N250R

All posts tagged N250R

Ninja 250 mulai di standarkan. Rencana dikirimkan ke Surabaya untuk dijual. Sayang juga motor jarang pakai… tahun 2009 baru ngglinding 13rb km.

Ninja 250 dijual saja daripada nganggur

Saat balikin ke knalpot standar timbul masalah… bocor pakingnya. Dirapetin keempat baut pemegang leher knalpot ga ngefek juga…. setelah dibuka packing/ring knalpot berbahan tembaga sudah tidak rata, meski konon awet tapi bukan berarti ring tembaga ini bertahan lama-lama penyok ga rata dan tipis.

SF coba ratakan pake palu juga ga membantu. Suara desisan masih kluar dari leher knalpot.

Ya sudah terpaksa cari packing / ring knalpot. Tak lupa bawa contoh asli punya ninja..

Ring knalpot ninja 250 sama ukurannya dengan supra/grand

Continue Reading

Ninja 250  yang dulu superior karena mesin 2 silindernya yang powerfull, saat ini menjadi underdog dari sisi performa dibanding R25 dan CBR 250. 

Menyerah bukan opsi bagi kawasaki menghadapi persaingan di kelas 250cc. Untuk urusan mesin sebenernya bukan perkara susah bagi pabrikan yang dalam beberapa tahun terakhir berjaya di kelas supersport dan superbike ini. 

Ninja 2 silinder jadoel keluaran lama saja powernya mendekati 40Hp.  (Baca artikelnya disini ). Ninja 250 saibgannya dulu motor 250 cc 4 silinder lohhh….

 Jaman dulu tantangan ga seberat sekarang…  aturan soal kandungan gas hasil pembakaran dan tingkat kebisingan mungkin ga seketat sekarang. Tapi perlu diingat , jaman sekarang tehnologi dah maju… injeksi, komputer, metalurgi, dll…. 

masa kawasaki ga sanggup melawan jagoan honda dan kawasaki…. 

Mau pasarnya digerogoti terus?

Gara2 seorang rekan bawa 2 biji diecast moge kekantor, SF jadinya bikin SF pengen cari diecast Ninja 250. Buat pelipur stress di kantor dan sebagai kenangan kalau sewaktu waktu Ninjanya dilepas…
Cari di lapak online ga ada yang jual diecast n250karbu, udah telpon sana sini juga nihil… kalau model N250fi mah banyak yang jual…

image

Continue Reading

image

Simber : satria155.com

Ada ada saja rekan SF satu ini…. dengan bangganya dia menceritakan kehebatan skutik retro yang dimilikinya.. tarikannya dasyat…. bisa mengalahkan ninja di rute kerja harian (sekitar kalimalang) tapi “begitu dijalan sepi kalah saya…. beraninya dia cuma dijalan lurus sih….” kata teman SF ini…
Lalu SF nanya ke doi “pernah jajal ninja 250 ga?” “Ga pernah” kata dia…. lantas SF berbagi cerita…. dulu saat SMA   SF pengguna gl max boreup (masih kaum ababil ), pernah mengalahkan harley davidson di rute basuki rahmat (Surabaya) saat jam padat…. kwkqkwkq….
Ekstrimnya kondisi seperti itulah….
Bahkan lebih ekstrimnya matic 125 cc saja bisa mengalahkan moge 1000cc disirkuit… itu disirkuit loh apalagi dijalan raya … tak terbayang betapa bangganya rider skutik tersebut…. 😆 ini videonya

Continue Reading

Kronologis si bolot dipaksa nenggak premium sebenarnya bukan kejadian yang disengaja. Waktu itu tangki tiger bocor parah jadi kudu secepatnya cari penampungan. Beberapa liter masuk spin bunda dan beberapa liter lagi masuk ke tangki ninja yang kebetulan lagi kosong.

image

Bensin fulltank. 2 liter masuk spin, selebihnya masuk ninja

Pas tangki tiger sedang menunggu untuk dilapisi resin (baca disini) selama 2 hari SF jajal ninja menenggak premium. Inilah reportnya :
– Tidak ada gejala ngelitik seperti pada umumnya jika mesin berkompresi tinggi di minumi bensin beroktan rendah
– Sangat terasa penurunan tenaga. Paling terasa di  putaran bawah dan menengah , di RPM atas sekitar 9000 jarum rpm juga agak berat naiknya.
– Mesin terasa lebih panas yang ditandai dengan kipas radiator yang lebih sering berputar
– Stater awal terasa sedikit lebih susah dibanding memakai pertamax

image

Jadi premium sebenarnya masih bisa digunakan pada Ninja 250 tapi konsekwensinya adalah hal diatas. Jika memang terpaksa isi premium saat turing dimana susah ditemukan pom bensin yang menyediakan pertamax atau bensin setara (shell super, total) tidak masalah, namun jangan memaksa mesin berkitir di RPM tinggi terus menerus. Lebih aman lagi membekali diri dengan additif penambah oktan.

SF sendiri kapok pakai premium, motor kurang responsif. Rencana nanti SF isikan pertamax plus agar oktan naik signifikan.  Kok nanti….? soale ninja lagi ngambeg aki tekor. He3…

image

Bisa jadi kawasaki ngeles import adalah alasan kenapa harga parts ninja 250 mahal (SF pernah nanya ke bengkel kawak di kawasan bekasi). Ingat konsumen sekarang sudah kritis… apalagi pemilik blog ini … ogah pake beli parts ori kawasaki untuk fast moving parts seperti kampas rem, kabel kopling, bohlam, busi hingga aki. Cukup cari barang lokalan yang kualitasnya bukan abal-abal…. kadang juga pake abal-abal juga ga masalah misal saja bohlam seribuan 🙂

Continue Reading

image

Beberapa hari terakhir si bolot lagi ngambeg… ga bisa di stater. Bunyi cuma krekkk…krekk… tanpa ada gejala dinamo stater berputar. Gejala ini sudah terasa sekitar 2 bulan terakhir. Kadang langsung nyala, kadang cuma krekkk..kreeekk.. dinamo ga kuat muter, kalau sudah gini kontak dimatikan tunggu beberapa detik trus baru mau distater lagi.
Bukan SF kalau langsung ke beres terus nebus aki yang seharga 1.150.000 … jelasnya cari info soal aki ninja 250. Continue Reading

Betapa publik dibuat tercengang oleh R25 unit tes /perkenalan bertenaga superior seperti layaknya Ninja 250 yang sudah diupgrade tenaganya.  Media online tersohor yang sempat mengetesnya di mesin dyno mendapatkan hasil 29,21HP. Dengan power segini jelasnya pemimpin pasar 250cc ketar ketir….
Ga salah Yamaha saat itu langsung menggembar gemborkan kelebihan muntahan tenaga R25 yang jauh melebihi penguasa pasar.

image

Continue Reading

Sudah beberapa bulan ini SF memakai knalpot racing sistem sekat yang suaranya adem banget diteliga. Karena pengen sensasi lain, SF kembali memasang knalpot freeflow berDB killer replika GSX. Suaranya knalpot freeflow ini tergolong sopan suaranya dibanding aftermarket buat ninja 250 lainnya , lah sistem DB killernya sendiri dibikin paten dengan lubang keluar tergolong kecil. Tapi tetap saja suaranya lebih ngebas dibanding knalpot aftermarket bersekat milik SF. Kontan saja saat lewat perkampungan SF mempunyai rasa sungkan untuk membetot gas lebih dalam.
Sangat beda ketika memakai knalpot racing bersekat, gas mendadak untuk nyalip angkot “ngeyel” ga perlu dipikirkan 2 kali. Begitu betot gas suara knalpot dan mesin masih terdengar melengking rapat namun tak berisik.

image

Knalpot freeflow replika GSX milik SF menawarkan performa RPM tinggi lebih mantab dibanding knalpot aftermarket bersekat. Namun malah kenikmatan knalpot replika GSX ini SF dapat pada putaran rendah… suara gas begitu bulat dan suara twin berpadu menciptakan sensasi mengendara moge.
Justru saat memakai knalpot aftermarket bersekat SF malah cenderung memacu motor dengan kecepatan lebih tinggi, padahal karakter knalpot ini powerfull di putaran bawah. Suara lengkingan RPM atas terdengar lebih rapat dan melengking bercampur dengan suara nging pada mesin ninja betul betul menawarkan sensasi lain.

image

Kecepatan 80kpj adalah kecepatan paling pas menikmati berkendara, suara mesin tak terdengar ngoyo. Suara knalpot juga masih belum teriak betul… bahkan anehnya pada kecepatan 80kpj di gigi 6,  suara knalpot malah jadi lebih adem jika putaran gas dipertahankan. Orientasi utama SF memilih knalpot buat N250 adalah Suaranya…. performa ga penting.

Namun selera orang berbeda , sering saya dengar pengguna knalpot berisik malah dengan PD sruntulan, nyundul-nyundul ga peduli raungan knalpotnya mengganggu sekitar. Nah kalau ini jelasnya berorientasi power… suara ga penting asal motor lari.

Pengen tau suara berbagai knalpot custom Ninja 250 yang pernah SF abadikan? Monggo klik link berikut ini
https://smartf41z.com/2014/04/06/inilah-beberapa-knalpot-custom-ninja-250-yang-pernah-sf-jajal/