Konsumen kreatif merugikan perusahaan

Sumber income bukan hanya dari penjualan motor. Dari aftersales juga, termasuk perawatan dan penjualan sparepart didalamnya.

image

Motor diciptakan dalam kondisi terbaik menurut engineer? Ehh… saya kurang setuju juga sih… engineer dalam mendesain motor tentunya dibatasi oleh banyak hal…. diantaranya kisaran harga yang dituju, kondisi pasar dan persaingan yang ketat, serta tuntutan perusahaan yang ingin mendapat untung sebesar-besarnya. Karena itu engineer juga dituntut untuk efisiensi semaksimal mungkin. Hasilnya produk yang ada adalah bukan produk yang terbaik. Anda yakin parts di motor anda berkualitas terbaik? Apalagi motor jaman sekarang… dikit2 rewel.
Saya pengguna tiger hampir 10 tahun, tak terhitung berapa banyak kreasi motor saya hasil akal-akalan. Bosh gir
misalnya… saya bentuk drat di as karet dumpernya biar awet itu untuk mengakali bos gir berbahan aluminium kegerus kancingan gir,  kampas kopling sering selip…. saya akali nambah plat kopling, problem tangki keropos saya akali melapisi daleman tangki dengan fiber, injekan perseneleng saya akali jadi dua arah agar ga merusak sepatu, rem tromol belakang  saya ganti cakram dll. Beberapa akal akalan saya memang kurang berhasil tapi saya jadi ambil pelajaran dari situ.
Contohnya pasang monoshock tiger, tambah capasitor bank dll ya tinggal dilepas lagi kalau bermasalah.

Bengkel resmi memang punya keunggulan… mereka ada SOP yang harus dijalankan, namun ga berarti semua mekaniknya sangat ahli menyelesaikan masalah. Bahkan saya dulu pernah ngobrol dengan salah satu mekanik bengkel resmi  ternyata dia sebenarnya bukan karyawan namun anak magang… pantesan bolak balik nanya ke seniornya.

image

Adalagi yang kurang enak jika manut bengkel resmi… dikit-dikit disuruh ganti sparepart. Pada spin dulu saya disarankan ganti cvt belakang satu set yang harganya nggilani dan kudu inden, akhirnya saya coba ke bengkel umum. Cuma ganti kampas kopling bukan milik spin (pake punya hayate) , dan mangkuk kopling , gejala tersendal spin ilang. Saat alur kancingan gir GL max dulu kemakan disuruh ganti satu set bosh belakang, padahal SF las diral malah umurnya lebih lama dibanding orinya. GL max SF juga pernah korslet, karena mereka ga nemu sumber korsletnya (sepertinya bukan ga bisa nemu sumbernya tapi butuh waktu lama mengurut kabel) jadinya disarankan ganti total kabel bodi. Begitu ke bengkel umum kabel yang sekiranya korslet di potong, trus di jumper kabel baru poin to poin (kabel kualitas yahud) . Beres dahhh….

Ada banyak lagi tips yang saya dapat dari bengkel umum maupun hasil akal2an sendiri untuk mengakali motor agar lebih enak dengan biaya rendah namun kualitas sama, bahkan lebih baik… berikut diantaranya
– kampas kopling mio diakali pake beat lebih murah
– kampas rem spin ganti rx king dicoak dikit, hasilnya rem pakem
– gir set tiger ganti sinnob lebih aman ada pelindung agar rantai ga loncat
– kiprok spin yang mahal saya akali pake kiprok yamaha
– kampas rem ratusan ribu ninja saya akali dengan kampas rem 30-35 rb dan ganti piringan lebar… boleh diadu kepakemannya
– ban belakang ninja telanjang, saya akali pake rear guard agar shock terlindung
– shock depan saya tutup cover karet agar ga kena lumpur.
– busi ninja super mahal, diakali ganti busi vixion
Dll
Semua cara diatas tentunya ga direkomendasikan oleh bengkel resmi… Saran dari bengkel resmi dalam menghadapi permasalahan yang paling jitu adalah ganti parts baru asli rekomendasi pabrik !  Ga salah Mereka hanya menjalankan SOP…
kalau di bengkel umum bisa dipesan tuh…. kalau bisa dipakai diakali dulu pak… he3…

Beruntung semua motor saya tehnologi jadul (karbu) yang lebih mudah diatasi jika ada kendala…. 🙂

Kalau semua biker kreatif bisa mengatasi permasalahannya sendiri ya bakal tutup bengkel resminya… he3…

Bushing dumper tiger model drat , layak dijajal

Bushing dumper tiger

image

image

PR betulin tiger tua memang banyak . Salah satu penyakit yang didera tiger dan GL series adalah gir gampang goyang. Lama-kelamaan gir goyang ini menyebabkan bosh gir rusak. Tepatnya di bagian dudukan kancingan gir alias daging bosh gir rumah kancingan gir belakang. Baca dibeberapa forum untuk mencegah kancingan gir merusak rumahnya lebih baik gir dibaut pada bushing dumper yang sebelumnya telah didrat di tukang bubut.

image

Kalau ingin praktis bisa menyambangi bengkel arfa otosport. Jl nusantara raya no. 278 depok +62 856-9187-3736. Bengkel ini menyediakan bushing dumper original untuk GL/tiger yang telah ada dratnya plus 4 baut baja.
image

Bushing dumper ditanam ke bosh gir/velg . Meski cuma dipukul palu rasanya bushing dumper ini sudah sangat kuat melekat pada rumah bushing (nyopot yang lama saja susah banget kok). setelah itu gir dibautkan pada bushing damper tersebut, plus kancingan dipasang kembali. Berhubung punya SF daging bossnya (tempat kancingan gir) dah terkikis tepaksa deh diperkuat lagi dengan tambahan 1 kancingan lagi 🙂 .

Logikanya sistem drat pada bushing dumper ini akan lebih kuat ga bikin bosh gampang rusak karena penahan gir belakang kekuatannya jadi double. Dulunya hanya ditahan 1 kancingan gir sekarang ditambah lagi didrat pada bushing dumper.
Saya heran kenapa sih pihak AHM mendesain kancingan gir seperti ini… gir hanya ditahan sebuah pengancing yang nyantol pada rumah bosh aluminium.. ya jelas kalah lah aluminiumnya….
Penyakit ini juga SF alami pada GL max SF terdahulu….  jelas mekanisme yang gagal kok dilestarikan turun menurun …

image

Posted from WordPress for Android

Tiger Sang Legenda Punya Penyakit yang Juga Melegenda

Penyakit Honda Tiger yang satu ini ada bunyi berisik dari blok mesin sebelah kiri. Bunyi ini berasal dari kamrat kopling yang kendor karena LAT (Lift Assy Tensioner) alias penegang rantai kamrat yang kurang kuat menegangkan rantai kamrat. Seperti yang saya ulas di artikel sebelumnya. Desain mesin Honda Tiger disinyalir sama/ segaris dengan GL max dan GL Pro/Megapro lawas dengan kualitas yang kemungkinan besar sama. Dengan begitu beban yang di pikul honda Tiger ini terlalu berat karena tenaga dan bobot yang lebih besar daripada GL series. Inilah efek yang terjadi jika memakai desain mesin yang sama. untuk GL Max yang hanya 125 cc dan bobot yang lebih ringan, mesin akan menanggung beban dan luapan tenaga yang lebih ringan. Pada tahun 1996 silam penulis ingat di Surabaya GL Max bekasnya lebih banyak diburu daripada GL pro karena mesin yang halus serta lebih awet daripada GL pro. Kembali ke LAT dan permasalahan kamrat. Honda GL max penulis dulu masih teringat dibenak penulis turun mesin pada usia 50.000-an km karena masalah bunyi mesin yang berisik, setelah diperiksa ternyata rantai kamrat memang sudah kendor dan sekalian LAT diakali biar sodokannya semakin kuat. Namun pada kasus Tiger 2004 milik penulis mengalami masalah yang serupa tapi pada kilometer 20.000 km! kemungkinan analisa diatas penyebabnya. Tapi anehnya masalah ini tidak ditemui pada honda tiger keluaran awal yang “konon” materialnya lebih kuat karena masih import, penulis menarik kesimpulan material yang digunakan juga menjadi penyebab bunyi berisik ini.Setelah cari informasi kesana-kemari dan mencari informasi di komunitas tiger, kelemahan ini merupakan penyakit bawaan tiger dan rata2 solusi yang ditawarkan oleh pengunjung situs komunitas itu adalah kamrat diganti dengan milik AHM dan LAT pake honda Thailand aja karena harganya lebih murah (LAT AHM hampir 300rb, LAT Thai cuma 75rb).

Berhubung penulis sendiri sudah makan asam garam karena sudah memakai mesin jenis ini sejak 1996, masalah kamrat saya ganti dengan AHM dan LAT saya akali sendiri. Caranya, potong per yang bentuknya plat tipis beberapa cm dan gulung ulang per. nah ini caranya yang susah dijelaskan. Penulis meskipun udah beberapa kali gulung ulang per tetap saja merasa kesusahan. Tapi mau ga mau harus gulung sendiri karena beli bawaan honda mahal. :P. harus kreatif nih kalo pengen menghemat pengeluaran. Tanda2 kamprat kalo minta diganti gampang kok deteksinya, pada saat LAT nonjok tapi ujungnya ga nyentuh lidah penegang rantai berarti kamrat dah kendor bgt. Tapi sebelumnya cek juga apakah laher noken tempat gir atas kamprat bernaung masih belum oblak. Deteksinya mudah juga, buka tutup kamprat sebelah kiri atas blok mesin trus cungkit aja gir kamprat atas dengan obeng. Kalo oblag harus bongkar mesin tuh. Untuk masalah gulung ulang LAT kalau beruntung bisa tuh ditemukan bengkel yang bisa ngerjain.

USEFULL TIPS : per LAT bisa juga diganti per jam weker atau per dari mainan / mobil2 an, asalkan lebar per sama dengan aslinya.