online

All posts tagged online

Panik menyerang SF hari Rabu kemaren… sepulang servisin Jeng Erti buat persiapan lebaran lah kok disambut oleh bunyi meteran listrik yang menandakan pulsa listrik pascabayar hampir habis. Segera samber HP dan niat beli pulsa listrik via mandiri online… yang bikin panik bukan proses belinya karena dah rutin dilakukan. Tapi keluar warning jika pembelian tidak dapat dilakukan karena telah melebihi limit KWH ! Awalnya, SF kira ada masalah sama sistem online banking… 

Coba SF kontak kenalan SF yg jualan pulsa listrik… eh sama juga transaksi gagal. SF putuskan untuk telp PLN dan menanyakan perihal ini. Ternyata….! Dibulan ini SF dah dinyatakan telah membeli pulsa listrik 5 x 500rb ! Dan ini terjadi di tanggal yang sama. Hanya beda menit…! Tepatnya tanggal 9 Mei. Pihak PLN menyebutkan berapa saja nomer token yang telah dikeluarkan untuk SF , SF catat saja pada selembar kertas. Selanjutnya SF diminta CS PLN untuk menghubungi mandiri untuk menyelesaikan masalah ini. 

Saya teringat, tanggal 9 Mei itu SF memang beberapa kali transaksi beli pulsa via mandiri online. Beberapa kali transaksi gagal tanpa sebab yang jelas. Saat itu SF yang sedang dinas sempat screenshot notifikasi mandiri untuk dikirim kebunda yang menunggu dengan segera kiriman pulsa listrik. 

Setelah beberapa kali usaha akhirnya pembelian pulsa berhasil, dan SF mendapat notifikasi nomer tomen yang harus diisi di meteran listrik. 

HARI ITU HANYA ADA 1 NOTIFIKASI PEMBELIAN TOKEN LISTRIK YANG BERHASIL !. ini screenshotnya :

Ini jelas salah mandiri , malah saya yang disuruh kesono… permasalahan jelas, data nasabah jelas, waktu kejadian jelas, pengaduan saya jelasnya juga direkam mandiri… lah kok saya yang disuruh kesana … ampun dah.

Saya putuskan telp PLN lagi untuk minta kepastian, untung saja ada jawaban yang sedikit bikin lega… token PLN yang sudah dibeli tidak ada expire datenya. Jadi bisa dipakai kapan saja… namun sayangnya token hanya bisa diisi di meteran listrik rumah yang saya tinggali, ga bisa dipakai ditempat lain. Slamet…slamet tokennya masih bisa dipakai… jadinya SF punya tabungan listrik untuk beberapa bulan kedepan. Masalahnya kalau SF pindah dinas sewaktu-waktu… kudu pindah rumah. Token listrik ini ga bisa dipakai… 
Pelajaran yang dapat diambil… meski transaksi perbankan online dinyatakan gagal , anda harus tetap meyakinkan transaksi itu, bisa cek saldo , dan cek transaksi terakhir. Lebih mantebnya hubungi CS banknya. 

Pagi pagi di tilpun bundafaiz yang menceritakan kisah sedihnya. Bundafaiz dimarahin sopir taksi online gara-gara cancel order.

Menurut nyonyah masalah itu disebabkan aplikasi bermasalah… sudah order 2 kali ga keluar historynya/reportnya. Saat nyonya mau berangkat nyari taksi, tiba2 driver taksi online yang diorder kedua nyampai… baru kemudian driver yang diorder pertama telpon nyonya… terpaksa dicancel nyonya dah…. ga salah sih sang driver marah… lah dah muter2 nyari alamat ngabisin bensin. Tapi mbokyo nanya dulu kenapa cancel, jangan keburu marah dulu…. aplikasi bermasalah marahnya ke customer.

Nyonya coba klarifikasi ke driver kedua, katanya aplikasinya sedang lambat… makanya ada delay direportnya

Ya sudah SF sarankan SMS saja ke driver yang merasa dirugikan minta nomer rekening, mau diganti ongkos bensinnya… 2 jam berlalu drivernya belum respon…

Awalnya SF ragu prosedur SIM online kudu register online dulu lewat internet atau langsung saja ke gerai SIM .SF jajal register online dah di http://korlantas.polri.go.id/en/services/driving-license-registration/
Eh tapi pilihan SIM keliling di deket kantor SF ga ada… ga jadi register dah… nekat saja ke SIM keliling terdekat.

image

Ternyata SIM luar kota Continue Reading

Monggo intip intip sejenak artikel Om Leo (baca disini ) . Ternyata Inden online Nmax yang kabarnya peminatnya sangat banyak ternyata ga ada apa-apanya dibanding penginden R25. Nmax non ABS sendiri butuh waktu sekitar 12 jam untuk menghabiskan  1000 unit motor

Sedangkan Yamaha R25 dalam sejam bisa mencapai 2728 penginden online!

Cukup mengagetkan fakta tersebut mengingat target penjualan R25 domestik cuma 1000-an unit sebulan, sedangkan Nmax bisa menyentuh 7000-8000 unit sebulan. Pasar skutik memang lebih besar dibanding Sport, apalagi Nmax termasuk segmen baru… ga ada pesaing seperti R25.  Kok bisa ya indener online R25 jauh melebihi indener Nmax Non ABS (yang lebih difavoritkan dibanding Nmax ABS) ?

Antusiasme Biker Ibukota dan sekitarnya sungguh luar biasa terhadap kehadiran Nmax non ABS. Hal ini sudah SF prediksi mengingat versi ABS yang harganya hampir 28 jt saja indennya panjang mengular (bisa sampai 3 bulanan). Apalagi Nmax non ABS yang dihargai 23.500.000 pastinya indenernya lebih banyak lagi.

Inden online menyambut launching Nmax non ABS dibuka kemaren jam 16.40 dan SF cek besok paginya jam 08.00 inden sudah ditutup. 1000 jatah Nmax Non ABS ludes dalam waktu kurang dari 24 jam….! inden nmax full

Continue Reading

Namanya saja jajal..  Gagal yo wis rasah dipikir…
Beberapa kali coba inden melalui komputer maupun HP pagi ini, gagal total…  Ga ada menu apapun yang bisa dibuka… Cuma stuck ditampilan ini

image

Mungkin server overload,  mungkin juga jatah sudah habis (wong dah jam segini 🙂 )

Andaikan bisapun mungkin bakal ga bisa Inden juga….
KTP SF Surabaya…  KTP pinjeman sodara SF dari bekasi..  Takut jika ada syarat nama penginden harus sesuai KTP…  Atau kalau bisapun ga enak bakal ngrepoti sodara…
Jadi ya namanya jajal…  Klo gagal yo wis rasah dipikir (diobong ae pabrike)  :mrgreen:

inden nmax

Update terbaru :
Sepulang kerja jam 5 sore SF jajal masuk webnya.. eh proses indennya sudah dibuka, sisa motor masih 800an unit…. ternyata meski nama buyer dan nama di STNK berbeda masih bisa difasilitasi. Cuma pembayaran tanda jadinya ribet… rekening tujuan virtual account BCA. Ga bisa pake SMS banking dari bank lain. Bahkan sms banking dari BCA saja ga bisa… jadi kudu setor ke bank langsung… hadew ribet.

Tak terhitung berapa kali SF bertransaksi online. Hampir tiap bulan ada saja yang dibeli lewat internet. Kalo lagi kumat bisa tiap kinggu ada kiriman datang (sampai orang tiki /jnenya hapalll :mrgreen: )  Langganan SF klo ga dikaskus atau dari web khusus yang emang niat jualan. Alhamdulillah sampai detik ini barang selalu selamat sampai tujuan. Harganya pun relatif lebih murah dibanding langsung beli ditoko… (ini konsekwensi tinggal di komplek perumahan “lumayan” yang harga barang serba mahal) .
image

Ada beberapa langganan SF yang saking memuaskan pelayanannya sampai SF bikin artikel khusus dan ini gratissss… free… ! Sebagai ucapan terima kasih. Link artikel biasa SF copy dan kirim balik ke seller sebagai ucapan terima kasih.
Continue Reading

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image