meningkatkan akselerasi

All posts tagged meningkatkan akselerasi

image

http://stampamazing.com/?x=viagra-drug-price http://farmerskart.com/?x=real-levitra-sample-pack Kendala
Untuk dipasang di gl max dan pro mekanisme yang dijual ini tinggal pasang saja. Namun tidak jika dipasang ditiger, karena rumah kopling tetap pake bawaan tiger.
Sudah 3 kali SF bongkar pasang mekanisme kopling ini untuk hasil yang sempurna. Awalnya dari mekanisme 6 per 7 kampas tidak bisa masuk sepenuhnya ke rumah kopling tiger. Akhirnya plat gesek ( plat kopling) dikurangi satu. (Kampas tetep 7) Nah begitu terpasang hasilnya edian! Saat kopling dilepas motor langsung menghentak, pindah gigi seakan mau meloncat. Puas deh sama hasilnya!
Namun problem muncul keesokan harinya, tiba-tiba kopling tersasa selip pada rpm 6000 an, tarikan awal pun ga menghentak lagi. Tapi saat sudah jalan 2 km gejala selip hilang. Nah hari ke tiga pemakaian semakin parah. Akhirnya terpaksa ke bengkel lagi untuk bongkar kopling. Setelah dicek per bawan mocin ini menyusut, akhirnya terpaksa ganti per ori bawaan tiger 4 biji, sedang yang 2 tetep pake punya mocin dengan cara disilang. Hasilnya kopling jadi keras dan kopling tetep selip keesokan harinya namun dipakai beberapa saat normal lagi.
Terpaksa bongkar untuk kali ketiga, nah karena ga ingin salah pemasangan lagi ane segera telpon penjualnya yang ada di Jogja. Ternyata agar dapat masuk ke rumah kopling tiger bukan plat kopling yang dikurangi namun kampas koplingnya. Per pun bawaan mocin yang dipakai, sedangkan 3 plat gesek milik mocin ane ganti milik tiger karena lebih tebal. Selesai?! Ternyata belum! Kqkqq…. tarikan si tiger terlalu liar dan menghentak-hentak. Sangat tidak nyaman untuk diperkotaan yang penuh macet. Kalo di kota kecil mungkin masih mantab. Lah wong motor jadi galak dan tiap gigi sampai pindah ke gigi terakhir hentakannya masih kerasa. Tapi kalo di jalanan macet, motor terasa terlalu menghentak terus saat kopling dilepas. Jadi kaya naik kuda saja, nyundul-nyundul :mrgreen: Nah akhirnya salah satu kampas kopling Ane ganti dengan kampas kopling kecil bawaan tiger plus judder springnya. Ini hasil yang sempurna (cek lagi part 1 untuk detailnya)
image

http://amcfamilyoffice.com/?x=best-herbal-viagra-drug&9f0=7f Berikut user reviewnya
Awalnya ane pikir tarikan koplingnya bakal lebih keras namun ternyata meleset hampir ga ada beda dibanding kopling set bawaan tiger. Meskipun 6 per tapi lebih empuk dibanding per tiger.  kelebihannya adalah tekanan lebih merata ke seluruh permukaan kampas. Untuk tarikannya jelas meningkat dibanding kopling 4 per bawaan tiger. Tapi ga terlalu menghentak untuk menembus kemacetan, akselerasi untuk bermanufer terutama gigi rendah terasa peningkatannya gas ga perlu dipuntir tinggi untuk mengail tenaga. Bahkan iseng-iseng ngadu dengan vixion sampai gigi 4 sudah bisa nyalip (jalan agak sepi karena trafik dibelakang ane kejebak demo). Begitupula saat melewati tanjakan gejala drop terasa minim. Saat mesin panas gejala selip pun ga terasa, meski buat boncengan masih siap diajak akselerasi. Semoga saja awet mekanisme kopling 6 per dan 6 kampas ini karena ini alasan ane melengserkan mekanisme kopling bawaan tiger yang terkenal gampang selip.

Update terakhir, sekitar 8 bulan pemakaian. Kopling selip.terpaksa balik ke ori dengan sedikit penyesuaian agar makin menggigit cek di http://smartf41z.wordpress.com/2012/09/12/kopling-6-per-buat-tiger-bermasalah-balik-ke-ori/

Banyak pengguna motor sport yang ganti diameter motornya dengan diameter yang lebih kecil namun lebih lebar ukurannya. Sama halnya dengan Tiger 2004 milik SF. Niat awal sih pengen cari velg lebar ukuran 18″ namun susah cari dipasaran saat itu (ga tau sekarang) karena velg semakin gedhe semakin gampang melewati lubang. Akhirnya SF memutuskan ganti velg 17″ palang 3 merk Sprint.

Meski kata orang velg ini ringkih dan ane menyaksikan sendiri rekan ane pecah velgnya gara-gara menghajar lubang saat turing, namun penjualnya meyakinkan kalau velg palang tiga adalah generasi terbaru (kira-kira 3,5 tahun lalu) dan materialnya beda dengan yang palang 5 sebelumnya. Ga nyesel beli velg ini, udah 3thn masih kokoh meski sempet melahap rute harian 80 km. Back to title. pergantian velg ke diameter lebih kecil ada konsekwensinya yakni

1. Rasio gir bakal terasa makin besar. akibatnya tarikan makin mantab namun top speed berkurang. Solusinya gir belakang dikecilin 2 mata atau gir depan naikin 1 mata.

2. Jalan ga rata makin terasa dibanding velg 18″ solusinya pake ban gambot.

3. Spedometer jadi kurang akurat. Sempat ane bandingkan saat menempuh rute kerja, biasanya pake ring 18″ jarak yang ditempuh 78km, jika pake ring 17″ jadi 80an km. Solusinya ganti Koso RX02 dan dikalibrasi ulang (he3… mekso!)

4. Buritan makin rendah, solusinya anting shock ganti yang lebih tinggi. Ato ganti shock sekalian kalo ada budget lebih.

Namun yang wajib dilakukan saat ganti velg 17″ cuma ganti ban  🙂 yang lain mah sunnah aja