kurang

All posts tagged kurang

Kejadian ini menimpa Ninja 250 milik SF yang jarang tak terpakai… Terakhir dipakai sekitar sebulan lalu, motor memang terasa berat dituntun saat dikeluarkan dari garasi… SF pikir cuma ban kurang angin saja… Begitu ditambahi angin, tetep saja laju motor agak berat…. SF paksa saja buat ngantor… Feeling SF pengereman ga beres nih, karena rem belakang juga terasa keras dan ga pakem… Bener saja saat SF nyampai rumah SF langsung pegang piringan cakram… Panasss!… Tidak seperti depan yang adem ayem. Pasang paddock trus ban diputer… Berat uiiyyy…!

Baru minggu kmaren SF sempat bawa kebengkel… 


Penyakitnya ternyata pegangan kaliper rem pada braket yang bentuknya seperti baut tanpa drat (yang dilindungi karet) yang seharusnya flexible jadi macet. Meski motor ga pernah dipakai, bagian ini tetap rentan mengalami penurunan fungsi, apalagi motor pernah nerobos banjir…  Kotoran dan karat bersarang didalam karet yang seharusnya menjadi pelindung dudukan kaliper.

Solusinya lepas kaliper pada braketnya, bersihkan bagian yang dimaksud sekalian bagian dalam karet pelindung. Lumasi besi pegangan kaliper rem tersebut dan masukkan kembali dalam rumah karet.. tes dengan menggoyang goyang kaliper dan braket… Pastikan kaliper dengan mudah bergesar menjauh/mendekat dengan braket besinya….  Pasang kembali kaliper pada dudukannya….


Setelah itu motor jadi ringan didorong… Performa motor juga terasa naik…. Makin enteng larinya.

image

Sejak lahirnya spacy pertamakali, SF begitu yakinnya bakal menjadi booming di pasar skutik. Nilai plus berupa tangki bensin luas dan bagasi ekstra lebar merupakan fitur yang tak tersaingi kompetitor lain. Bahkan jika disuruh memilih matik untuk digunakan harian, tentu SF lebih memilih matik ini. Pertimbangan utamanya jelas 2 fitur diatas. SF sendiri kurang memfavoritkan matik sebagai motor harian karena tangki bensin kecil dan konsumsinya yang boros bikin sering mampir di pom bensin, sedangkan SF sangat..sangat…  benci jika disuruh antri di pom bensin yang managemen antriannya sangat amat parah! (Liat artikel SF terdahulu), namun spacy ini menawarkan sesuatu yang beda diantara kompetitornya, kapasitas bensinnya 5 liter bro! Kalau konsumsi bensinnya 40 km/ liter, SF cuma perlu isi bensin seminggu sekali untuk kegiatan operasional kerja 🙂 . Emang matic ga perlu kenceng? Kalo buat SF sih ga perlu, asal bisa lari 80 saja dah bagus, maklum Jakarta macet pol :mrgreen: beda lagi ceritanya kalau untuk yang tinggal di kota yang minim macet.
image
Berkat keunggulan itu, saat ada teman minta pendapat soal matic, Motor inilah yang selalu SF rekomendasikan. Namun ternyata respon beberapa teman mengurungkan niatnya membeli matic ini dan lebih milih honda beat maupun mio, Apa alasannya? Kaki tidak bisa menapak sempurna pada tanah dan terlalu gambot! (Kebetulan temen SF tingginya kisaran 165cm). Bundafaiz yang SF tawarin spacy pun langsung menolak, ogah takut jatuh katanya. Tercatat sudah lebih dari 3 kenalan SF mengurungkan niatnya meminang matic ini. Meskipun ground clearance tergolong rendah (menurut TMCblog malah terlalu rendah sampai sering gasruk polisi tidur) namun karena joknya lebar bikin kaki rider :maaf: agak ngangkang saat menyangga motor. Untuk beberapa rider mungil terutama cewek, hal ini cukup jadi pertimbangan untuk meminangnya. Nah tantangan pabrikan Honda ataupun pabrikan yang lain, bagaimana menciptakan motor berbagasi dan bertangki bensin luas namun ga bikin kaki jinjit saat mengendarainya!?