Sisi lain hadirnya Sonic 150 : Kecemasan dengan makin banyaknya bebek super

Bebek super seperti Satria FU, MX 150 dan Sonic 150 adalah motor yang paling tidak di favoritkan oleh SF. Serba nanggung jika dilihat dari spesifikasinya… :

Motor bertenaga besar dengan konsekwensi boros, bodi sangat ringan dengan konsekwensi kurang stabil di kecepatan tinggi, plus tangki bensin kecil dengan konsekwensi sering antri di pom.

Pasar yang di sasar FU, Sonic 150 maupun MX 150 cenderung ke usia anak sekolah hingga kuliah atau pekerja muda , pengamatan dilapangan juga membuktikan MAYORITAS penunggangnya adalah remaja.

Di usia ini emosi masih sangat labil gampang terpancing… di tambah lagi remaja dengan sifat egosentris yang menganggap merk motornya dianggap paling super dan akan dibela mati-matian… bisa dibayangkan jika disalip motor super beda merk… Jalan raya jadi seperti sirkuit… gambar nyilih wak Haji Taufik

Jadi euforia kemunculan sonic 150 bagi SF adalah sesuatu yang justru SF takutkan… semoga saja ketakutan ini hanya sekedar kekhawatiran yang tidak terbukti dilapangan.

Suatu saat nanti jika si Faiz minta dibelikan motor, jenis motor ini yang SF coret duluan… atau malah Faiz ga tak belikan motor baru.. Pake motor Bapaknya saja.. biar bapaknya yang beli motor baru… kwkqkwq

Eh ya satu lagi yang bikin cemas…dengan kehadiran Sonic 150 , tabloid sesat bakal punya bahan tambahan untuk dipopulerkan dan meracuni generasi muda yang sangat muda terpancing… Apa itu?

cacing style!   👿

Tes performa R25 ga salah tuh hasilnya?

Menarik sekali artikel dari prasetyo676.wordpress.com yang menyadur hasil tes tabloid motor plus (baca disini) . Performa R25 paling buncit dibanding rivalnya yang 1 silinder .. cekidot
Continue reading “Tes performa R25 ga salah tuh hasilnya?”

Motor ga boleh masuk tol, makanya CBR 250 cukup 1 silinder

Opo kamsute?
-Karena motor ga boleh masuk tol, motor 250 cc ga perlu berperforma terlalu tinggi?
-Motor 250 2 silinder berperforma lebih tinggi cocok buat di tol?

Mbugh.. SF hanya mengutip statement petinggi AHM yang menjelaskan alasan CBR tetap 1 silinder…salah satu alasannya ya yang SF pasang dijudul diatas. 
SF sih nganggep itu suatu alasan yang dipaksakan…. mbughh kah…
Penjelasan lainnya monggo intip otomotifnet

image

Continue reading “Motor ga boleh masuk tol, makanya CBR 250 cukup 1 silinder”

SF dulu paling berharap tiger diskontinyu, eh sekarang malah berharap jangan

Bertahun-taun SF piara tiger… saat ada rejeki lebih pengennya sih ganti tiger yang beberapa tahun silam bakal upgrade 250. Jelas saja saat itu SF sangat berharap tiger baru segera keluar.

image

Nah kok sekarang malah ketar ketir tigerketika tiger beneran diskontinyu ? Iya lah secara tiger SF ga jadi dijual dan direncanakan dilestarikan… kalau diskontinyu terus susah suku cadangnya gimana 🙂 . Konsekwensi logis lah motor diskontinyu produksi suku cadang perlahan dikurangi.
Kalaupun tiger baru launch juga mungkin ga tertarik… dah ada 250cc 2 silinder dirumah. 🙂

kira2 tiger baru nantinya menyasar para penggemarnya terdahulu atau mengincar pasar baru ya….?

Beli N250 bekas trus modif sendiri atau beli N250fi?

Hayooo… milih mana. Tak kasih ancer-ancer deh N250 milik SF keluaran 2009 (km saat itu 600km) dapet seharga 38 jt sedangkan N250fi seharga 50 jt dan kudu inden puanjang :-). Selisih 12 jt bisa buat apa tuh…  buanyak…
wpid-PhotoGrid_1360375638529.jpg
Ini gambarannya : 
-Velg chemco super lebar 4.5 inchi plus ban belakang ukuran 150 sekitar 4.5jtan, hasilnya lewat lah kaki-kaki N250fi,
-knalpot slip on saja 500 jt-2jt power bisa menyamai N250 fi bahkan bisa lebih bagus kalau settingnya bener, knalpot fullset lokal yang bagusan sekitar 2.5-3jt peningkatan power harusnya lebih tinggi lagi.
-Speedo Koso 2.5 jt weww… lebih keren dibanding speedo N250fi, bisa ganti-ganti backlight coy…masih sisa tuh budgetnya…
-eh ya sticker full body 500rb,
tank pad,rear hugger , windshield, spion@ 200-500rb jadinya Ninja 250 full modif deh.

So mending mana kalau punya duit 50 jt trus disuruh pilih N250 trus dimodif atau N250fi?
Beberapa orang tetep milih N250 lawas karena bebas headlight dan speedo berembun,body tebel ga mleyot kena panas,shock ga bocor, intinya lebih berkualitas lah… meski masalah selera banyak juga yang suka desain Ninja lawas.

Trus SF sendiri milih mana ?
Milih N250fi bekas…. sisanya buat knalpot 🙂 sukur2 tambah ban lebar (ga nyambung yo bennnnn…. 😛 ) resiko barang cacat tanggung saja sambil  berdoa semoga ga apes 🙂

Motor Baru bermasalah tunggu perbaikan untuk lebih yakinnya


Banyak kasus menimpa motor baru yang baru launching. Dulu awal vixion hadir ECU/pompa bensin bermasalah jika sering dijemur dibawah terik matahari pada masa berikutnya kelemahan ini diperbaiki Yamaha. Vario 125 yang awal produksinya didera penyakit ngorok sekarang sudah dihilangkan ngoroknya oleh Honda. Smash punya mertua dirumah gen awal juga bermasalah susah pindah gigi dan kamrat bunyi kasar gen selanjutnya kelemahan ini diperbaiki. Produk duo sport terbaru nampaknya ga lepas dari masalah ini New Vixion pernah SF lihat ga lurus antara spakbor dan ban belakang (pernah diulas pertamax7 ), juragan bonsai juga pernah mengulas soal kasarnya mesin New Vixion. CB150R ga kalah banyak problemnya mayoritas suara mesin kasar, hingga body yang terserang karat. klo ini buanyak juga dibahas juga oleh pertamax7.
Motor baru memang menjalani berbagai proses sebelum diluncurkan termasuk pengetesan langsung di lapangan… namun perlu diingat pengetesan tersebut dilakukan pada unit terbatas. nah saat produksi dilakukan terhadap puluhan ribu unit yang ga hanya menyangkut Honda atau Yamaha atau merk motor lain namun juga menyangkut vendor-vendor pihak ketiga yang memproduksi berbagai parts. tentunya saat dilempar dipasar resiko motor mengalami problem berkali lipat diawal produksi… saat banyak komplain dari para penggunanya harusnya Produsen motor segera bertindak cepat.. pelajari berbagai kasus yang menimpa lalu diperbaiki sumber masalahnya. Produsen besar harusnya sangat berterima kasih pada blogger karena banyak menyuarakan suara konsumen tentang kelemahan suatu produk.
Bagi SF memang beresiko beli motor baru yang belum teruji lama dilapangan, ga ada salahnya juga pasang strategi wait N See, selang beberapa lama suatu produk mulai teruji ketangguhannya atau telah dilakukan perbaikan oleh produsen baru deh pinang motor idaman itu. kalau sudah kebelet yo monggo saja segera pinang motor idaman… toh ada garansi dari atpmnya.
wpid-DSCF1907.JPG
Kasus yang berkebalikan dengan teori diatas malah menimpa honda Tiger. Honda tiger gen awal malah terbukti lebih tangguh dan lebih powerfull dibanding tiger generasi selanjutnya. kabarnya tiger gen awal partsnya masih banyak yang import. tiger selanjutnya??? buanyak masalah namun sepertinya ga disegera direspon Honda seperti mesin ngelitik, tangki bocor, kamprat cepat kendor, rumah gir belakang gampang rusak, kopling selip, dll.
wpid-PhotoGrid_1362031915022.jpg
Terbersit juga sedikit keraguan jika Yamaha memproduksi sport 2 silinder di Indonesia, atau Kawasaki ikutan melokalkan Ninja 250 apakah kualitas bisa setara dengan produk Thailand? petinggi kawasaki pun sempet ragu akan hal ini terutama menyoal quality control pihak ketiga (vendor)

Hasil dyno N300 Fi dan N250 kok beda jauh ya. Cakep jika KMI sediakan paket upgrade..

Check this out…

image

peningkatan tenaga ninja dari 250 cc ke 300 cc terlihat sangat mencolok.. bukan main-main tenaga meningkat dari 25.48 ke 34,95 hampir 9.5 hp (on wheel loh…setara tenaga bebek tuh) untuk ukuran motor standar pencapaian yang cukup lumayan. Oh ya ninja 250 yang dipakai perbandingan diatas versi karbu, untuk versi injeksi (N250Fi) intip tmcblog yang menyebutkan angka 26.2 hp. Jadi ada perbedaan kurang lebih 8.7 hp (asumsi alat dyno sama) dibanding N300Fi.
Coba bandingkan peningkatan tenaga megapro primus dengan tiger dengan basis mesin yang sama.Megapro yang ccnya 160 bertenaga 13.3ps, sedangkan tiger yang ccnya 200 tenaganya cuma 16.7 ps nambah cuma seuprit, alias 3.4ps untuk peningkatan 40 cc.
Kembali ke ninja… apakah karena ninja 250 dikekang regulasi khusus untuk motor pemula dengan maksimal power 33 ps (on kruk), sedangkan Ninja 300 lebih dioptimalkan karena menyasar kelas atasnya…? ataukah memang wajar peningkatan tenaga 8.7 hp tersebut ? (Ahli mesin monggo masukannya 🙂 )

image

Alangkah bagusnya jika KMI menyediakan paket upgrade kapasitas dengan kualitas pabrikan.. tentu banyak yang tertarik (terutama kalangan speedfreak) , kapasitas di stnk tetap 250 cc (ga kena ppnbm sehingga pajak juga murah) , performa naik drastis, serta keawetan terjamin dibanding kudu korek mesin… Monggo komentar dan pendapatnya

Sumber data dyno: cycleworld.com

Desain Teralis.. Masih Pantes kok

image
gambar pinjeman tmcblog

Setelah membaca artikel serta respon pengunjung diwarung lain, akhirnya ikutan juga SF bahas teralis . Macem-macem responnya terlepas dianya suruhan atpm atau kaga… 🙂  ada yang suka, ada yang ga, katanya mirip moge, mirip vixion, ada juga yang ngomong persis NMP, desain nanggung, ban kurus, dll.
Kalau menurut SF desainnya Passs untuk kelasnya… !
dengan harga kurang lebih SF prediksi hampir sama dengan Vixion. SF rasa sebuah dilema bagi ahm… jika desain dan fitur terlalu fenomenal bisa jadi pasaran CBR150 terganggu, tapi itu hanya pengaruh kecilnya… Pengaruh lainnya harga bakal  meroket malah susah gontokan sama new vixion.
Lagian Honda kan masih punya PR di tahun depan yakni upgrade total new tiger! Positioningnya jelas diatas teralis, so model kudu lebih kekar, tenaga lebih besar (mesin CBR250 why not?),fitur lebih kaya, dan ban lebih gambot.Jika teralis terlalu fenomenal ya bisa mati kutu New tiger nantinya… bingung bikin desain lebih bags :mrgreen:

Pasar 250 cc premium sempit, incer saja kelas bawahnya

image

Segmen premium kelas 250cc memang sangat terbatas (penjualan semester I cek disini). Penyebabnya apalagi kalau ga harganya yang muahall… untuk memperluas segmen pabrikan roda dua sebenarnya bisa mengincar segmen dibawahnya. Katakanlah segmen motor seharga 25-26 jt yang dihuni honda tiger dan scorpio. Caranya produksi sendiri motor 250 cc. Fitur jelas ga seheboh sport 250cc premium. Mesin cukup 1 silinder saja ga masalah.
image

Misalkan saja Yamaha gunakan mesin scorpio bore up 250 cc + injeksi modelnya nyerempet byson dengan dimensi sedikit diperkekar agau bisa juga produksi sendiri Fazer 250. Sedangkan honda punya CB300R, untuk menghindari PPnBM cukup pakai versi lama yang 250cc.
image

Atau bisa juga honda memanfaatkan mesin CBR250 difemplokkan ke motor hasil desain Indonesia. Masalah harga tentunya ga lebih dari 30 jt, semakin mahal jelasnya semakin susah menyerap potential buyer kelas 200-225 cc untuk naik ke 250cc. Biar ga bengkak harganya ya kudu produksi sendiri.

Pabrikan lain harusnya berkiblat pada kawasaki saat memutuskan bermain di kelas premium

image

SF ga ngomongin motor lux semacam Ducati atau HD loh ya.. namun di segmen premium 250 cc. Kawasaki sudah terbukti berhasil memenuhi mimpi sebagian rider yang haus merasakan aura menunggang moge namun ga punya nyali (alias duit :mrgreen: ) untuk meminang moge beneran. Alhasil Ninja 250 nampaknya menjadi benchmark pabrikan lain yang ingin bertarung di kelas ini. Mesin multi silinder, desain ala moge, powerfull, canggih, dan segala kelebihan lain mengantarkan kawasaki menguasai segmen 250 cc. Pabrikan lain yang resource nya jauh lebih besar harusnya bisa memenuhi benchmark (acuan) ini bahkan melewatinya. Kenapa CBR 250 ga berdaya menghadapi Ninja 250 lama? Kesalahan menafsirkan selera pasarkah atau menyepelekan pasar Indonesia untuk kelas 250cc? Lets the history goes by. :mrgreen:  sekarang selera pengguna motor 250 cc bisa diraba: lihat saja kelebihan ninja diatas 🙂 
Sebenernya upaya pabrikan lain jika ingin sukses di kelas premium ini ga susah-susah amat. Tinggal niatnya sajah :). Desain contek jajaran moge yang ada trus tempolin deh mesin 250 cc 2 silinder.

image

Namun apakah ceruk segmen kuecill dan kurang mengucurkan keuntungan ini layak diperjuangkan? Ingat terjun di kelas premium dengan motor nanggung dikhawatirkan malah menunjukkan inferioritas. Tinggal tunggu saja gimana proyeknya Yamaha dan Honda di kelas 250cc sport fairing nantinya.

image

Terus untuk naked premium gimana?
Nampaknya jika ER250c benar-benar ninja 250 versi naked bakal bikin benchmark baru di kelas sport naked 250 premium.
Bukannya menyepelekan inazuma loh… namun tampilan ninja yang kemungkinan lebih modern dan sporty nampaknya bersegmen lebih luas. Salute to kawasaki yang berani abis-abisan dikelas premium dan mau menterjemahkan keinginan konsumennya.

image