lumpur

All posts tagged lumpur

image

Awal mula spakbor depan tiger memakai spakbor Ninja 250. 3 tahun lebih terpasang pada tiger akhirnya menyerah juga setelah sering kena benturan dengan segitiga bawah tiger.
Sebagai pengganti SF pasang spakbor megapro yang terdapat tekukan dibelakangnya. Dalam hitungan minggu spakbor ini juga pecah karenq tekukan dibelakang spakbor mentok knalpot saat melewati poldur. Maklum dalam sehari tiger terpaksa melewati puluhan poldur … bener-bener ga berperi permotoran.

image

Kali ini SF sempat kesulitan cari spakbor pengganti. Setelah akhirnya SF putuskan pasang kembali spakbor tiger… berhubung spakbor orinya ada di Surabaya. SF terpaksa beli spakbor KW… kalau ori sayang bro! Karena ukuran ban depan sudah modif gambot (irc road winner bawaan ninja 250 ukuran 110/70) pasti dibutuhkan penyesuaian pada spakbor baru. Gerinda dan bor dimainkan untuk mencegah ban mentok spakbor. Beres dah…

image

Untuk melindungi agar kaki makin aman dari cipratan, SF pasang tambahan kepet dibagian belakang… lumayan blok mesin dan leher knalpot jadi bersih. Sepatu dan celanapun lebih terlindung dari cipratan air/lumpur ban depan.
Fashion berkurang , fungsional nambah…..

image

Rute SF yang baru pasca pindah rumah bikin tunggangan perlu menyesuaikan. Gimana tidak rute/jalan tembus yang SF lewati berbatasan dengan tambak kanan-kirinya… Bisa dibayangkan jika hujan atau pasca hujan. Motor seolah-olah berlivery asli Jawa alias Batik coklat :mrgreen: .

image

Spakbor depan replika Ninja 250 ternyata signifikan menyumbang cipratan di sektor tangki,shroud,blok mesin, hingga di tutup aki tiger, SF juga ga lepas dari cipratan. Terutama di bagian ujung kaki hingga diatas dengkul… Meski secara tampilan, spakbor ninja ini lumayan serasi di Tiger, namun tidak secara fungsional. Akhirnya spakbor replika (replika =bahasa kerennya imitasi 😆 ) ini terpaksa lengser dan diganti dengan spakbor megapro… biarlah meski banyak yang bilang tampilan motor tambah culun yang penting mengurangi cipratan

image

banjir plumpang

Rabu siang kemaren sudah janjian ketemu dengan klien didaerah Kelapa Gading Timur, kondisi pagi hingga menjelang siang hujan deras. Untung Jam makan siang hujan berhenti total dan matahari terik bersinar. Prediksi SF jalur yang akan dilalui (Jl Pegangsaan Dua) bakal becek penuh air hujan bercampur air got yang meluap plus lumpur.

Daripada pakaian kerja kotor mending pakai jas hujan komplit ga kuatir kena cipratan air. Biar saja dianggap aneh sama orang yang lihat . Panas terik kok malah paka jas hujan? Benar saja begitu keluar kantor dijalan raya Plumpang genagan air di sepanjang jalan, di Jalan raya Pegangsaan dua malah lebih kotor kondisinya. Motor-motor lain jalan pelan dan mereng-mereng menghindari air karuan saja berpotensi bikin macet.

Sesampai ditempat tujuan karuan saja jas hujan dan motor SF bermotif batik (batik abstrak dari lumpur :mrgreen: ).

Saat berangkat dan pulang kerja SF sering melakukan ini setiap pasca hujan. Daripada pakaian kerja kotor, riding pelan dan ga nyaman karena takut kecipratan motor/kendaraan lain, pakai saja jas hujan komplit.

Sesampai dirumah biasanya jas hujan komplit tetep SF pakai sampai kamar mandi dan SF siram sekujur tubuh (mandi dengan posisi jas hujan masih terpakai) sekalian melap seluruh bagian jas hujan. Setelah itu di keringkan semaleman. Memang lebih baik hujan deras sekalian karena motor lebih bersih dan tubuh ga gerah daripada kondisi pasca hujan yang bikin banjir/becek jalanan yang jelasnya bikin kotor motor dan pakaian.