seperti report diatas….
Tenaga diatas silincer ori dan silincer ninja 250 dan suara tetap sehalus ori

image

Nb: sory baru ngeblog lagi, weekend kemaren mancing di muara

image

image

Kalau sebelumnya kesan penggantian header ertiga yang standarnya 4-1 menjadi 4-2-1 hanya berupa kesan yang subjektif mengenai perubahan karakter mobil (selengkapnya baca disini).  Kali ini SF mengadakan pengujian terukur disertai foto hasil pengujian.  Seberapa iritnya ertiga GX 2013 setelah ganti header 4-2-1? Silahkan simak hasilnya

Continue Reading

Sudah beberapa bulan ini SF memakai knalpot racing sistem sekat yang suaranya adem banget diteliga. Karena pengen sensasi lain, SF kembali memasang knalpot freeflow berDB killer replika GSX. Suaranya knalpot freeflow ini tergolong sopan suaranya dibanding aftermarket buat ninja 250 lainnya , lah sistem DB killernya sendiri dibikin paten dengan lubang keluar tergolong kecil. Tapi tetap saja suaranya lebih ngebas dibanding knalpot aftermarket bersekat milik SF. Kontan saja saat lewat perkampungan SF mempunyai rasa sungkan untuk membetot gas lebih dalam.
Sangat beda ketika memakai knalpot racing bersekat, gas mendadak untuk nyalip angkot “ngeyel” ga perlu dipikirkan 2 kali. Begitu betot gas suara knalpot dan mesin masih terdengar melengking rapat namun tak berisik.

image

Knalpot freeflow replika GSX milik SF menawarkan performa RPM tinggi lebih mantab dibanding knalpot aftermarket bersekat. Namun malah kenikmatan knalpot replika GSX ini SF dapat pada putaran rendah… suara gas begitu bulat dan suara twin berpadu menciptakan sensasi mengendara moge.
Justru saat memakai knalpot aftermarket bersekat SF malah cenderung memacu motor dengan kecepatan lebih tinggi, padahal karakter knalpot ini powerfull di putaran bawah. Suara lengkingan RPM atas terdengar lebih rapat dan melengking bercampur dengan suara nging pada mesin ninja betul betul menawarkan sensasi lain.

image

Kecepatan 80kpj adalah kecepatan paling pas menikmati berkendara, suara mesin tak terdengar ngoyo. Suara knalpot juga masih belum teriak betul… bahkan anehnya pada kecepatan 80kpj di gigi 6,  suara knalpot malah jadi lebih adem jika putaran gas dipertahankan. Orientasi utama SF memilih knalpot buat N250 adalah Suaranya…. performa ga penting.

Namun selera orang berbeda , sering saya dengar pengguna knalpot berisik malah dengan PD sruntulan, nyundul-nyundul ga peduli raungan knalpotnya mengganggu sekitar. Nah kalau ini jelasnya berorientasi power… suara ga penting asal motor lari.

Pengen tau suara berbagai knalpot custom Ninja 250 yang pernah SF abadikan? Monggo klik link berikut ini
here https://smartf41z.com/2014/04/06/inilah-beberapa-knalpot-custom-ninja-250-yang-pernah-sf-jajal/

image

Honda GL max milik SF beberapa kali ganti knalpot… tercatat 2 kali ganti knalpot racing sebelum akhirnya balik ke standar sebelum dijual. Klo jaman dulu SF masih seneng kenceng-kencengan jadi hobi banget pasang parts untuk dongkrak performa.

image

Honda tiger tercatat 3 kali ganti knalpot racing, endingnya balik ke standar juga. Sama dengan alasan diatas, ganti knalpot untuk naikkan performa. Bedanya sudah ga seneng knalpot yang berisik. Terakhir pake nob1 silent sport. Tapi sayang kualitas bahan ga seberapa bagus. Karat menyerang dimana-mana. Paling parah dileher, tabung juga kena sasaran. Jengah sama kondisi itu, balik deh ke knalpot standar. Toh suara knalpot ori tiger lama masih tergolong merdu. Untuk pelindung sekaligus pemanis SF pasang cover knalpot jupiter.

image

Tunggangan terakhir Ninja 250. Klo ini sudah 2 kali ganti knalpot racing. Yang pertama knalpot stereo, karena modelnya yang terlalu simple. SF pengen ganti yang lebih mendongkrak tampilan, maklum keberadaan motor ini diruang tamu paling terekspose. Bisa jadi kedepannya bakal ganti lagi.. lah kurang cocok sama suaranya 🙂 putaran atas sih cukup merdu dan ga berisik… namun putaran bawahnya berdesis gara-gara desain dbkiller yang kurang pas.
Ada beberapa alasan kenapa sering berganti-ganti knalpot. Berikut versi SF :
1. Kualitas knalpot kurang bagus. Karat dan kropos menyerang. Biasanya terjadi pada knalpot murah.
2. Bosen modelnya.
3. Karakter tenaga ga cocok.
4. Insaf :mrgreen: , SF sendiri awalnya suka yang ngebas. Sekarang seneng yang cenderung alus, makanya beberapa knalpot terakhir SF pasang DB killer
5. Knalpot rusak, karena terjatuh/ kecelakaan.

image

Jadi kalau kedepannya ingin ganti knalpot SF inginkan yang karakter tenaganya ganas di rpm bawah-menengah, suara adem ga berisik serta model yang bagus.

wpid-capture_251.png
SF sebenernya bukan tipe rider yang suka memaksimalkan performa motor… tapi kadang ga bisa melawan godaan saat melihat jalan lempeng didepan… awalnya sih nyalip truk kontainer, tapi sering kadang lupa diri, abis nyalip lupa kendorin gas :mrgreen:

Berhubung SF punyanya cuma N250 dan Tiger , perbandingan sensasi jumlah silinder buat ngebut kira-kira seperti ini

Continue Reading

image

Ninja SF sebenernya sudah memakai knalpot custom beberapa hari setelah ninja dibeli… namun rasa bosan itu ada. Suara knalpot yang mulai pecah dan fisik knalpot yang sudah ga sempurna bikin pengen dilengserkan. Karakter tenaga knalpot stereo juga ternyata ga cocok bagi rute SF. Bawah lumayan nendang, tengah tersendat tapi RPM atas terlalu beringas… bayangin di jalan sepi lari 80 gigi 6 (eco ride) untuk nyalip kendaraan didepan kudu kurangi 2-3 gigi biar dapet powernya… eh begitu rpm nyentuh 10000 langsung beringas… tiba2 dah lari 120kpj saja.
Continue Reading

Enaknya jelas…
+common partsnya banyak, harga bisa ditekan
+aura ninja yang fiercefull masih tersemat, secara desain dan karakter mesin.
+mogenya jelas lebih kerasa… suara engine 2 silindernya ga teredam fairing, jadi mestinya makin gaharrrr!!!!
+ga kuatir fairing lecet di parkiran
Dll
Namun dibalik itu perlu diingat… 2 motor ini beda aliran yang satu sport fairing yang satu naked. Image dikalangan umum motor sport fairing cocoknya untuk ngejar speed (sebenernya itukan tujuan fairing diciptakan 🙂 ) sedangkan naked menonjolkan simplisitas alias kesimpelan. Secara ergonomi motor sport fairing identik dengan riding position yang sedikit nunduk (jelas lebih nunduk dibanding tiger SF 🙂  Cuman ada beberapa aliran naked sporty seperti street fighter atau yang lagi “in” cafe racer. Ga enaknya jika ER250C mengambil desain N250Fi versi naked riding positionnya, ergonomi , maupun kenyamanan persis kaya N250Fi. Karakter mesinnya juga ga beda jauh.

So ga enaknya :
1.Karakter engine buat stop N Go kurang beringazzz, mintanya putaran atas. Mungkin bisa di akali dengan setting ulang ECU yang menonjolkan torsi namun ada kemungkinan power drop. Pas untuk differennsiasi antara N250Fi dan ER250c
2. Posisi riding sama ga nyamannya seperti N250. Pengalaman SF boncengan pake si bolot dengan nyonya sedikit jauh saja sudah bikin ga nyaman, jok keras dan tipis, trus boncenger meluk rider, ditambah lagi kalau ada penyakit brutu , silahken banyangin sendiri. :mrgreen:. Sepertinya N250fi ga beda jauh ga nyamannya. Sedikit koreksi ergonomi mungkin bisa ganti sektor kemudi dengan setang non jepit seperti kakaknya ER6. Untuk boncenger ya terpaksa pasrah 😀
3. Bagi sebagian orang prestige mungkin sangat penting… nah takutnya ada image ER250c adalah versi pahe dari N250Fi… bagi ane…. emang orang lain harus bilang ” WOOWWW” gitu? 😆