matic

All posts tagged matic

SF tergolong blogger yang kurang aktif berkarya, masalah mood saja… nah selang beberapa hari setelah peluncuran PCX lokal… SF yang jarang memfollow berita-berita otomotif , dapat pertanyaan dari 3 rekan / pengunjung blog. Intinya sama…. mending beli mana Nmax dan PCX.
Jawabannya hampir sama SF berusaha mengembalikan keputusan pada mereka, dengan beberapa pertimbangan dan opini. Benar SF pengguna harian Nmax, tapi PCX hanya SF dapat dari literatur saja.

Kelebihan Nmax handling superb, daya rekat ban dan rem top level. Mesin responsif, motor bandel…. SF tergolong males ngebengkel palingan rutin ganti oli di 2000 atau pas khilaf 2500 km sekalian bersihkan filter udara dibengkel umum. Setelah gratisan servis berakhir SF cuma 2 kali mampir bengkel resmi pertama karena saatnya ganti belt sekalian roller dan rumah roller karena memang sudah waktunya( 25rb km), dan yang kedua mogok karena bensin kecampur air. Soal kemampuan menahan beban berat jangan tanya…. Nmax SF rutin boncengan sekeluarga.

Yang paling menjengkelkan soal Nmax adalah shock keras … karena shocknya sendiri yang luar biasa konyol kerasnya dan sudut shock yang terlalu tegak, dan melemahan lain yakni kemampuan melibas banjir yang parah… kalah sama beat/matic kecil. Motor2 itu masih melaju di genangan air cukup lumayan, Nmax cuma meraung raung tapi motor ogah melaju karena selip.

Gimana soal PCX… berdasarkan literatur saja yah… ada beberapa fitur dan Kelebihan PCX yang bikin SF pun ingin melamarnya… fitur ini yang telak mempermalukan Nmax , bikin Nmax terlihat tertinggal bebererapa abad :mrgreen:

PCX ada ISS , dimana mesin mati jika beberapa saat motor berhenti total, Nmax kagak ada!

PCX ada colokan charger, Nmax kagak ada!

PCX ada alarm dan keyless system. NMax pake kunci biasa seperti motor puluhan tahun lalu :mrgreen:

Ban pcx sekarang ga cemen dah kekar loh ukuran 120 buat belakang… memang sedikit lebih kecil dibanding Nmax yang 130… TAPI pcx dah pakai velg 14″ yang punya keunggulan lebih stabil dan lebih mentolerir jalanan ga rata dibanding velg yang lebih kecil diameternya.

Tampilan PCX tampak elegan, Nmax sporty klo ini soal selera sih…

Ada sedikit concern SF terhadap PCX… jika CVTnya plek dengan vario. Maka ada yang harus dibenahi… banyak kasus vario bergetar dan tersendat tersendat saat awal akselerasi, kemungkinan besar masalah pada kampas kopling yang permukaannya kurang luas. Semoga hal ini tidak menimpa PCX baru… solusi gampang… ahm jiplak saja kampas Nmax karena itu solusi yang diambil oleh pemilik vario lama 😆

Kapasitas bensin pcx 8 liter dibanding Nmax 6.6liter… cocok bagi orang yang males buang waktu di pom bensin

Nah sekarang masalah harga. Harga akan tidak beda jauh sekitar sejutaan untuk tipe terendah… inilah yang bakal telak memukul Nmax. Fitur PCX sepertinya cukup berlebihan dibanding selisih harga dengan Nmax.

Bagaimana prediksi SF….? Nmax bakal terpukul… akan di gerogoti bahkan pasarnya akan dirampok PCX , bukan mustahil PCX menggantikan posisi Nmax sebagai raja baru skutik selonjoran.

Terlambat…. terlalu pelit Yamaha memfacelift Nmax 2018… perubahan warna velg, shock tabung, tampilan speedo, dan desain jok akan susah digunakan untuk menangkis serangan PCX.

Meski performa Nmax sepertinya masih diatas PCX. Namun selama ini performa sama sekali tidak menjamin penjualan… ga percaya? Cek aja dah sendiri gimana penjualan beat vs mio, NVL vs CB gimana?!

Artikel diatas seakan SF mengagungkan PCX, namun knapa SF menganjurkan calon buyer untuk lebih baik membandingkan dulu secara langsung antara pcx dan nmax?. Kenyamanan bermotor bukan hanya dari baca artikel saja… coba sendiri… cocokkah dengan ergonominya, ketinggian kah, nyamankan…. gimana soal delivery powernya…, handlingnya? Sejauh mana calon buyer bisa mentolerir kelemahan produk yang akan dibelinya…. kalau sudah yakin dan cinta, lupakan opini blogger dan orang lain…. bukan mereka yang membelikannya untukmu.

Masing masing orang akan mungkin beda pendapatnya… opini dan kesan blogger juga akan beda dengan pembaca. Blogger mungkin sebagai pengingat …jangan emosional saat milih motor daripada menyesal kemudian. Motor ini ada ini itunya loh motor lain kagak….  motor ini kelemahannya ini loh….dll

Sebagai pemakai Nmax kok SF malah kliatan belain PCX… ini semata-mata biar yamaha sadar….  saingan mereka adalah pimpinan pasar! Kasih fitur lebih saja motor jualannya kalah bersaing dengan produk pimpinan pasar… apalagi kalau kalah fitur….

Nah kalau yamaha nambahi fitur Nmax paling tidak Nmax ga anjlok penjualannya, calon konsumen juga yang mesem… calon motor motor yang bakal dibeli fiturnya makin lengkap 😆

Trus SF sendiri milih mana? Ya tetep jajal dulu…. !

Klo katakanlah ga ada kesempatan jajal 2 2 nya … sepertinya pcx lebih menggiurkan

Tapi …Kondisi sekarang SF dah punya Nmax… motor ini sudah diset sesuai keinginan SF. Shock ganti super duper empuk, jok model sofa yang bikin terlena, windshield dah ditinggiin melindungi dada dari terpaan angin langsung, mesin dah disetting untuk perkotaan… cukup disayangkan jika ganti PCX.

Motor apapun punya kelemahan… kalau ngaku biker sejati bisa lah cari cara mengatasi kelemahan itu… kalau ga bisa ya….  life with it!

Pagi ini Jakarta macet parah… penyebabnya genangan yang dalem dimana2 😆 disini baru terasa kelemahan Nmax. Dibanding beat dan matic lainnya pun Nmax dibikin ga berdaya. 


SF putuskan pakai Nmax untuk ngantor. dalam perumahan sudah agak sangsi melanjutkan perjalanan, hujan deres dan banyak genangan. Tanya satpam, katanya jalan besar didepan masih bisa dilewati motor. Nmax menguntit beat  melewati genangan air…. beat dan beberapa motor didepannya masih lancar melaju, eh cvt Nmax dah selip…. ga mau ambil resiko, SF putar balik untuk tuker tiger. 

Nah.. baru dah PD melibas Genangan Dalam. Blok bawah terendam air pun masih lancar melaju. Di bulevar hijau Motor yang didominasi matic terpaksa naik ke parkiran ruko-ruko yang lebih tinggi, dan ga berani melanjutan perjalanan…. 

Ini keunggulan sport… dalam segala kondisi bisa diandalkan, banjirpun lebih tenang (eh ga boleh bilang banjir, Genangan Dalam ding), buat ngebut okeh, buat macet palingan cuma pegel. Lah kalau matic… klo banjir ya nyerah… cuma kecewanya kok Nmax gampang selip yakkk, kalah sama matic lainnya… disinyalir gara2 GC rendah karena ban diameter kecil. 

Mengejutkan hasil yang dishare otomotifnet. Ertiga matic ternyata lebih irit dibanding manual. Baik untuk dalam maupun luar kota. Dalkot manual 1:12 kmpl dan matic 1:12.3 kmpl, Lukot manual 1:16.5 kmpl dan matic 1:19.3 kmpl. 


Meski secara performa ertiga manual unggul,untuk mobil keluarga rasanya matic cukup menggiurkan dengn kepraktisannya dalam kota.


SF sendiri saat itu milih manual karena prioritas luar kota yang rutenya banyak dilalui truk jadi perlu tenaga instan saat menyalipnya. Tapi seringkali galau pengen yang matic saat diperkotaan… 😆

Kalau untuk motor , saat ini bisa dikatakan manual/semi manual masih lebih irit dibanding matic. Kedepannya ? Who khows…. 🙂

Sumber pengetesan : http://otomotifnet.com/Mobil/Test/Mana-Lebih-Kencang-Dan-Hemat-Suzuki-Ertiga-Bensin-Vs-Diesel-Hybrid

Mesam mesem saja SF baca status rekan SF di sosmed… masbro ini menceritakan pengalamannya ngobrol dengan ojeker Online…

Tadi pagi ketemu lagi sama bang ojeg online yg biasanya pakai motor sport. Tapi kali ini dia pakai motor skutik cc besar. Waktu saya tanya kenapa ganti motor, begini jawabannya:

Pendapatan ojeg online dg menggunakan motor sport maupun skutik pada umumnya telatif sama.

Namun biaya operasional berbeda, motor sport membutuhkan bahan bakar yg lebih banyak dibandingkan motor skutik.

Biaya Penyusutan motor sport juga lebih besar krn harga perolehan yg lebih mahal sedangakan masa manfaaat sama. Yaitu 4 tahun

Harga jual kembali motor sport setelah habis masa manfaat cendrung lebih kecil dibandingkan dg motor skutik.

…. duer… ini tukang ojeg pasti lulusan akunting

# Selalu ada cerita

Banyak usaha buyar karena tanpa perhitungan matang… akibatnya dalam jangka waktu tertentu buyar usahanya… 

biaya penyusutan biasa diabaikan…saat  barang modalnya termakan zaman jadi rusak atau produktifitasnya menurun penghasilannya juga melorot… 

Sebelum bahas Big skutiknya honda dikelas 150cc, mari sedikit flashback pada CBR 150.
CBR 150 lokal sekilas tak berbeda dengan versi import dari Thailand… pembeda yang paling kentara pada rangka teralis dan knalpotnya. Langkah smart dari AHM melokalkan CBR 150. Ga mentah mentah jiplak versi importnya namun menyesuaikan agar memenuhi target pasar yang dituju… jelas menguntungkan saat CBR 150 dilokalkan baik bagi AHM maupun konsumen… harga bisa ditekan abis… alhasil CBR 150 lokal sukses membungkam R15 dalam hal penjualan.

image

Continue Reading

image

Ngomongin motor, dulu SF pualing anti sama motor matic… alasannya ringkih, boros, tangki kecil, rata-rata fisiknya mungil… lebih kecil dari Bebek.  Punya suzuki spin itupun buat nyonya, khusus jarak pendek
Semenjak perkembangan skutik makin heboh dengan perubahan fisik dan penambahan fitur, akhirnya SF mulai melirik motor ini terutama vario 125 dan PCX… ada beberapa hal yang bikin SF melirik beberapa skutik yang beredar dipasar… Continue Reading

Ini adalah kelanjutan permasalahan rush matic rekan SF yang jebol transmisi maticnya dan ditaksir biaya perbaikan mencapai 29jt! (

image

Selengkapnya baca disini )

Pada pertemuan terakhir Pihak kantor pusat dan BeRes awalnya bersedia memberikan potongan sebesar 30% namun rekan SF bersikukuh menolak karena kesalahan bukan dipihak konsumen. Continue Reading

Satu nilai plus sudah dimiliki Honda sebelum bertarung… brand image!
Tapi belum tentu jadi jaminan untuk mempecundangi Nmax. Nmax punya modal mumpungi untuk jadi penguasa di segmen premium skutik… namun bukannya tanpa cela… berikut beberapa kelemahan yang kudu dilewati honda untuk membungkam yamaha Nmax Continue Reading

Masih ingat dengan kasus jebolnya transmisi matic rekan SF beberapa hari lalu sehingga biaya ditaksir 29 jt ?(sepengkapnya baca disini) Dugaan awal kasus tersebut karena telat ganti oli transmisi. Saat itu SF juga sempat share Informasi jadwal pergantian oli transmisi matic pada buku panduan yang berbeda dengan panduan pada website resmi(klik disini)

Ternyata setelah transmisi mobil rekan SF dibongkar total ,permasalahannya bukan karena telat ganti oli. Namun karena masalah lain. (Pemilik mobil berpesan agar permasalahan sebenarnya jangan dishare dulu).

image

Before

Continue Reading

Kalau mengikuti blog ini beberapa hari terakhir mestinya sudah bisa menebak apa mobilnya….

image

Meski belum ada kejelasan nasib mobil yang jebol transmisi maticnya. Si owner mobil jadi sedikit trauma dengan masalah pada mobilnya…. mobil dipakai normal… saat berhenti baik di lampu merah, tanjakan/turunan, atau pas ngetem transmisi dalam kondisi netral, jarang akselerasi spontan pakai overdrive, ya pemakaian wajar lah… servis juga rutin di bengkel resmi… Apesny mobilnya rusak transmisi maticnya di KM 80rb  hingga terancam kena biaya puluhan juta… sekarang dalam kondisi dibongkar dan menunggu kebijakan pusat untuk memberi diskon spesial.

image

Sebenernya ga bisa ngejudge juga kalau semua matic keluaran pabrik itu banyak bermasalah… lah banyak contoh kasus mobil matic belasan tahun tanpa masalah berarti… tapi traumanya itu loh…
Sembari menunggu mobilnya tanpa kejelasan dan Jaga-jaga jika pengajuan keringanan biaya ditolak pusat. . Rekan SF sempat menghubungi bengkel umum ternama rujukan beberapa komunitas mobil di Jabodetabek. Yang mengejutkan bengkel umum tersebut sanggup membetulkan mobil rekan SF dengan  biaya hanya sepertiga taksiran bengkel resmi… mobil dijamin normal kembali! Waduh malah trauma sama bengkel resmi….
SF kenal baik dengan bengkel ini karena pernah overhaul taruna disitu.. emang wuokeh banget bengkelnya… dan rame pastinya…
Rekan SF berencana ngepush bengkel resmi untuk memberikan keringanan biaya dan jika tidak ada kata sepakat dia akan menderek mobilnya untuk dibawa ke bengkel umum.

Kepikiran juga dianya untuk jual mobilnya dan ganti merk lainnya. Saat SF tanya mau ambil mobil apa? Pengen matic tapi ga berani merk itu…. nah loh…