penempatan

All posts tagged penempatan

SF putuskan untuk beli action cam murah guna mengabadikan moment seadanya buat blog… maklum bukan blog serius 🙂 sayang modal jutaan. He3…
tipenya Onix actioncam 1080p DV508C 12MP plus braket

Begitu barang datang SF sempat kebingungan pasangnya… kalau pakai double tape takut lepas kena getaran. Akhirnya SF putuskan pasang di handle grip sebelah kiri…

image

Continue Reading

ertiga pasca mudik

Saat mudik kemaren barang-barang sengaja SF tempatkan diatap agar kabin mobil bisa dimaksimalkan untuk ruang istirahat. Penempatan barang di atap ertiga SF termasuk safety kok karena memakai roof rack + Roof bag. Jadi ga pakai barang yang diiket seadanya.

Ada beberapa hal yang ingin SF sampaikan dalam pemakaian roof bag :

– Pemasangan roof bag sangat mempengaruhi stabilitas dan performa mobil. hal ini sangat terasa pada kecepatan 100kpj mobil terasa sedikit bergoyang. lari mobil juga terasa berat serasa ada yang “nggandoli” alias menahan laju mobil. Pernah SF paksa lari hingga 120 kpj, gejala goyang makin berat, kecepatan mobil juga terasa sangat lamban naiknya

roof box

Continue Reading

Masang shock TVS pada tiger memang penuh dilema (hallah bahasa sinetron he3… ) awalnya tabung ditaruh atas seperti pada motor TVS tapi hadap belakang lama-lama kok bosen ya lagian tabungnya  jadi kurang tereksploitasi dan terlihat janggal. Kalau hadap belakang mentok besi handle (untuk geser pantat tiger), awalnya niat motong besi handle ini. Tapi akhirnya disaranin sama mekanik langganan mending posisi tabungnya dibawah saja dan hadap belakang (seperti tiger revo). Karena dulu pernah baca kalau posisi shock dibalik rebounnya jadi kacau. Mekanik ane langsung ngasih penjelasan, “itu kalau shock pake oli mas, lah ini kan nitro jadi ga masalah”. image

image
Setelah dicoba emang empuk dan reboundnya ga terasa beda (atau SF emang kurang sensitif ya :mrgreen: ) . Logikanya sih masuk. Kalau shock oli tidak boleh terbalik pemasangannya karena menggunakan fluida yang terpengaruh gaya grafitasi otomatis didesain cairannya terkumpul didasar. Kalau shock nitro beda lagi, cara kerjanya doi menggunakan tekanan udara dan ga terpengaruh  gaya grafitasi makanya ga masalah dibolak-balik. CMIIW. Yang jelas sudah 2 bulan ini posisi shock dibalik, performanya tetep empuk dan ngegrip.