Sharing pengalaman bagaimana menambahkan ikan baru ke dalam aquarium laut , tips menghindari pembullian

Beberapa kali SF mengalami hal yang kurang mengenakkan saat menambah ikan baru. Ikan penghuni lama membully habis-habisan ikan baru. Bahkan sepertinya ingin membunuh. Salah satunya yang mendorong SF (admin) bikin artikel ini adalah saat Keranjang Bali menghajar habi-habisan Botana api yang baru masuk tank utama setelah dikarantina 1 hari, tak mustahil kalau ga segera diselamatkan bakal tewas si botana api. Lihat saja video detik-detik keranjang bali menyerang Botana api hingga penuh luka

Sirip atas dan ekor robek, salah satu sisi badannya juga luka. Untung si Botana Api bisa diselamatkan. Masuk lagi ke box karantina. Belajar dari pengalaman ini SF share tips bagaimana cara menambah ikan baru kedalam aquarium agar tidak dibully ikan penghuni lama.

Keranjang Bali Si Preman pelaku pembulian

Yang dibutuhkan adalah box karantina transparan (akrilik) dengan penutup, cari saja di toko online “box karantina”. Artikel kemaren juga sudah Saya share. Ukuran 25x10x10 cm rasanya cukup untuk ikan ukuran M, lebih besar lebih baik tapi jangan lebih kecil karena malah bikin ikan stress.

Saat ikan baru datang dengan media kantong plastik, langkah pertama adalah cemplungin kantongnya dalam aquarium (jangan dibuka kantongnya) , biarkan beberapa menit kantong mengambang dalam aquarium. Tujuannya adalah agar suhu air dalam kantong sama dengan aquarium  . Lalu cari cara bagaimana agar pertukaran air didalam bungkus ikan dengan air aquarium (MT alias Main Tank ) terjadi perlahan, ada yang pake metode dripping , ada yang dengan cara membuka bungkus plastik dalam MT dan membiarkan ikan keluar sendiri. Ini yang disebut proses aklimasi. Apa ini juga SF lakukan? Nooooo… saya bukan orang yang telaten. Setelah suhu air dalam kantong plastik sama dengan suhu MT , SF buka kantong bungkus ikan dan masukkan seluruhnya kedalam box aklimasi/box karantina yang sudah disiapkan didalam MT.

Kemudian menginjak proses terpenting… prosedur lock down alias karantina… kalau perlu 14 hari biar ikan dipastikan bebas corona 🤭. Jelas ga sabar kannn? Pasti lah…😅 Jangka waktu memang tak tentu. bisa sejam bisa seminggu. Lihat respon ikan lama terhadap kehadiran ikan baru. Untuk kasus keranjang bali VS botana api ini SF perlu waktu agak lama (seminggu lebih) karena awal-awal botana api masuk karantina, si keranjang bali terlihat nabrak-nabrak box karantina sembari melebarkan siripnya, terlihat jelas ga bisa menerima kehadiran botana api. Awalnya sih botana api ketakutan, sehari dua hari selow bae.

Kondisi botana api terkoyak siripnya. Dikarantina dulu agak lamaan biar mau makan dan mentalnya menguat

Jangan keburu beri makanan kepada ikan baru. Biarkan kelaparan dulu 2 harian dalam box karantina. Setelah itu masukkan pelet atau makanan rutin lainnya. Begitu mau makan, 1 masalah selesai. Tinggal tunggu ikan lama akur dengan ikan baru

Selanjutnya Lihat perkembangan respon penghuni lama. Kasus botana api ini, saya tunggu sampai si keranjang bali tidak lagi mengintimidasi / mengancam botana api dengan menabrak box karantina sembari melebarkan siripnya. Perlu agak lama sekitar 4-5 harian , sampai akhirnya keranjang bali terbiasa dengan kehadiran botana api. Sengaja SF beri makan rutin penghuni lama diarea box karantina. Biar penghuni lama dan baru terbiasa 1 area saat pemberian makan.

Setelah semingguan lebih, SF rasa mental botana api sudah kuat dan sudah waktunya keluar dari box karantina. Jangan dipaksa… buka saja penutup boxnya, ikan bakal keluar sendiri kalau sudah siap.

Sempat kuatir karena ternyata keranjang bali dah langsung melabrak botana api. Namun sangat berbeda dengan saat pertama kali. Dimana Keranjang bali benar-benar ingin menghabisi botana api. Kali ini cuma mengusir botana api. “Sono tempat Lu, ini spot Gw cari makan!!!” Kira2 begitulah. Botana api selalu berusaha menghindari berhadapan langsung dengan keranjang bali. Klo ga sengaja ketemu si Bali mengibas kibaskan ekornya, eh lah kok si botana api bales.

Beberapa hari kemudian cinta mulai bersemi… keranjang bali sudah menerima kehadiran botana api. Bahkan mereka makan bareng sepiring berdua… 🤭 maksudnya… makan Nory (rumput laut) dalam 1 penjepit. 😊

Botana api dan keranjang bali dah akur

Sebenarnya ada tips yang lebih mudah menghadapi pembullian ikan lama : jangan beli ikan sejenis (botana api dan keranjang bali sama2 jenis Tang), kalau terpaksa ikan baru kudu lebih gedhe dan kuat mentalnya.

Ada lagi nih cerita yang lebih dramatis dimana SF menambahkan 2 ekor botana Letter six (Dory) ukuran T dan S kedalam aquarium. Penasarannnn??? Ntar masih disiapkan artikelnya. Jelasnya penanganannya beda dan tingkat resiko lebih tinggi.

Box Karantina Wajib dimiliki  Penghobi Aquarium Laut

Terlalu banyak godaan dalam hobi aquarium air laut. Terutama karena biotanya punya warna yang mencolok dan punya sifat yang menurut SF lebih berkarakter. Inilah sebab SF butuh box karantina.

Box karantina minimal ukuran 25x10x10cm agar ga bikin ikan stress

Ada beberapa fungsi box karantina yang penting terutama bagi ikan baru. SF ingatkan saat beli box karantina (SF beli lewat toko online) wajib ada penutupnya.

Seperti yg SF singgung, karakter ikan laut macam-macam, ada yang peaceful ada yang teritorial, ada yang predator, ada usil, ada yang galak. yg galak juga pilih-pilih ada yg galak dengan sejenis, ada yg galak dengan semua ikan. Makin lama ikan dalam akuarium , makin merasa berkuasa, dan kuat mentalnya

Nah box karantina pegang peranan penting disini. Box ini sebagai sekat pemisah antara ikan baru dan ikan lama. Dengan dinding yang transparan, ikan baru dan lama akan saling mengenal. Saat ikan baru masuk box karantina akan diketahui sikap ikan penghuni lama terhadap penghuni baru. Biasanya ada saja yang kurang suka dengan penghuni baru. Penghuni lama akan mengintimidasi ikan baru dari luar box. Bayangkan kalau ga ada box ini. SF beberapa kali mengalami, ikan baru dihajar oleh penghuni lama, bahkan sampai tewas.

Dengan berada didalam box karantina ikan baru akan beradaptasi dengan kondisi lingkungan barunya dengan tenang, mentalnya perlahan akan tumbuh. Mereka akan cuek meski ikan lama masih mengintimidasi dari liat box. Setelah dirasa ikan penghuni lama berubah sikap (tidak lagi mengintimidasi ikan baru) , ikan baru boleh dilepas ke Main Tank.

Botana dory dikarantina dulu biar beradaptasi dan belajar makan pelet

Selain mengadaptasikan ikan dengan lingkungan barunya, box karantina juga berfungsi sebagai sarana untuk ngajari ikan yang baru ditangkap dialam liar untuk makan pelet/makanan rutin lain yang disediakan. Bayangkan kalau ga ada ini. Saat pemberian makan, ikan penghuni lama akan saling berebut. hitungan detik pelet amblas tak tersisa. Tentunya ikan baru ga kebagian. selain karena mental belum kuat, juga masih asing dengan makanan olahan. Kalau didalam box akan lebih tenang tanpa harus bersaing dengan ikan lainnya. Tips dari grup yang saya ikuti. Biarkan ikan kelaparan didalam box sekitar 2-3 hari tanpa makanan. Selanjutnya silahkan beri makan pelet. Sebagai tambahan informasi ikan laut jauh lebih rakus dibanding ikan air tawar… dannn tak kenal kenyang.

Smadar cicit terpaksa dihibahkan karena ketahuan makan coral

Fungsi lain yang tak kalah penting yakni sebagai sarana menjebak ikan yang tak dikehendaki. Syaratnya box karantina ikan harus ada tutupnya. Sudah beberapa kali saya menjebak ikan menggunakan box karantina. Sedikit tricky dan butuh kesabaran. Kalau beruntung ga perlu waktu lama untuk menjebak ikan yang dikehendaki. Caranya mudah biarkan box terbuka dan beri makan didalam box karantina. Begitu ikan masuk jebakan baru tutup boxnya. Saat menyadari akan dijebak dari atas ikan biasanya akan lari kesamping atau kebawah, jadi susah melarikan diri.