maksimal

All posts tagged maksimal

Nmax servis ke bengkel resmi

Nmax sowan ke bengkel resmi

*

Servis Mendekati 25 ribu KM performa Nmax memang terasa sedikit menurun. sudah kepikiran servis 25rb saat ganti V belt sekalian saja upgrade performa Nmax agar entengan dikit.

Ini dia detail upgrade saat servis Nmax:

  1. Roller Mio M3 (12 Gram turun 1 gram dari bawaan Nmax)
  2. Per Vario 150 (Per lebih panjang 4,8cm dan lebih keras)
  3. Filter Aftermarket Ferrox
  4. Setting CO+8

Paket Upgrade Nmax, Roller Mio M3 12 gr, CVT Vario 150, Ferrox

Gimana impresinya?

Continue Reading

Mengejutkan hasil yang dishare otomotifnet. Ertiga matic ternyata lebih irit dibanding manual. Baik untuk dalam maupun luar kota. Dalkot manual 1:12 kmpl dan matic 1:12.3 kmpl, Lukot manual 1:16.5 kmpl dan matic 1:19.3 kmpl. 


Meski secara performa ertiga manual unggul,untuk mobil keluarga rasanya matic cukup menggiurkan dengn kepraktisannya dalam kota.


SF sendiri saat itu milih manual karena prioritas luar kota yang rutenya banyak dilalui truk jadi perlu tenaga instan saat menyalipnya. Tapi seringkali galau pengen yang matic saat diperkotaan… 😆

Kalau untuk motor , saat ini bisa dikatakan manual/semi manual masih lebih irit dibanding matic. Kedepannya ? Who khows…. 🙂

Sumber pengetesan : http://otomotifnet.com/Mobil/Test/Mana-Lebih-Kencang-Dan-Hemat-Suzuki-Ertiga-Bensin-Vs-Diesel-Hybrid

Taruna SF tercatat 3 kali turing Jakarta Surabaya sebelum dikandangkan di kediaman SF di Surabaya untuk kereta kencana orang tua. Ertiga SF juga 3 kali turing Jakarta-Surabaya

image

Bagaimana kesan menggunakan kedua mobil tersebut untuk perjalanan jauh? Baca selengkapnya ulasan dibawah ini…. Continue Reading

Bukan top speed yang SF ingin share karena ga sempet jajal. Komparasi dengan motor lain yang akan SF bahas.
Ada 3 motor yang SF jadikan pembanding. Blade, supra125 dan MX135.
Untuk blade dan supra 125 boleh dibilang Nmax dengan mudah meninggalkannya. Untuk MX135 ini baru berimbang.

image

Continue Reading

Salah satu budaya kesusu di Jakarta tercermin pada pengendara di toll… 
Jika di Surabaya anda melaju 100 kpj dilajur kanan jalan tol sudah terasa kencang (menyalip dengan “sangat”  kendaraan lain) pengalaman tersebut terjadi pada SF saat mudik ke Surabaya lewat tol gresik Surabaya kemaren.

image

Continue Reading

Tiger contohnya… Motor ini aslinya pake  velg ring 18″ dengan ban kurus. Begitu diganti velg diameter/ring 17″ dengan ban gambot, timbul beberapa problem.

image

1. Rasio gigi berubah lebih enteng karena beda diameter velg, petunjuk kecepatan kurang valid
2. Tekanan angin kudu selalu dimonitor.. Kurang angin dikit saja performa motor berkurang drastis.
3. Tiger memakai ban 130 keatas menyisakan masalah lain… Kalau velg aftermarket Tiger disinyalir rante akan gesek ban. Sedangkan tiger SF yang pakai velg NMP aman karena gir bisa digeser keluar dengan ganjel ring.
pemakaian ban 130 keatas pada tiger juga akan menghadapi masalah ban akan tergesek spakbor saat buat boncengan (area spakbor dibawah jok belakang)
Solusinya jangan buat boncengan 🙂 he3…
Ganti Shock tinggi dan keras bisa menghindari gesekan ban dengan spakbor… Namun jika yang dibonceng beruang, sama saja ban tetap gesek. :mrgreen:
Seperti tiger SF kemaren… Buat boceng rekan SF sesama beruang shock nitro TVS tetep ambles dan ban gesek spakbor.
Biar dah …cuek…!  Area bawah jok ga kemonitor … Toh kena gesekan lama2 spakbor jadi makin lebar (dan bolong 🙂 )

image

Pic : overdrive.in

Pas mudik kemaren SF bergantian nyetir dengan sang adik… biasanya adik men take over kendali ertiga dari tangan SF saat malam tiba. Sampai setelah sholat Subuh ipar SF ini rupanya masih kerasan nyetir. Biar ga ngantuk Adik SF ini nyetir makin agresif. Beberapa kali menyalip kendaraan didepan. Termasuk ada satu mobilio yang disalip ipar SF ini (kondisi mobilio juga mengikat barang bawaan diatas sama seperti kendaraan SF). Setelah disalip nampak mobilio yang awalnya berjalan dengan kecepatan normal ikut menambah kecepatannya. Beberapa kali terlihat mobilio terlalu dekat menempel ertiga SF.

Continue Reading

image

Pengalaman nguntit mobilio saat mudik bikin SF penasaran berapa sih kecepatan maksimal mobilio di jalan lurus dan mulus… daripada jajal nantangin dijalan mending cari info di google.
Eh info dari indonesia ga didapat, malah nemu info dari India. Rata-rata baik versi diesel dan bensin kecepatannya dibatasi secara elektronik hingga cuma mampu 140kpj.  Continue Reading

Cukup… bahkan lebih dari cukup. Mesin Ertiga memang ga sebesar kompetitor MPV yang berpenggerak roda depan yang rata-rata bermain di CC 1500 ke atas. Ertiga dibekali mesin 1373cc, bagi sebagian orang mungkin dipandang nanggung… kenapa harus disunat dari mesin Swift.
Namun jika anda dibalik kemudi anda mungkin tak menyangka anda berada dibelakang mesin nanggung ini. Terbukti selama turing menempuh jarak sekitar 2000km membelah pulau Jawa-Madura lebaran ini, power ertiga lebih dari cukup untuk mengangkut keluarga SF serta barang bawaan yang diikat di atas atap. Beberapa kali mampu meninggalkan MPV lain yang CCnya lebih besar, bahkan menguntit raja MPV 2000cc pun bukan hal yang sulit bagi Ertiga. Sangat mudah bagi driver terprovokasi jika sudah dibalik kemudi ertiga. RPM diatas 4000 sungguh memacu adrenalin driver. Kecepatan 145kpj on speedo mobil belum terasa melayang, mesin juga belum teriak betul…. lebih dari cukup….

image

Rak atas sangat amat membantu meningkatkan kenyamanan

Continue Reading