kelas

All posts tagged kelas

image

Balapan cuma diikuti 7 pembalap dengan 2 merk motor yang berbeda… itulah kondisi kejuaraan balap motor Indospeed Racing Series kelas 250cc seri 3 tahun 2014 ini.
Pantas saja berita soal ini susah SF dapat di internet…. untung kang Bons meliputnya (baca disini ) itupun beliau heran… kenapa balap kali ini kurang dibahas oleh media ya ….

image

Continue Reading

Tiba tiba saja terbesit pemikiran di benak SF kalau honda beneran bermain di sport 250cc 2 silinder mampukah menumbangkan dominasi Ninja 250? Sebelumnya intip dulu penjualan CBR dibanding N250 tahun kemaren Sungguh mudah bagi perusahaan roda 2 terbesar didunia ini untuk membikin produk sekelas N250fi… let say it’s done.. honda bisa bikin motor yang bener2 sekelas/sejajar N250FI. Diatas kertas Honda bakal menjadi kampium, tapi secara faktual belum tentu. Loh kok??? Image kawasaki sebagai spesialis motor sport premium kentjang telah melekat sekian lama dibenak rider Indonesia, lihat saja jajaran produknya ninja 2 tak, N250fi,Z250, hingga moge ER6,Ninja 650 dan jajaran moge kelas atas dijual resmi oleh atpm di Indonesia. Otomatis sukucadang juga terjamin.

image

Untuk kasus Ninja 250 , kawasaki dunia menganakemaskan produk ini otomatis segala upaya dikerahkan untuk mendominasi pasar sport 250cc. Pantas saja lah wong penjualan Ninja 250 di Indonesia tercatat terbesar di dunia (40% dari total penjualan ada di Indonesia). Beda kasus jika CBR 2 silinder masuk sini, belum tentu langsung menggulingkan tahta Ninja 2 silinder. AHM bukan spesialis sport premium, tidak pula punya image motor kencang. CBR sepertinya bukan produk anak emas AHM namun cukup produk pelengkap. Begitu banyaknya produk honda tentunya berdampak pada distribusi sparepartnya. Bengkel resmi Honda belum tentu menyediakan sparepart komplit semua varian Honda. Paling cuma varian yang laku saja. Pengalaman sendiri nih SF pengguna tiger sangat kesusahan cari parts motor ini. Untuk cari LAT,bodi belakang,hingga kupingan knalpot sampai muter2 ke beberapa dealer baru dapet. Bahkan baut knalpot muter se Surabaya gadapet, akhirnya bikin dhewe ke tukang bubut. SF bilang diatas “Belum Tentu” tidak berarti ga bisa. Honda githu loh… asal CBR 2 silinder nantinya desainnya fenomenal, Power lebih dibanding N250, Fitur lengkap,harga sama atau mepet Ninja 250 plus aftersales terjamin ( parts tersedia dan murah) pasti lambat laun menggeser tahta Ninja 250. Kok yamaha ga disinggung di kelas seperempat ini ya? Karena ga yakin YIMM berani masukkan YZF 250 di Indonesia… lah wong R15 yang banyak nungguin saja YIMM ga masukin kesini kok… :mrgreen:

image

Terinspirasi dengan tulisan mbah satar 🙂 serta menyinggung kembali artikel SF terdahulu tentang motor sport yamaha 250 cc 2 silinder. Penasaran jika benar-benar terjadi bagaimana nasib CBR 250 nantinya? Secara cuma pabrikan honda yang cukup berani main sport fairing 250cc 1 silinder.
image

Mari kita intip fakta dilapangan dulu…Saat musuhnya cuma ninja 250 karbu penjualan CBR 250 selama 1 semester cuma 1900 unit (ninja lama bisa 8400unit), gimana jika dimusuhkan ninja injeksi, inazuma plus yzf 250 masuk pasar…? Susah rasanya bagi CBR bersaing di segmen ini. Ehh ya belum lagi jika Ninja 250 naked juga ikut bikin rusuh di Indonesia 🙂
image

Trus gimana dunk?
Sekedar berandai-andai jika SF adalah pihak AHM . CBR 250 bakal diproduksi lokal dengan “sedikit” modifikasi yakni fairing diterondoli, bodi didesain ulang ala moge naked honda trus di kasih nama baru yakni honda Tiger 250 🙂 (muekso polll .. 🙂 )  
Mau ga mau jika honda masih pengen diperhitungkan di sport fairing 250 ya kudu bikin 2 silinder. Tampilan top dan harganya wajib dibawah pesaingnya. Kecualiiii… nantinya sport fairing yamaha cuma 1 silinder . Yo wis jor-joran harga saja asal jangan sampai kalah sama yamaha (kalah sama kawasaki gpp asal jangan sama yamaha… :mrgreen: maklum musuh bebuyutan)

image

Pertanyaan besarnya, apakah ambisi honda menguasai semua segmen juga berlaku dikelas 250 ini? Jangan-jangan karena segmen sempit dan ga menguntungkan nasib CBR 250 diabaikan

image

Liat mesinnya, generasi tahun 1983 coy… yang di Indonesia malah masih pakai karburator. Bandingin dengan CBR 250, Duke 200, dan GW 250? Udah pake injeksi dan mesin bener-bener fresh. Itu masih dari sisi mesinnya, trus dari spedometer gimana. Kelas premium diidentikkan dengan kemewahan fitur. Sedangkan ninja masih make jarum analog jadinya kaya jam weker yang disusun jejer. He3….
klo kaya gini pasti bikin heboh :
image
Tapi jangan buru-buru ambil kesimpulan. ninja generasi 1 dan 2 tenaganya 39.4 hp mendekati sport 250 cc 4 silinder! Lah wong kompresi 12.1 dan karburator 32mm X 2, segi ketahanannya pun terbukti puluhan tahun. Ga salah Kawasaki mempertahankan mesin ini dengan berbagai penyesuaian agar lebih durable, irit, dan memenuhi regulasi dinegara maju. Tapi yang ga habis pikir kenapa kawasaki masih pakai spedo analog di era digital ini ya? Pangsa pasar sempit ditambah ketatnya persaingan (belum lagi kemungkinan hadirnya bajaj 250) membuat masing-masing produk wajib memiliki nilai tambah.
image
image
Ninja 250 saat ini memang masih memiliki power terbesar dan tampilan paling sporty diantara kompetitornya. Namun itupun SF rasa belum cukup, kompetitor lainnya menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki ninja. Naked + tehnologi !
Dengan ditanamkan Injeksi + spedometer digital niscaya N250 bakal mendapatkan tenaga baru menghadapi serangan kompetitornya. Kalo kawasaki terlena atas tahtanya, sangat mungkin kompetitor merebutnya. Pengen lebih dapat menguasai pasar premium? Keluarkan saja ninja 250 versi naked.

image

image

Setelah baca artikel Mas Taufik sempet surprise juga. Ternyata CBR punya potensi yang besar untuk dikembangkan. CBR berhasil finish didepan ninja  di sirkuit pendek sepanjang 1.7 mil atau 2.72 km ( FYI sentul 2,56 Mil atau 4,12 km). Regulasi untuk kejuaraan tersebut hampir sama seperti kejurnas seri I 2011 dimana motor tidak boleh dioprek jeroan mesinnya.
SF memang dibikin penasaran dengan kemampuan CBR bila dioprek habis-habisan untuk bisa melawan ninja disentul. Mengingat tahun ini CBR hanya turun di kejurnas 250 seri pembuka, itupun regulasi masih kelas standar alias ga boleh oprek daleman mesin. Sedangkan seri berikutnya dimana  regulasi sudah di openkan CBR malah ga nongol. Jadi sama sekali ga ada gambaran sejauh mana performa CBR yang sudah full tuneup. Karena saat ini parts racing untuk CBR 250 sudah mulai bertebaran, diharapkan tahun depan makin bertaji melawan Ninja 250 di sentul.
image
Baik CBR 250 maupun Ninja punya kelebihan sendiri. CBR ganas diputaran bawah serta bobotnya lebih ringan cocok di trek pendek, sedangkan ninja 250 ganas diputaran atas yang cocok ditrek panjang. Skenarionya CBR bakal digdaya di tikungan dan Ninja berkuasa di trek lurus.

jika dua jagoan ini bertemu di kejurnas tahun depan dipastikan bakal lebih seru. Apalagi jika minerva megeli ikut serta. Sayang beribu sayang ga ada tv swasta yang menayangkan penuh race ini. Kalo siarannya dibikin kaya moto GP keren kali ya. Dari kelas open 150cc, 250cc, dan supersport