operasi

All posts tagged operasi

Memang susah jadi rakyat kecil… Susah cari uang dengan cara halal. Berikut curhatan penjual mie ayam langganan SF. Sebut saja Udin…


Udin datang dari Jawa beberapa tahun silam untuk jualan mie ayam. Dia memilih lokasi deket kompleks pendidikan militer. Bukan jalan utama jadi ga rame rame amat… ga ada yang namanya macet didaerah ini. Setiap bulan Udin menyetor beberapa ratus ribu sebagai uang keamanan/sewa lokasi dipinggir jalan ini kepada pihak tertentu.

Keberadaan Udin sangat dibutuhkan oleh pekerja yang kebetulan lewat daerah situ… mulai sopir angkot, karyawan swasta, sampai PNS seperti SF jadi langganan mie ayam ini.

Beberapa hari lalu SF dicurhati Udin yang apes kena operasi satpol PP… entah kenapa operasi ini ga seperti operasi Satpol PP pada umumnya, atau memang ini cara baru ya? Petugas patroli Satpol PP turun dari mobil , meminta Identitas Udin dan mencatatnya, lantas petugas meyerahkan selembar surat undangan sidang esok harinya… kata Petugas : “Bapak telah melanggar aturan tidak boleh berdagang di atas saluran air/got. Karena itu besok bapak harus ikut sidang.” 

Udin sempat protes karena tiap bulan sudah setor uang keamanan, dan merasa lapaknya ga merugikan siapapun, Ga bikin macet, ga bikin kotor, ga mengganggu pejalan kaki…petugas menjawab dengan tegas…” aturannya memang ga boleh,  kalau mau protes nanti pas sidang saja. ”

Bukan hanya penjual mie ayam ini saja yang kena, 2 lapak sebelahnya juga dikasih surat Cinta oleh satpol.

Beberapa hari kemudian saat SF sarapan diwarung yang sama. Seperti biasa  Udin penjual mie ngajakin ngobrol… kali ini dia kembali curhat… “Kenapa ya…Pemerintah kok malah menyusahkan rakyat kecil , usaha halal dipersulit… lah kalau usahanya mati trus jadi maling/begal gimana?” Kalau saya memang mengganggu lalu lintas , atau bikin kotor , saya ikhlas di denda atau sekalian diangkut gerobak saya” ini kan jalan sepi ga ada macet.., karyawan- karyawan dan warga sini juga butuh orang jualan kaya saya. Susah kalau sekarang pemda juga minta jatah?” Sebelum SF tanya maksudnya, Udin lantas menceritakan pengalaman menghadiri sidang kemaren. Sebelum memasuki ruang sidang , Udin di briefing  seseorang (menurutnya petugas satpol pp), disuruh ngaku baru jualan, jangan banyak protes biar dendanya ga mahal. Waktu sidang oleh hakimnya ditanyain dan dikasih tau salahnya apa… lantas ketok palu… bayar denda 200rb. Sidang memang bentar tapi antri… jadinya hari itu ga bisa jualan. 

“Kalau sering kaya gini… ga bisa jualan saya… rugi bandar… kalau saya naikkan harganya pelanggan bakal pergi…. ” kata Udin sembari menahan emosi….

Dalam pekerjaan apapun memang selalu ada aturan… bahkan kerjaan SF sendiri ada hubungannya dengan penegakan aturan… tapi SF juga manusia… susah melupakan sisi kemanusiaan… 


Pemerintah Indonesia belum bisa menjamin dan memberikan lapangan pekerjaan bagi seluruh warganya… janganlah mempersulit usaha rakyat kecil… kalau memang jelas lapaknya ga ganggu lalu lintas, ga merugikan pengguna jalan, ga bikin kotor, bahkan keberadaannya dibutuhkan oleh warga yang ingin sarapan murah meriah.. kenapa sampai dipersulit…? Dia punya keluarga dirumah yang kudu dihidupi… 

Tapi entahlah.. mungkin pembaca blog ini punya opini berbeda…. 

image

Yup.. terpaksa SF mencalani operasi ulang pasca penyakit fistula ani yang SF derita beberapa bulan lalu. Saat hampir sembuh SF rupanya sedikit teledor dalam perawatan luka sehingga penyakit itu kambuh lagi. Untung beribu untung Dr. Panji pengelola klinik wasir safute bersedia operasi ulang penyakit SF tanpa dipungut biaya sepeserpun!!!!  Sifat sosial Dr. Panji memang luar biasa… konsultasi khusus wasir, fistula ani, fissura dan sebagainya gratis! cuma operasinya pertama kali saja yang  bayar … klo gratis semua ya mana bisa hidup :mrgreen: , tapi boleh dibandingkan biayanya dengan rumah sakit lain, jauh lebih terjangkau klinik yang dikelola dr. Panji ini  !
kontrol paska operasi di klinik tersebut juga gratis, padahal SF pulang ga pernah pulang dengan tangan kosong namun selalu dibekali obat yang mendukung penyembuhan. Coba ke rumah sakit atau ke dokter lain… konsultasi ke charge,operasi kena charge, kontrol kena charge lagi… belum lagi jika penyakit tersebut kambuh… double deh biayanya…. setiap saat SF menghubungi lewat whatsapp untuk berkonsultasi maupun kontrol juga selalu dibalas.
image

Karena itu tanpa dimintapun SF dengan senang hati SF memasang space khusus buat klinik wasir safute yang dikelola dr. Panji… thx dok. semoga segala amalannya dibalas berkali lipat oleh Allah SWT. Trims juga pada Mas Kiky, Dr Rizky, dan Mas mas satunya yang belum sempet  SF tanya namanya 🙂

Semoga pasca penyembuhan penyakit ini SF masih bisa update blog ini 🙂

Silahkan bagi yang punya problem wasir,fistula,fissura dsb mampir ke wasirsafute.blogspot.com

Anjuran dari dokter dan beberapa artikel yang SF baca. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat perawatan pasca operasi fistula ani
Disarankan:
+Banyak makan sayuran dan buah terutama yang berserat,
+Banyak minum,
+Perbanyak istirahat
+Jaga kebersihan luka, disiplin ganti tampon atau perban 4-5 kali sehari,pagi hari hati2 saat melepas perban karena biasanya perban/tampon mengering dan menempel dengan luka. Basahi dulu dengan berendam atau ditetesi air/rivanol
+Berendam dengan larutan disinfektan15 menit sehabis bab
+BAB teratur
+Makanan harus dikunyah halus sebelum ditelan
+disiplin minum obat dan mematuhi segala anjuran dokter

Hal yang harus dihindari
-terlalu banyak aktivitas seperti duduk/berdiri terlalu lama (dilarang keras pada Minggu pertama)
-makanan pedas,mengandung soda/alkohol,makanan kecut yang merangsang asam lambung
-menahan BAB karena takut sakit… bahaya karena semakin lama BAB ditahan air dalam feses diserap tubuh dan mengakibatkan feses mengeras
-makanan terlalu banyak bumbu kental misalkan masakan padang
-mie instan
-makanan keras misal tulang ayam/ikan
-mengejan terlalu kuat saat BAB, (jika feses dirasa terlalu keras gunakan pelembut feses atau obat pencahar)

Tambahan sedikit rangkuman untuk mencegah agar sobat sekalian tidak terkena penyakit “perknalpotan” ini (wasir,fistula,fissura)
*bagi pekerja kantoran/biker hindari duduk terlalu lama, selingi dengan berdiri,jalan dan minum yang banyak
*Perhatikan pola makan, intinya hindari feses keras dan kasar, kuncinya perbanyak makanan berserat
*olah raga yang cukup
*hubungan s#x lewat “jalan belakang” sangat dilarang
*BAB secara rutin, hindari BAB sambil baca buku , ngeblog (ini kebiasaan SF dulu), berlama2 di kloset bikin otot anus menerima beban terlalu lama. Jangan terlalu sering mengejan saat BAB.

Tentunya masih banyak hal yang mungkin terlewat mengingat SF bukan ahlinya. Jika ada keluhan jangan malu untuk konsultasi dengan ahlinya. Semakin lama ditahan bisa semakin parah penyakitnya. Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kesehatan .
Semoga artikel ini bermanfaat bagi yang lain. Jika ada tambahan atau sharing silahkan berbagi dengan saudara kita yang lain

Beberapa artikel sebelumnya SF membahas mengenai operasi pengangkatan fistula ani yang SF derita. Nah… kali ini SF akan berbagi sedikit mengenai perawatan pasca operasi. Jaringan fistula yang diambil oleh dokter bedah untuk kasus SF ga seberapa besar hanya sebesar ruas jari, kata dokter karena operasi segera dilakukan jadi jaringan yang diangkat ga banyak. SF menderita fistula ini memang hanya 4 bulan. 2 minggu sebelum operasi benjolan yang semula SF kira wasir pecah dan nanah ga bisa berhenti mengucur. karena saran bapak (yang pernah kena penyakit ini sebelumnya) dan hasil konsultasi dokter akhirnya SF putuskan segera operasi. Kasus yang dialami rekan SF dan bapak SF sendiri lebih berat karena jaringan yang diangkat hampir 10 cm. Pantas saja lah wong rekan SF dan bapak SF menderita fistula sudah bertahun-tahun.
Operasi pengangkatan fistula ini tidak sama dengan operasi lainnya, bekas operasi fistula ani tidak dijahit namun dibiarkan terbuka (bisa dibayangkan ngerinya kan) . Karena penanganan yang segera, fistula yang SF derita belum parah dan bersifat incomplete artinya hanya ada satu muara nanah di dekat anus alias ga sampai tembus kedalam saluran anus (fistula ani complete). Operasi yang dilakukan adalah mengangkat sumber fistula dan salurannya, untuk kasus fistula ani complete terpaksa saluran fistula luar dipotong hingga dinding saluran anus. Untuk SF jaringan yang diambil tidak sampai merobek saluran anus, jadi klo digambarkan luka operasi SF seperti goa sedalam 1 ruas jari.
Perawatan pasca operasi yang harus dilakukan adalah bersihkan luka dengan rivanol,mengganjal luka operasi dengan tampon alias kasa dibentuk bulat dan ditetesi obat merah. Dalam sehari proses ini diulang antara 4-5 kali. Tiap Sehabis BAB berendam 15 menit di cairan PK atau dettol. Diharuskan banyak makan pepaya, sayuran dan banyak minum, kalau perlu minum obat pelembut feses. Paket operasi di klinik wasir safute sudah termasuk obat-obatan, tempat berendam, dan konsultasi gratis seumur hidup 🙂
image

Berikut pengalaman yang akan saya share selama 11 hari pasca operasi :
Hari pertama : operasi jam 11.00 kira-kira jam 1 an SF pulang mengendarai motor (nyetir sendiri). Sampai rumah baru kerasa ga nyaman. Nyeri makin terasa. Malam hari tidur kurang nyenyak. Posisi tidur paling nyaman dengan berbaring, dengan kedua kaki sedikit ngangkang. Kalau digambarkan rasa sakit dan ga nyamannya masih dibawah rasa sakit dan ga nyaman sewaktu menderita fistula. Khusus untuk duduk memang pasca operasi rasanya lebih sakit.
Hari ke- 2 : BAB pertama, eng ingg enggg… ini yang terasa sedikit nyeri. Karena feses bergesekan dengan luka pasca operasi.. setelah itu rasa perih terus-terusan terasa namun masih batas toleransi. Tidur terasa kurang nyenyak. Duduk juga sangat ga nyaman. Disarankan banyak berbaring. Sakit akibat iritasi meningkat sampai hari ke 4. Duduk lama dan berdiri lama masih ga kuat.
Hari ke-4 : BAB masih jadi momok karena nyeri terasa. Sf memutuskan datang konsultasi ke dokter naik motor. Sensasi ridingnya : nyeri menahan sakit selama perjalanan 🙁 . Hasilnya overall luka membaik namun ada beberapa titik terjadi iritasi akibat gesekan luka operasi dengan feses saat bab (kesalahan SF fatal yakni makan mi instan beberapa kali selama 4 hari , bikin bab ga tuntas), dokter kembali memberi resep berupa salep dan obat minum untuk mengatasi iritasi. Hari-hari selanjutnya nyeri semakin berkurang.
Hari ke 6: Nyeri kembali terasa agak kuat sampai 2 hari , hal ini karena semua obat sudah habis. SF kembali konsultasi ke dokter lewat whatsapp kirimkan foto luka ferakhir… menurutnya kondisi luka membaik namun sepertinya ada iritasi. Dokter kembali menyarankan SF beli obat penahan nyeri, perawatan luka sedikit diubah dari semula tampon (ganjal kasa) yang diberi obat merah menjadi kasa plus salep faktu. Selanjutnya nyeri sedikit berkurang. Namun waktu bab dan setelah bab nyeri masih terasa.
Hari ke 8 : SF sudah berani riding kekantor sejauh total 40 km, pulangnya lebih terasa nyeri dan ga nyaman.
Hari ke 11 : Rasa nyeri berkurang, sudah kuat duduk lama namun perlu sesekali beristirahat (berbaring ), sudah kuat naik motor satu jam nonstop di kemacetan, sudah kuat kerja sehari penuh. Kondisi luka sudah mengalami penyempitan , hampir separuh dari kondisi semula. Namun sakit sewaktu BAB dan setelah BAB masih terasa.
Nah.. artikel selanjutnya akan SF share apa yang seharusnya boleh dan tidak boleh dilakukan pasca penyembuhan operasi.

Setelah dihinggapi perasaan ga nyaman riding motor selama 4 bulan ( apalagi riding si Bolot) hari ini akhirnya SF memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan fistula ani. Hal itu setelah berbagai pengobatan belum berhasil mengatasi penhakit ini, mulai dari konsumsi jinten hitam alias habbatussauda,pengobatan dari dokter,hingga konsumsi daun ungu.. tetep ga berhasil. Setelah googling sana-sini ternyata untuk sembuh total harus dilakukan operasi. Beda dengan wasir stadium 1 atau 2 yang masih bisa diatasi dengan pengobatan rutin.
Hasil googling juga mengantarkan SF pada klinik wasir safute , awalnya saya pikir dia ga bisa nangani fistula.. eh setelah konsultasi (gratisss lagi :D. ) ternyata bisa. Yang bikin SF tertarik adalah cepatnya proses operasi, biayanya yang lumayan terjangkau,serta tempatnya ga terlalu jauh dari rumah. Menurut pengakuan pasien pada blog klinik ini, rata-rata puas pada keramahan dokter serta proses penyembuhan penyakitnya. image

Proses operasi akhirnya dimulai.. Rasa sakit hanya terasa pas nempel jarum suntik di punggung telapak tangan kanan. JAM 10.30 WIB mulai dibius total sekitar jam 11.40 an SF tiba-tiba terbangun dan sedang diskusi dengan dokter soal motor. :mrgreen: Ternyata dokter anestesinya pengguna setia pulsar, dulu pemakai P180 sekarang P220 . Dokter ini juga sangat mengetahui dunia roda dua tanah air. Ngomong soal teralis, mesin satria yang harusnya untuk motor cowok, sampai keinginannya meminang N250 Fi. Baru kemudian SF nyadar… loh dok operasinya kapan? Dianya ketawa.. “sudah selesai” 😆 setengah ga percaya mendengar itu. Tapi memang rasanya benda mengganjal yang selama ini membuyarkan kenikmatan riding SF sudah ga ada. Dasar biker …abis operasi ketika pengaruh bius hilang dan SF sudah sadar betul, langsung pulang nyetir motor sendiri :mrgreen:. Padahal rencana semula setelah operasi,adik SF bawa motor dan SF naik taksi. Pas nyampai rumah pengaruh bius lokal mulai menghilang dan SF mulai merasa sedikit perih dan ngilu pasca operasi. Sakit pasca operasi jelasnya lebih berkurang dibanding saat menderita fistula ani. Nah seminggu ini diusahakan SF harus bedrest untuk penyembuhan optimal.

Pernah liat orang duduknya miring-miring saat nyetir motor? Pernah liat Orang berkali-kali ganti posisi duduk saat riding? Atau anda sendiri sering merasa ga nyaman saat riding lama. Ada rasa panas di pantat seperti ada yang “mengganjal” di saluran “buang”. Bisa jadi anda terkena Wasir… atau lebih parah lagi Fistula ani. Ini dia penyakit yang bikin K.O. Pengendara Motor. Wasir sendiri adalah tonjolan dari pembuluh darah di dubur /anus. Penyebabnya berbagai macam seperti duduk terlalu lama pada satu posisi, mengejan ketika buang air besar (karena kotoran keras, kurang serat), persalinan, hubungan sex anal, dll. Jangan kaget… siapapun rentan terkena wasir kronis! Informasi yang SF dapat dari beberapa artikel, hampir 70% orang dewasa mempunyai Wasir yang berpotensi memerlukan penanganan serius. Ada satu lagi yang ga kalah seram yakni fistula ani … kalau ini adalah pembengkakan karena infeksi dari dalam saluran anus. Infeksi yang mampu dimatikan sistem ketahanan tubuh menjadi nanah. Nanah tersebut terkumpul da mencari jalan keluar yakni di dalam saluran anus satu lagi di daerah dubur.
Penyakit ini kadang bikin kepercayaan diri seseorang jatuh. Masa rider gagah, motornya keren, K.O. gara-gara penyakit “brutu” ? bahkan orang yang sakit jantung, sakit paru-paru,lebih PD dibanding pengidap wasir. Padahal wasir bukan penyakit bahaya… Cuma bikin ga nyaman saja. Banyak orang karena malu atau keterbatasan finansial menyimpan penyakit ini bertahun-tahun.
Kok SF tau hal-hal diatas…? karena SF kena penyakit ini 4 bulan belakang … 🙁 jadinya banyak baca soal penyakit ini.
Sering riding dalam jangka waktu lama (minimal 2 jam sehari), plus kerjaan sering duduk dan makin lupa waktu saat ngeblog,jarang makan buah dan sayur malah suka makan ayam plus “krokotin” tulangnya jadinya feces keras dan kasar. Ngapain Malu bikin artikel ini… Saya hanya mengingatkan rekan sekalian agar ga mengalami hal seperti saya… SEGERA UBAH GAYA HIDUP LEBIH SEHAT !!! sebelum semua terlambat

NB. Mohon doanya kepada rekan-rekan untuk kesembuhan. Kamis ini saya terpaksa menjalani operasi untuk membasmi fistula ani. Mohon maaf jika blog sedikit terbengkalai