nissan

All posts tagged nissan

Dalam industri otomotif baik roda dua maupun roda empat. Penggunaan basis mesin yang sama untuk berbagai tipe/jenis kendaraan umum dilakukan sejak lama… contohnya saja…
Mitsubishi kuda-lancer; jimmy-karimun;taruna-feroza;jupiter,vega;supra,grand dan masih sangat banyak contohnya. Hal ini  cukup menguntungkan bagi perusahaan maupun konsumen.. common parts bikin biaya produksi menurun, dan juga distribusi suku cadang lebih mudah (paling cuma beda kemasan). Konsumen juga diuntungkan karena mudahnya untuk mencari sparepart kendaraannya.

image

Pic:otodetik.com

Continue Reading

Media otomotif lagi rame bahas mobilio RS nih.. salah satunya media online yang cukup tersohor otomotifnet.com yang membandingkan 3 versi tertinggi dari 3 pabrikan yakni Mobilio RS, Avanza Veloz Luxury dan Grand Livina HWS autotech. Padahal ertiga juga punya versi sporty dan elegant loh tapi ga ikut dibahas 🙂
Rata-rata versi facelift ini memanjakan visual pemiliknya dengan mempermanis eksterior melalui penambahan bodikit pada mobil diantaranya bagian bawah bemper (depan-belakang), bagian samping, spoiler, bahkan mobilio sudah berani memberi pembeda yang lebih semisal perubahan pada velg, rill depan, hingga lampu projie+ led. Tak hayal penampilan pun terdongkrak. Jadi ga salah selisih harganya lumayan dari jutaan hingga mencapai  20jtan.

image

Continue Reading

image

Agak heran juga SF dengan ertiga ini kok irit banget ya lumayan jauh dibanding taruna SF… saat di pakai di daerah harapan indah yang lumayan bebas macet, display pada speedometer ertiga menunjukkan konsumsi bensin bisa mencapai 1:14-1:15. Saat dipakai dalam kota yang macet parah (kawasan pulau gadung dan pusat kota), konsumsi bensin menunjukkan angka 1:12. Sedangkan di tol jika lancar lebih heboh lagi… konsumsi bisa mencapai 1:18! Continue Reading

image

Beberapa Minggu terakhir serangan racun dari 2 rekan kerja begitu sering dilancarkan. Mereka meracuni SF untuk ganti mobil taruna yang baru beberapa bulan SF beli dengan Grand Livina. Dengan budget tambahan sekitar 20jt sepertinya SF bisa menukarkan Taruna FGX 2003 (dijual di Surabaya) dengan Grand Livina 2007 bekas di Jakarta. Namun niatan tersebut gagal total setelah SF coba GL 1.8 a/t  milik salah seorang rekan yang meracuni SF. Saat duduk di belakang pengemudi SF kudu membiasakan diri beberapa saat. Awalnya SF merasa nyaman dan sreg dengan mobil ini.. sempet tersirat dalam benak “wah jadi ganti mobil dah ” . Power delivery lebih smooth dibanding taruna, interior dan eksterior lebih mewah, serta kabin lebih hening. Sayang yang SF coba bukan versi manual jadi susah bandingkan dengan taruna. Mengenai kenyamanan suspensi SF merasa memang lebih nyaman bantingan livina dibanding taruna. Empuknya sih ga banyak beda namun rebound dan gejala bodyroll taruna saat dipakai menikung lebih terasa.
Sekitar setengah jam lebih mengendarai livina Grand Livina, SF mulai merasa ada yang kurang “klik” dengan mobil ini. Salah satunya SF kurang suka dengan transmisi otomatis, susah memprediksi puncak performa (akselerasi) mobil. Kemungkinan penyebab lainnya yaitu kabin terasa lebih sempit. Satu hal lagi yang bikin kurang nyaman,  SF merasa sedikit “pusing” alias kena gejala mabuk darat dengan mobil ini. Entah apa karena posisi duduk lebih rendah ,atau mungkin karena adaptasi saja atau bisa juga masalah rute yang didominasi truk-truk kontainer…. susah menjelaskan dah mengenai ini…
SF pikir hanya SF saja yang mengalami ini… Eh ternyata kedua mertua SF juga kurang nyaman dengan mobil rendah seperti sedan.  Namun setelah sering keluar bareng temen pakai Grand Livina ,SF tetap merasa kurang “klik” baik sebagai penumpang maupun pengemudi. Masih merasa pusing dan ga nyaman dalam posisi lebih rendah dibanding dengan mayoritas kendaraan dijalan.
Setelah beberapa minggu SF mempertimbangkan berbagai variabel dengan Bundafaiz, seperti jarangnya pemakaian mobil, kondisi di sekitar tempat tinggal yang sering banjir, serta kebutuhan akan kabin yang lebih lapang akhirnya SF putuskan untuk membatalkan meminang Grand Livina… meskipun dari hati kecil SF sempet menginginkan mobil ini , tapi kalau kurang sreg ya gimana lagi. Rekan-rekan tetap saja menyayangkan keputusan SF mempertahankan taruna.
Di berbagai forum SF baca banyak yang menyarankan grand livina dibanding teriosh/rush dan mobil sejenis. Tapi SF sendiri memahami alasannya… prioritas dalam memilih tunggangan masing-masing orang berbeda. Ada yang mengincar kenyamanan, keiritan, kecepatan ada juga yang mempertimbangkan fleksibilitas, kemudahan sukucadang,kelegaan kabin, dan kemampuan mobil dalam melahap berbagai medan.

image

Sebelum memutuskan beli mobil ,kalau bisa coba dulu. Ga ada salahnya rental atau minta testride.  Rasakan feelnya… kalau sudah klik ya sikat saja…. bisa jadi suatu saat nanti SF jadi tertarik ke Grand Livina manual. Sementara ini ndak dulu dah masih merasa cukup atas kelebihan yang ditawarkan taruna tua… Toh dari pengalaman mudik lebaran kemaren, SF sangat puas dengan Taruna.
Kurang cocoknya SF dengan mobil rendah bisa jadi karena pengalaman masa lalu. Mobil bokap dulu suzuki carry, VW Vombi dan terakhir Panther. Mobil mertua juga dari daihatsu Zebra ganti Innova. Nah sekarang mobil SF sendiri daihatsu Taruna…