Kenapa ya kok ngelitik…

Beberapa pertanyaan seperti ini pernah mampir ke blog ini… entah kebetulan atau apa, kebanyakan dari motor sport kopling manual. Oke dah berbekal pengalaman miada tiger tua yang juga sering ngelitik… :mrgreen: ngelitik tidak terdengar saat mesin stasioner, baru muncul saat mesin digeber mendadak (saat gigi netral), atau saat berakselerasi. Bahkan pada gigi tinggi saat jalan stabil saja bunyi ngelitik bisa muncul

image

Continue reading “Kenapa ya kok ngelitik…”

Harga bensin naik, niat mengiritkan motor? Pahami dulu konsekwensinya

Sebelum kenaikan BBM ini (sekitar sebulan lalu) SF sudah nyoba mengiritkan konsumsi bensin tiger SF dengan cara menurunkan posisi jarum skep (klip jarum skep dinaikkan 1 tingkat). Efek pengiritan memang lumayan. Biasanya 50rb menempuh 170km (sekitar 1:22,1 km/l), sekarang bisa 190km untuk 50rb harga bensin lama masih Rp.6500/l (konsumsi bensin sekitar 1:24,7km). Kondisi motor oversize 50, boncengan tiap hari (rider beruang dianggap boncengan 🙂 ) , ban gambot.
Agak lumayan jadi irit ya…. namun ternyata ada konsekwensi yang kurang bikin nyaman….
image

Continue reading “Harga bensin naik, niat mengiritkan motor? Pahami dulu konsekwensinya”

Ninja 250 pake premium, ga masalah tapi….

Kronologis si bolot dipaksa nenggak premium sebenarnya bukan kejadian yang disengaja. Waktu itu tangki tiger bocor parah jadi kudu secepatnya cari penampungan. Beberapa liter masuk spin bunda dan beberapa liter lagi masuk ke tangki ninja yang kebetulan lagi kosong.

image
Bensin fulltank. 2 liter masuk spin, selebihnya masuk ninja

Pas tangki tiger sedang menunggu untuk dilapisi resin (baca disini) selama 2 hari SF jajal ninja menenggak premium. Inilah reportnya :
– Tidak ada gejala ngelitik seperti pada umumnya jika mesin berkompresi tinggi di minumi bensin beroktan rendah
– Sangat terasa penurunan tenaga. Paling terasa di  putaran bawah dan menengah , di RPM atas sekitar 9000 jarum rpm juga agak berat naiknya.
– Mesin terasa lebih panas yang ditandai dengan kipas radiator yang lebih sering berputar
– Stater awal terasa sedikit lebih susah dibanding memakai pertamax

image

Jadi premium sebenarnya masih bisa digunakan pada Ninja 250 tapi konsekwensinya adalah hal diatas. Jika memang terpaksa isi premium saat turing dimana susah ditemukan pom bensin yang menyediakan pertamax atau bensin setara (shell super, total) tidak masalah, namun jangan memaksa mesin berkitir di RPM tinggi terus menerus. Lebih aman lagi membekali diri dengan additif penambah oktan.

SF sendiri kapok pakai premium, motor kurang responsif. Rencana nanti SF isikan pertamax plus agar oktan naik signifikan.  Kok nanti….? soale ninja lagi ngambeg aki tekor. He3…

Motor Lawas Boros, Gampang Panas,Lemot… mungkin ini sebabnya

image

Beberapa hari lalu kebetulan ada seorang pengunjung warung yang bertanya kenapa megapro 2006 nya cepat panas. Sebenernya kendala mesin panas,tenaga drop,boros, dll banyak diderita motor yang mulai berumur.

Kerak mesin! Kemungkinan besar itu penyebabnya… kerak pada mesin ga bisa dihindari, karena merupakan hal yang wajar dalam proses pembakaran. Saat kerak ini terdeposit di ruang bakar akibatnya ga baik untuk mesin. Kerak bisa membara mengakibatkan timing pembakaran bensin meleset, itu bikin motor terasa ngelitik, boros, overheat dan tentu saja tenaga tersunat. Dalam kondisi parah kerak bikin payung klep ga bisa menutup sempurna sehingga menyebabkan kompresi bocor dan oli ikut terbakar. Menurut seorang mekanik langganan SF, motor yang dipake ibu-ibu serta pria berumur :mrgreen: cenderung lebih ga bisa lari dibanding motor anak muda. Sebabnya motor yang ga pernah dipake kenceng(bermain di rpm tinggi) ruang bakarnya lebih berkerak. Tapi jangan dijadikan ini dalih buat kebut-kebutan dijalan ya 😆

Kalau ingin motor dalam kondisi prima perlu secara periodik membersihkan ruang bakar sekalian skur klep.

Nb:SF bukanlah ahli mesin, hanya berusaha berbagi berdasarkan pengalaman,info dan literatur yang pernah dibaca. Silahkan jika ada yang nambahi 🙂