pengunci

All posts tagged pengunci

SF punya 2 helm flip up semuanya keserang karat pada parts yang terbuat dari logam. Diantaranya baut baut dan bagian dari tali helm yakni pengunci dan pangkal tali yang terbuat dari plat besi.

image

Karat pada pengunci tali helm GDR

Continue Reading

image

Beli makanan kelinci merupakan rutinitas SF bisa sebulan sekali atau dua kali. Beberapa hari lalu Iseng mampir ke tempat jual makanan burung saat berangkat kerja ternyata ada Pur kelinci murah cuma Rp 5rb per kilo (biasanya 8rb) langsung deh borong Pur 6 KG :mrgreen: . Tas kerja terpaksa dikeluarkan dari box dan Pur menjadi penghuni Box Kappa K42 ini. Pas nyampai parkiran kantor, isi box terpaksa disusun ulang karena helm harus masuk ke box. Helm sebelah kiri dan tumpukan Pur dan jas hujan jadi satu sebelah kanan. saat ditutup box nampak kepenuhan, dan ga mau ditutup. karena keburu absen Box SF paksa segala cara untuk bisa tertutup sedikit ditekan dan dipukul-pukul :mrgreen: , begitu pengaitnya nyantol pada tempatnya, seharusnya tuas pengait cuma didorong kebawah dan dikunci tapi malah ga bisa. SF berniat membuka kembali box, namun macettt…! waduhhh… dikunci ga bisa, dibuka juga ga bisa. Wah… SF absen dulu dan segera balik keparkiran untuk buka box ini. 15 menit berlangsung dan pengait ga bisa lepas dari tutup box sampai baju kerjapun basah oleh keringat. Bahkan sampai seorang OB datang membantu, hasilnya tetep nihil. SF pun nyerah dan berniat melepas box dari braketnya. Apesnya lagi begitu box lepas dari braket langsung jatuh keras ke lantai semen (karena dalemannya ga imbang kali ya ) . Gubrak … pas di stop lampnya . waduh pecah nih pikir ane. eh ternyata stop lamp K42 ini cukup kuat, cuma baret doank 🙁 dan ga disangka Tutup box langsung terbuka… byeuhhh…. isi box SF tata ulang. jas hujan ane masukkan dalam helm sehingga cukup ruang untuk menempatkan Pur.
image

Hati- hati bagi pemilik box yang sistem pengancingnya berupa pengait yang biasa diaplikasikan box Kappa dan Givi, jika kepenuhan jangan dipaksa, jika dipaksa akan sedikit merubah bentuk tutup box dan akibatnya pengait ga bisa dibuka (macet) begitu nyantol. Solusinya banting box dengan keras. He3… ( guyon loh jangan dipraktekkan) 😆 . Dulu sih pernah kejadian seperti ini, biasanya tutup box cuma ditekan-tekan sana sini dan pengait setengah dipaksa terbuka, entah kenapa kali ini cukup susah. Ada juga yang pernah ngalami ? Monggo dishare cara mengatasinya.

Salah satu kelemahan GL series mulai dari generasi lama sampai sekarang (mulai GL Max sampai honda tiger) adalah Bos belakang/ dudukan gir belakang yang gampang slek. Karena Gir ini hanya ditahan oleh sebuah pengunci yang diselipkan pada alur di bos roda belakang. Sebenernya kalau perawatannya rutin dipastikan ga timbul masalah. Tapi jika pemiliknya lalai memperhatikan kondisi karet bos, dipastikan gir belakang akan goyang dan lama-lama akan mengikis dinding alur pengunci gir. Akibatnya fatal Gir bisa lepas dan rantai bisa saja putus atau terjepit. Kejadian ini pernah ane alami  saat SMA solo turing pake GL MAX boncengan dengan sepupu ke Trenggalek.

Perhatikan selalu kondisi gir belakang, kalau goyang segera ganti karet bos girnya

Gir belakang lepas karena kancingan/ pengunci  gir copot dari alurnya. Gara-garanya sebelum berangkat baru ketahuan kalau girnya oblagh dan terpaksa diganjel sementara pake ring pegas. Eh ternyata malah fatal, gir jadi makin terdorong keluar dan merusak alur pungunci gir. Saat balik ke Surabaya terpaksa alur pengunci Gir diperdalam dan pengunci gir ganti milik GL100 (atau CB 100 ya, lupa nih pokoknya lebih kecil dari punya GL MAX). Tapi ini Cuma solusi sementara loh ya. Sesampai di Surabaya langsung bongkar total untuk dilas diral dan dibikin alur baru yang presisi.

kelemahan GL series