panduan

All posts tagged panduan

Overhead reel keunggulannya jauh melebihi spinning reel. yang bikin OH kalah dari spinning reel adalah  OH reel susah untuk dibuat melempar umpan dengan jarak jauh.

secara umum Reel OH dilihat dari jenis pengatur drag/ remnya ada 2 jenis. stardrag dan leverdrag. mari bahas satu satu, kebetulan nih SF pernah punya kedua jenis ini. meski ga semerk dan beda rasio, tapi sedikit banyak bisa jadi gambaran.

 

Stardrag reel

 

Penn fathom, Kenzi marine

Continue Reading

dulunya SF cukup ogah pake jam tangan. karena kulit tangan suka gatel dan risih. Sekarang malah demen pakai jam. ketertarikan SF soal Smart watch berawal dari keinginan bunda punya jam gaul. SF belikan untuk Bunda Xiaomi Amazfit BIP warna orange. Proses cari amazfit itu yang bikin SF googling sana sini tentang smartwatch. Akhirnya SF bikin artikel ini agar pembaca terbuka wawasannya dan terfokus pencariannya

Continue Reading

Box Kappa K42 milik SF dah 3 bulan lebih mangkrak digudang gara-gara engselnya rusak. Penyebabnya tali penyangga lepas hingga bikin tutup box kebablas sampai mentok kebelakang saat dibuka.

Continue Reading

image

Night mode

Saat hunting fauna untuk nambah isi aquascape SF nyasar ke toko aquarium air laut… tak dapat dipungkiri keindahan flora dan fauna air laut lebih indah dibanding air tawar. Warna ikan lebih terang dengan warna mencolok. Jenis flora dan fauna jauh lebih beragam, banyak juga yang unik.
Sepulang dari sana, SF kepikiran beberapa hari… akhirnya seminggu kemudian SF nekat bikin aquarium karang air laut. SF terpaksa bongkar sebuah aquascape yang konsepnya ga jelas.
Membangun aquarium air laut bukannya mulai dari nol, tapi seminggu ini SF googling sana sini mengenai aquarium air laut. Continue Reading

image

Kegalauan antara ganti speedometer Koso RX2N atau ganti velg belakang akhirnya terputuskan. Velg Chemco belakang ukuran 4.5″ berbalut BT92 berpadu manis pada si Bolot. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya BT92 ukuran 150/60 dipaksa masuk dalam velg ori Ninja yang hanya berukuran 3.5″, padahal ban spek tersebut diperuntukkan untuk velg berukuran 4.0-4.5″ . Benar juga pemaksaan ini sedikit terasa menurunkan kestabilan motor. Saat melibas jalan ga rata, bodi motor serasa berontak kesana-kemari. Terakhir kemaren pas kangen jambakan si bolot, SF tarik motor ini selepas lampu merah di jl raya Hibrida (dipastikan ga ada orang nyebrang lah wong sebelah kanan ada sungai 🙂 ) cukup menghentak sampai gigi 3 sudah terpuaskan sama jambakannya. Nah saat deselerasi karena ketemu gundukan plus sedikit jalan ga rata motor kembali berulah bodi belakang berontak kemana-mana. Itu yang bikin SF akhirnya memilih ganti velg belakang. SF sempet cari info diforum dengan kondisi arm standar ban yang bisa dipadukan dengan velg ukuran 4.5″  maksimal mentok di 150/60. Kalau nekad pasang 160 kudu sedikit gerinda arm atau nambah mata rantai biar bibir ban ga mentok jembatan arm.  Singkat cerita Chemco berpindah tangan setelah nego dengan toko dikawasan Otista. Sama penjualnya SF nanya kalau dikasih bT45 ukuran 150/70 pakai arm standar masuk ngga? Pasti masuk katanya…. ukuran 160 keatas baru ga masuk. Sip dahhh….
Setelah velg chemco dipasang ban BT45 ukuran 150/70 hasil hibah seorang rekan :mrgreen: , baru ketahuan ternyata ban tersebut ga bisa masuk arm standar ninja!!! Asyyeemmmm… ketipu gw sama penjual velgnya!!! Terpaksa 2 kali kerja deh….ban BT92 yang terpasang di Velg Ori Ninja dituker sama BT45 yang terpasang di chemco…. Sedikit tambahan informasi proses bongkar pasang bT45 ukuran 150/70 membutuhkan waktu dan tenaga hampir 2X lipat dibanding proses bongkar pasang  BT92 150/60. Alasannya : kompon ban BT45 bertipe hard, sedangkan BT92 berkompon Medium alias lebih empuk 🙂 .
image
Hasilnya gimana setelah terpasang? Jelas terasa lebih stabil, motor ga gampang goyang saat ketemu jalan ga rata,  motor keliatan makin kekar dan untuk panic brake rasanya lebih Pede. Eh ya untuk masang ga bisa langsung Plug and Plung karena kudu memindah laher dan boss velg original ke velg Chemco ini karena ga disertakan dalam paket pembelian. Kalau sayang laher orinya dipukulin beli saja merk fuchs kisaran harga 50rb sebiji. Kualitasnya lumayan kata orang bengkel. Atau mau yang ori kawasaki sekitar 200rban sebiji.
Selesai selesai pasang datang ninja merah bervelg lebar  plus ban BT90, ternyata meski ukurannya sama lebih keren BT90 ya.. lebih bulat permukaannya dibanding dibanding BT92 apalagi BT45 yang lebih mengotak.

image