mantel

All posts tagged mantel

2 mastel /jas hujan milik SF yang terakhir dibeli sebenernya ga jelek jelek amat… yang pertama merk ASV yang sempat jadi favorit peturing, yang kedua takachi dengan bahan karet dan kualitas sama dengan ASV. Jas hujan ini cukup efektif menghalau hujan sedang… namun untuk hujan deras sambil melaju, air rentan masuk pada restleting depan… ini adalah kelemahan utama jas hujan yang tersebar dipasaran… bagian resleting meski dilindungi dengan tutup berkancing tetap saja rembes jika hujan cukup tinggi.

Berawal dari insiden lupa bawa jas hujan, rekan SF yang punya cadangan jas hujan 10rban meminjamkannya ke SF. Kalian pasti sering lihat penjualnya… karena dia sering menjajakan jas hujan dipinggir jalan harganya 15 rb untuk 2 piece , 10rb untuk 1 piece. Niatnya untuk menekan harga sehingga ga dipasang resleting…. efeknya justru menguntungkan karena air ga merembes dari depan… selanjutnya SF malah ketagihan … 

Jas hujan murah lumayan besar, buat SF yang masih pakai jaket saja muat

SF pakai jas hujan murah sebagai atasan sedangkan bawahan SF pakai punya takachi… sayangnya jas hujan murahan bahannya sangat tipis dan longgar bagian lengan , jadi ada  rembesan air dari situ.

Produsen jas hujan kudunya meniru desain jas murah tersebut.. model seperti kaos lengan panjang dengan penutup kepala… tanpa resleting sehingga meminimalkan potensi masuknya air. Dan ujung lengan di beri karet agar ga tembus air …..

banjir plumpang

Rabu siang kemaren sudah janjian ketemu dengan klien didaerah Kelapa Gading Timur, kondisi pagi hingga menjelang siang hujan deras. Untung Jam makan siang hujan berhenti total dan matahari terik bersinar. Prediksi SF jalur yang akan dilalui (Jl Pegangsaan Dua) bakal becek penuh air hujan bercampur air got yang meluap plus lumpur.

Daripada pakaian kerja kotor mending pakai jas hujan komplit ga kuatir kena cipratan air. Biar saja dianggap aneh sama orang yang lihat . Panas terik kok malah paka jas hujan? Benar saja begitu keluar kantor dijalan raya Plumpang genagan air di sepanjang jalan, di Jalan raya Pegangsaan dua malah lebih kotor kondisinya. Motor-motor lain jalan pelan dan mereng-mereng menghindari air karuan saja berpotensi bikin macet.

Sesampai ditempat tujuan karuan saja jas hujan dan motor SF bermotif batik (batik abstrak dari lumpur :mrgreen: ).

Saat berangkat dan pulang kerja SF sering melakukan ini setiap pasca hujan. Daripada pakaian kerja kotor, riding pelan dan ga nyaman karena takut kecipratan motor/kendaraan lain, pakai saja jas hujan komplit.

Sesampai dirumah biasanya jas hujan komplit tetep SF pakai sampai kamar mandi dan SF siram sekujur tubuh (mandi dengan posisi jas hujan masih terpakai) sekalian melap seluruh bagian jas hujan. Setelah itu di keringkan semaleman. Memang lebih baik hujan deras sekalian karena motor lebih bersih dan tubuh ga gerah daripada kondisi pasca hujan yang bikin banjir/becek jalanan yang jelasnya bikin kotor motor dan pakaian.