max

All posts tagged max

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

SF ulas kelebihan dan kekurangan masing masing dari sudut SF yang bukan ahli di dunia per HP an . Ulasan ini berdasarkan pemakaian harian… kedua HP tersebut saat ini masih dipakai sehari-hari. Saya bahas xiaomi redmi note3 dulu ya….

Xiaomi redmi note 3

Kelebihan :

1. Baterai awet 4000 mah

2. Layar resolusi besar, lega untuk browsing

3. Performa lumayan

4. Sensor sidik jari sangat bisa diandalkan… responnya sangat amat cepat layaknya menekan tombol power. Jadi ga kuatir data HP diakses orang lain

5. Fitur infrared , ponsel bisa berfungsi sebagai remote TV, AC, dll

Kelemahan

1. Slot SIM hybrid. Berisi 2 slot. Slot 1 untuk micro SIM, slot 2 untuk nano SIM atau micro SD (pilih salah satu) fitur yang konyol menurut SF

2. Rotasi layar bermasalah. Sering kali SF kudu on offkan pengaturan screen rotation

3. Settingan jaringan aneh… kudu melalui dial up *#*#3646#*#*# . Waktu menangkap sinyal juga lamban. Bahkan SF pernah lost signal beberapa menit padahal teman sebelah yang pakai operator sama ada signal meski ga full

Yang bikin berat menggantikan minote 3 adalah fitur keamanannya yang menggunakan sensor sidik jari.  Dan yang paling bikin SF membencinya adalah fitur slot sim card hybrid.


 Sekarang giliran Asus max

Kelebihan :

1. Batere  (5000mAH) lebih awet dibanding minote3 yang cuma 4000an. HP ini juga berfungsi sebagai powerbank.

2. Fitur smartlock. Fitur cerdas bawaan asus. Jadi HP akan tetap unlock ditempat tempat yang kita tentukan (syarat GPS always on), hp juga akan tetap unlock jika dalam genggaman pengguna, dan atau sedang terkoneksi dengan device tertentu

3. 3 slot terpisah untuk sim1, sim 2 dan micro SD

4. Fitur kameranya cukup lengkap… SF suka mode deep of field …. hasilnya bokeh banget seperti dslr


5. Fitur laser untuk mempercepat fokus kamera … ada fungsi lain loh…. yakni mengukur jarak ponsel dengan benda tertentu. 

Kelemahan

1. Ga ada sensor sidik jari

2. Resolusi layar agak rendah, tumbnail , grid ,dll saat browsing jadi kelihatan besar, akibatnya area coverage layar berkurang

3. Ga ada infra red jadi ga bisa buat remote

Berbeda saat memilih Ponsel jaman dulu dimana SF lebih mengutamakan fitur dibandingkan keawetan baterai. Saat ini SF lebih memprioritaskan ketahanan baterai dibanding fitur. Maklum untuk masalah aplikasi cukup mudah  bagi ponsel jaman sekarang untuk download sendiri. 

Xiaomi redmi note 3 (minote3) yang jadi gadget SF sebelumnya memang cukup lumayan, namun ada beberapa kelemahan fatal minote3 yang bagi SF tak termaafkan…

1. Slot simcard hybrid yang sangat memuakkan!!! Slot 1 bisa menampung sim card micro. sedangkan slot 2  diperuntukkan untuk  nano sim card saja atau memory card saja…  sudah SF coba beberapa tutorial modif slot 2 agar bisa menampung simcard plus microSD bebarengan, namun gagal (sampai korban 2 simcard berisi paket internet)

2. Respon screen rotation sangat lambat bahkan beberapa kali ga merespon. 

3. SF beli versi 16 GB Internal memory . Awalnya SF pikir memory segini cukup karena SF tambah sendiri dengan micro SD 32GB. Namun ternyata internal memory 16GB ga cukup bagi SF… karena semua aplikasi terdownload pada internal memory dan ga ada opsi dipindah ke micro SD. Akhirnya sering dapat warning internal memory full. (gadget mania yang ngincer ponsel ini mending milih yang 32 GB)

Berhubung bundaFaiz juga kepengen HP baru, jadi SF berikan HP xiomi tersebut. Bunda jelasnya seneng dengan xiaomi… gaperlu pakai 2 simcard karena di rumah full wifi, ga suka tampilan landscape, dan ga pernah download aplikasi yang menguras memory… klop dah… bahagia dah Bunda dapet HP yang awet baterenya

Untuk penggantinya SF jelas pilih HP yang lebih Gokil ketahanan baterenya…. yup Asus Max….!!! Batere 5000 mAH (1000 mAH lebih dibanding minote3)


Tiga masalah utama minote3 diatas langsung terselesaikan…  

1. Ada 2 slot simcard dan 1 slot micro SD yang terpisah!

2. Rotasi layar ga pernah masalah

3. Memori internal 32 GB

Memang beberapa fitur berkurang , namun kebutuhan SF sudah terpenuhi lewat asus max…. ketambahan lagi bonus ketahanan batere lebih edan dibanding minote3.

Komparasi pemakaian harian xiaomi redmi note 3 vs asus max ntar nyusul ya…
Nb: semoga bulan depan lebih aktif ngeblog karena kesibukan mulai berkurang

image

Berikut hasil modif Plug N Play pada ninja 250 ( mesin full ori), tenaga dihitung dari roda belakang pada gigi ke 4.
1. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET+BMC Filter 32.2 HP 20.26 NM
2. Knalpot Sportisi Full Street Version+DYNOJET+DIAL A JET S31.8 HP 20.50 NM
3. Knalpot R9 NEW MUGELLO EXHAUST+DYNOJET  31.5 HP 18.69 NM
4. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET  30.7 HP 20.97 NM
5. Knalpot NOBI Header Gandhoel+DYNOJET 30.2 HP 18.67 NM
6. Knalpot Yoshimura SLIP ON+DYNOJET  28.8 HP 18.48 NM
7. Knalpot KR-TUNED Header Two Bros+DYNOJET+BMC Filter 28.7 HP 19.05 NM
Sumber : http://cyber-ninja250r.darkbb.com/t759p120-dynotest-result-for-all-brand-setting-here
Yang dimaksud dynojet adalah ukuran pilot dan mainjet sudah disesuaikan (merk jet kitnya dynojet).
Hasil dyno diatas ga bisa sepenuhnya dijadikan patokan kualitas parts, karena mekaniknya beda-beda. Misalnya knalpot yoshimura hasilnya ga mesti lebih baik dari knalpot lokal. Fakta yang ada disini knalpot slip on meski sebagus apapun merknya tetap tidak bisa nambah power terlalu banyak.

image
image
FYI Ninja 250 standar, tenaga terukur 26,28 dk/10.800 rpm dan torsi 17,76 Nm/9.800 rpm (hasil test otomotif)
Untuk penggantian knalpot saja tanpa diikuti penggantian spuyer dapat dilihat disini:
1. Nassert Beet 28,75 dk / 11.100 rpm 19,13 nm / 10.200 rpm
2. Two Brother 26,43 dk / 12.500 rpm 17,73 nm / 6.500 rpm
3. Jardine RT5 28,82 dk / 11.600 rpm 19,01 nm / 10.100 rpm
4. Leovince SBK 28,28 dk / 11.300 rpm 18,67 nm / 6.600 rpm
5. SRD 28,46 dk / 12.600 rpm 18.,33 nm / 10.000 rpm
Sumber : motorplus.otomotifnet.com
Sedangkan dibawah ini adalah hasil kenaikan tenaga dari penggunakan CDI racing/ TCI yang dipasang pada motor standar
1. TCI Andrion IM 8 peningkatan power 1,6 dk dan torsi sebesar1,09Nm
2. CDI cheetah power peningkatan power 1,2 dk dan 0,35 Nm buat torsinya
3. TCI peningkatan power sebesar1,2dk dan torsi0,84Nm
Sumber : otomotifnet.com

Hasil pengetesan knalpot lain monggo diintip diblognya mas Taufik

Ada lagi satu cara paling efektif meningkatkan power dengan cara plug N Play pada ninja, yakni ganti ukuran karburator yang lebih gedhe (bisa 31 s/d 33 mm), nah klo ini jangan ditanya lagi! dengan didukungan parts lain yang tepat,power yang didapat bisa melebihi 35 hp! Bensin jelas makin mancur 😆
Bagi yang berniat upgrade Ninjanya silahkan pakai referensi diatas, tapi yang perlu diingat kesuksesan settingan ga hanya berdasarkan sparepart yang digunakan namun juga kelihaian mekaniknya dalam menyeting. Untuk lebih baiknya setelah terpasang semua partsnya langsung distel diatas mesin dyno biar didapat power yang paling maksimal.
Masih kurang puas dan pengen raih 50 hp dengan mesin standar 🙂 , bisa kok, liat saja caranya disini

Saran SF, untuk modifikasi ninja jangan hanya berpatokan pada tenaga maksimal, tapi perhatikan juga torsinya dan RPM pencapaiannya. Dengan torsi gedhe pada RPM rendah kelemahan akselerasi ninja dapat tertutupi, tenaga puncakpun lebih gampang diraih. Lah wong sebenernya power ninja standard aja udah lebih dari cukup. 🙂
Klo udah full modif, ngetes speednya jangan dijalanan yah, di sirkuit aja sepuasnya dan sejebolnya, jadi pengendara lain aman dari sabetan ninja :mrgreen: Setor pengereman dan kaki kaki juga perhatikan. Motor kenceng tapi rem ga mumpuni dan ban standar sama saja setor nyawa!

image

Ninja punya SF sih cukup orisinal aja kecuali knalpot yang sudah stereo double pipe plus DB killer biar adem ditelinga. Untuk tenaganya ga beda jauh sama standar paling tarikan nambah dikit, lah wong spuyer ga ikut diganti. Takut boros! He3…

Modif wajib Smartf41z untuk tunggangannya adalah mengganti ban lebar.  Namun ternyata ga boleh sembarangan ganti ban lebar loh. Harus disesuaikan ukuran velgnya juga. berikut tabel yang saya dapat dari website bridgestone.

Ukuran diatas untuk ban bias, untuk ban radial beda lagi karena perlu ukuran velg yang lebih lebar untuk ukuran ban yang sama. Contohnya Ninja ukuran velg 3.5″ kalo pake ban bias semacam BT 45 bisa pakai mentok ukuran 150/70 namun untuk ban radial contoh BT 92 ga safety pake ban ukuran 150/60 karena butuh velg minimal ukuran 4″.

Selain itu sebelum memasang ban lebar harus memperhatikan lebih dahulu sisi kanan apakah ga mentok arm dan sisi kiri apakah ga mentok di Rantai. Untuk Honda Tiger dengan arm standar bisa pake Velg lebar 3″ -3.5″ diameter 17″ dengan ukuran ban 130/70 itupun pemasangannya harus presisi karena mepet banget dengan rante (punys SF nyenggol rantai tipissss, jadi agak di miringkan setelan rantenya), sedangkan untuk Vixion  jika sudah berganti dengan velg lebar bisa juga pake ban 130/70, itupun jaraknya juga sangat tipis dengan arm sebelah kanan. Denger-denger untuk byson bisa pake ban lebih lebar lagi bisa sampai 140/70 kata pihak yamaha saat launching.