modifikasi

All posts tagged modifikasi

Saat beli braket spion dan windshield kmaren sekalian SF beli braket holder multi fungsi buat Nmax.

Braket ini berfungsi  layaknya handle bar pada sepeda/ motor yang mengakomodir penempatan berbagai gadget . misalnya braket HP, GPS atau action cam. Penempatannya di atas spedometer.

Untuk Nmax pemasangannya cukup mudah.  Tinggal ganti baut cover bodi atas Nmax dengan yang agak panjangan . Baut pengganti ini serupa dengan baut filter samping. Yang agak susah dudukan depannya. Kudu melepas windshield, bautnya pake bawaan saja bisa kok. Continue Reading

Setelah sempat konsul dengan SF perihal masalah Vario 110 yang menurutnya ga nyaman untuk stop N Go, (bahkan setelah claim garansi motor masih terasa ga nyaman-baca artikel yang lalu disini ) akhirnya rekan SF pemilik vario tersebut mencoba saran SF. Mengganti kampas kopling dengan aftermarket yang lebih luas penampang kampasnya!

Sobat SF ini nemu produsen kampas kopling super untuk vario 110/beat/scoopy disalah satu toko online (klik disini ). Sayangnya stok barang lagi habis karena produsen kehabisan bahan baku (sepatu/plat dasar kampas).

Karena ga sabar nunggu, sobat SF ini mengirimkan kampas kopling vario 110 miliknya meski tergolong baru umurnya.

Hari yang sama, pengerjaan kampas kopling selesai dilakukan dan segera dikirim balik kepada rekan SF dengan ojek.  coba bandingkan sendiri penampakannya :


manurut rekan SF bahan kampas ori lebih keras dan licin berbeda jauh dengan produk aftermarket. Garansi 6 yang diberikan si penjual kampas bikin sobat SF tenang . kalau ada apa-apa tinggal dibalikin

terlihat jelas kampas aftermarket panjangnya hampir 2 X lipat ori. artinya permukaan kampas yang menggesek mangkuk kopling jauh lebih luas dibanding aslinya… Kampas lebih pakem menggigit mangkuk kopling.

Efeknya langsung terasa oleh rekan SF. penyakit vario yang dredeg, ndut ndutan dan selip menghilang! modal cuma 150 rb plus ongkos ojek…!

Kenapa ya AHM bikin kampas vario /beat/scoopy dengan penampang kecil dan bahan keras…?  silahkan tebak sendiri 🙂

eh ya… bagi pemilik vario 125/150 yang mengalami gejala sama bisa pake cara diatas atau kalau mau praktis, beli saja kampas ori Nmax, permukaan kampasnya lebih luas dibanding bawaaannya vario 125/150

Responsif dan Relax… 2 kata itu seakan menggambarkan performa Nmax milik SF saat ini. Tapi sebelum membahas apa saja yang SF lakukan pada Nmax, intip dulu perubahan yang SF lakukan sebelumnya disini.  Filter aftermarket Ferrox, Roller Mio J 12 Gr (1 Gr lebih ringan dari bawaan), dan Per CVT Vario 150. Paduan ini bagi anak muda yang seneng kebut-kebutan dan selap-selip mungkin cocok… Motor serasa siap melesat kapanpun dibutuhkan… delay antara putaran gas dengan bertambahnya kecepatan sangat singkat. Efek buruknya Motor menggerung terus maunya nyundul terus , kira-kira seperti motor manual yang giginya terlalu rendah saat melaju. Pastinya motor jadi tambah boros….

Per Vario 150 yang akhirnya dicopot lagii

Continue Reading

Saat cari makan siang dengan Adik. Adik SF tiba-tiba belokin motornya ke toko variasi motor yang murmer. “Sapa tau ada yang cocok mas…”(tau aja klo SF suka gelap mata klo ketemu yang murah-murah). Setelah clinguk-clinguk akhirnya nyomot braket plat nomor Nmax plus sponge handle gas dan cover karet tuas rem. Murah bgt sihhh…. 3 item totalnya sekitar 40rban.
Braket plat nomer ditempel di tabung shock breaker bikin area windshield mudah dibersihkan. Klo ini ga ngefek kenyamanan cuma intermezo sajahhh….

Berikut parts yang SF maksud : Continue Reading

­I

Sudah tau kan kerasnya shock nmax? Beberapa waktu lalu ngobrol dengan rekan SF sekantor. Dia sudah lumayan lama beli Nmax. Awalnya memang dia mengaku sok Nmax memang terlalu keras. Karena itu dia memutuskan untuk mengurangi tekanan angin pada ban belakangnya. Katanya lumayan mengurangi efek kerasnya shock. Saat SF tanya berapa konsumsi bensinnya “1:35” katanya.

Agak kaget juga dia saat menunjukkan foto foto bahwa konsumsi Nmax SF Continue Reading


Setelah 2 tahun bergumul harian dengan Nmax…plus beberapa bulan ini kondisi lalin Jakarta ga karuan jadinya Tiger dan Ninja 250 terlupakan… cuma dipanasi thok…

Pas puasaan gini kok beberapa hari malah Lalin lancar… akhirnya tiger keluar kandang… 2 hari dah merasa keanehan di tiger… mesin brebet di RPM menengah pasca ganti Noken plus RRA BRT, dan paling mengganggu Setang bawaan tiger ga balance kanan kirinya…. he3…. baru nyadar beberapa tahun karena dah biasa pake Nmax .

Singkat cerita SF giring tiger ke bengkel deket rumah… minta ganti stang tiger Revo yang lebih tinggi dibanding tiger lama… raiser yang dulu dah nemplok di tiger dipertahankan…. hasilnya….. NYESELLLL POLLLL !!!  Continue Reading

Lanjutan dari bagian 1 yang mengulas pemasangan dan tampilan fisik (baca disini), kali ini SF mengulas review pemakaian jok yang SF pesan dari Arif Jok (t. 0823-1024-6045) setelah dipakai 5 harian (sekitar 300 kman ).

Dari fisiknya saja sudah pasti bisa mengira Jok pasti nyaman di kendarai… Gak salah…. pengendara maupun boncenger sangat setuju soal ini… 

Dasi sisi pengendara, Jok baru ini menawarkan sensasi beda…. kontur jok seakan tercetak pas dengan pantat pengendara. Nancep… Plek….! Seakan seluruh bagian bawah pengendara tercover oleh jok, tak kalah pentingnya punuk ditengah jok seakan jadi sandaran pengendara… pokoknya wow banget dah… ga bisa dicela soal kenyamanannya. Karena tebalnya busa bikin posisi duduk agak naik… ga masalah bagi SF yang tingginya 173cm. Bagaimana dengan Bundafaiz yang tinggi 155cm? Bertambahnya tinggi jok motor awalnya bikin Bunda sedikit ragu.. namun setelah jajal menaikinya bunda masih PD kok…. bahkan SF mengujinya dengan jadi boncenger muter muter perumahan plus kampung yang agak macet…lancar dan ga ada masalah bagi biker mungil.

Lady biker Nmax

Posisi duduk yang seakan melekat pada Jok bikin posisi duduk ga bergeser saat melakukan pengereman mendadak.

Bagi bocenger, kenyamanan dibanding jok original jauh bedanya… Bunda yang biasanya mengeluh sakit dan pegel saat dibonceng dengan jok bawaan Nmax, sekarang ga lagi…sejam riding muter – muter Minggu Pagi masih terasa nyaman. SF yang nyoba dibonceng merasakan kesan sama…. jok baru ini lebih empuk dan nyaman. Sama dengan pengendara, tebalnya busa bikin ketinggian jok bertambah… ndak ada masalah kalau ini, malah menguntungkan bagi SF. Eh ya posisi jok baru bagian belakang ini lebih tinggi dari behel belakang, jadi meski boncenger duduk agak mundur, ga sakit saat kena behel.
Untuk boncengan dengan anak gimana ?, ga ada masalah… bahkan saat pengetesan, SF jajal boncengan 1 keluarga 🙂 dengan bergantian posisi kadang 2 bocah didepan (dengan jok tambahan diatas tangki bensin – baca disini) bunda dibelakang , kadang 1 bocah di tengah. Semuanya ga ada masalah.

Awas jangan ditiru... do it on your own risk :)

Awas jangan ditiru… do it on your own risk 🙂

Namun bukan SF kalau cuma bahan soal kelebihannya saja… jelasnya ada saja kekurangannya, namanya saja buatan manusia… 

Kontur jok penuh lekukan didepan  dan punuk ditengahnya bikin posisi pengendara tidak lagi fleksibel…ga bisa lagi geser-geser pantat maju mundur…. pokoke nancep! Sayangnya juga bagi SF yang tingginya 173 cm dengan tubuh bongsor, kontur lekukan dan punuk ditengah posisinya kurang mundur. Jadinya posisi berkendara mau ga mau lebih maju… awalnya kagok, handling agak kacau karena butuh pembiasaan… tapi lama-lama kok enak juga duduk agak maju… kaki lebih napak keaspal, jadi pas macet enak banget posisi nahan bobot motornya. 

Ga bisa selonjoran dah

Handling motor juga ternyata lebih nurut , apa karena bobot motor bergeser kedepan jadi lebih  seimbang? Saat berkendara posisi kaki SF yang dulunya bisa dibikin selonjor penuh, sekarang ga bisa lagi, karena posisi duduk maju, kaki jadi tertekuk. Apa masalah? Ndak juga ternyata … ga ada keluhan kaki jadi pegel gara-gara ini meski nonstop berkendara 1,5jam. 

Eh ya satu lagi… sama seperti pada umumnya… jok yang kulitnya jahitan seperti ini , pada umumnya menyerap air saat kehujanan… jadi hindari kena hujan…. kemaren SF coba siram jok saat cuci motor , ternyata bener ada sedikit rembesan air ke celana pas bagian jahitan… flek dikit banget kecelana… entah kalau diujan hujankan dalam waktu lama :mrgreen:

Hampir seminggu dipakai, sudah 3 orang yang nanya soal jok baru Nmax ini… di warung, diparkiran, dan bahkan saat berhenti dilampu merah … sepertinya banyak yang minat pada modif Jok ini. Selain penggantian Shock, modifikasi yang SF rekomendasikan/diprioritaskan  untuk Nmax adalah Jok custom ini … signifikan menambah kenyamanan berkendara
Artikel terkait :

http://smartf41z.com/2017/05/03/jok-custom-turing-untuk-nmax-bag-1-pemasangan-dan-tampilan-fisik/

http://smartf41z.com/2017/01/02/jok-tambahan-nmax-lumayan-bermanfaat-dan-nyaman-buat-anak/

http://smartf41z.com/2015/09/23/sesuai-ekspektasi-per-shogun-untuk-nmax-menambah-kenyamanan/

Turing ke Karawang beberapa waktu lalu menyisakan ketidakpuasan terhadap Jok Nmax terutama bagian boncenger yang sangat tidak nyaman. Untuk itu SF iseng-iseng googling di toko online alternatif pengganti jok Nmax.

Nemulah salah satu seller di bekasi namanya Arif Firman (Arif Jok). Di BL, maupun Toped bro Arif ini memerkan beberapa karya Jok Custom untuk Nmax. SF cari lebih lanjut di google dan menemukan nomer HP sang Juragan Jok (Arif Jok 082310246045). Singkat cerita setelah konsultasi lewat WA, Bro Arif menjamin jika produknya bikin nyaman untuk pengendara maupun boncenger.

Langsung SF deal barang tersebut… awalnya milih warna hitam polos atau hitam silver… tapi ternyata kudu inden dulu… yang ready dan siap kirim hanya warna Hitam corak putih. Menurutnya , warna ini justru lebih cocok untuk Nmax putih… yo wis lah SF langsung TT dan barang di kirim sore harinya dengan ojek online. Begitu barang dateng langsung di observasi… Perbandingannya dengan jok ori  seperti langit dan bumi… jok custom lebih lebar, lebih tebal, lebih “wah” :p

Padahal jok ini di jajaran produk Arif Firman harganya paling murah… yang lebih mahal lebih ngeriii desainnya! Ada yang sampai double sandaran depan belakang… SF sengaja cari yang simple dan ga terlalu banyak jahitan… takutnya rembes pas hujan.

Bagaimana review barangnya? pengerjaan cukup rapi… busa diteken teken empukk , tebel… bahan jangan tanya… MB tech gitu loh. Jahitan double dengan warna kontras makin mempermanis tampilan. 

Selanjutnya proses pemasangan ke Nmax.

Prosesnya sendiri cepet dan mudah .Lepas jok aslinya dulu. Jangan ngaku biker kalau kerjaan gini aja ga bisa… wong tinggal lepas 3 mur dengan kunci 10 di bagian bawah ujung depan jok. 

Proses bongkar pasang  cuma 10 menit ga ada kesusahan sama sekali… 

Setelah terpasang… langsung bikin  pangling karena motor terlihat “beda”. Awalnya SF sempat menganggap jok ini sedikit berlebihan, lekukannya, tonjolannya , warnanya, tapi lama-lama kok keliatan  “wah” ya…. Bunda SF setuju… Nmax makin cakep… apalagi klo motornya dicuci …. :mrgreen: 

Jok baru ini terlihat lebih daripada sekedar jok yang hanya untuk diduduki. Jok ini mempercantik tampilan motor, mempermewah, memperkuat karakter elegan Nmax, dan menjadikan Pengendara layaknya Raja… Ini singgasana!!! “lebay… ! 😆

View paling cakep menurut SF adalah bagian depan dan samping…  

Nmax yang terlihat terlalu simpel, jadi terlihat cakep setelah pasang jok baru.

Kalau view dari belakang,SF sedikit kurang suka….  

Punuk dibagian tengah terlihat terlalu menonjol/lebar, lebarnya bahkan hampir menyamai lebar tameng depan Nmax. Punuk ini ternyata justru menjadi bagian yang paling penting… sebagai penahan/sandaran pengendara, dan memperluas kontak antara jok dan pantat pengendara. Makin luas kontak, makin berkurang tekanan pada pantat.

Ga perlu jajal… orang yang melihatnya saja bakal yakin kalau Jok ini bakal nyaman dinaiki…. 

Soal review pemakaian nyusul yakkk… masih dibiasakan dulu singgasana barunya…

Soal harga monggo googling sendiri di BL ato Toped atau konsul langsung ke nomer telp. diatas… jelasnya harga segitu sangat worthed dengan kualitas yang diberikan.

Sebenarnya bisa saja lebih murah jika kita mau bawa sendiri joknya ke pengrajin Jok terdekat… tapi berdasarkan pengalaman, hasilnya tidak menjamin bakal bagus. Pengrajin Jok tradisional dalam merubah bentuk jok biasanya memakai cara tambal sulam sana sini menggunakan spons lalu dialusin/dibentuk. Kualitas spons sangat mungkin beda dengan bawaan Nmax. Kalau merubah bentuk sederhana mungkin ga masalah… tapi kalau extreem seperti jok custom diatas ya susah dan riskan meleset hasilnya. 

Ada cara lain, yakni beli spons cetakan custom (ada juga loh yang jual busa custom di toko online)  , baru deh dibawa ke tukang Jok untuk pemasangan kulitnya. Enaknya cara ini lekukannya bisa diatur ulang disesuaikan postur pengendara… karena SF lagi males riwa riwi , jadinya pesen saja yang dah jadi 🙂 ga beresiko dan jelas kualitasnya…  🙂

Nb : foto sengaja diambil pas malem biar motor SF ga kliatan kotornya :mrgreen: 

Baca juga :

http://smartf41z.com/2017/04/25/nmax-buat-turing-makin-kerasa-kelebihannya-tapi-kerasa-juga-kelemahannya/
http://smartf41z.com/2017/04/28/tiger-vs-nmax-untuk-turing/
http://smartf41z.com/2017/04/27/bagaimana-kesan-pengguna-scoopy-saat-pertama-kali-jajal-nmax/
http://smartf41z.com/2017/04/29/ternyata-sudah-ada-velg-aftermarket-nmax-diameter-14-pertimbangkan-dulu-untung-ruginya/

Salah satu yang bikin pengguna Nmax terhadap Aerox adalah ban belakang yang diameternya lebih besar.

Apa sih keuntungan roda besar? Velg dan ban lebih besar artinya meningkatkan kemampuan motor  melahap kontur jalan ga rata, daya cengkeram roda juga bertambah.

 Iseng-iseng SF googling apakah bisa Nmax yang basis mesinnya sama dengan Aerox diganti velg 14″. Ternyata malah ketemu penjual velg lebar aftermarket untuk Nmax dengan diameter 14″…. monggo ubek2 saja toko online… gampang nemunya… 


wohhh… sempat kepikiran dan kebawa mimpi kalau Nmax bakal ganti sepatu baru yang lebih kekar… 

namanya mimpi logikanya disingkirin dulu…. 🙂

Nah begitu sadar SF berusaha memikirkan konsekwensinya jika velg dan ban bawaan Nmax diganti 

1. Beban motor jelas bertambah. lah velgnya tambah kekar, bannya juga lebih gambot…. belum lagi velg besar bikin rasio berubah. Nah mungkin bisa disiasati dengan penggantian roller agar laju Nmax tetap enteng. Ada resiko juga spedometer bakal ga akurat

2. Velg aftermarket kualitasnya belum teruji.

3. Ganti diameter velg otomatis ban lama kudu disingkirin costnya nambah.

4. Nmax telah didesain memakai velg 13″. Ada keraguan bagi SF, bisakah velg 14″ dengan ban yang lebih gambot muat di kolong Nmax tanpa ubahan . Let say produsen velg aftermarket sudah meresearchnya dan menjamin OK…. satu lagi yang bikin gamang…. Nmax SF telah memakai shock belakang yang jauh lebih empuk dibanding bawaan Nmax… sehingga jarak main shock bertambah artinya saat beban penuh dan kena polisi tidur apakah velg dan ban lebih besar ga gasruk spakbor… berarti soal ini kudu nunggu pengalaman pemakainya.

5. 1 lagi yang utama yang bikin SF langsung mengurungkan niat mengganti velg Nmax. Ketinggian motor akan bertambah… memang lebih OK buat jalan bergelombang dan polisi tidur… tapi menciptakan masalah baru… SF mungkin ga masalah ketinggian motor bertambah… lah nyonya kan juga sering pakai motor ini… sekarang saja Nmax dianggap sedikit ketinggian… lah kalau nambah tinggi bisa protes doi…. ! 

Jadi…disimpan erat erat gedhein velg Nmax….