Mogok

All posts tagged Mogok

Tikus termasuk musuh besar kendaraan yang diparkir digarasi rumah yang terbuka. Suzuki Spin milik bunda dah pernah jadi korban sampai ga bisa dinyalakan. 

Nah kesialan terakhir dialami oleh ertiga GX milik SF. Malam itu SF rencana pakai ertiga bersama rombongan mancing ke daerah tanjung pakis karawang. Sehabis Maghrib SF berencana isi bensin sekalian cek tekanan angin Ertiga.

Saat mesin dinyalakan SF merasa ada yang tidak normal… kok mobil terasa bergetar ya… SF nekat saja melaju. Saat pedal gas dilepas makin terasa keanehannya , mobil seakan mau mati .. tapi kemudian bergetar dan RPM naik lagi (ga jadi mati) berulang ulang seperti itu… laju mobil terasa tersendat-sendat… suaranya seperti angkot jadul yang tidak terawat. Orang bilang jalannya “pincang” . SF dulu pernah merasakan ini pada suzuki carry jadul milik ortu… ternyata saat itu busi mati sebiji. 

Begitu intip speedometer ertiga baru sadar jika lampu indiktor check engine nyala… keanehan lainnya indikator pada MID bagian trip meter/konsumsi bbm tereset jadi nihil /garis dua (–) . (Mohon maaf saat itu SF ga bawa HP karena dicash dirumah untuk keperluan mancing dilaut seharian malam nanti, jadi ga ada foto foto.)

Maaf speedo nyomot di google lantas diedit

Agak panik juga… malam nanti mobil mau dipakai luar kota lah kok bermasalah. SF putuskan ke montir serba bisa di kompleks perumahan SF… mulai motor, genset, mesin air, mobil ditangani semua oleh Opung ini… 

Opung langsung buka kap mesin , berbekal senter dari HPnya beliau mencari keanehan pada mesin ertiga… ” nah ketemu masalahnya,” sambil menunjuk sepasang kabel yang bermasalah. 1 selongsong kabel yang didalamnya terdiri dari 2 kabel. 1 kabel putus dan 1 lagi terkelupas. “Pasti ini sebabnya” 

Opung sendiri kurang tau kabel apaan ini, karena ga pernah garap ertiga (biasa mobil2 lama) , “kabel injeksi kali” jawab dia sekenanya 😆 ada yang tau kabel apakah yang berada si bagian belakang atas blok mesin deket dip stick (ada 4 soket kabel, 1 soketnya di camil tikus) , Saya mengira ignition coil… CMIIW?

Sayangnya putusnya kabel dibagian pangkal soket , jadi susah nyambung kabelnya. Soket dilepas dari dudukannya agar mudah sambung kabelnya. Awalnya Opung berusaha cungkil-cungkil agar logam tembaga didalam soket mau nongol, tapi gagal… Akhirnya Opung pake cara barbar  😆 , soket dikikis pake cutter agar logam konektornya keliatan. Kemudian di solder dengan potongan kabel baru. Setelah lolos uji kekuatan solderan , baru di isolasi.

Setelah kabel disambung dengan bawaan ertiga dan soket dicolokkan kembali, ertiga kembali menyala normal…alhamdulillah….  🙂  display MiD bagian konsumsi bensin/tripmeter muncul kembali …. 

tapi …. indikator check engine masih menyala…. alamakkk! Pusing lagi Opung mencari-cari masalahnya. Sampai akhirnya Opung menyerah… “mending  dibawa ke bengkel resmi saja Pak mungkin injeksinya (ECU maksudnya ) perlu di reset .” 

“Klo soal ini gampang”  , jawab SF sok tau :mrgreen: .  Copot saja kabel akinya selama beberapa menit …. Opung manut saja ucapan asal asalan dari SF. 

5 menit kemudian kabel aki di pasang kembali, dan mobil dinyalakan… voilahhh ! Indikator check engine dah ilang…. ! 👏

Tapi jam pada MID jadi ter reset. Tombol audio pada setir ertiga jadi ga berfungsi… jadinya kudu dikalibrasi ulang deh…. utak atik sendiri 5 menit beres dah….

Jiahh… waktu istirahat sebelum begadang mancing , malah dipakai benerin mobil… GPP dah semoga pelajaran ini berguna bagi yang lain… untung saja mancing malam itu sukses besar… berhasil menyelamatkan 8 ekor tenggiri yang tenggelam 🙂

Nb : klo ada mobil baru gress, atau mobil mewah mogok atau bahkan sampai terbakar… ada kemungkinan gara-gara tikus bikin korslet kabel… jangan dibully karena tikus juga bisa mengisengi mobil anda… 🙂 . Tetangga saya pengguna freed pernah mengalami kasus mobil mogok gara2 kabel digigit tikus sampai diderek segala 

Entah sudah berapa kali SF mendengar kabar bahwa bensin shell merusak kendaraan… Baru- baru ini rekan SF satu seksi motor vespanya macet pistonnya setelah pakai bensin Shell super. Montirnya menduga karena ga cocok dengan bensin shell super.

Ada lagi pengakuan pemilik Suzuki xl7 yang kebetulan ganti BBM shell langsung kena fuelpumpnya… 

Lantas bagaimana menurut pendapat SF?…. 

SF ga berani berpendapat aneh-aneh ntar kena UU ITE :mrgreen: .. cukup share pengalaman saja…

3 motor SF yang sering SF pakai adalah tiger 2004, Ninja karbu 2009, Nmax 2015. Cukup rasanya mewakili 3 generasi dan 3 jenis berbeda. Ketiga motor tersebut langganan menggunakan shell.

-Tiger motor turing jadul karburator dengan kompresi rendah, BBM paling sering menggunakan shell super

-Ninja 250 motor sport karburator kompresi tinggi BBM seringnya memakai Shell Vpower

-Nmax motor modern berinjeksi kadang menggunakan shell super kadang Vpower

Ada masalah terkait penggunaan BBM shell? Nope tidak ada sama sekali… motor tetap segar bugar ga pernah ada masalah… jadi isu terkait bbm shell merusak kendaraan bagi SF tidak terbukti. Secara feeling sih perbandingan  shell dengan produk pertamina yang punya oktan sejenis, sama saja performa dan keiritannya… 

lantas kenapa pakai shell? Karena shell menganggap konsumen adalah raja lihat saja pakaian pegawainya rapi penampilannya juga menarik, Pom Bensinnya luas dan  tempatnya lebih rapi dan bersih, antrian lebih sedikit. Diskriminasi mobil dan motor kurang terasa disini… seluruh pegawai nampak sibuk melayani konsumen…ga seperti karyawan POM bensin pertamina… ada karyawan yang kewalahan melayani konsumen, ada juga yang nganggur menunggu mobil datang … 

Jumat seminggu lalu saat pulang kerja, Tiger tiba tiba mogok. Pas macet lagi…. SF pikir bensinnya campur air. Segera SF buka baut pembuangan bensin dimangkok karbu, dan bensin cuma keluar beberapa tetes dan mampet!

SF coba getok pakai gagang obeng beberapa kali, dan untung bensin mengalir kembali….. problem solved dengan cara getok karbu :mrgreen: . Segera SF tutup baut pembuangan bensin, dan kembal melanjutkan perjalanan pulang. 

Sekitar 3 KM kemudian tiger kembali mogok… karena dah tau masalahnya SF getok lagi tuh karbu… tiger kembali mau dihidupkan. Nyampai rumah digletakin saja tuh tiger selama seminggu.

Baru minggu kemaren SF sempatkan bongkar karbu tiger… begitu buka mangkuk karbu langsung ketahuan masalahnya… ada parts berupa corong kecil yang lepas dari tempatnya.

 Parts ini rupanya menghalangi pelampung bensin untuk turun. Pelampung bensin ini berfungsi layaknya katup bensin… kalau posisinya turun, katup bensin terbuka. Bensinpun turun memenuhi mangkok karbu. Bensin yang memenuhi mangkuk akan mengangkat pelampung, saat itu katup bensin tertutup dan bensin berhenti mengalir. 
Kalau pelampung keganjel ga mau turun ya bensin ga ngalir… mogok dahhh…

Karena fungsinya ga jelas, SF copot saja parts yang ganjel pelampung itu… SF coba stater dan geber-geber tiger ga ada masalah…

Jadi kira-kira apa fungsi parts kecil berupa corong dari plastik didalam mangkok karbu itu ya?

Menjadi blogger bikin anda jadi rujukan rekan yang ingin membeli suatu produk. Jawaban blogger tentu tak lepas dari subjektivitas , obyektivitas, pengalaman dan minat blogger itu sendiri… 

Seorang rekan dimintai tolong pamannya di Solo untuk mencarikan Vespa baru di Jakarta, karena itu doi meminta pendapat SF. Langsung saja SF jawab: “not recommended … anda bertanya pada orang yang salah… ” . Sebelum protes SF langsung jelaskan … kalau niatnya buat harian batalkan saja (apalagi rumah omnya di Solo jauh dari Beres piaggio), kalau omnya bukan maniak vespa dan ga pernah punya kenangan vespa, mending jangan. Kalau omnya bukan orang yang stylist dan ga care sama penampilan, lupakan saja. Karena motor ini untuk orang yang stylist ,eksekutif dan ingin tampil beda. 

Memang SF ga pernah punya pengalaman dan ga tertarik sama motor ini, lah SF bukan orang yg mentingin penampilan , naik ninja sajah helm half face dan sandalan. :mrgreen: . Namun rekan kantor lama SF pernah nyesel beli Vespa baru untuk motor harian. Ga sampai 20rb KM mesinnya bunyi kasar seperti mesin jahit(pernah SF rekam dan bahas di artikel lama ) kasus ini dah pernah SF temui dijalan beberapa kali,  mogok sehingga kudu dibawa kebengkel (saluran pengkabutan bermasalah) , boros BBM, handling berat, akselerasi kurang, dan repot kalau mau servis. Akhirnya kapok dan malah ganti vario. 


SF akhirnya menyarankan rekan ini untuk googling lebih lanjut di forum-forum, tentang bagaimana melemahan dan kelebihan, tips N trik perawatan dan modifikasi… karena percuma tanya sayahhh …. 😆

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

Awal mulanya tikus bikin masalah memporak porandakan perkabelan spin hingga electric stater nyala dalam posisi kunci kontak off … mesin ga hidup tapi dinamo muter terus- (pernah diulas diartikel lalu) alhasil aki tekor. Setelah dibawa kebengkel untuk merapikan kabel dan ngecash ulang aki, spin normal kembali. Continue Reading

Kasihan nasib spin ini… tiap hari diparkir diluar. Sejak Bunda bisa nyetir mobil Spin makin jarang dipakai.

Masalah muncul saat SPin Dipakai… Distater memang mau hidup… tapi… staternya ga mau mati , kontak di offkan mesin memang mati tapi dinamo stater jalan terus. Bunda lantas membawanaya ke bengkel langganan.

Ternyata penyebabnya kabel di camil (digigit) tikus… 🙂 . Setelah kabel dirapikan dan aki dicharge kembali, Spin kembali sehat. Sepulang dari bengkel lah kok spin tetep diparkir diluar rumah… males masukkan kata Bunda. Palingan kemaren tikusnya lagi khilaf ga bakal ngulangi lagi.

Untitled Continue Reading

Terkait dengan artikel SF kemaren, barusan saja owner Nmax mengabari SF jika Nmaxnya sudah kembali normal. Penyebabnya ternyata kabel SSS (side stand switch) yang ketarik saat servis sebelumnya…

image

sekedar update saja, nmax saya kemaren saya bawa ke beres mekar motor dan langusng diinvestigasi. ternyata ada kabel di bagian SSS yang ketarik sampai hampir lepas. kejadian ini ternyata saat nmax saya masuk beres seminggu sebelumnya karena masalah dinamo starter, jadi entah bagaimana kabel SSS nya bisa ketarik. akhirnya alhamdulillah bisa normal lagi, kata montir hanya di ganti soketnya.

Problem motor injeksi memang komplek blogger seperti SF saja yang dulu suka bongkar motor bakal bingung menghadapi masalah seperti ini… apalagi kalau masalah kelistrikan… nyerah dahhh
Semoga kejadian seperti ini ga dialami rider Nmax lainnya

Pagi ini dapat email dari seorang pembaca setia Smartf41z (thanks to bro Ero) mengeluhkan masalah yang terjadi pada Nmaxnya. Motor full standar namun  mengalami masalah mati saat motor melaju. Berikut isi emailnya

image

Salam kenal om Yanuar,

perkenalkan saya Ero saya pembaca setia smartf41z dari awal, dan sesama pengguna nmax saya ingin tanya. pernah tdk nmaxnya tidak bisa di starter ? (kalau di starter hanya cetek2 saja dan aki normal). lalu apa pernah nmaxnya mati mendadak ? gejalanya kalau kecepatan kencang lalu tutup gas mesin mati dengan indikator FI berkedip cepat, setelah 3-4x kemudian baru benar2 mati dengan indikator FI terus menyala dengan kode 19. setelah 2 menit kemudian indikator mati dan motor bisa dinyalakan. kira2 kalau dibawa kebengkel bisa utk di cek dan claim tidak ya ? motor saya masih full standar

image

SF sarankan segera claim ke bengkel resmi untuk dianalisa masalahnya dan dicarikan solusi mengingat masalah ini pernah ramai dikalangan user Nmax beberapa waktu lalu.
Jika memang riskan terjadi pada Nmax lain sebaiknya dengan gentle yamaha me recall dan melakukan perbaikan pada unit yang telah beredar. Jika memang kebetulan bro Ero dapat motor yang kebetulan cacat produk dapat segera ditangani yamaha.

Senin saat pulang kerja kemaren, hujan turun sangat deras ditengah perjalanan… muka dan punggung tangan merasakan dasyatnya hujan. Sempat was-was akan terjadi banjir di perumahan yang SF tinggali…..
Benar saja genangan lumayan tinggi terhampar di harapan indah… saat naik tiger atau ninja genangan sebetis sepele saja dilewati… ternyata tidak buat Nmax…. meski mesin masih menyala namun CVT selip lumayan parah. Sekitar 200meter mendekat kerumah Nmax agak meraung agar bisa melaju.

image

Segini saja palingan dah nyerah si Nmax

Continue Reading