peraturan

All posts tagged peraturan

Ikan dibagi rata biar sama2 senang

Bagi SF mancing itu adalah hobi sekaligus rekreasi melepas penat dari kondisi ibukota yang makin lama makin ruwet. Ikan segar yang didapat menjadi oleh-oleh yang dinantikan oleh keluarga dirumah.

Namun ada satu waktu ketika SF ga membawa satu pun ikan kerumah… apa pasal…..?

Habis dibawa angler lain…. !

Asal adil dan merata

Baru kali ini trip bareng tapi ga kebagian ikan. Kejadian ini sampai bikin angler senior angkat kaki dari grup mancing… nah pasca insiden itu SF diminta untuk membuat rumusan aturan mancing bersama oleh ketua salah satu grup mancing yang SF ikuti . Okay SF segera kumpulin bahan- bahan dari beberapa forum mancing , lantas membuat rumusan aturan, monggo disimak semoga saja bermanfaat bagi EO yang berencana ngadain open trip mancing :

 

Draft aturan open trip :

1. Kebersamaan diutamakan di grup. Saat trip akan berlangsung. Akan ada yang diminta bantuannya untuk logistik, reservasi, koordinasi dengan kapten kapal, dll

2. Mengingat pemesanan kapal/ reservasi lokasi mancing memerlukan pembayaran dimuka, maka setiap peserta yang mendaftar trip diharuskan untuk setor tanda jadi minimal sebesar 50% untuk booking 1 seat.

3.Tanda jadi 50% bisa dikembalikan kepada peserta yang membatalkan keikutsertaannya jika :
a. Dapat mencari penggantinya
b. Jumlah peserta memenuhi seat yang tersedia

4. Patungan untuk sewa kapal hanya bersifat perkiraan. Jika kelebihan akan dikembalikan ke peserta, jika kurang akan dibebankan sama rata.

5. Jika peserta trip laut lebih dari 1 kapal ,maka pembagian kelompok peserta akan disusun sebelum trip berlangsung. Hal ini untuk memudahkan pembagian logistik,transportasi, pengangkutan logistik ke atas kapal

6. Peserta diharapkan membawa alat keselamatan sendiri. Karena kapal tidak selalu menyiapkan pelampung

7. Peserta diharapkan membawa peralatan dan perlengkapan mancing sendiri seperti : Leader, kail, kili2, dan timah pemberat.

8. keselamatan diri dan kehilangan barang saat trip adalah resiko masing-masing peserta. Diharapkan para peserta selalu memperhatikan
Barang bawaaannya masing-masing dan mengingatkan peserta lain jika ada barang tertinggal

9. Ikan hasil mancing akan dibagi kepada peserta mancing secara acak dan rata

10. Peserta diharapkan untuk menjaga kebersihan laut dan melepas kembali ikan yang dilindungi

Demikian, agar tiap anggota dapat memaklumi dan melaksanakannya.

Salam strike

Beberapa poin diatas bisa disesuaikan dengan kondisi. Misal :

poin 4 dapat disesuaikan jika peserta mancing tergabung dalam satu komunitas….  Kelebihan biaya disimpan sebagai kas grup/komunitas, kekurangan biaya akan diambil dari kas komunitas jika mencukupi.

Poin 7. Peralatan mancing ditanggung oleh panitia seperti leader, kail, peniti, dan pemberat. Peserta hanya perlu bawa joran, real dan senar utama.

Poin 9. Pemancing dapat memilih 1 ikan hasil tangkapannya sendiri, sisanya dibagi rata dam acak.  Ada yang berpendapat  menyantap ikan hasil tangkapan sendiri akan melipatgandakan kenikmatannya. Ya monggo asal adil

Nah itu draft aturan mancing yang sebagian SF dapat dari berbagai grup/komuntas mancing… monggo disepakati bersama agar mancing tetap menyenangkan.

 

Jika diluar jadi senior, atasan,sopir, pembantu… tapi kalau sudah di dunia mancing kita sama sama angler! Apalagi kalau patungannya sama… satu senang semua senang satu boncos semua boncos

 

Salam strike !

 

Baca artikelnya mbah bons jadi ikutan mumet… ( baca : http://bonsaibiker.com/2015/06/03/jrak-tempuh-motor-segera-dibatasi-bijimana-menurut-agan-sekalian/ )

Ini pendapat SF:

Perbaiki dulu moda transportasi… ! tambah armada! murahin harganya…! emang rakyat kecil pengguna motor cukup duitnya buat beli tiket mudik…! sudah pernah beli tiket KA ekonomi saat lebaran belum? bagaimana beratnya perjuangan beli tiket KA…. ? Pernah desak-desakan rebutan bus di terminal?

Siapa sih dewan yang bikin sengsara rakyatnya sendiri, dengan menyetujui wacana ini?!

aturan ini sangat riskan menguntungkan beberapa pihak dalam mengeruk pundi uang…. dalam pelaksanaannya juga yakin bakal rancu… siapa berani nilang gerombolan moge yang dinaiki pejabat / orang ternama apalagi kalau pake pengawalan…. atau malah ada pasal pembatasan jarak tempuh tidak berlaku untuk moge? Bagaimana dengan motor luar kota yang dikirim lewat paket?*) apa jadi bahan “diskusi” oleh aparat dipinggir jalan?

Mbuh wis makin ga jelas… kagak enak jadi orang kecil… mending milih jadi orang kaya….! beli mobil… siapin duit banyak biar lancar kemana-mana….

bikin saja aturan dilarang miskin ….!

orang ga punya kok malah jadi sasaran “tembak” dijalanan.

*) diamputtt…. motorku ketiganya Plat L (Homebase Suroboyo) dinas sementara di Ibukota….  bakal sering “diskusi” dah kalau aturan ga jelas ini berlaku….

Monggo intip group penggemar vespa di FB, di wallnya banyak celotehan dari sekedar mengolok-olok, mengkritik, sampai mencacimaki dan mengutuk polisi yang menjalankan tugasnya. Tapi banyak juga yang memaklumi tindakan polisi ini. Gimana lagi… ada suatu aliran modif vespa yang kurang taat aturan… ga hanya sekedar minim kelengkapan berkendara namun sampai perubahan ekstreem motornya sehingga dikhawatirkan membahayakan pengendara jalan lain

image

Continue Reading

image

Pembatasan beberapa ruas jalan protokol terhadap kendaraan roda dua benar-benar menghantam telak pengendara roda dua. Pengendara roda dipaksa naik angkutan umum yang konon digratiskan dengan jadwal tertentu dan kapasitas tertentu… 

Continue Reading

image

Menggelitik juga hasil uji kebisingan yang dilakukan oleh motor.otomotifnet.com 
Hasil uji kebisingan yang menggunakan alat RTA yang konon terbukti akurasinya membuat honda blade 2007 tak lulus uji kebisingan alias melanggar ketentuan yang berlaku

“Posisi langsam menghasilkan tingkat kebisingan sebesar 89,1 dB dengan jarak 50 cm. Sedangkan pada putaran 2.500 rpm, hasilnya 96,4 dB (50 cm), serta 91,4 dB (1 m).”

Continue Reading

Jumat kemaren , seorang rekan pengguna spin curhat mengenai ban depannya yang benjol bagian dindingnya…. demi keselamatan SF menyarankan untuk menggantinya…. untuk sementara ban benjol tersebut dibuat cadangan saja sampai ada waktu menebus ban baru (itupun ngeri kalau buat ngebut).

image

Continue Reading

Saat berangkat kerja kemaren dari jarak jauh SF melihat penampakan scooter maxi yang ga familier dimata SF. Doi ngesein kekanan masuk sebuah pertigaan pas sejurusan dengan SF (seinnya asyik coy, bentuk titik-titik led memanjang). Jelas SF segera menambah laju tiger agar bisa mendekati dia. Polisi tidur pertama pengendara scooter (yang baru SF tau bermerk benelli) ini mengurangi laju… saat melewatinya terdengar bunyi duk cukup keras menandakan ada bagian bawah scooter yang menghantam polisi tidur. Untung ga ada ceceran oli setelahnya 🙂

image

Sumber : http://beritagar.com/p/bikin-polisi-tidur-bisa-didenda-rp5-juta-8615

Jalanan lebar berpolisi tidur raksasa, jalanan rusak dimana-mana, banjir saat hujan sedikit saja…. itulah gambaran jalan raya di kota besar di Indonesia.
Jaman sekarang banyak motor global dijual di Indonesia… scooter hingga moge…. banyak diantara mereka kurang cocok dengan kondisi jalan di indonesia yang SF sebutkan diatas… selain kasus scooter maxi diatas, ada berita tentang Z250 yang bocor bloknya setelah terkena polisi tidur. SF sendiri pernah jajal Intruder 1800 (motor cruiser) dengan suksesnya merompalkan polisi tidur. Moge yang didesain untuk kenyamanan pun jadinya bikin pegel karena harus meliak liuk menghindari lubang jalan. Paling cocok ya motor dual purpose… sayang kebanyakan motor dual purpose bertangki mungil jadinya kurang mobile…. coba ada Versys,V-strom dsb versi mini asyik kali ya….

image

“Knalpot Rancing
Mar 08, 2012

slamat mlm pa?? Sya mau tanya aturan knalpot racing itu sudah ada atau tidak??karena setau sya yg sya kutip dari detik.com wakil mentri lingkungan hidup mengatakan aturan untuk knalpot bising blm ada?? tp sya kena tilang dg psal 285(1)??yg ingin sya tanyakan aturan knalpot racing itu ada atau tidak??dan aturan teknis kndaraan itu sprti apa??jika mnurut standar pbrik seharusnya cat kndaraan polisi pun sharusnya tidak boleh dong??karena tidak standar pabrik?? ”

“Jawaban:

Selamat Siang ,Berdasarkan UU No22 th 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya pasal 285 ayat (1) Jo psl 106 ayat (3) dan psl 48 ayat(2) dan ayat (3) menyebutkan Persyaratan tehnis dan laik jalan meliputi Kaca Sepion,Klakson,Lampu Utam,Lampu Rem, Knalpot, dan kedalaman alur ban. apabila melanggar akan dikenakan sangsi denda maksimal 250.000, terima kasih. (Tr/TMC)”

hasil print screen web resmi Ditlantas Polda Metro Jaya

Monggo direnungkan baik2… tahan emosi dan amarah :mrgreen:

sebagai tambahan informasi baca juga artikelnya Bank Edo berikut :
http://edorusyanto.wordpress.com/2011/09/19/batas-kebisingan-sepeda-motor/