pengereman

All posts tagged pengereman

Pengereman adalah salah satu nilai plus dari Nmax… Pakem Abis. Setelah ganti Ban lebih gambot lah kok kemampuan pengereman depan agak kedodoran. Saat panic brake, malah kalah responsif sama belakang. Ditambah seminggu terakhir ada masalah di rem depan. Rem tersendal sendal. Disk brake dan master rem dah di bersihkan, laher roda depan juga dicek ga ada masalah. sepertinya disc brake pemicunya. dah terkikis ga rata atau melengkung tak kasat mata.

Continue Reading

Menarik juga ulasan motorplus berikut ini :

Secara umum ada tiga bagian elektronik utama yang berkaitan dengan sensor di motor sekelas RC213V. Tiga sensor ini terdiri dari sensor torsi, sensor traksi, dan sensor pengereman. Nah, sensor torsilah yang dikurangi perannya oleh Marc. Ini yang enggak dilakukan pembalap lain saat ini.
Keuntungan menurunkan peran sensor torsi, paling jelas saat menikung. Seandainya membiarkan sensor torsi bekerja 100% bekerja di RC213V yang dipakai Marc, pasti tidak akan mungkin terlihat Marc masih bisa sesekali melakukan rear wheel stering alias manuver dengan roda belakang sliding.

image

Continue Reading

Beberapa bulan terakhir pasca operasi fistula, motor yang paling sering SF pakai kerja adalah Suzuki Spin tahun 2007 yang kilometernya baru menginjak 25.000 km. kebetulan kemaren SF berkesempatan jajal Vario techno 125 non CBS dengan jarak yang cukup lumayan (35 km-an) dengan rute bervariasi mulai jalan lenggang maupun macet. Sebelum di komparasi perlu diketahui Spin milik bundafaiz ini daleman CVT yakni kopling set dan rumah kopling sudah menggunakan milik Suzuki hayate
image

Berikut SF share mengenai perbandingan dua motor ini :
1. Performa
Akselerasi lebih spontan Spin namun setelah kecepatan 60 kpj keatas terasa Vario techno lebih bertenaga, seperti kata blogger lainnya akselerasi halus namun linear. Pada kecepatan 80 kpj spin coba disentak terasa putaran mesin enggan nambah. Beda pada vario yang masih terasa sentakannya. Pada kecepatan 80kpj mesin spin terdengar lebih teriak dibanding Vario. Sedangkan vario sendiri sangat enteng dan halus di kecepatan konstan 80 kpj (sungkan mau nambah speednya motor baru inreyen 300 kman :mrgreen: ). Soal top speed belum pernah dijajal untuk vario… untuk spin bisa meraih 110 kpj namun dengan jarak yang sangat…sangat… panjang terutama dari 100 kpj ke 110 kpj kondisi memakai windshield tinggi dan bobot rider 90 kg, sepertinya dari pengakuan para penggunanya maupun dari hasil tes tabloid roda dua Vario lebih handal untuk kecepatan puncak.
2. Handling
Seat height spin yang rendah serta bobotnya yang lebih enteng jelas mengalahkan Vartech 125 di segi kestabilan saat di kecepatan rendah, apalagi di kemacetan parah. Dimensi spin yang hampir setara beat dan mio nampaknya mengalahkan telak vario 125. Namun di jalan lapang dan kecepatan tinggi Vario top markotob, suspensi lebih mantab ga mantul-mantul dibuat melibat kontur ga rata. Ga seperti spin yang ga bisa anteng melibas jalanan bumpy
3. Pengereman
Vario 125 telak mengalahkan spin. Meski rem belakang spin milik bundafaiz sudah diganti kampas rem RX king, tetap saja ga bisa mengalahkan Vario
4. Fitur
Lewati sajahhh ….motor beda kasta 😆
5. Fungsionalitas
Vario 125 memiliki bagasi helm in dan tangki bensin ekstra, spin punya dek depan lebih lega, namun tangki bensin mungil spin bikin males sering antri di pom bensin
image

6. Konsumsi Bahan Bakar
Menurut pengakuan ownernya Vario 125 bisa 1:40 dalam kondisi boncengan (memakai pertamax/shell super), sedangkan spin bisa 1:35-40 kondisi tanpa boncenger (memakai premium), untuk berboncengan bisa 1:30an
7. Kenyamanan
Untuk santai lebih nyaman spin, jok juga lebih empuk namun untuk jalan jauh spin bikin pegel. Penempatan saklar klakson Vario 125 sangat ga lazim dan anehh poll… kebalik antara saklar sein dan klakson jadi sering ketuker mencetnya. Ada satu penyakit spin yang ga ada di Vario 125… CVT spin kasar dan bergetar terutama dalam kondisi berhenti mau jalan ataupun kondisi jalanan merayap. Padahal semua jeroan tergolong baru.
image

Meskipun berkubikasi sama 125cc, 2 motor diatas beda generasi dan beda kasta ini impresinya bertolak belakang. Spin adalah skutik entry level desainnya mungil hampir serupa mio dan beat, masih menggunakan karburator. Berbeda dengan Vario 125 yang diperuntukkan untuk kelas diatasnya, bertehnologi terkini , injeksi dan dimensinya yang bongsor . Untuk yang bertinggi badan pas-pasan (apalagi cewek) ga disarankan apalagi jika rutenya penuh macet.

image

Wuinggg- wuing… tiba-tiba ada rider pulsar berhenti didepan rumah Ortu. Eh ternyata ada sodara berkunjung. Entah kenapa mas bro ini ga bawa mobilnya namun memakai pulsar yang biasa dibawa adiknya. Setelah bukain pagar , salaman, langsung nodong .. kuncinya mas .., he3…  kunci diputer speedo langsung nyala orange khas pulsar dan lampu saklar pada nyala putih-putih. Ini yang ga ada di motor Jepang 🙂  stater dinyalakan terdengar desingan dan stasioner mesin cukup halus. Ga pake lama langsung diperkosa motor ini .. keluar perumahan dengan santunnya tapi begitu kluar perumahan langsung deh disiksa abis-abisan 🙂  ga sampai top speed sih lah wong trek sangat-sangat pendek. Cukup untuk merasakan putaran rpm maksimal pibo ini. Bingung mo bandingkan sama tiger karena tiger SF lingkar roda sudah 17″. Rasanya akselerasi tiger SF rasanya sedikit lebih kencang . Tapi untuk putaran atas Pulsar 180 ini cukup menggigit. Sensasi untuk rebahan cukup mantab dan stabil.
image
image

Dan satu yang bikin sedikit terheran. Kemampuan pengereman pulsar ini cukup baik. Bahkan setara dengan pengereman tiger SF yang telah menggunakan cakram depan lebar. Overall pulsar sangat worthed dimiliki, namun bagi yang ingin meminangnya pertimbangkan konsekwensi susahnya mencari suku cadang.
Satu hal yang bikin Mupeng setelah riding pulsar ini. Bukannya pulsarnya loh… 🙂  tapi setelah interview dengan pemilik pulsar yang menyatakan ingin meminang new Ninja 250 ……  :mrgreen: