kendala

All posts tagged kendala

Siapa yang ga kenal penyakit Nmax satu ini ? shock super duper keras…
Solusi paling simple sih dengan mengganti per Nmax dengan motor lain yang sama panjang…bisa dengan punya shogun 125 atau smash…nah karena SF sudah punya per shogun , SF sempatkan bongkaran shock hari minggu kemaren.
Karena ditakutkan bengkel khusus shock akan kesusahan bongkar shock Nmax, SF copot sendiri shock belakang Nmax.
Step by step sudah ada beberapa blog yang bahas. Coba saja kata kunci bongkar shock nmax di mesin pencari. SF ingin bahas dari sisi lain. Yakni kendala dan keuntungannya.
Kendala yang ingin SF share yakni :
1. Proses pelepasan/pengendoran spakbor belakang cukup susah meski spakbor cuma diikat 2 baut namun ada 3 pasang kancingan bodi yang terbuat dari plastik. Cara bukanya kalau area terbuka sih gampang…

image

Continue Reading

Pasca insiden velg retak kemaren, Tiger akhirnya memutuskan untuk operasi kaki. Menghindari kelemahan velg tiger yang mudah sekali rusak kancingan girnya, SF memutuskan mengganti velgnya dengan velg NMP (New Mega Pro) dengan sistem Nap Gir ga seperti tiger dimana gir langsung nancep pada bosh gir. Keuntungannya hentakan power yang ditanggung gir set lebih diserap oleh karet bos yang lebih tebal dibanding punya tiger, tidak ada kekhawatiran kancingan gir bakal tergerus seperti pada velg tiger, dan yang terakhir posisi Gir beberapa milimeter lebih keluar sehingga tiger bisa muat ban lebih lebar image
Continue Reading

Ini adalah satu hal yang sering dialami SF sebagai pria “subur” yang motor hariannya berjenis sport… yang satu Ninja 250 yang sudah pada tau betapa menunggingnya… yang satu lagi Honda tiger yang juga nungging karena shock belakangnya sudah ditinggikan. Ditambah lagi bagian belakang tiger ini sudah dipasang box yang di geser diatas boncengan. Tentunya perlu upaya lebih bagi rider menaikinya…. Continue Reading

Minggu ketiga serangan alga masih menjadi momok… pasukan pembasmi alga seperti otto, amano lokal, keong turbo/tanduk nampak kewalahan jadi terpaksa SF menceburkan diri mengambil alga rambut secara manual. Hasilnya tumbuhan baru cuba sebagian ikut terangkat bareng alga rambut.

image

Minggu ketiga

Continue Reading

wpid-tiger-telanjang.JPG

Yup… gelombang masalah mulai menyerang tiger tunggangan SF sehari-hari. RPM atas mulai ngebul tipis, ini baru SF ketahui saat stel karbu beberapa waktu lalu. Ternyata ini yang bikin tiger serasa kurang bertenaga beberapa hari terakhir. Kompresi pastinya turun dan bensin pun terasa lebih boros (ga sampai 1L:25 km!)Gejala kopling house oblagh mulai terasa, body part mulai bergetar di beberapa bagian, shock depan bocor meski seal shock sudah diganti baru. Satu lagi yang bikin was-was… daging boss gir belakang tempat nguncinya kancingan gir mulai tipis…. Hmm sebenernya bisa dimaklumi sih lah umur motor dah tua…. Tak terhitung berapa kali tiger penuh kenangan ini masuk bengkel….  Mulai masalah mesin, kelistrikan,kaki-kaki hingga body part semua kena sentuh… banyak yang menyerankan untuk jual tiger ini… tapi SF ga sampai hati… tiger ini adalah motor pertama yang SF beli pakai duit sendiri, tiger ini yang mengantarkan SF honeymoon Surabaya Jogja bareng bundafaiz, tiger ini menemani SF menata karir hingga pindah tempat berkarir 4 X, dan yang paling penting tiger ini bikin membuka wawasan didunia permotoran baik dari sesi tehnis mesin, modifikasi,komunitas sehingga SF berani bikin Blog. Ga terhitung beraa tulisan SF yang terinspirasi tiger tua ini.

wpid-braketgeserditiger_2.jpg
Untuk sementara waktu sepertinya SF kudu meringankan beban tiger dengan lebih menggiatkan si bolot untuk harian, nyetir tiger lebih halus beberapa kali seminggu buat ngantor, hingga kalau sudah ikhlas rencananya tiger ini akan SF jadikan barang koleksi/simpanan… ya seperti mas bro TMC yang masih  nyimpen Honda winnya 🙂 (CMIIW)  untuk harian mungkin suatu saat peran tiger ini akan tergantikan…. Belum sekarang tapi sepertinya makin kuat tanda-tanda kesana 🙁
Restorasi tiger perlahan akan tetap berjalan item demi item, namun ga tega kalau tetap mempertahankannya sebagai motor harian. Karena akan banyak parts yang bakal cepat kemakan umur. Motor koleksi memang harusnya dieman-eman….!

image

Spin milik bunda kembali minta jajan. Packing knalpot bocor dan minta diganti. Akibat yang paling kerasa yakni
Motor sering mati sendiri saat stasioner, terasa berat dipacu dari kecepatan 60kpj ke 80kpj, konsumsi bensin pun terasa lebih boros biasanya ngisi tiap 2x PP sekarang cuma 1,5 x PP, lebih parah lagi sering terdengar letusan kecil saat menutup gas. Kebetulan ada adik berkunjung dan SF sedang dirawat karena sakit. Sf minta tolong buat benerin spin. Setelah mencari dibeberapa bengkel akhirnya nemu juga packingnya. Cukup bayar 10 rb motor sehat kembali. Stater lebih langsam (rpm ga naik turun),performa kembali meningkat,suara letupan hilang dan harusnya juga lebih irit (belum sempet ngetes ulang 🙂 )

image

SF pikir problem pemasangan 6 per telah selesai, namun nyatanya tiger didera problem yang sama bahkan lebih parah. Selain selip dipagi hari, pada saat macet kopling jadi terlalu menggigit. Meski tuas kopling ditekan habis tetap sedikit nggigit. Saran bengkel per terlalu lunak dan minta diganti. Akhirnya SFputuskan memasang 4 per ori tiger dan 2 per bawaan dengan pemasangan di selang- seling. Hasilnya sedikit membantu, tapi tarikan kopling jadi berat.
Nah.. masalah kembali muncul 8 bulan setelah bongkar kopling terakhir yakni kopling kembali selip.

Sebelum bahas solusi, perlu SF share kenapa awalnya SF beli  rumah kopling 6 per? Karena keunggulannya yang ditawarkan tarikan kopling ringan namun akselerasi meningkat. Salahnya kopling set yang SF beli sebenerya untuk GL Pro. Untuk bisa dipasang di tiger kudu bubut penutup mangkok kopling agar ga mentok pompa oli, serta pompa oli juga harus diganjel ring.  kalau dengan cara kampas atau plat dikurangi hasilnya ga maksimal. Ya..kaya kasus SF ini…
Karena ga mau ribet dan diburu waktu SF putuskan pasang kembali rumah kopling 4 per bawaan tiger. Fyi, jeroan rumah kopling tiger aslinya memakai 4 kampas besar, 1 kampas kecil, sepasang judger spring (berfungsi sebagai pengalus saat pindah gigi) serta 4 plat kopling .

Untuk meningkatkan akselerasi, sekalian SF modif sedikit. Judger spring dilepas, kampas menggunakan 5 kampas kopling besar dan plat kopling menggunakan 5 plat (kebetulan 1 plat bawaan rumah kopling 6 per bisa dipakai). Intinya ganti judger spring dengan sebuah plat kopling. Hampir lupa….4 per kopling sekalian ganti baru karena usia sudah 8 tahun. Setelah terpasang, kendala selip kopling sembuh dan tarikan kopling ringan seperti standar. Bahkan akselerasi jauh lebih galak dibanding standar. Untuk ketahanan diharapkan lebih awet dibanding kondisi standar.

image

Aquascape bukan saja menawarkan keindahan tapi banyak juga kendala yang muncul, misalnya : flora/fauna mati, alga menggila, keong hama dll. Sekalian jadi catatan harian, akan saya jabarkan beberapa hal yang kadang bikin aquascaper pemula jengah.
1. Ikan/udang mati. penyebabnya ada berbagai hal : parameter air ga cocok, dimakan predator, jamur dll. Parameter air ga cocok biasanya karena ga pernah diganti air. solusinya di WC (water change) sebanyak 1/3 bagian seminggu sekali, hal ini sedikit menetralkan kadar nitrat dan memperbaiki PH, Solusi lainnya dengan memperbaiki/membersihkan filtrasi. Kapas atau karbon aktif perlu diganti berkala. Kalau perlu diberi biobal sebagai tempat bakteri baik berkembang. Pernah kejadian  udang tiba-tiba banyak yang mati gara2 keburu dimasukkan saat aquascape baru disusun :mrgreen: ternyata  harusnya nunggu 2-3 hari  sampai parameter air stabil. Masalah predator juga pernah sF alami… udang hias amblas gara-gara aquascape diisi discus 🙂  ha3… nah kalau mau mencampur fauna satu dengan lainnya ini harus sering2 googling.  Klo udang sih mending jangan dicampur sama ikan apapun. Ikan jinak pun pasti bakal tergiur dengan anakan udang yang berukuran beberapa mili. Selain itu keberadan ikan bikin udang sembunyi terus.  Eh ya hewan air juga bisa terkena penyakit/ jamur, solusinya ikan yang sakit kudu di isolasi dan diberi perawatan / pengobatan.
2. Tumbuhan mati . Penyebabnya juga macem2 antara lain : kekurangan/ kelebihan cahaya, kurang asupan co2 atau nutrisi, digerogoti fauna pemakan tumbuhan, dll. Pemilihan tumbuhan juga berperan penting dalam pembuatan aquascape terutama yang main di low light (0.5 watt/ liter air) tanaman berwarna merah dan ungu dijamin bakal susah hidup (melting), jadi pilihannya terbatas pada tanaman tententu saja.  Co2,cahaya serta nutrisi yang cukup sangat diperlukan dalam mempercepat pertumbungan tanaman. Saat membeli tanaman pastikan juga sudah berakar dan sudah daun air penuh (ada beberapa tanaman yang asalnya dari darat dan diadaptasikan agar dapat hidup dalam air) . Kemaren sempet beli taneman lupa ga dicek, setelah nyampe rumah baru ketahuan taneman hanya berupa pucuk tanaman tanpa akar :mrgreen: untung karena CO2 dan cahaya yang cukup akarnya sekarang sudah keluar 🙂 .
image

3. Serangan hama bikin tanaman mati dan merusak pemandangan. Terutama keong/siput air!  Ada 2 jenis yang hinggap di aquascape SF horn snail dan Malaysian Snail. Kedua siput ini ini bersifat hermaprodit alias berkelamin ganda. Jika ada satu saja di aquascape (ga sengaja terbawa saat beli tanaman) bisa beranak pinak ratusan ekor. Nah di aquascape discuss milik SF populasi keong ini menggila. Beberapa tanaman jadi korban pembusukan akar. Kadang juga keong ini nempel dikaca hingga merusak pemandangan. Setelah ubek-ubek di forum aquascape akhirnya nemu solusinya yakni : Keong pembunuh 🙂  alias assasin snail !( pesennya di 087886608599 atau intip disini ) keong ini memangsa keong lain yang berukuran sama atau lebih kecil (semoga saja ga menjahili keong turbo dan tandukku)
image

4. Satu lagi yang paling menjengkelkan…. populasi alga yang booming.! penyebannya adalah parameter air ga pas (kebanyakan nitrat kliatannya dari kotoran discuss gedhe2 dan jarang di WC), dan suhu aquascape terlalu panas. Di aquascape discuss milik SF banyak ditemui alga pengganggu berupa lumut ijo nempel dikaca dan ujung daun ,serta alga berambut  yang nempel erat di moss. Teorinya mengatasinya sih dengan keong turbo/tanduk, udang amano, CaE/SAE(alga eater) hingga otocinclus. Sementara ini baru SF kasih 5 keong turbo dan 20 tanduk tapi alga tetap menyerang, udang amano jelas ga berani ane masukkan aquascape (bisa jadi camilan discuss entar), CAE/SAE sering ngusilin Discuss jadi ane hibahkan tetangga, ottocincluss sang pembersih alga paling wahid stoknya kosong berbulan-bulan 🙁  . Jadi kepikiran melenyapkan discuss yapi kok sayang yahh …

image

Itulah beberapa kendala dalam aquascape yang SF alami, tapi karena itupula ane tertantang bikin aquascape lagi. So far sih kendala diatas dapat diatasi dengan baik  pada aquarium baru 🙂 .  Bagi aquascaper kelas wahid biasanya punya alat pengukur untuk mengetahui parameter air yang pas buat flora dan faunanya biasanya termometer, Pengukur kadar CO2, Nitrat dan PH… klo SF sih cukup maen feeling aja. Asal tanaman tumbuh dan hewan sehat berarti dianggap pas saja lah 🙂 . Segala sesuatu kalau diniati dan diseriusi bisa berhasil kok 🙂

image

Kendala
Untuk dipasang di gl max dan pro mekanisme yang dijual ini tinggal pasang saja. Namun tidak jika dipasang ditiger, karena rumah kopling tetap pake bawaan tiger.
Sudah 3 kali SF bongkar pasang mekanisme kopling ini untuk hasil yang sempurna. Awalnya dari mekanisme 6 per 7 kampas tidak bisa masuk sepenuhnya ke rumah kopling tiger. Akhirnya plat gesek ( plat kopling) dikurangi satu. (Kampas tetep 7) Nah begitu terpasang hasilnya edian! Saat kopling dilepas motor langsung menghentak, pindah gigi seakan mau meloncat. Puas deh sama hasilnya!
Namun problem muncul keesokan harinya, tiba-tiba kopling tersasa selip pada rpm 6000 an, tarikan awal pun ga menghentak lagi. Tapi saat sudah jalan 2 km gejala selip hilang. Nah hari ke tiga pemakaian semakin parah. Akhirnya terpaksa ke bengkel lagi untuk bongkar kopling. Setelah dicek per bawan mocin ini menyusut, akhirnya terpaksa ganti per ori bawaan tiger 4 biji, sedang yang 2 tetep pake punya mocin dengan cara disilang. Hasilnya kopling jadi keras dan kopling tetep selip keesokan harinya namun dipakai beberapa saat normal lagi.
Terpaksa bongkar untuk kali ketiga, nah karena ga ingin salah pemasangan lagi ane segera telpon penjualnya yang ada di Jogja. Ternyata agar dapat masuk ke rumah kopling tiger bukan plat kopling yang dikurangi namun kampas koplingnya. Per pun bawaan mocin yang dipakai, sedangkan 3 plat gesek milik mocin ane ganti milik tiger karena lebih tebal. Selesai?! Ternyata belum! Kqkqq…. tarikan si tiger terlalu liar dan menghentak-hentak. Sangat tidak nyaman untuk diperkotaan yang penuh macet. Kalo di kota kecil mungkin masih mantab. Lah wong motor jadi galak dan tiap gigi sampai pindah ke gigi terakhir hentakannya masih kerasa. Tapi kalo di jalanan macet, motor terasa terlalu menghentak terus saat kopling dilepas. Jadi kaya naik kuda saja, nyundul-nyundul :mrgreen: Nah akhirnya salah satu kampas kopling Ane ganti dengan kampas kopling kecil bawaan tiger plus judder springnya. Ini hasil yang sempurna (cek lagi part 1 untuk detailnya)
image

Berikut user reviewnya
Awalnya ane pikir tarikan koplingnya bakal lebih keras namun ternyata meleset hampir ga ada beda dibanding kopling set bawaan tiger. Meskipun 6 per tapi lebih empuk dibanding per tiger.  kelebihannya adalah tekanan lebih merata ke seluruh permukaan kampas. Untuk tarikannya jelas meningkat dibanding kopling 4 per bawaan tiger. Tapi ga terlalu menghentak untuk menembus kemacetan, akselerasi untuk bermanufer terutama gigi rendah terasa peningkatannya gas ga perlu dipuntir tinggi untuk mengail tenaga. Bahkan iseng-iseng ngadu dengan vixion sampai gigi 4 sudah bisa nyalip (jalan agak sepi karena trafik dibelakang ane kejebak demo). Begitupula saat melewati tanjakan gejala drop terasa minim. Saat mesin panas gejala selip pun ga terasa, meski buat boncengan masih siap diajak akselerasi. Semoga saja awet mekanisme kopling 6 per dan 6 kampas ini karena ini alasan ane melengserkan mekanisme kopling bawaan tiger yang terkenal gampang selip.

Update terakhir, sekitar 8 bulan pemakaian. Kopling selip.terpaksa balik ke ori dengan sedikit penyesuaian agar makin menggigit cek di http://smartf41z.wordpress.com/2012/09/12/kopling-6-per-buat-tiger-bermasalah-balik-ke-ori/

image

Sibolot memang sudah ganti ban lebar BT92 ukuran 150 ( belakang). Tiger sendiri sudah pakai ban lebar jauh sebelum beli bolot. Otomatis ban bawaan ninja 250 ini nganggur dirumah. Pas ada adik ipar datang ke Jakarta ane suruh angkut juga ban itu biar dipasang di vixion miliknya. Baru kira-kira dua minggu kemaren ban ini dipasang sekalian ganti velg lebar. Saat terpasang adik curhat kok tarikannya tambah berat ya top speed pun berkurang. Lah jelas toh… 🙂 .ga ada critanya velg lebar plus ban tambah melar lari motor lebih enak :mrgreen: . Torsi vixion memang ga sebesar tiger atau scorpio, makanya pertambahan bobot serta hambatan gesekan ban lebar dengan aspal bikin penurunan performa makin terasa. Solusinya besarin gir belakang 1 atau 2 ukuran. Tapi asyiknya motor terlihat lebih gagah apalagi pasang cakram belakang. Manteb nih. Harusnya YMKI update vixion dengan kaki yang lebih kekar.

Beda dengan tiger dan scorpio yang awalnya roda berdiameter 18″ ganti ke velg lebar (rata2 ukuran yang ada dipasaran 17″) maka tarikan terasa makin enteng , sama efeknya dengan besarin gir belakang. Dengan torsi yang relatif besar penurunan performa akibat penggunaan ban lebar ga begitu terasa. Top speed pun bisa jadi lebih tinggi (versi spedometer), hal ini karena speedo sudah ga akurat lagi dibanding menggunakan velg 18″.

image