Lampu Led Custom Aquarium Laut Produk Anak Bangsa, bisa di Setting Sekehendak Hati Pemilik

Biasanya blog ini senengnya yang Pahe-pahe. Tapi kali ini dibikin nyerah dengan lampu pahe untuk aquarium laut. Berawal googling informasi aquarium air laut di youtube, kemudian mampir dibeberapa forum aquarium air laut, jadi sedikit tahu jika aquarium laut membutuhkan spektrum warna yang spesifik.

Isenglah googling di toko online, lah kok lampu led yang dikhususkan aquarium laut harganya mencengangkan!!! Nembus jutaan.

Akhirnya nemu juga custom bikinan anak negeri yang harganya lebih terjangkau. Setelah japrian dengan sellernya, SF makin keracunan. Lah dianya mamerin beberapa foto aquarium yang memakai lampu bikinannya.

Ya wis lah SF putuskan mengalihkan dana mancing buat lampu ini…. πŸ˜… . Beberapa hari setelah pemesanan, barang datang langsung saja dijajal. Dan hasilnya cukup mengejutkan. Beda jauh dengan lampu pahe yang biasa SF pakai.

Lampu led 72watt ini penetrasinya lebih kuat, cahaya ga memendar diperjalanan untuk sampai dasar. Ini yang bikin ga silau, mata jadi ga lelah memandang aquarium berlama-lama. Didasar aquarium terlihat jelas sekali bayangan yang berasal dari ombak yang dihasilkan wave maker dipermukaan air. Rahasianya ternyata dari adanya lensa cembung yang terpasang di lampu led. Pantesan sinarnya fokus. Selain spektrum warna lampu sesuai dengan kebutuhan fotosintesis, lampu ini juga mampu menguatkan warna coral/ikan.

Yang juga bikin SF salut adalah lampu yang berlabel RDA ini, bisa dicustom sekehendak hati. Bisa diatur intensitas cahayanya (dimmer), bisa diatur komposisi warnanya, serta lampu ini juga support animasi. Misalkan perpindahan dari cuaca cerah kemudian berawan, sore menjelang malam, atau subuh menjelang pagi. Kecepatan animasi bisa juga diatur. Pengaturan diatas cukup dilakukan melalui remote control. Jangan kuatir overheat karena lampu led ini sudah dibekali kipas pendingin.

Yang tak kalah unik adalah terdapat 6 tombol yang dapat menyimpan settingan pemilik. Misalkan saja tombol diy1 untuk kondisi malam, diy2 buat pagi, diy3 buat siang bolong, dst sampai dengan tombol diy6. Fitur lainnya adalah lampu led ini juga dilengkapi sinar UV terintegrasi untuk membunuh bakteri/alga.

Awalnya SF isi aquariumnya dengan ikan saja (FO tank) tapi karena spek lampunya yang cocok buat coral, SF coba isi dengan beberapa coral seperti batu hyu, jerukan, polip, otak2, dll.

Sudah hampir sebulan lampu custom ini SF pakai dan alhamdulillah berjalan tanpa kendala. Berbagai macam coral sukses membuka tentakelnya secara maksimal, ini tandanya cahaya dan nutrisi buat coralnya pass.

Semoga saja lampu ini awet, mengingat air laut bersifat sangat korosif.

Klo tertarik dengan lampunya mampir saja ke toko online nama sellernya “rila aquarium” atau tanya2 dulu ke produsennya di 081296108846(Om mario). Ini bukan endorse produk loh ya… artikel dan videonya karena salut dengan kreativitas anak bangsa.

Ini dia video reviewnya…

Terserah mau subscribe, comment atau like… lah di channel youtubenya dah di blokir monetizenya… πŸ˜…

Aerator bertenaga baterai, selain buat keperluan mancing juga penolong ikan peliharaan dikala Listrik Padam

Awalnya beli aerator (alat pembuat gelembung udara) bertenaga baterai adalah untuk mancing dilaut, tujuannya agar umpan udang atau ikan dapat hidup lebih lama.

Nah saat bencana lampu mati Minggu lalu, aerator ini menyelamatkan nyawa ikan peliharaan SF. 16 jam listrik mati, bikin nyawa biota dalam aquarium terancam tewas. Filter , protein skimmer, dan wave maker stop bekerja. Bikin air tidak bersirkulasi sehingga kadar oksigen di dalam air menurun drastis.

Aerator bertenaga sepasang baterai ukuran besar tersebut sanggup nyala selama 16 jam nonstop. Fauna laut semua selamat meski mati listrik dari siang hari sampai subuh keesokan harinya .

Nyesel banget kalau ga punya alat ini. Rekan SF sendiri mengalami ikan di dalam 2 aquarium lautnya tewas tak tersisa. Hanya anemon laut yang selamat. Kabar tak sedap juga SF dari grup aquascape/aquarium laut yang SF ikutin , banyak laporan ikan peliharaan tewas karena listrik mati.

Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten

Critanya ga sengaja sih. Lampu malam aquarium SF mati. Kebetulan juga SF dapet bonusan Rp. 10.000 yang beberapa jam lagi expired dan kupon Ongkir nganggur. Jadinya SF belikan lampu DRL buat mobil. Sengaja pilih lampu alay/arogan warna biru biar agak adem dimata saat dinyalakan mapam hari. Sumber daya lampu ini dari aki 12 V. Nah kebetulan juga SF ada adaptor nganggur dirumah . Passss… sepasang lampu harganya cuma

Dari keterangan sellernya sih lampunya dah tahan air.

Begitu barang dateng, langsung di test… dan bikin SF terkesima…. lampunya emang Alayyyy alias bikin silau. πŸ˜…

Continue reading “Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten”

Perbandingan lampu bawaan ertiga dengan lampu aftermarket… nyata bedanya

Ertiga SF dah lama ganti bohlam lampu utama menggunakan Osram Nightbreaker. Tapi belum sempat bikin komparasinya dengan aslinya… saat buat perjalanan keluar kota kerasa banget bedanya. 

Nah kebetulan ada member Erci (thx to Christ. N. Hadi)  yang melakukan komparasi langsung pencahayaan ertiga standar dengan yang sudah ganti dengan Osram NBR… monggo intip saja bedanya

Kiri pencahayaan asli ertiga, kanan Osram NBR

Klau ditambahi relay , bisa lebih maksimal lagi tuh…

Keuntungan memakai lampu mobil untuk motor

9 tahun SF pakai lampu H4 pada tiger (reflektor 7″ autopall punya jimmy). Baru kmaren bohlamnya putus. Ada keuntungan penggunaan reflektor dan lampu mobil untuk motor.

1. Jauh lebih terang. 

Mengingat lampu mobil berdaya 60/55watt, dibanding orinya 36,5/35watt. Karena itu, SF ganti lampu kota dan lampu rem pake led agar ga tekor

2. Jangkauan luas
Saat lampu ori hanya sanggup menyinari 1 jalur/1 ruas jalan, lampu mobil sanggup 1,5-2 jalur/ruas jalan. Jadinya saat turing melewati hutan/pegujungan yang minim penerangan sangat membantu. 

3. Fokus dan tidak menyilaukan

Cahaya padat bertumpu pada fokusnya… sangat minim kebocoran cahaya diluar fokus. Karena itu ga bikin pengendara lawan arah silau

Kalau honda tiger lawas, tinggal belikan reflektor dalam dengan punya jimmy ukuran 7″. Sedangkan ring luar pake punya ori tiger… trus jangan lupa pasabg relay biar maknyusss….Monggo dijajal … 

Switch lampu jauh dekat lebih menguntungkan dibanding passbeam untuk motor jaman sekarang

Absennya pass beam pada ninja karbu saat itu memang mengherankan… motor premium di Indonesia sekelas ninja kok ga ada pass beamnya…!? tiger jadoel SF aja ada kok…  lah ninja diluaran itu motor entry level bro… :mrgreen:

Kalau motor dulu sebelum ada aturan DRL passbeam sangat dibutuhkan. Karena siang hari lampu ga wajib nyala… jadi kalau niat memberi warning tinggal pencet pass beam. Kalau ga ada tombol ini bakal ribet, kudu nyalakan lampu utama dulu baru switch saklar lampu jauhnya…


Kalau motor sekarang ga ada passbeam mungkin ga jadi masalah besar. Karena aturan DRL, jadi lampu utama kudu nyala siang malam. Untuk nge dim tinggal pencet saklar lampu jauh-dekat. Karena aturan DRL, pabrikan menerapkan AHO (Auto Headlamp on) pada produknya dengan menghilangkan saklar on off untuk lampu utama . Motor tinggal distater lantas nyala dah lampunya. 

Ada sedikit kerugian pada motor yang punya tombol passbeam saat ini… lebih boros listrik…. πŸ™‚ apalagi motor yang punya lampu watt besar. Saat lampu utama nyala (asumsinya nyala siang malam) lantas dipencet passbeam, maka lampu dekat dan lampu jauh dua-duanya nyala. Bayangin kalau lampu wattnya 55watt … bisa ambil daya 110 watt. 

Switch lampu jauh dekat lebih menguntungkan karena lampu dekat dan jauh gantian nyalanya… 

Ini bukti lampu utama pakai relay tambah maknyusss, nih komparasinya

​Ini bukti efektifitas pemasangan relay untuk menambah terang lampu utama… 

Lampu tiger dah modif H4 35watt

Keuntungan selain tambah terang, umur bohlam lebih awet, dan stabil (tak terpengaruh saat bunyikan klakson atau ngerem). 
Untuk cara pemasangannya saya rasa dah banyak panduannya…monggo googling dhewe :mrgreen:

Efek pemasangan relay akan lebih terasa pada motor tua yang jalur perkabelannya sudah tidak prima, begitu dipasang relay arus kelampu langsung bypass ke aki dengan kabel baru… tuh buktinya diatas… 

Pemasangan relay biasanya digunakan untuk lampu utama dan klakson.

Lampu lupa dimatikan bikin repot

Mobil SF sering banget mengalami ini… sikecil suka mainin lampu plafon saat mobil jalan tanpa sepengetahuan ortunya. Kalau malam sih otomatis ketahuan… kalau siang bisa kelewatan. Seperti beberapa hari lalu SFΒ  berniat mengunci pintu depan karena dah waktunya tidur, saat mengintip mobil lah kok lampu kabinnya nyala… segera saja ambil kunci mobil, matikan lampu plafon dan mencoba stater mobil… untung saja masih mau hidup. Kalau dihitung hitung lampu sempat nyala 9 jam… untung cuma lampu plafon berdaya rendah.

image

Continue reading “Lampu lupa dimatikan bikin repot”

Lampu truk box dikira bangjo

Salah satu bangjo (abang ijo alias trafic light) di raden inten memang bikin BT bisa 5 menit lamanya…
Kemaren saat nyampai situ dari jauh SF melihat lampu nyala ijo.. tumben nih batin SF. Otomatis SF agak mempercepat laju Nmax. Begitu mendekat ternyata kecele… lampu yang SF kira nyala lampu trafic light ternyata lampu truk yang terpasang dibagian atas box

image

Continue reading “Lampu truk box dikira bangjo”

Pemasangan bohlam Led pengganti untuk Nmax, sekalian menyeluruh agar makin hemat daya listrik

Pemasangan lampu led pada Nmax seperti pada motor lainnya…. Nanggung… Cuma lampu utama saja yang pake Led, untuk Nmax ketambahan lampu rem.. Tapi tidak untuk lampu senja.
Lampu senja Nmax terdiri dari 3 biji bohlam… Depan 2 biji, belakang sebiji. Dayanya masing-masing sebesar 10Watt.
Led T10  sebagai penggantinya seharga 10rban sebiji, dayanya cari saja yang sekitar 2watt dah terang banget ini.. Pengalaman SF pake 1watt saja dah terang. Ngalahi orinya…

Untuk ganti bohlam senja depan Nmax perlu buka windshield dan batok item dibelakang windshield… Ini hasilnya setelah ganti led

image

Continue reading “Pemasangan bohlam Led pengganti untuk Nmax, sekalian menyeluruh agar makin hemat daya listrik”