mati

All posts tagged mati

Mancing pulau tunda oktober 2016

Rejeki di tangan Allah… hasil mancing siapa tau…

Kali ini SF cerita berdasarkan pengalaman… dalam tahun ini terhitung 3 kali SF pulang mancing boncos (apes) ga bawa ikan. Apa saja sih sebabnya?

1. Kapal tidak memadai peralatannya

Beberapa bulan lalu komunitas SF berangkat menggunakan 2 kapal ke arah P.Mundu melalui Merak. 1 kapal dengan peralatan komplit (fish finder+gps), yang satu hanya GpS saja… akibatnya 1 kapal sukses panen, satu kapal boncos… Continue Reading

Seminggu sebelum lebaran SF servis Nmax karena indikator V belt sudah menyala. ( baca selengkapnya disini ) , Nmax sempat dipakai kerja 3 harian , sebelum ditinggal mudik selama 2 minggu.

Hari kamis kemarin , Nmax kembali dipakai kerja. 5 km pertama ga ada masalah. Namun tiba- tiba Nmax mati mendadak saat tutup grip gas, di stater Nmax kembali menyala… namun tidak lama kemudian saat lampu merah Nmax kembali koit. Kejadian ini berulang kali terjadi saat grip gas ditutup…. untuk itu SF sengaja sedikit gantung gas di jalanan merambat…. tersiksa sekali. Tangan pegel menahan rem , sembari menyeimbangkan motor.

Seperti biasa tiap pagi sebelum sampai kantor , SF mampir sarapan di jalan. Sekalian SF ngaso  dulu karena disiksa Nmax yang lagi rewel. Abis sarapan lah kok Nmax normal lagi…. SF standar tengah, hidupkan motor dan di gas-gas mentok kemudian di stasionerkan , lah kok normal… tapi itu cuma sementara… beberapa menit kemudian SF kena perlintasan kereta. Kumat lagi dah… si Nmax Ngambegggg!!! Mesin mati… SF coba hidupkan Motor, memang bisa kembali nyala tapi ya gitu…. beberapa detik kemudian, mati lagi… 🙁

Sampai kantor SF langsung disibukkan acara seharian penuh jadi ga sempat ngurusi motor. Saat pulang kerja…. motor tetep ngambeg sepanjang jalan… sampai sampai SF sengaja gantung gas sambil ngerem saat jalanan merambat.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Sampai Harapan Indah, bengkel resmi dah hampir ditutup oleh owner bengkel. Untung ownernya baik hati , dan masih menerima siNmax. Awalnya Beliau berusaha mencari penyakit Nmax dengan cara di geber-geber sambil di standar tengah namun tetep masih penuh dugaan yang jadi penyebb matinya Nmax. Terpaksa malam itu Nmax diinapkan ke bengkel.

Adakah pemilik Nmax yang mengalami hal yang sama …..

Beberapa dugaan penyebab masalah Nmax gampang mati :

1. Bensin tercampur air

2. Pemasangan alarm bermasalah

3. Settingan Nmax waktu servis terakhir bermasalah , pasca settingan CO+8 terakhir  nmax memang terasa lebih bergetar saat stasioner

4. Injector tersumbat

5. Perkabelan bermasalah (soket2 kendor)

Apapun itu …. SF sama sekali buta soal motor injeksi jadinya pasrah…. manut sama bengkel resmi yang punya diagnostic tools.

Klo tiger ngambek masih bisa otak atik cari masalahnya, klo Nmax … nyerah dah

 

Baru tersadar lampu utama tiger modif  H4 60/55watt , yang menemani SF bertahun tahun akhirnya menyerah mati saat berangkat kerja. Masih sukur lampu jauh kasih idup jadi aman dari tilang polisi. 

Untung lampu motor laki non fairing cukup mudah diatur ketinggian pancaran lampunya. Bahkan SF ga perlu turun dari motor untuk mengatur lampu tiger ini… tinggal mbungkuk dikit pas di lampu merah dan batok lampu tinggal dipaksa nunduk saja pakai kedua tangan… kebetulan SF ada dibelakang mobil jadi bisa mengira-ngira ketinggian yang pas.
Aman dari tilang dan sinarnya ga mengganggu pengendara lain… coba bayangkan gimana rasanya kena sentrong lampu jauh 60Watt. 

Niatnya SF ganti pakai H4 milik vixion yang cuma 35watt… dah jarang turing jadi ga perlu terang buanget.

Sayangnya banyak rider yang cuek dan malas mengatur ketinggian pancaran lampunya… buktinya dijalan sering kali SF silau kena pancaran lampu motor dari arah berlawanan… atau jangan-jangan kasusnya sama kaya SF dimana lampu dekatnya mati jadi pakai lampu jauh….?

Inazuma bukan produk pertama yang di matikan Suzuki Indonesia… sebelumnya ada thunder 250 dan FXR yang bernasib sama… 3 produk impor yang dinilai gagal dalam penjualan lantas diskontinyu. 

Namanya perusahaan ya mesti itung-itungan untung rugi… kalau jelas membebani perusahaan terus menerus ngapain diteruskan…. Namun keputusan untuk menghentikan penjualan inazuma bukannya tanpa konsekwensi… kepercayaan loyalis suzuki akan berkurang, terutama pengguna produk impornya … 

Sepertinya kondisi Suzuki motor saat ini cukup mengkhawatirkan….coba cek fakta berikut :

1. Produk import yang ternyata kurang diterima pasar. Dikuatirkan loyalis suzuki trauma dengan produk impornya suzuki…

2.Kekuatan produksi lokal yang ga sekuat Honda dan Yamaha. Mereka dah mampu bikin sport 2 silinder loh…
3. Andalan produk utama hanya bertumpu pada 1 produk (satria FU). Sedangkan kompetitor juga punya produk di kelas yang sama.


Harapan kedepan suzuki ada pada Sport 150. Untuk merangsek pasar tentunya kudu ada yang ditonjolkan… performa kudu diatas yang lain… ini bukanlah FXR yg dulu kurang berjaya! Itu berita baiknya… berita buruknya…?  gimana kalau kompetitor yang lebih kuat permodalannya… memuruskan upgrade sport 150? Yamaha dah ambil ancang ancang … honda yang lebih responsif mengcounter attack juga jangan diremehkan… 
Ga kebayang betapa puyengnya petinggi suzuki saat ini.

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

Kejadiannya senin kmaren.. sepulang kerja niatnya cari camilan pengganti makan malam. Gak dinyana SF melihat dengan mata kepala sendiri seekor kucing hamil dilindas oleh mobil…. Selepas itu masih sempat terhantam oleh motor dibelakangnya….. 

Terdengar jelas bunyi kraakkkkkk!!!! Ditelinga SF. Bunda menjerit histeris sambil menutup telinganya….Tanpa pikir panjang SF segera meminggirkan motor dan menyetop lalu lintas….

Ditengah jalan kucing kejang kejang dan mengeong kesakitan… SF meminggirkan kucing yang masih kejang tersebut, SF sempat menunggu beberapa saat untuk melihat perkembangan si kucing… Setelah kejang berhenti, sikucing hamil terkulai lemas tanpa ada tenaga menyokong tubuhnya…  Pengendara mobil dan motor yang menabraknya entah ngilang kemana.

Kami lantas bergegas ke dokter hewan terdekat , berharap sikucing dan bayinya terselamatkan…  Sepanjang jalan kami mendengar nafas berat si mpus … Groooghhh… Grooghhh… Beberapa kali juga terdengar batuk. Sempat ada kekhawatiran si kucing bakal tewas…. 

Sekitar 10 menit kami sampai ke Dokter hewan… Dokter perempuan ini awalnya sempat mendiagnosis sikucing remuk bagian pangkal kaki depan…. Kemungkinan hidupnya 50-50 Katanya… Si dokter nampaknya ga sampai hati ambil tindakan… Dan menyarankan agar dibawa ke klinik hewan lengkap di daerah kalimalang untuk di rontgen dan sekaligus dioperasi jika dibutuhkan…. 

Sempat hopeless dengan statement dokter… Dokter perempuan tersebut akhirnya menyarankan ke dokter lain yang mungkin punya penilaian berbeda…  Ga pakai lama kami segera ke dokter yang dimaksud . Dokter kali ini lebih cekatan dan berani ambil tindakan… Segera dia menyuntikkan obat tertentu (lupa obat apaan) yang tidak mempengaruhi janin. 

Observasi fisik menunjukkan ada bagian perut yang tergores, kemungkinan bagian ini sempat terlindas mobil.

Setelah menyelesaikan administrasi sebagai jaminan (mungkin takut klo kami meninggalkan kucing itu di klinik kali ya) kami balik pulang kerumah (sampai lupa cari makan…. Toh dah ga selera lagi)

 Si kucing terpaksa harus opname beberapa hari untuk mengetahui perkembangannya. 

Setiap hari dokter mengabari kondisi kucing… Hari pertama mpus melahirkan 1 janin prematur sayangnya sudah tidak bernyawa. Hari berikutnya menyusul 3 janin lahir tak bernyawa. 

Mpus yang kudu merelakan bayinya pergi

Hari ketiga  di klinik kondisi mpus mulai membaik… Sudah mau makan. Si Mpus yang sempat diperkirakan lumpuh ternyata malah bisa berdiri. Saat itu kami putuskan untuk merawat sikucing dirumah… 

Hari ini sudah hari ke-4 pasca insiden itu… mpus semakin membaik. Makan sudah banyak… BAB juga normal. Sudah bisa berjalan meski sedikit pincang….  Namun Mpus belum juga berani meninggalkan kandang.  Setiap dikeluarkan dari kandang dia langsung balik ke kandang… Sepertinya masih sangat trauma….  Apa takut sama si Michel kali ya…

Si Mpus dalam masa pemulihan….

Padahal justru si Michel yang takut sama Mpus yang  besarnya mungkin  cuma separuhnya…. 🙂 

Get well soon Mpus…. Biar cepat kami lepaskan ke alam mu

Bagi sebagian orang… Nabrak kucing mungkin hal sepele. Seringkali dibiarkan saja kucing tersebut kejang kejang di tengah jalan…. Sudah 2 kali ini SF menyaksikan sendiri , si pengemudi mobil berlalu begitu saja. Mungkin dalam benaknya… “Salah kucingnya yang goblok… Nyebrang seenaknya… ” 

Perlu SF ingatkan kucing adalah juga makhuk Tuhan… Bahkan di kalangan umat Islam Hewan ini adalah kesayangan Nabi Muhammad SAW. 

Paling tidak jika ga sempat membawany ke klinik hewan… Tengoklah dulu kucing yang baru ditabrak… Pinggirkan dia… Siapa tau masih punya harapan hidup… Daripada ditinggalkan begitu saja di tengah jalan. 

Pengalaman pertama menolong kucing yang ditabrak mobil mobil, kucing tersebut awalnya kejang-kejang. Setelah SF pinggirkan dan elus elus si kucing jadi tenang, dan beberapa saat kemudian si kucing  bisa berjalan meski sambil menyeret kakinya. Lah kalau kucing tersebut dibiarkan ditengah jalan apa jadinya?

Terkait dengan artikel SF kemaren, barusan saja owner Nmax mengabari SF jika Nmaxnya sudah kembali normal. Penyebabnya ternyata kabel SSS (side stand switch) yang ketarik saat servis sebelumnya…

image

sekedar update saja, nmax saya kemaren saya bawa ke beres mekar motor dan langusng diinvestigasi. ternyata ada kabel di bagian SSS yang ketarik sampai hampir lepas. kejadian ini ternyata saat nmax saya masuk beres seminggu sebelumnya karena masalah dinamo starter, jadi entah bagaimana kabel SSS nya bisa ketarik. akhirnya alhamdulillah bisa normal lagi, kata montir hanya di ganti soketnya.

Problem motor injeksi memang komplek blogger seperti SF saja yang dulu suka bongkar motor bakal bingung menghadapi masalah seperti ini… apalagi kalau masalah kelistrikan… nyerah dahhh
Semoga kejadian seperti ini ga dialami rider Nmax lainnya

Pagi ini dapat email dari seorang pembaca setia Smartf41z (thanks to bro Ero) mengeluhkan masalah yang terjadi pada Nmaxnya. Motor full standar namun  mengalami masalah mati saat motor melaju. Berikut isi emailnya

image

Salam kenal om Yanuar,

perkenalkan saya Ero saya pembaca setia smartf41z dari awal, dan sesama pengguna nmax saya ingin tanya. pernah tdk nmaxnya tidak bisa di starter ? (kalau di starter hanya cetek2 saja dan aki normal). lalu apa pernah nmaxnya mati mendadak ? gejalanya kalau kecepatan kencang lalu tutup gas mesin mati dengan indikator FI berkedip cepat, setelah 3-4x kemudian baru benar2 mati dengan indikator FI terus menyala dengan kode 19. setelah 2 menit kemudian indikator mati dan motor bisa dinyalakan. kira2 kalau dibawa kebengkel bisa utk di cek dan claim tidak ya ? motor saya masih full standar

image

SF sarankan segera claim ke bengkel resmi untuk dianalisa masalahnya dan dicarikan solusi mengingat masalah ini pernah ramai dikalangan user Nmax beberapa waktu lalu.
Jika memang riskan terjadi pada Nmax lain sebaiknya dengan gentle yamaha me recall dan melakukan perbaikan pada unit yang telah beredar. Jika memang kebetulan bro Ero dapat motor yang kebetulan cacat produk dapat segera ditangani yamaha.

Sepulang kerja baru sadar kalau lampu utama mati (jauh-dekat)  tapi anehnya lampu dim nyala…  Disinyalir arus listrik masuk ke- atau keluar dari saklar kanan bermasalah. Kelistrikan adalah masalah yang menghantui motor berumur…  Apalagi tiger SF yang sudah berumur 11 tahun.
Untuk mengurut satu persatu perkabelan tentu butuh waktu…  Puasa-puasa gini males lembur malam bongkar perkabelan, mending ibadah 🙂 Continue Reading

Kabel lampu rem rear box/top box yang menjalar di dasar box sangat rentan kesenggol barang bawaan… Lama-lama kabel ini bisa putus  hingga bikin lampu di box ogah nyala.  Awalnya SF pikir lampu led di dalam box tewas,  kebayang kudu nyamperin tukang servis elektronik nih.  Putusnya kabel didasar memang tidak terpantau SF karena tertutup mantel hujan SF.  Saat SF keluarkan mantel hujan dari box karena kehujanan beberapa hari lalu baru ketahuan putusnya kabel rem tersebut.
Baru tadi di parkiran motor SF sempat memperbaikinya.

image

Continue Reading