Uji top speed N250… No…no… no…

Sebelumnya SF ucapkan belansungkawa atas tewasnya rekan biker, semoga jadi pelajaran bagi kita semua. Miris membaca postingan silvervaio tentang owner CB150SF meninggal saat jajal top speed CB150 yang baru dibelinya 3 minggu lalu

bro XXXXX gara-gara mencoba top speed cibi putih baru tapi tidak sanggup belok ditikungan jadi melaju terus nabrak pohon sawit. cibi baru umur tiga minggu. korban sempat dirawat dirumah sakit.


SF pernah muda, sering balapan dijalanan… jadi paham betul keinginan bro diatas untuk mencoba performa maksimal motornya. Waktu muda dulu SF pernah juga jajal top speed GL Max tunggangan, Tiger juga…

Tapi sekarang punya Ninja 250 Sf kubur dalam-dalam keinginan itu… cukup baca di forum-forum Ninja 250 ganti knalpot racing + jetting bisa lewat 170 KPJ… that’s it… cukup puas dengan kenyataan itu… di youtube banyak bersliweran uji top speed Ninja 250 mulai kondisi standar, oprek plug N Play, hingga yang tipe Injeksi sudah ada yang upload hasil tesnya.

170 KPJ? Ogah ahhh… Too Much for Me Istri dan 2 anak lucu menunggu dirumah… nyali juga ga seperti saat muda dulu… beruntung SF ga bablas waktu itu.. padahal beberapa kali nyawa terancam
Allah masih sayang rupanya sama SF

Hujan sudah berhenti alangkah baiknya tetep pakai jas hujan

banjir plumpang

Rabu siang kemaren sudah janjian ketemu dengan klien didaerah Kelapa Gading Timur, kondisi pagi hingga menjelang siang hujan deras. Untung Jam makan siang hujan berhenti total dan matahari terik bersinar. Prediksi SF jalur yang akan dilalui (Jl Pegangsaan Dua) bakal becek penuh air hujan bercampur air got yang meluap plus lumpur.

Daripada pakaian kerja kotor mending pakai jas hujan komplit ga kuatir kena cipratan air. Biar saja dianggap aneh sama orang yang lihat . Panas terik kok malah paka jas hujan? Benar saja begitu keluar kantor dijalan raya Plumpang genagan air di sepanjang jalan, di Jalan raya Pegangsaan dua malah lebih kotor kondisinya. Motor-motor lain jalan pelan dan mereng-mereng menghindari air karuan saja berpotensi bikin macet.

Sesampai ditempat tujuan karuan saja jas hujan dan motor SF bermotif batik (batik abstrak dari lumpur :mrgreen: ).

Saat berangkat dan pulang kerja SF sering melakukan ini setiap pasca hujan. Daripada pakaian kerja kotor, riding pelan dan ga nyaman karena takut kecipratan motor/kendaraan lain, pakai saja jas hujan komplit.

Sesampai dirumah biasanya jas hujan komplit tetep SF pakai sampai kamar mandi dan SF siram sekujur tubuh (mandi dengan posisi jas hujan masih terpakai) sekalian melap seluruh bagian jas hujan. Setelah itu di keringkan semaleman. Memang lebih baik hujan deras sekalian karena motor lebih bersih dan tubuh ga gerah daripada kondisi pasca hujan yang bikin banjir/becek jalanan yang jelasnya bikin kotor motor dan pakaian.

Mobil/Motor Bekas Kecelakaan Korban Tewas Beneran Bisa Bikin Apes!

Seringkali Orang bilang membeli motor/mobil bekas kecelakaan yang sampai menewaskan pengemudinya atau korban tewas lainnya bisa bikin Apes.

sumber gambar : gunungmotor.wordpress.com
sumber gambar : gunungmotor.wordpress.com

Yup… SF setuju ini benar adanya.

Namun jangan dilihat dari sisi klenik… lihat dari Sisi Logikanya. Mobil/motor yang sampai menewaskan pengemudinya sangat kemungkinan besar parah kondisinya. Kebanyakan kecepatan tinggi… (klo nyenggol/tabrakan pelan kan ga sampai timbul korban jiwa J ). Sebelum dijual tentunya kudu direstorasi dulu. Biasanya keluarga pemilik motor ga tega menyimpan motor /mobil bekas almarhum. Hasil Renovasi kemungkinan ga sebagus kondisi saat motor keluar dari pabrikan, apalagi sampai perlu proses pengelasan, pemanasan rangka sampai ditekuk-tekuk. Belum lagi parts-parts sepele lainnya, kemungkinan diganti yang murah/ imitasi , apalagi niatnya restorasi untuk dijual ngapain dikasih barang ori. Lah kalau daleman mesin kan ga kliatan kasat mata tuh, berikut parts lainnya. Nah kebelakangnya hal-hal ini yang bikin apes dijalan. Mogok lah, roda/komstir oblag, rangka getas/gampang melengkung, performa drop, dll.

Semoga ga ada yang beranggapan jika yang bikin apes adalah arwah korban tewas. Karena Takdir yang menentukan Allah SWT… bukan syetan.

Ga ada salahnya mengingatkan… : Berdoalah sebelum mengemudi

Truk solar terbalik,sopir dan kernet terjepit,solar tumpah… ngeri poll

Tumben-tumben pagi-pagi yos sudarso seberang pasar uler macet total. Untung pake spin, dengan entengnya bermanuver sampai ujung kemacetan.. TERNYATA


Truk solar terbalik! Kondisi sopir dan kernet masih terjepit didalem. Warga sekitar langsung menjarah solar yang mengucur deras.
Polisi segera membubarkan warga dan pengendara sekitar karena ditakutkan terjadi kebakaran … wuih ga bisa membayangkan gimana kalau sampai terbakar..
Ngeriii…!!!! 🙁
Ceceran solar selain beresiko terbakar juga bikin ban sangat licin. SF sempat kaget karena dipikir rem ga pakem ternyata ban ga ada grip… beberapa pengendara motor tampak minggir dan membersihkan ban dengan pasir disekitar lokasi.
Sampai SF meninggalkan lokasi kejadian jam 6.55 kondisi sopir dan kernet blum dapat dievakuasi dan truk pemadam kebakaran baru saja tiba dilokasi kejadian

Ga hafal rute, ya alon-alon saja

Sumber kecelakaan selain karena faktor rider, faktor alam, kemungkinan besar juga faktor sarana dan prasarana jalan. Saat muda dulu SF memang demen ngebut (korakkk :p ) .pernah sekali musibah menimpa saat ngebut di bunderan waru karena jarang lewat situ jadi ga tau ada perbaikan jalan. Saat berniat mengurangi kecepatan tapi sudah terlambat. Motor tergelincir karena pasir alhasil motor terseret bersama ridernya beberapa meter. Musibah itu bikin SF pincang seminggu lebih :mrgreen: .

image

Ilustrasi dari google

Saat acara kumpul dengan rekan sekomunitas di Jogja beberapa musibah juga terjadi. Diantaranya velg pecah dan satu lagi sidebox(lokal) retak terjatuh. dua-duanya karena menghajar lubang!!! Belum lagi musibah yang lebih fatal, masih ingat artis pengendara HD yang meninggal karena motornya terjatuh setelah tergelincir aspal ga rata?
Kondisi jalan bukan hanya ancaman utama, lingkungan setempat juga. Hal yang menarik saat turing lintas pulau Madura. Ada beberapa titik rawan karena warga setempat minta sumbangan pembangunan tempat ibadah ditengah jalan tanpa rambu yang jelas. coba bayangkan  mobil didepan tiba- tiba kurangi kecepatan trus motor dibelakangnya memaksa menyalip, resiko bakal menghajar kotak sumbangan dan warga yang meminta sumbangan.
Banyak lagi cerita disekitar kita.
Turing lintas kota sangat rentan terjadi musibah, hal ini dikarenakan rider belum hafal kondisi rute yang dilalui. So… kewaspadaan wajib ditingkatkan , hindari ngebut jika pandangan terhalang, jangan ambil resiko dan ngalah, pakai safety gear lengkap serta yang paling utama berdoa sebelum riding.

Daripada masuk tempat wisata jalur resmi mending nyolong rute murmer :-)

Apess.. pas lebaran paket internet flash turbo yang menemani SF setahun terakhir ini habis masa berlakunya. Karena ga sempet beli kartu perdana lagi terpaksa pinjem laptop adik untuk ngeblog 🙂 . Sekedar berbagi cerita lebaran pas kemaren mudik ke Sumenep, SF dan keluarga terjebak macet lumayan parah di pantai Camplong. Salah satu penyebabnya ternyata para wisatawan bermotor yang rata2 tak berhelm ini enggan masuk kekawasan wisata melalui loket resmi, sebagian besar memilih masuk kekawasan wisata menerobos perkebunan warga. Hal ini difasilitasi warga sekitar dengan menarik pungli yang tentunya dengan tarif yang jauh lebih murah dibanding loket resmi. image
Ga salah banyak wisatawan melalui jalur alternatif ini , bahkan pengendara mobil ikutan nerobos tepi laut yang lagi surut ini. Padahal setau SF, air laut yang asin beresiko bikin kaki-kaki motor/mobil cepat karat. Belum lagi kalau telat pulang saking asyiknya dengan pasangan bisa2 bermalam karena terjebak laut pasang 🙂
image

Karena tindakan ini titik kemacetan menyebar dibeberapa pintu masuk dadakan. Herannya polisi disana membiarkan pungutan liar dan kelakuan pengendara motor yang tak berhelm … mungkin karena kuota ga mencukupi :mrgreen:. Pemandangan pengendara motor lintas kota sarungan ga  berhelm sangat wajar ditemui di pulau Madura ini.

Moge??? Saat ini Belum Brani


Racun moge hampir menjangkiti setiap biker enthusiast, raungan multi silinder yang ganas, kegagahan bodinya dan powernya yang berlebih, siapapun pasti ingin memilikinya. Apalagi jika kondisi ekonomi sudah mapan. SF sendiripun sebenernya dari kecil berangan-angan pengen punya moge. Begitu merasakandunia kerja  keinginan itu langsung sirna (mimpi aja ga brani kok). Gaji saja pas-pasan saat itu cuma berani nyicil tiger dibelain sampe puasa.Nah alhamdulillah kondisi ekonomi sekarang agak membaik dan mampu beli mini moge, padahal dijakarta rumah masih ngontrak :p (udah punya rumah tapi di Sby – dpd ntar ada yang protes 🙂 ). Keinginan memiliki moge muncul lagi saat test ride honda shadow 750, Cbr fireblade dan, suzuki intruder 1800 milik mantan bos.

Ditambah lagi saat browsing untuk keperluan blog Bunda faiz ikut menyimak. Moge2 yang sempet menggoda iman antara lain suzuki bandit (Bundafaiz kurang suka karena mirip tiger), supersport dan superbike (kalo ini yg SF anti, ga kebayang capeknya), ER6 (SF demen karena model street fighter dan harganya rendah dibanding moge baru lainnya), shadow dan intruder (bunda paling demen sama yang ini). Opsi satu lagi model supermoto langsung ditentang bundafaiz :(.

Nah begitu bunda faiz memprovokasi, “ga pengen ninjanya ganti moge pa?, ga papa deh kalo pengen ER6.” Glodagh! lah wong barangnya aja belum dilaunching. Harganya juga simpang siur. Langsung buka laptop ngitung kemampuan finansial. Terus mengernyitkan dahi. Hmmm…lanjut kasih opsi ke Bundafaiz “apa mau uang belanjaannya dipotong?” Apa mau tunda punya adik lagi?”,”apa mau klo kemana-mana naik motor terus ( klo ini SF sih sanggup)” :). Bisa ditebak jawabannya, “wah kalo gitu ntar dulu deh beli mogenya, mobil dulu aja”. Just like I thought. Pengguna moge mensyaratkan minat dan kondisi finansial yang berlebih. Klo tergolong pas-pasan mending jangan dipaksa deh daripada harus mengorbankan banyak hal cuma karena nuruti hobby. Belum lagi kalo ntar ada apa2 sama motornya. Lah ngrawat ninja aja masih cari part substitusi apa ga malu kalo ER-6 nantinya pake kampas rem supra pit dan busa filter dari filternya akuarium. :pentung