karburator

All posts tagged karburator

Saat terakhir melepas ninja ke expedisiN

Tak terasa sudah sebulan lebih Ninja dipulangkan ke Surabaya untuk dijual. Dan selama itu, jujur saja SF belum merasa kangen/kehilangan. Dulu sebelum beli ninja 250 , maunya beli yang naked 2 silinder apalagi saat itu santer tiger bakal reborn 2 silinder . Tapi 1-2 tahun ga ada kabar produk naked 2 silinder baru dah memutuskan beli Ninja 250 demi aura moge multi silinder. Jadi bisa dikatakan pilihan terpaksa.

Sempet jatuh cinta sih… itu karena kantor SF dulu rutenya tergolong sepi… jadi bisa enjoy riding ninja dengan sesekali sprint dan mereng mereng :mrgreen: . Dentuman 2 silinder yang rapat, bikin tak terasa kalau motor dah melaju kencang. Pokoknya impian masa kecil SF punya Moge dah keturutan lah… 2 silinder dah cukup….

Nah semenjak pindah kantor yang rutenya macet (apalagi ketambahan pembangunan jalan Dimana-mana) kenikmatan riding ninja Seakan terampas… kaki banyak turunnya, susah selap selip nekuk stang, sampai panas terasa di daerah kaki… 25km ditempuh dalam 75-90 menit memakai ninja sama sekali ga nyaman, nyampai rumah badan pegel-pegel dan pantat panas. Jadinya ninja banyak diistirahatkan.  Belum tentu seminggu sekali dipake, motor harian balik ke tiger .

Ga tega motor lawas penuh kenangan tersiksa… SF memutuskan meminang Nmax untuk motor harian. Ninja makin terlupakan. Sabtu minggu saja jarang SF tunggangi… klo ga mancing ya riding santai dengan keluarga pake Nmax. Pantas saja 7 Tahun ikut SF jarak tempuh ninja baru 13.500km

Rute sehari-hari yang macet adalah penyebab SF kurang berkenan dengan ninja 250. Disandingkan dengan Nmax yang matic, ringan, dan bisa duduk selonjoran jauh banget kenyamanannya. Bahkan dibandingkan dengan tiger lawas SF lebih memilih tiger dibanding ninja untuk kemacetan.

Jadi maafkan aku yang telah mengabaikanmu dan mendepakmu….

Monggo dah di beli ninja SF yang posisinya sekarang ada di Rungkut-Surabaya.

Bagi yang tertarik monggo japri ke nomer saya

Beberapa KM setelah pergantian Noken + RRA (Roller Rocker Arm) BRT tipe S1 untuk turing dan harian , baru sekarang terasa kelemahannya. Maklum dulunya di pakai dalam kondisi macet merambat. Nah beberapa hari ini kok kebetulan jalanan SF agak lenggang karena perubahan jam kerja di tempat kerja SF.

Putaran awal emang smooth dan jago banged tiger ini… rilex…. mesin ga perlu teriak untuk menggapai torsi… sebelum 5000 km SF naikkan gigi , eh masih saja terasa hentakannya… terasa sekali kenaikan torsi putaran bawah dibanding noken asli…

nnnahhb…. problem muncul di RPM 5000-6000, Continue Reading

Entah sudah berapa kali SF mendengar kabar bahwa bensin shell merusak kendaraan… Baru- baru ini rekan SF satu seksi motor vespanya macet pistonnya setelah pakai bensin Shell super. Montirnya menduga karena ga cocok dengan bensin shell super.

Ada lagi pengakuan pemilik Suzuki xl7 yang kebetulan ganti BBM shell langsung kena fuelpumpnya… 

Lantas bagaimana menurut pendapat SF?…. 

SF ga berani berpendapat aneh-aneh ntar kena UU ITE :mrgreen: .. cukup share pengalaman saja…

3 motor SF yang sering SF pakai adalah tiger 2004, Ninja karbu 2009, Nmax 2015. Cukup rasanya mewakili 3 generasi dan 3 jenis berbeda. Ketiga motor tersebut langganan menggunakan shell.

-Tiger motor turing jadul karburator dengan kompresi rendah, BBM paling sering menggunakan shell super

-Ninja 250 motor sport karburator kompresi tinggi BBM seringnya memakai Shell Vpower

-Nmax motor modern berinjeksi kadang menggunakan shell super kadang Vpower

Ada masalah terkait penggunaan BBM shell? Nope tidak ada sama sekali… motor tetap segar bugar ga pernah ada masalah… jadi isu terkait bbm shell merusak kendaraan bagi SF tidak terbukti. Secara feeling sih perbandingan  shell dengan produk pertamina yang punya oktan sejenis, sama saja performa dan keiritannya… 

lantas kenapa pakai shell? Karena shell menganggap konsumen adalah raja lihat saja pakaian pegawainya rapi penampilannya juga menarik, Pom Bensinnya luas dan  tempatnya lebih rapi dan bersih, antrian lebih sedikit. Diskriminasi mobil dan motor kurang terasa disini… seluruh pegawai nampak sibuk melayani konsumen…ga seperti karyawan POM bensin pertamina… ada karyawan yang kewalahan melayani konsumen, ada juga yang nganggur menunggu mobil datang … 

Jumat seminggu lalu saat pulang kerja, Tiger tiba tiba mogok. Pas macet lagi…. SF pikir bensinnya campur air. Segera SF buka baut pembuangan bensin dimangkok karbu, dan bensin cuma keluar beberapa tetes dan mampet!

SF coba getok pakai gagang obeng beberapa kali, dan untung bensin mengalir kembali….. problem solved dengan cara getok karbu :mrgreen: . Segera SF tutup baut pembuangan bensin, dan kembal melanjutkan perjalanan pulang. 

Sekitar 3 KM kemudian tiger kembali mogok… karena dah tau masalahnya SF getok lagi tuh karbu… tiger kembali mau dihidupkan. Nyampai rumah digletakin saja tuh tiger selama seminggu.

Baru minggu kemaren SF sempatkan bongkar karbu tiger… begitu buka mangkuk karbu langsung ketahuan masalahnya… ada parts berupa corong kecil yang lepas dari tempatnya.

 Parts ini rupanya menghalangi pelampung bensin untuk turun. Pelampung bensin ini berfungsi layaknya katup bensin… kalau posisinya turun, katup bensin terbuka. Bensinpun turun memenuhi mangkok karbu. Bensin yang memenuhi mangkuk akan mengangkat pelampung, saat itu katup bensin tertutup dan bensin berhenti mengalir. 
Kalau pelampung keganjel ga mau turun ya bensin ga ngalir… mogok dahhh…

Karena fungsinya ga jelas, SF copot saja parts yang ganjel pelampung itu… SF coba stater dan geber-geber tiger ga ada masalah…

Jadi kira-kira apa fungsi parts kecil berupa corong dari plastik didalam mangkok karbu itu ya?

Tiger SF memang sempat libur beberapa hari karena permasalah tangki bocor. Saat tangki baru telah dipasang jelasnya Tiger langsung dipakai kerja esok harinya… tapi bukan kesan nyaman yang SF dapat. Beberapa kali rpm lambat turun. Jadi saat menarik tuas kopling untuk pindah gigi rpm malah naik… padahal putaran grip gas sudah dikurangi perlahan. Begitu juga saat menarik gas terasa ada sedikit hambatan pada 1/4 putaran gas.

image

Continue Reading

image

Beruntung SF punya teman baik pemilik bengkel flowbench (semacam alat pengukur debit udara)… awalnya ngomongin soal bisnisnya yang mulai berkembang dimana doi sudah bisa menerima pesanan noken dan knalpot khusus kompetisi. Trus yang paling baru dapat orderan ngetes bermacam jenis open filter.
Continue Reading

image

Beberapa hari lalu replika knalpot GSXR yang saya balikin ke stanlee untuk dimodif supaya suara adem telah balik ke SF. Hasilnya cukup memenuhi harapan, meski ga bisa persis knalpot impor… agak ngebas memang untuk putaran bawah… tapi untuk kecepatan tinggi suara ngebas jadi samar terdengar dan ga memekakkan telinga… berpadu harmonis sejalan dengan suara mesin…  di kecepatan 80kpj suara knalpot terdengar adem dan ga memekakkan telinga. Ga terasa tiba-tiba spedometer dah menunjukkan 100kpj 🙂 padahal suara knalpot ga terdengar ngoyo …. rahasianya ada di dalam pangkal silencer yang sepertinya ada semacam sekat atau sarangan yang berulir (ga keliatan dari luar) dan rupanya diujung knalpot lubang keluarannya dikecilkan (dbkiller paten 🙂 ). Cuma jadinya power menengah yang dulunya ga ada dejala ngedrop, sekarang terulang ngedrop lagi. Kudu setting ulang karbu nih. So far.. cukup puas dengan knalpot ini. Continue Reading