SPBU swasta, lebih asyik kali kalau ikutan main oktan 90

Eneg juga SF dengan beberapa SPBU pertamina… di beberapa tempat antrian Pertamax/pertalite dicampur dengan antrian premium, beberapa SPBU menyediakan pertalite khusus mobil…. klo yang terakhir ini  kejadian di POM bensin harapan indah. bundafaiz diusir saat mau isi pertalite , alasannya khusus mobil….

image

Continue reading “SPBU swasta, lebih asyik kali kalau ikutan main oktan 90”

Ninja 250 pake premium, ga masalah tapi….

Kronologis si bolot dipaksa nenggak premium sebenarnya bukan kejadian yang disengaja. Waktu itu tangki tiger bocor parah jadi kudu secepatnya cari penampungan. Beberapa liter masuk spin bunda dan beberapa liter lagi masuk ke tangki ninja yang kebetulan lagi kosong.

image
Bensin fulltank. 2 liter masuk spin, selebihnya masuk ninja

Pas tangki tiger sedang menunggu untuk dilapisi resin (baca disini) selama 2 hari SF jajal ninja menenggak premium. Inilah reportnya :
– Tidak ada gejala ngelitik seperti pada umumnya jika mesin berkompresi tinggi di minumi bensin beroktan rendah
– Sangat terasa penurunan tenaga. Paling terasa di  putaran bawah dan menengah , di RPM atas sekitar 9000 jarum rpm juga agak berat naiknya.
– Mesin terasa lebih panas yang ditandai dengan kipas radiator yang lebih sering berputar
– Stater awal terasa sedikit lebih susah dibanding memakai pertamax

image

Jadi premium sebenarnya masih bisa digunakan pada Ninja 250 tapi konsekwensinya adalah hal diatas. Jika memang terpaksa isi premium saat turing dimana susah ditemukan pom bensin yang menyediakan pertamax atau bensin setara (shell super, total) tidak masalah, namun jangan memaksa mesin berkitir di RPM tinggi terus menerus. Lebih aman lagi membekali diri dengan additif penambah oktan.

SF sendiri kapok pakai premium, motor kurang responsif. Rencana nanti SF isikan pertamax plus agar oktan naik signifikan.  Kok nanti….? soale ninja lagi ngambeg aki tekor. He3…

Lah kalo Vario 125 kudu pake pertamax gimana jadinya

image

Abis baca artikelnya Ridertua, mesam mesem kecut…dulu SF hampir nulis analisa mengenai ngoroknya vario 125  padahal PCX 125 dengan basis mesin sama bebas masalah ini. Awalnya SF sinyalir pemilik PCX banyak yang menggunakan pertamax sehingga bebas masalah ngorok. Eh tapi pernah baca statemennya AHM bahwa Vartech 125 bisa pake premium, serta baca di artikel lain yang macem-macem penyebabnya jadi jiper nulis analisanya :mrgreen:.
Nah tiba-tiba Ridertua nulis jurus jitu untuk menghilangkan ngorok Vartech 125 miliknya dengan memakai pertamax. Berarti ngoroknya dulu karena menggunakan premium sehingga mesin nglitik (over compresion). Glodaghh!! P 😆  perasaan yang namanya motor nglitik jelas bisa berakibat fatal dalam jangka panjang.
Bahaya buat honda… penjualan vartech bisa seret! Technologi injeksi disematkan pada matik salah satu sasarannya untuk pengiritan lah kok tambah bikin kantong bolong… secara milleage bisa ngirit tapi secara RP/liternya membengkak…lah wong harga pertamax hampir 2 kali premium. Honda kudu segera bertindak dengan memberi penjelasan ke publik mengenai penyebab ngorok, penggunaan premium pada motor berkompresi 11:1, serta jaminan ketahanan mesin.