kompresi

All posts tagged kompresi

image

Beberapa hari lalu kebetulan ada seorang pengunjung warung yang bertanya kenapa megapro 2006 nya cepat panas. Sebenernya kendala mesin panas,tenaga drop,boros, dll banyak diderita motor yang mulai berumur.

Kerak mesin! Kemungkinan besar itu penyebabnya… kerak pada mesin ga bisa dihindari, karena merupakan hal yang wajar dalam proses pembakaran. Saat kerak ini terdeposit di ruang bakar akibatnya ga baik untuk mesin. Kerak bisa membara mengakibatkan timing pembakaran bensin meleset, itu bikin motor terasa ngelitik, boros, overheat dan tentu saja tenaga tersunat. Dalam kondisi parah kerak bikin payung klep ga bisa menutup sempurna sehingga menyebabkan kompresi bocor dan oli ikut terbakar. Menurut seorang mekanik langganan SF, motor yang dipake ibu-ibu serta pria berumur :mrgreen: cenderung lebih ga bisa lari dibanding motor anak muda. Sebabnya motor yang ga pernah dipake kenceng(bermain di rpm tinggi) ruang bakarnya lebih berkerak. Tapi jangan dijadikan ini dalih buat kebut-kebutan dijalan ya 😆

Kalau ingin motor dalam kondisi prima perlu secara periodik membersihkan ruang bakar sekalian skur klep.

Nb:SF bukanlah ahli mesin, hanya berusaha berbagi berdasarkan pengalaman,info dan literatur yang pernah dibaca. Silahkan jika ada yang nambahi 🙂

Dulu semenjak mengenal dunia per-touringan, sering terdengan mitos motor-motor honda paling enak diajak turing, kalo mesin panas larinya tambah ngacir, berbeda dengan motor  produk lain yang saat panas tenaga malah ngedrop. (apalagi yang 2 tak)

motor babe dulu yang sering SF pinjem buat turing

Saat iseng ngobrol dengan montir waktu nyervis tiger ane. Doi ngasih alasannya. yang bikin motor honda enak buat jalan jauh adalah karakter mesin yang kompresinya rata-rata dibawah motor pabrikan lain. Nah saat mesin panas karena digeber terus-terusan suhu ruang bakar akan naik serta komponen mesin akan memuai. Dalam hal ini piston yang banyak memuai karena dihantam ledakan terus menerus. Akibatnya ruang bakar menyempit dan kompresipun naik. nah untuk motor pabrikan lain kompresinya akan naik lebih tinggi lagi sehingga over kompresi dan terjadi gejala mesin ngelitik (kalo extreem) sehingga tenaga ngedrop. Ditambah lagi dengan suhu mesin yang naik drastis akibatnya bensin meledak sebelum waktunya. Nah solusinya kalo pengen tetep ngacir saat turing pakai saja bahan bakar yang oktannya lebih tinggi. Apalagi motor-motor yang dari sononya sudah berkompresi tinggi seperti satria FU, CS1 maupun Ninja 250, meskipun kalau kepepet masih bisa nenggak premium namun kalau buat turing haram hukumnya. Disarankan pakai Bahan bakar yang beroktan 92 (setingkat pertamax plus). Gara-gara kompresi rendah bikin honda saat itu terkenal paling awet dan paling irit makanya image itu melekat di angkatan ortu kita. Sampe sekarang pun banyak para ortu kalo beli motor harus honda biar anaknya ga bisa kebut-kebutan. Kalo anaknya pinter minta aja minimal Cs1 ato CBR sekalian he3…..