mengelupas

All posts tagged mengelupas

Dulu saat masih tinggal dikawasan dukuh kupang dengan jalan belum diaspal, kerjaan rutin ortu pagi dan sore adalah menyirami jalan depan rumah dengan air kran… tujuannya biar mengurangi debu dan biar seger hawa didalam rumah… sekarang sih dah ga pernah lagi.. wong dah diaspal. 🙂

Nah kebiasaan menyirami jalan depan rumah bagi beberapa orang menjadi kebiasaan, tak peduli meski jalan depan rumah sudah beraspal… kebetulan ada tetangga sekomplek yang melakukan ini…
jujur saja SF kurang sreg dengan kondisi seperti itu… lebih ke pemborosan dibanding manfaatnya..
motor SF kan jarang dicuci tuh… sekalinya dicuci maunya awet bersihnya… :mrgreen: eh keluar komplek dah kena jalanan becek… klo ketemu jalanan becek gini biasanya SF memperlambat motor sembari menaikkan kaki setingginya (jika pas naik ninja atau tiger) sayang celana kerja kalau sampai kotor. Pualing sebel kalau kita udah pelan rider lain dengan nyantainya nyalip… nyiprat dahhh..
Ada lagi yang keterlaluan, beberapa kali SF jumpai  warga membasahi jalan dengan air selokan… makin ga jelas lagi tujuannya… menyebarkan najis kemana-mana
Pengguna jalan banyak yang dirugikan , sedangkan yang merasa diuntungkan cuma pelaku (mbuh ga jelas untungnya)
penyiraman jalan beraspal  juga bikin lapisan aspal cepat mengelupas.
Berikut SF sampaikan alasannya (diambil dari kaskus)

Original Posted By oytes.auditore 
Betul gan, Kebetulan sesuai bidang ane nih,
air bisa mempercepat pengelupasan aspal, Tau kenapa ? karena aspal itu adalah campuran yang terdiri dari bitumen dan mineral. Bitumen adalah bahan yang berwarna coklat hingga hitam, keras hingga cair mempunyai sifat baik larut dalam Cs2 atau CCL4 dengan sempurna dan mempunyai sifat lunak dan tidak larut dalam air, ter adalah bahan cair berwarna hitam tidak larut dalam air, larut sempurna dalam Cs2 atau CCL4, mengandung zat-zat organik yang terdiri dari gugusan aromat dan mempunyai sifat kekal.
So terutama pada saat siang hari, suhu aspal akan naik beberapa bahkan mencair, saat kita siram aspal itu maka aspal cair tersebut akan terkelupas dan menempel pada krikil yang ikut lepas, lama kelamaan aspal tersebut bisa rusak. Akibatnya ada terjadi yg disebut “retak rambut”, “retak buaya”, dll sehingga menimbulkan alan berlunang 

Pelaku penyiraman selain pemilik rumah tinggal, juga banyak dilakukan oleh warung-warung kecil.. biasanya sih air kotor bekas cuci piring yang dibuang dijalan….
Kemprohhh…

Tiba2 teringat pengalaman masa lampau saat di SMA. Saat pulang sekolah ban depan sobek gara-gara kena beling (pecahan kaca) dan ga bisa ditambal, akhirnya dengan terpaksa ane beli stok ban yang ada di tukang tambal, nyarinya yang paling murah asalkan bisa nyampe rumah, maklum uang sakunya mepet. 🙂 . Sama tukang tambal ditawarin ban vulkanisir, ya apa boleh buat. Awalnya sih ane ga berani kenceng nyetir motornya. Setelah seminggu dipake jadi keenakan dan lupa kalo ban depan vulkanisiran, saat nikung kanan dalam kecepatan sedang tiba-tiba grip depan ilang dan sukses cium aspal. Untung dibelakang ada teman sekolah ane dan lantas memberi pertolongan. “ngapain luh nyium aspal”, ane jawab aja sekenanya “Gw Terlalu Cinta Tanah Air”. Sambil mringis kesakitan…  🙂 pas ane mungut spion ane yang lepas eh di aspalnya masih terlihat bekas karet ban yang terkelupas , dan setelah ane liat ban depan ane ternyata emang bener asalnya dari ban depan ane. Gara-gara ban vulkanuisir ini ane makin cinta tanah air alias nyium tanah dengan sukses. Dhower deh….  😛