Tips sederhana ganjal standar samping yang kurang tinggi

Bagi yang sudah modif shock lebih tinggi dari standarnya tentunya perlu mengganjal standar samping dan tengah agar masih bisa digunakan secara normal. Nah untuk standar samping ada sedikit tips ringan untuk mengganjalnya agar motor ga terlalu miring saat distandar. Tips ini mungkin berguna bagi yang males keluar ke tukang las. 🙂 cari saja jalu stang bekas yang ga terpakai. Lubangi bagian alas standar samping dan bautkan jalu stang tersebut ke standar samping. Hasilnya kira-kira seperti ini

image

Untuk standar tengah kalau ga ada space untuk melubangi alas standar tengah ya terpaksa kudu dilas. Semoga berguna. Monggo jika punya tips berguna lainnya untuk dishare … 🙂

Test ride vixion bergenre puresport

image

Bukannya new vixion atau R15 ya.. melainkan vixion yang dimodif ergonominya biar seperti motorsport murni. Langkah awal setang depan diganti setang jepit. Nah extremmnya… modif ini menuntut shockbreaker dinaikkan lumayan tinggi sebagai pegangan setang jepit plus segitiga variasi. Saat motor belum dinaiki masih ada space lumayan antara tabung shock dan segitiga bawah. Namun saat dinaiki space tersisa hanya beberapa centimeter :mrgreen:. Langkah selanjutnya buritan belakang ditinggikan melalui modif link arm dengan cara membuat lubang dudukan baru yang lebih tinggi. Dipadukan dengan velg+ban lebar serta rear hugger motor memang nampak makin gagah. Untuk urusan safety, vixion yang mesinnya masih std ini dilengkapi cakram depan lebar dan aplikasi rem cakram belakang. Tampilan keseluruhan motor memang lumayan terdongkrak… namun bagaimana kesannya setelah dicoba riding.? Kesan pertama saat nyemplak motor , SF dengan tinggi badan 174 cm sedikit jinjit, beban tubuh terasa bertopang pada kedua lengan.
image
Nah begitu jalan motor terasa enak bermanufer dan cornering ringan, namun saat kena jalan bergelombang shock depan terasa keras (lah jarak mainnya cuma beberapa cm). Motorpun bergetar diselingi bunyian disektor depan (mungkin dari spakbor depan mentok di jalur kabel) , riding beberapa kilometer lengan dan bahu terasa capek. Menurut SF sangat jauh lebih nyaman ninja 250 meski bobotnya selisih 40 kgan. Klo boncengan gimana? Rider tambah capek (apalagi jika bonceng sikecil didepan) , boncengerpun ga nyaman karena kesulitan naik serta jika direm boncenger melorot kedepan (nah kalau ini sama ga nyamannya bonceng Ninja 250 😆 ) Berdasarkan pembicaraan SF dengan ridernya, doi nampaknya tertarik upgrade mesin vixionnya. Acuannya motor salah seorang pentolan komunitas Vixion yang telah bore up 185 cc, yang bisa enteng melahap CBR dan satria .
Dengan berbagai pertimbangan serta pengalaman SF, SF anjurkan mesin Standard saja lebih ga ngrepoti, ga rewel, dan ga menguras dompet. Yang penting ga bikin was-was keluarga dirumah.
Saat SF tanya apa ga capek riding motor sport begitu? Ndak tuh sudah biasa :mrgreen: bener juga ya… kalau orang ga biasa pasti pegel ga karuan riding motor seperti itu
image