konfigurasi

All posts tagged konfigurasi

Penggantian header ertiga dari 4-1 menjadi 4-2-1 benar-benar mengeluarkan potensi terpendam ertiga…  Buntuti innova atau melewati terios yang lagi kesusu di tol anyer sangat mudah…  Soal konsumsi bbm juga sangat irit..  Bisa 1:20km/liter dengan cacatan mid:avg  bahan bakar pertamax saat kondisi lancar di tol, dan menjadi 1:18,8 km/liter saat gatel tes performa dan macet keluar tol anyer. 

image

Continue Reading

wpid-20150503_214209.jpg

Masih terkait dengan artikel SF beberapa hari lalu soal penggantian header ertiga menjadi 4-2-1 (baca disini ) ternyata feeling SF yang merasakan tenaga lebih keluar di RPM bawah juga diamini oleh penghobi roda 4 yang tergabung pada forum pada www.modifikasi.com.

wpid-img_20150504_075617-1-picsay.jpg

bahkan ada juga user Lancer yang mengukur performa mobilnya pada mesin dyno… Berikut hasilnya :

header : 4-2-1 menghasilkan torsi  154 lb/ft @ 4000 rpm dan power 127 hp @ 4000 rpm
sedangkan header : 4-1 menghasilkan torsi 115 lb/ft @ 5400 rpm dan power 138 hp @ 6800 rpm Continue Reading

Performa Ertiga memang lebih dari cukup untuk sebuah MPV… lintasan lurus dalam kondisi muatan penuh  mudah meraih 160kpj. Namun beberapa kali pakai ertiga dengan kondisi full menempuh jalur pegunungan, baru terasa sekali penurunan performa mobil 1370cc ini. Setelah googling sana-sini, salah satu penyebab performa ertiga mantab diputaran atas adalah desain knalpotnya. Headernya berkonfigurasi 4-1. Dibeberapa forum yang SF baca desain ini lebih ditujukan untuk mendongkrak performa mobil di putaran atas (monggo googling sendiri, selain header juga dipengaruhi diameter serta panjang sambungan y junction ) bertolak belakang dengan konfigurasi 4-2-1 yang lebih mengejar torsi.

image

Header 4-1

Continue Reading

Bagi anda penggemar motor premium sport yang pernah dikecewakan dengan sangat oleh AHM karena penerus tiger yang ga muncul-muncul, kecewa dengan penghadang Ninja 250 yang overpriced dan kurang berasa moge, serta merasa dianak tirikan karena AHM mentingin segmen maticnya… (mentang-mentang segmen sport 250cc kurang menguntungkan alias pasarnya kuecil)  tunggu bulan Desember ini….

image

Petinggi AHM sudah menjanjikan akan mengungkap tabir motor yang bakal jadi kejutan di kelas premium sport 250cc… Continue Reading

image

Lihat saja kelebihan CBR 250 : Model eksklusif dan lebih fresh (Ninja lebih racy- relatif suka yang mana), Speedo digital, kaki lebih gambot, injeksi mutahir, Behel belakang,rem ABS, jaringan bengkel resmi berkali-kali lipat, serta partsnya lebih murah dibanding Ninja 250. Semua kelebihan itu menenggelamkan Ninja 250. Pantaslah doi mengantongi Best of the Best Sport, Best of the Best 250 CC, serta Bike of The Year 2012 dari tabloid otomotif. Namun dari penjualan bagaimana? Ini anehnya, Ninja 250 masih berkuasa meskipun tipis. Apakah karena mesin 2 silindernya? SF rasa demikian. Sebagai orang yang sebelumnya ga pernah tertarik produk kawasaki, otomatis saat itu SF menunggu kehadiran CBR 250 yang diharapkan multi cylinder. Setelah mengetahui jika CBR cuma 1 silinder, langsung deh meminang kawasaki. Kubur dalam-dalam harapan Honda bakal mengeluarkan tiger 2 silinder. Lah wong kasta tertinggi motor sportnya (CBR) saja 1 silinder, ndak mungkin tiger 2 silinder. :mrgreen:

Kasus yang dialami SF mungkin sama seperti para pembeli Ninja 2 tak. Yakni beli produk yang tiada saingannya dipasaran. Bedanya ninja 150 satu-satunya berjenis mesin 2 tak kecepatan iblis, sedangkan N250 satu-satunya yang 2 silinder.
Emang sebesar itu pengaruhnya twin cylinder hingga bisa membuat konsumen Ninja mengabaikan segala kelebihan CBR ? Motor multi cylinder memiliki sesuatu yang ga bisa ditandingi motor 1 silinder, kerapatan suaranya serta kehalusan mesinnya menyiratkan sensasi moge. Apalagi dimensi ruang bakar N250 yang sanggup meraih 13 rb rpm dalam kondisi standar bahkan lewat 15 rb rpm saat TCI ganti unlimiter. ( meski bukan power yang bikin SF jatuh cinta 🙂  )
Mungkin beda cerita jika SF berada di negara maju, dimana moge twin cylinder sudah umum keberadaannya dengan harga yang lebih terjangkau, tapi di Indonesia lain. Butuh duit dan pengorbanan yang ga sedikit bagi biker untuk bisa menikmati moge multi cylinder (PPnBMnya gedhe cuyyy). Nah motor yang sensasinya paling mendekati moge ya Ninja 250 ini. Bagi yang ngincer best value bike ya monggo milih CBR, bagi yang pengen nyoba motor unordinary  ya milih multy cylinder. Nah bagaimana jika CBR ini 2 silinder ? Logisnya SF bisa jadi milih CBR.
Whrrroommm… !!