Kabinet untuk aquarium laut demi kerapian dan keamanan

2 minggu lebih SF upgrade aquarium. Awalnya panjang 60cm dengan total air sekitar 80 liter, sekarang lebih besar (panjang 80cm) dengan total air 220 liter (termasuk sump filternya) .

Aquarium lama dipensiunkan karena menambah jorok pemandangan dikamar. Terutama karena banyak perlengkapan aquarium bergeletakan dibawah aquarium utama.

Karena itu SF putuskan sekalian pesan paket aquarium berikut kabinetnya dan tutup aquarium. Tujuannya agar lebih rapi dan aman.

Continue reading “Kabinet untuk aquarium laut demi kerapian dan keamanan”

Pengalaman Mudik Lebaran, Waktu Lebih Singkat Namun Tetap Saja Bikin Kapok Sambel

Hari Rabu Seminggu sebelum lebaran, SF sudah berangkat mudik dari Bekasi menuju Surabaya. Mudik kali ini seperti sebelum- sebelumnya bawa mobil sendiri. Bedanya tahun ini SF ga ada substitusinya. Nyetir sendiri….karena itu sengaja nyolong start.

Benar saja, perjalanan dari Bekasi menuju Surabaya ramai lancar. Palingan sampai cikarang saja merambat selebihnya lancar. Jarak tempuh 763,2 km ditempuh dalam 11 jam.Arus Mudik biasanya masih semangat… maklum mau ketemu sanak family di kota asal. Capekpun tak terasa.

Lain halnya dengan Arus balik. Kali ini perjalanan balik ke Bekasi lebih menguras tenaga. Padahal SF dah atur agar ga kena puncak arus balik. Seminggu setelah lebaran SF rasa traffic dah longgar. Ternyata perkiraan sedikit meleset. Kamis 13 Juni 2019 itu hari pertama truk diperbolehkan beroperasi. Dari Surabaya menuju Solo memang sepi. Kecepatan bisa sampai 120-140kpj. Selepas itu ramai lancar.

Siksaan terberat adalah ketika sampai cikampek , arus mulai padat. Lebih parah lagi di Karawang timur. Tol macet total…!!! Masak jarak tempuh sekitar 50-60 kman ke bekasi butuh waktu 3 jam. Kondisi fisik yang sudah lelah, dan mengantuk, kudu berjibaku dengan kemacetan. Mau berhenti istirahat di rest area susah cari parkiran mobil. Padet banget. Sebagai catatan buat tahun depan, mending sebelum masuk cikampek dipuas-puasin istirahatnya deh. Selepas cikarang pusat sampai Bekasi Barat agak mending. Kemacetan sedikit terurai. Berangkat dari Surabaya jam 11 siang, nyampai Harapan Indah jam 22.20. Beda cuma 20 menit dibanding saat keberangkatan (arus mudik), arus balik ini terasa lebih capek karena macetnya diujung saat fisik dan psikis dah lelah. Ini karena SF terlalu memaksa… sayang melewatkan waktu buat istirahat. Jadi maunya cepet- cepetan nyampai rumah… 😇berhenti cuma buat sholat, toilet dan makan. jangan ditiru dah… mending istirahat yang cukup , biar fisik tetep prima…

Continue reading “Pengalaman Mudik Lebaran, Waktu Lebih Singkat Namun Tetap Saja Bikin Kapok Sambel”

Rute Bekasi – Surabaya full toll konsumsi rata-rata ertiga malah boros

Alhamdulillah lebaran kali ini bisa kembali mudik dengan aman dan lancar. Lancar buanget malah. Single driver, rute Bekasi – Surabaya bisa ditempuh dalam 11 jam. Karena inilah SF bikin artikel betapa “borosnya” ertiga keluaran 2013 kalau rutenya full tol. 😅

Sebagai perbandingan pada artikel beberapa tahun lalu ertiga SF bisa mencatatkan konsumsi bensin rata-rata 1:18kmpl jalur Bekasi- Surabaya dengan rute separuh tol dan separuh jalur pantura

Continue reading “Rute Bekasi – Surabaya full toll konsumsi rata-rata ertiga malah boros”

Pengalaman jajal Go-bluebird, heran dengan tarifnya yang beda

Berita taxi bluebird bergabung dengan layanan Gojek sudah SF denger sebelumnya. Dalam benak SF tarifnya bluebird bakal sama dengan tarif yang ada di aplikasi gojek.

Karena itu Sabtu sepulang mancing kemarin SF putuskan untuk pesan melalui Aplikasi Gojek. Menu yang SF pilih awalnya Go-car. Entah kenapa, di aplikasi diprediksi kedatangan driver gocar dalam 6 menit (karena dekat dengan lokasi SF), namun ditunggu sampai 10 menit lebih, Posisi mobil di aplikasi tidak bergerak. Tetap di posisi ngetemnya. SF chat dengan driver duga tidak dibalas.

Continue reading “Pengalaman jajal Go-bluebird, heran dengan tarifnya yang beda”

Pengalaman Ganti Provider dari First Media ke My Republik, Waspada Periode Berlangganannya

SF berlangganan first media sudah 2 tahun ini. dari paket internet+tv kabel yang 199rb (1mbps), hingga jadi Rp. 321.500(7mbps). karena kebutuhan yang bergeser tak lagi butuh TV kabel, tapi lebih butuh internet, SF memutuskan untuk ganti provider My Republik paket Fast (50MBPS!!!) seharga rp 359.400 dengan harga promo rp. 279.426. Karena salesnya gigih ngrayu SF sampai ngasih cash back 100rb, SF langsung samber tuh promo. Sehari langsung konek My Republik.

Selanjutnya adalah proses penutupan First Media (FM). kesalehan terbesar SF adalah berasumsi jika First Media adalah berlangganan prabayar. Bayar dulu baru bisa menikmati layanan. kalau ga bayar akan dimatikan/ditutup otomatis. Ternyata ga sesimpel itu… Continue reading “Pengalaman Ganti Provider dari First Media ke My Republik, Waspada Periode Berlangganannya”

Good bye Bolot (old ninja 250)… terima kasih telah memuaskan rasa penasaran saya

saat terakhir Ninja sebelum dilepas ke owner yang baru

Dari awal sebenernya SF demen motor sport naked dibanding fairing. karena satu-satunya opsi motor multi silinder yang pas dibudget di 2010, SF memutuskan memilih Ninja 250 karbu yang SF juluki si Bolot… alasannya warna item dan ownernya males mandiin :mrgreen:

Continue reading “Good bye Bolot (old ninja 250)… terima kasih telah memuaskan rasa penasaran saya”

Setelah Ertiga, Giliran Nmax yang Kena Ranjau Ban

Mau dibilang ranjau Paku tapi bentuknya sudah ga berupa Paku. Jadi sebut saja ranjau pengempis Ban. Ertiga kena Ranjau baut yang dibalik dengan tatakan plat besi.

Ranjau paku/baut

Sedangkan Nmax tadi pagi, ini sudah kali ke tiga kena ranjau pengempes ban kena 2 tusuk lagi !. Model ranjaunya berupa aluminium kecil yang panjangnya kira2 setengah tusuk gigi. Penampangnya 1/2 lingkaran. Diameter 3mm, Ini penampakannya :

Bentuk ranjau pengempes ban

Rupanya pelaku pengempesan ban mensiasati agar ranjaunya tidak dapat tersapu oleh tim Saber (sapu bersih) yang menggunakan magnet untuk pembersih ranjau paku. Aluminium ga nempel di magnet…

Lokasi ranjau diprediksi di MT haryono mulai lampu merah flyover cawang kearah pancoran) sampai Lakespra (monumen pesawat seberang stasiun cawang)

Lokasi ranjau paku

2 kali SF tambal ban di pengadegan timur raya (titik biru di peta), 1 kali baru ketahuan saat SF dah dirumah (jenis ranjau yang sama). Menurut tukang ban tersebut, hati hati melintas di MT haryono. Mending ambil jalur tengah…. Lah SF sendiri mau belok kiri di lakespra masak ambil jalur tengah .

Ga mau menuduh siapapun, daripada salah nuduh malah dosa….Semoga pelakunya segera insyaf dan di beri hidayah oleh Allah SWT

 

Akhirnya Nmax ditimpa Masalah, mesin mati saat gas ditutup

Seminggu sebelum lebaran SF servis Nmax karena indikator V belt sudah menyala. ( baca selengkapnya disini ) , Nmax sempat dipakai kerja 3 harian , sebelum ditinggal mudik selama 2 minggu.

Hari kamis kemarin , Nmax kembali dipakai kerja. 5 km pertama ga ada masalah. Namun tiba- tiba Nmax mati mendadak saat tutup grip gas, di stater Nmax kembali menyala… namun tidak lama kemudian saat lampu merah Nmax kembali koit. Kejadian ini berulang kali terjadi saat grip gas ditutup…. untuk itu SF sengaja sedikit gantung gas di jalanan merambat…. tersiksa sekali. Tangan pegel menahan rem , sembari menyeimbangkan motor.

Seperti biasa tiap pagi sebelum sampai kantor , SF mampir sarapan di jalan. Sekalian SF ngaso  dulu karena disiksa Nmax yang lagi rewel. Abis sarapan lah kok Nmax normal lagi…. SF standar tengah, hidupkan motor dan di gas-gas mentok kemudian di stasionerkan , lah kok normal… tapi itu cuma sementara… beberapa menit kemudian SF kena perlintasan kereta. Kumat lagi dah… si Nmax Ngambegggg!!! Mesin mati… SF coba hidupkan Motor, memang bisa kembali nyala tapi ya gitu…. beberapa detik kemudian, mati lagi… 🙁

Sampai kantor SF langsung disibukkan acara seharian penuh jadi ga sempat ngurusi motor. Saat pulang kerja…. motor tetep ngambeg sepanjang jalan… sampai sampai SF sengaja gantung gas sambil ngerem saat jalanan merambat.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Sampai Harapan Indah, bengkel resmi dah hampir ditutup oleh owner bengkel. Untung ownernya baik hati , dan masih menerima siNmax. Awalnya Beliau berusaha mencari penyakit Nmax dengan cara di geber-geber sambil di standar tengah namun tetep masih penuh dugaan yang jadi penyebb matinya Nmax. Terpaksa malam itu Nmax diinapkan ke bengkel.

Adakah pemilik Nmax yang mengalami hal yang sama …..

Beberapa dugaan penyebab masalah Nmax gampang mati :

1. Bensin tercampur air

2. Pemasangan alarm bermasalah

3. Settingan Nmax waktu servis terakhir bermasalah , pasca settingan CO+8 terakhir  nmax memang terasa lebih bergetar saat stasioner

4. Injector tersumbat

5. Perkabelan bermasalah (soket2 kendor)

Apapun itu …. SF sama sekali buta soal motor injeksi jadinya pasrah…. manut sama bengkel resmi yang punya diagnostic tools.

Klo tiger ngambek masih bisa otak atik cari masalahnya, klo Nmax … nyerah dah

 

Vario Adik Hampir digondol Maling, Bikin Kepikiran. NMAX Akhirnya Pasang Imax Digital Smart Key BRT

Belajar dari pengalaman ga perlu dari kejadian yang dialami sendiri. Kejadian yang dialami adik bisa jadi pelajaran berharga. Beberapa hari lalu , karena teledor lupa mengunci pagar, Vario 125 milik adik hampir saja raib. Untung saja Adik ipar memergoki maling yang akan beraksi. Maling ini posisinya sudah memegang setir Vario, dan akan menjebol kunci Vario. Saat itu Adik ipar membuka pintu akan berangkat tarawih … karena terpaku melihat pemandangan itu , Adik Ipar gelagapan dan cuma membentak ” Hei….Hei….!!!” Untung si Maling ga mengeluarkan senjata dan langsung lari menuju temennya yang sudah menunggu di luar pagar.
Kebetulan Minggu kmaren SF servis si Nmax ke bengkel resmi . Padahal biasanya muales ke Beres karena antrinya ga jelas. Ini saja SF dateng jam 8 motor baru ditangani jam 10 dan selesai hampir jam 13.00. Saat menunggu itu SF iseng melihat etalase parts variasi resmi Yamaha. Lah kok pandangan mata langsung tertuju pada tumpukan kotak di pojokan etalasi bertuliskan ” Imax DIGITAL SMART KEY” keluaran BRT.
Iseng tanya ke senior mekanik. Apakah bisa parts ini dipasang pada Nmax? “Sangat bisa katanya… bahkan versi yang dipajang ini khusus untuk Nmax. ” Karena parts ini resmi dijual bengkel resmi yamaha, maka keamanannya pun terjamin. Ga pake acara potong dan sambung kabel… cuma colok sana sini untuk memfungsikan alat ini. harganya 350.000 sudah termasuk ongkos pasang. ya wis dah SF putuskan mengaplikasikannya pada Nmax .
Prinsipnya mirip seperti immobilizer pada mobil. Agar mesin mau nyala, koin pemancar signal kudu dibaca oleh sensor saat motor akan distater. Cukup menarik… ga perlu kuatir motor di gondol maling…

Continue reading “Vario Adik Hampir digondol Maling, Bikin Kepikiran. NMAX Akhirnya Pasang Imax Digital Smart Key BRT”

Nmax buat turing, makin kerasa kelebihannya… tapi kerasa juga kelemahannya

Liburan kmaren SF ada agenda trip mancing ke karawang. Tapi karena pesertanya banyak jadi terpaksa SF ngalah bermotor, mobilnya ga cukup… pake ertiga sayang melewati jalanan offroad beberapa km :mrgreen:

SF selalu penasaran gimana rasanya skutik buat turing … Nmax jadi pilihan untuk turing boncengan dengan seorang rekan biker. 

139,4kmMeski hanya turing pendek 70km, cukup untuk mengetahui karakter Nmax untuk turing. Rute turing kali ini berangkat dari harapan indah bekasi menuju ke pantai tanjung pakis , karawang. Jarak 70km , kondisi malam hari, boncengan dan barang bawaan penuh(tas penuh alat2 pancing 2 buah, tas joran, dan ikan hasil tangkapan plus es batu 10kgan saat pulangnya). Ini kesan positif dan negatif Nmax untuk turing full loaded…

1. Posisi pengendara cukup nyaman… berkendara 2 jam lebih tengah malam  ga ada rasa pegal yang berarti! 

2. Lain halnya dengan boncenger… saat balik pulang, SF yang awalnya nyetir karena masih sore… setelah maghriban SF terpaksa menyerah… kalah menghadapi sinar lampu dari arah berlawanan, maklum SF rider berkacamata. Silaunya ga tahan… Saat itu balik agak sorean jadi jalanan masih ramai. hanya 1 jam dibonceng, tapi pantat bagian belakang sudah panas dan mati rasa… posisi footstep juga kurang nyaman . Terlalu tinggi dan terlalu maju posisinya. Sepertinya sektor jok perlu dimodif biar nyaman.

3. Performa Nmax untuk turing cukup mumpungi…. mesin 155cc terasa responsif untuk menyalip. Meski buat boncengan, dan beban penuh. Bukan hal susah menyentuh 100kpj. Sangat mungkin bisa lebih jika saja mental SF ga ciut…. maklum jalan pedesaan. Performa rem dan grip ban top markotop susah disaingi motor lain. Beberapa kali SF ngerem mendadak karena lubang jalanan, dan ga ada gejala selip atau handling goyang. Ini kelebihan telak yang dimiliki Nmax. 

4.  Cukup disayangkan ukuran roda 13 inchi.. jadinya sensitif terhadap lubang jalanan. Jadinya pengendara kudu lebih waspada
5. Untung Shock Nmax telah SF modif pernya dengan punya shogun (baca ulasan lengkap disini ). luar biasa efeknya… goncangan jalan sempurna diredam shock. Sayang SF ga pernah jajal shock ori buat turing boncengan. Jadi ga bisa bandingkan. 

6. Shock modifan yang empuk jadi masalah saat melahap jalan rusak… beneran jalan rusak bejad 😆 lah wong rekan SF pake kia Sportage saja sampai gasruk saat lewat jalan rusak. 3 km memasuki area pantai Pakis karawang kondisi jalan memang parah… jalanan didominasi tanah bercampur batu dengan kontur ga rata. Kalau jalanan mulus bisa dikatakan Nmax rajanya karena nyamannya, handing dan performa mumpungi. Kalau jalanan rusak Nmax jadi Cemen! Susah ngikuti motor lain. Beberapa kali Nmax gasruk tanah bergelombang. Pergantian per empuk plus beban berat bikin ketinggian motor berkurang. 

Gara gara jalan becek dan rusak ini pula, 2 kali SF hampir jatuh karena ban masuk tanah becek berlumpur, sama sekali ga ada grip pada ban depan maupun belakang… terpaksa SF dan boncenger beberapa kali menjejakkan kaki untuk menjaga keseimbangan dan sekaligus mendorong motor. Nmax adalah motor priyayi … ga cocok becek becekan main lumpur.

7.  Lampu utama cukup terang. Jangkauan lampu jauhnya juga luar biasa… terang dan mumpungi. Tapi itu pas cuaca cerah , mungkin agak berbeda jika saat itu hujan turun. Lampu utama led berwarna putih konon lebih susah nembus hujan.

8. Ruang dek depan sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang bawaan, sayang ga ada cantolan barang dibagian ini. SF pasang sendiri dah… (baca disini ) ikan hasil mancing plus es batu sekitar 10kgan bisa SF taruh disini dengan posisi bertumpu diatas dek/tangki bensin. Cantolan barang berfungsi untuk menjaga barang bawaan agar tidak jatuh

Sengaja SF bikin resiprokal antara kelebihan dan kelemahan Nmax, agar pembaca memahami tiap motor diciptakan sesuai  habitatnya, enak diaspal belum tentu enak di jalan rusak. modifikasi pun ada konsekwensi positif dan negatifnya… 

Jadi kesimpulannya bagaimana? 

Nmax sudah cukup nyaman untuk turing, namun perlu sedikit ubahan agar makin menambah kenyamanan boncenger… penebalan busa jok dan penggantian shock lebih empuk jelas signifikan menambah kenyamanan. Dan yang paling utama : motor matic diameter rodanya kecil, jelas ga sestabil dibanding motor sport. Konsekwensinya pengendara motor matic harus super waspada terhadap kondisi permukaan jalan…

Bagaimana kesan rekan SF pengguna scoopy yang baru kali ini nyobain Nmax buat turing, bagaimana pula konsumsi bensin untuk turing beban berat?… arrikel terpisah ya…