NMP

All posts tagged NMP

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

Kali ini bukan share soal pengalaman pake tiger untuk turing namun GL max SF terdahulu. Jaman kuliah dulu SF bersama sepupu turing ke Trenggalek… sesaat memasuki trenggalek tiba tiba bunyi gesekan dari arah gir. Ternyata gir belakang dah mau lepas… kancingan gir sudah lepas dari tempatnya… kuatir ada apa-apa SF segera berhentikan motor dan cari bengkel motor terdekat… eh yang ada cuma toko bangunan… ya sudah SF beli kawat. Continue Reading

Pemakaian gir berat mengurangi stress mesin saat menempuh perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi, rata-rata RPM mesin yang biasanya tinggi saat turing bisa berkurang .. Efeknya konsumsi bensin bisa tambah irit. Kalau soal nambah top speed agak sangsi juga sih… Kondisi normal saja motor (tiger misalnya) akan susah mencapai redline di gigi 6. Namun jika rasio gigi terlalu berat akan menimbulkan beberapa masalah.

image

Berikut sharing SF tiger yang stdnya pake gir 13-43 dengan rasio 3.214 ganti dengan gir set NMP gir 14-42 dengan rasio 3.000… Jadi pergantian diatas sama seperti menurunkan gigi belakang tiger 4 mata!
Ceritanya saat ganti gearset NMP Si mekanik ternyata lupa membesarkan gir belakang, malah pake standar NMP. Simak saja reviewnya….
1. Dulunya kecepatan puncak dicapai digigi 6 (kira2 RPM 500 – 1000 sebelum red line). Setelah pakai gir set NMP Kecepatan puncak dapat di gigi 5, saat naik gigi 6 kecepatan ga bisa nambah karena beban mesin terlalu berat. abaikan angka kecepatan tertinggi karena speedo ga akurat.
2. Akselerasi jelasnya berkurang drastis… Kudu sering pake gigi rendah untuk nyalip.
3. Ngelitik saat mesin panas… Benar-benar tersiksa di kemacetan. Sering kepake gigi satu dan ga bisa akselerasi spontan karena ngelitik.
4. Kondisi ngelitik dan penurunan akselerasi makin parah saat motor buat boncengan.
5. Enaknya rasio gir berat hanya saat SF tanpa boncengan lewat jalur sepi panjang dan mulus… Mesin ga menggerung tapi sudah mencapai kecepatan tinggi.

Kedepannya SF bakal besarin gir belakang NMP yg terpasang pada tiger sekitar 3-4 gigi agar lebih cocok di kemacetan… Ga cuma enak di jalan lempeng doang…

Pasca insiden velg retak kemaren, Tiger akhirnya memutuskan untuk operasi kaki. Menghindari kelemahan velg tiger yang mudah sekali rusak kancingan girnya, SF memutuskan mengganti velgnya dengan velg NMP (New Mega Pro) dengan sistem Nap Gir ga seperti tiger dimana gir langsung nancep pada bosh gir. Keuntungannya hentakan power yang ditanggung gir set lebih diserap oleh karet bos yang lebih tebal dibanding punya tiger, tidak ada kekhawatiran kancingan gir bakal tergerus seperti pada velg tiger, dan yang terakhir posisi Gir beberapa milimeter lebih keluar sehingga tiger bisa muat ban lebih lebar image
Continue Reading

Seperti yang pengunjung warung ini ketahui… SF adalah kolektor knalpot Ninja 250. Mulai stereo knalpot, replika GSXR ber DB killer, hingga terakhir replika R6 dengan daleman sekat. Ga dipungkiri Ninja 250 jadi raja kelas 250 cc salah satunya karena suara serak 2 silinder yang dihasilkannya.
Continue Reading

Beberapa waktu lalu sewaktu ganti oli Tiger, SF sempet berbincang dengan pengguna Vixion dikawasan Harapan Indah. Awalnya si owner vixion ini melihat-lihat berbagai fairing yang dipajang. Sekilas pengamatan rider ini kurang begitu antusias dengan barang yang dipajang lalu kembali menunggu di kursi yang disediakan. Untuk mengisi waktu luang SF sempatkan berbincang. Continue Reading

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image

Tebakan smatf41z mengenai mesin New tiger yang memakai basis mesin New Mega Pro pada artikel sebelumnya, kliatannya bisa terbukti . Hal ini juga diperkuat pernyataan dari sumber AHM yang dikutip dapur pacu http://www.dapurpacu.com/honda-tiger-2012-sedang-mengintai/  yang mengatakan

“Mesinnya menggunakan basis dari Honda MegaPro, namun memiliki kubikasi yang berbeda. Saat ini sedang finalisasi pilihan kubikasi 200 cc seperti sekarang atau langsung dilawankan dengan kompetitornya Yamaha Scorpio-Z bermesin 225 cc,” tambah sumber tersebut.”

Hal ini sudah menjadi kebiasaan AHM. Liat aja Astrea star- Astrea Prima, Honda Grand, Honda Supra, Honda Fit, Honda revo. Semua pake basis mesin yang sama. Begitu pula Karisma dan Supra 125. Yang lebih heboh untuk beda CC bahkan pake basis mesin yang sama (GL series) yakni  GL Max, GL pro dan Tiger. Hal ini berpengaruh besar dengan penghematan Biaya Manufactur. Suku cadang yang sama untuk berbagai jenis motor juga mempermudah distribusi sparepart. Konsumen untung apalagi AHM.  😛

Makanya smartf41z berani menebak kalau mesin New tiger bakal pake New Mega pro. Lah NMP kan canggih udah menganut low Friction Technologi. Tinggal stroke-up/ bore up tambah jadi 6-Speed , Gedhein karburator dan penyesuaian daleman jadi deh Tiger baru. Syukur2 Injeksi. Tapi jangan lupa 2 hal ya … pasang kick stater dan standar tengah. Untuk model nembak aja deh punya CB 300. tinggal mikir engine mounting baru aja.