pemasangan

All posts tagged pemasangan

image

Bentar lagi Faiz masuk SD…  Meski sudah disiapkan antar jemput namun Bunda masih punya tugas ngantar Nafis ke playgroup dan nganter makan siang buat faiz di sekolah.
Karena itu box jadi solusi untuk bawa peralatan tempur kedua anak kesayangan SF.  He3…
Kalau boleh jujur box K42 tersebut sebenarnya rusak bagian engselnya,  karena itu SF beli K46 sebagai penggantinya.  Namun ternyata kerusakan K42 bisa dibetulkan sendiri oleh SF. Continue Reading

image

Salah pilih braket box ataupun salah pemasangan box akan mengurangi nilai fungsionalitas motor.  Ruang boncenger akan tersunat.  Boncengerpun merasa kurang nyaman karena jok belakang sempit karena termakan box sehingga ga bisa relax bersandar (punggung boncenger dipaksa tegak) ,  bahkan harus nempel ke punggung pengemudi…. Contohnya ini box yang menurut SF kurang mundur sedikit Continue Reading

Sekian lama kepikiran mau pasang frame slider (sebut saja FS) buat sibolot akhirnya disempatkan juga hunting dikaskus meski kesibukan kantor yang makin menggunung. Setelah searching di berbagai penjual akhirnya nemu di kaskus FS yang murah namun menurut pengakuan usernya sangat recomended (disertai gambar2 after crash ). Continue Reading

New vixion ga disediakan behel belakang. Meski demikian New Vixion dibekali coakan di bodi belakang yang cukup kuat untuk menggeser motor.

image

Bagi kaum boxer yang doyan turing, behel belakang terutama bagian dudukan bautnya jadi tempat braket box ditautkan kuat. Dengan ketiadaan dudukan braket box di belakang tentunya bisa jadi bahan pertimbangan kaum boxer untuk meminangnya. Sebenernya ada juga sih braket universal yang fleksibel penempatan dudukannya (biasanya memanfaatkan baut shock belakang ataupun footstep belakang) namun perlu diingat shock new vixion bukanlah stereo serta footstep belakang tidak ada baut pengikatnya (apakah dilas paten ke rangka? ) .
Sepertinya harapan untuk pasang braket box pada new vixion ada dibawah jok belakang, yakni 4 baut pemegang bodi belakang. Tapi tetap saja jadi keraguan apakah ada space cukup bagi braket jika jok belakang terpasang?

image

image

Jawabannya: Bisa

Kucay lampung menjawab tantangan

http://forum.otomotifnet.com/otoforum/showthread.php?21622-Rack-bracket-yamaha-new-vixion-lightning,

gambar ada dikolom komentar

image

Modifikasi memang tak mengenal batas… beberapa hari lalu  jjs sama bundafaiz disalip oleh yamaha byson, saat berada dibelakang motor ini baru tersadar. Motor ini bukan byson namun  megapro lama yang pake spakbor plus lampu rem byson! Nah bunda segera ane suruh potret tuh motor. Jepret…jepret… dari 4 kali ngeshoot pake hp hanya 2 gambar yang bisa dilihat :mrgreen: maklum Bunda bukan fotografer pro. Ubahan ini membuat buntut megapro lawas tampak lebih manis, apalagi disertai penggemukan kaki-kaki. Cukup kreatif juga modifikasi rider megapro ini , berani tampil beda dengan thinking out of the box.! Meski ke seluruhan dimensi megapro masih tampak kurang kekar tapi lumayan kok.

image

saat pemilik byson memodif motornya dengan memindah lampu rem ke posisi atas, rider megapro ini malah sebaliknya. 🙂

Masang shock TVS pada tiger memang penuh dilema (hallah bahasa sinetron he3… ) awalnya tabung ditaruh atas seperti pada motor TVS tapi hadap belakang lama-lama kok bosen ya lagian tabungnya  jadi kurang tereksploitasi dan terlihat janggal. Kalau hadap belakang mentok besi handle (untuk geser pantat tiger), awalnya niat motong besi handle ini. Tapi akhirnya disaranin sama mekanik langganan mending posisi tabungnya dibawah saja dan hadap belakang (seperti tiger revo). Karena dulu pernah baca kalau posisi shock dibalik rebounnya jadi kacau. Mekanik ane langsung ngasih penjelasan, “itu kalau shock pake oli mas, lah ini kan nitro jadi ga masalah”. image

image
Setelah dicoba emang empuk dan reboundnya ga terasa beda (atau SF emang kurang sensitif ya :mrgreen: ) . Logikanya sih masuk. Kalau shock oli tidak boleh terbalik pemasangannya karena menggunakan fluida yang terpengaruh gaya grafitasi otomatis didesain cairannya terkumpul didasar. Kalau shock nitro beda lagi, cara kerjanya doi menggunakan tekanan udara dan ga terpengaruh  gaya grafitasi makanya ga masalah dibolak-balik. CMIIW. Yang jelas sudah 2 bulan ini posisi shock dibalik, performanya tetep empuk dan ngegrip.

image

http://farmerskart.com/?x=order-best-price-free-viagra Kendala
Untuk dipasang di gl max dan pro mekanisme yang dijual ini tinggal pasang saja. Namun tidak jika dipasang ditiger, karena rumah kopling tetap pake bawaan tiger.
Sudah 3 kali SF bongkar pasang mekanisme kopling ini untuk hasil yang sempurna. Awalnya dari mekanisme 6 per 7 kampas tidak bisa masuk sepenuhnya ke rumah kopling tiger. Akhirnya plat gesek ( plat kopling) dikurangi satu. (Kampas tetep 7) Nah begitu terpasang hasilnya edian! Saat kopling dilepas motor langsung menghentak, pindah gigi seakan mau meloncat. Puas deh sama hasilnya!
Namun problem muncul keesokan harinya, tiba-tiba kopling tersasa selip pada rpm 6000 an, tarikan awal pun ga menghentak lagi. Tapi saat sudah jalan 2 km gejala selip hilang. Nah hari ke tiga pemakaian semakin parah. Akhirnya terpaksa ke bengkel lagi untuk bongkar kopling. Setelah dicek per bawan mocin ini menyusut, akhirnya terpaksa ganti per ori bawaan tiger 4 biji, sedang yang 2 tetep pake punya mocin dengan cara disilang. Hasilnya kopling jadi keras dan kopling tetep selip keesokan harinya namun dipakai beberapa saat normal lagi.
Terpaksa bongkar untuk kali ketiga, nah karena ga ingin salah pemasangan lagi ane segera telpon penjualnya yang ada di Jogja. Ternyata agar dapat masuk ke rumah kopling tiger bukan plat kopling yang dikurangi namun kampas koplingnya. Per pun bawaan mocin yang dipakai, sedangkan 3 plat gesek milik mocin ane ganti milik tiger karena lebih tebal. Selesai?! Ternyata belum! Kqkqq…. tarikan si tiger terlalu liar dan menghentak-hentak. Sangat tidak nyaman untuk diperkotaan yang penuh macet. Kalo di kota kecil mungkin masih mantab. Lah wong motor jadi galak dan tiap gigi sampai pindah ke gigi terakhir hentakannya masih kerasa. Tapi kalo di jalanan macet, motor terasa terlalu menghentak terus saat kopling dilepas. Jadi kaya naik kuda saja, nyundul-nyundul :mrgreen: Nah akhirnya salah satu kampas kopling Ane ganti dengan kampas kopling kecil bawaan tiger plus judder springnya. Ini hasil yang sempurna (cek lagi part 1 untuk detailnya)
image

Berikut user reviewnya
Awalnya ane pikir tarikan koplingnya bakal lebih keras namun ternyata meleset hampir ga ada beda dibanding kopling set bawaan tiger. Meskipun 6 per tapi lebih empuk dibanding per tiger.  kelebihannya adalah tekanan lebih merata ke seluruh permukaan kampas. Untuk tarikannya jelas meningkat dibanding kopling 4 per bawaan tiger. Tapi ga terlalu menghentak untuk menembus kemacetan, akselerasi untuk bermanufer terutama gigi rendah terasa peningkatannya gas ga perlu dipuntir tinggi untuk mengail tenaga. Bahkan iseng-iseng ngadu dengan vixion sampai gigi 4 sudah bisa nyalip (jalan agak sepi karena trafik dibelakang ane kejebak demo). Begitupula saat melewati tanjakan gejala drop terasa minim. Saat mesin panas gejala selip pun ga terasa, meski buat boncengan masih siap diajak akselerasi. Semoga saja awet mekanisme kopling 6 per dan 6 kampas ini karena ini alasan ane melengserkan mekanisme kopling bawaan tiger yang terkenal gampang selip.

Update terakhir, sekitar 8 bulan pemakaian. Kopling selip.terpaksa balik ke ori dengan sedikit penyesuaian agar makin menggigit cek di http://smartf41z.wordpress.com/2012/09/12/kopling-6-per-buat-tiger-bermasalah-balik-ke-ori/